N & R

N & R
persiapan


__ADS_3

Rey POV


**


Pertama kalinya aku menginjakkan kaki dijakarta ...


Jiwa udikku terguncang melihat kota ini


Dimana mana gedung pencakar langit


Jalannya berkali kali lipat lebarnya


Macet menjadi hal yang biasa disini


Mallnya pun sangat besar dan bertingkat tingkat


Pantas nicholas betah di kotaku


Jakarta terlalu menyesakkan menurutku


**


Kami sudah berada di ballroom hotel bintang lima resepsi nikah eliana


Budgetnya mungkin miliaran untuk resepsi ini


Berbanding terbalik dengan resepsi nikah ku kelak...


Nicholas bersalaman dengan eliana


Mereka berbicara sedikit dan tidak terdengar olehku


Tampilan eliana sangat cantik dengan polesan MUA terkenal


Gaun putih yang dia pakai menjuntai lebar kelantai


dibagian payudaranya seperti ingin melompat keluar melompat dari gaun indah itu


Eliana memiliki aset yang ingin dimiliki


Oleh wanita yang berdada rata sepertiku


Pipinya sekarang menjadi tembem


Dan lengannya yang terlihat besar


Mungkin eliana sedang hamil *pikirku


**


Nicholas kemudian mengenalkanku dengan eliana sebagai calon istrinya


Aku tak henti hentinya senyum berusaha mengusir kegundahan hatiku


Mata eliana melebar mengetahui aku adalah calonnya nicholas


Sepertinya eliana ingat denganku...


Setelah selesai beramah tamah dengan eliana


Nicholas mengajakku kenalan dengan dua sahabatnya adit dan daniel


Sahabatnya yang lain tidak bisa datang karna kesibukan masing masing...


Daniel memujiku


Katanya aku mirip artis jaman now


Panutan semua wanita *pikirnya


Siapa lagi kalo bukan si jenner jenner itu


**


Pandai skali kamu memilih wanita nik *goda daniel ke nicholas


Nicholas hanya tersenyum...


Walaupun saat ini nicholas terus di jahili oleh kedua sahabatnya ini


Dia hanya tersenyum dan kebanyakan diam


Akupun mengamati perubahan sikap nicholas


Setelah ia bertemu kembali dengan eliana


**


Aku membiarkannya mengatur perasaannya


Aku menunggu waktu yang tepat untuk bertanya...


**


Kami sudah perjalanan pulang menuju rumah nicholas


Aku nginap dirumah nicholas tentu saja berbeda kamar


Walaupun orang tua nicholas pikirannya modern


Tapi masih menjunjung tinggi adat timur


**mobil situation


Kami diantar oleh supir pribadi keluarga nicholas


Rey: nik kamu baik baik saja?


Nik: iyah baik rey... *sambil tersenyum


Makasih yah sudah temenin aku


Rey: apa ada yang mengganjal hatimu nik


Dari tadi kamu diam ajah


Nik: hmm...iyah hatiku tiba tiba sakit rey


Melihat eliana menikahi pria itu


Pria selingkuhannya rey..


**


Tiba tiba nicholas menarikku lebih dekat dengannya dan memelukku


Aku rasakan pundakku basah


Nicholas menangis...


Aku hanya bisa mengelus bahunya


Akupun ikut sedih


Ada kecemburuan dalam dadaku yang panas walaupun berusaha kutepis ..


Aku harus kuat


Kuat agar bisa menguatkan nicholas


Ini adalah ujian kecil harus kulalui


Karna ujian yang lebih berat sebentar lagi akan kuhadapi di kehidupan pernikahanku dengan nicholas


**

__ADS_1


Nicholas tidak melepaskan pelukannya


**


Aku membiarkan nicholas tenang dalam pelukanku sambil mengelus bahunya


Sesekali mengelus rambutnya


Aku berusaha membuat ia nyaman..


Dan sepertinya itu berhasil


Nicholas tidak menangis lagi...


dia tiba tiba mencium bahuku dan berbisik di telingaku


Terima kasih untuk kesabaranmu rey....


Nicholas mencium bibirku dan melumatnya


Akupun membalas hal yang sama


Kami berciuman begitu dalam ....


**


Aku dan nicholas sudah kembali ke kotaku tercinta


Sekarang aku lebih bersyukur tinggal di kota ini


Walaupun sudah metropolitan setidaknya macet disini tidak separah jakarta...


Sejak menghadiri resepsi pernikahan eliana


Perhatian Nicholas kepadaku sangat standar jauh dari sifat romantis


Dia hanya menanyakan


"apakah aku sudah makan...


Bagaimana progress rencana pernikahan


Atau sekedar mengingatkan jaga kesehatan"


Aku harus sabar lagi melihat perubahan nicholas ...


Menurutku nicholas masih tahap yang wajar


Pertemuan dengan mantannya itu tidak mengkin secepat itu terlupakan


**


Tibalah saatnya fitting baju


Seminggu sebelum pernikahan kami...


Nicholas menjemputku setelah ia tadi makan siang dengan teman teman kerjanya...


Waktu sudah menunjukkan pukul 3 sore


Aku sengaja meminta dia datang lebih cepat


Aku ingin singgah dulu di cafe untuk ngobrol dengannya


Untuk tau kemantapan hatinya ...


Biar bagemanapun juga aku ini wanita


Perasaan hatiku masih peka


Melihat perlakuan dingin nicholas belakangan ini...


**


Nicholas POV


Kami akan fitting baju pengantin..


Aku sudah meminta tolong kepada sekertarisku untuk mengatur ulang jadwal meeting keesokan harinya saja


Aku tidak akan balik lagi kekantor harini


Sekarang aku memiliki sekertaris sendiri


Setelah pengangkatanku menjadi manajer youth and communication...


Sekertarisku adalah pria yang sudah menikah dan sudah memiliki satu anak


Tentu saja sekertarisku ini harus dengan persetujuan rey...


Aku diharamkan merekrut sekertaris wanita


Dan Harini sisa waktuku khusus buat rey...


Aku rindu padanya


**


Rey sudah muncul di pekarangan rumahnya


Wajahnya bahagia dan bibirnya tidak lepas dari senyumnya


Hari ini rey terlihat sexy


sexy dengan stylenya sendiri


Rey menggunakan rok mini hitam sepaha model lipit seperti rok yang biasa dipakai girlband korea


Dipadukan dengan kemeja putih oversize lengan panjangnya digulung setengah


yang ia masukkan kedalam roknya


Kulitnya yang tidak terlalu putih menambah kesan sexy pada dirinya


Ditambah menggunakan sneaker putihnya


Kesannya formal tapi santai


**


Rey jarang menggunakan tas


Dia hanya membawa hp kemana mana


Dia sudah duduk dan mengatur napasnya


Menoleh kepadaku dan mencium bibirku...


Sudah lama nunggunya?


Gag kok baru ajah sampai ...


Selama perjalanan tanganku di kemudi setir


Dan tangan satunya lagi mengelus elus pahanya yang sexy


Pandanganku tetap tertuju didepan


**


aku kangen rey...


Rey hanya tersenyum dan membiarkanku tetap mengelus pahanya


Saat traffic light berwarna merah

__ADS_1


Aku dengan sigap melumat bibirnya


Kami pun terhanyut dalam lumatan yang dalam


Sampai kendaraan lain membunyikan klakson


Ternyata lampu sudah hijau...


**


Setibanya di cafe ...


memesan pesanan kesukaan kami


Rey :nik


Nicholas : ada apa sayang...


Rey: lebay banget sih...


Nicholas: belajarlah memanggilku sayang sebentar lagi kita kan jadi suami istri...


Rey : baiklah akan kucoba tapi jangan terlalu dipaksa biarkan mengalir apa adanya


Aku belum terbiasa...


Nicholas:iyah sayangku *dengan tatapan menggoda


Lalu kugenggam dan kutatap wajah manisnya


Rey: bisa kita bicara serius...


Nicholas: baiklah ..


Rey : apa kau sudah memantapkan dirimu untuk pernikahan kita?


Nicholas: tentu saja...tidak ada keraguan sedikitpun rey...


Buat apa aku ada disini bersamamu jika tidak yakin?


Rey: siapa yang tau kan ..mungkin kamu terpaksa karna sudah terlanjur berjalan seperti ini...


Aku tidak ingin menikah karna keterpaksaan nik...


Semuanya bisa kita atur ulang kalo kamu tidak siap


Nicholas: apa yang membuatmu berpikiran seperti itu sayang... (aku menggenggam tangannya lebih kuat)


Rey: sikapmu dingin belakangan ini nik...


Aku jadi sedih...


Aku belakangan ini berpikir


Kalo aku saja yang ingin menikah


Nicholas; kamu kan tau aku sibuk mengurus pengalihan kerjaku ke staff staffku untuk cuti nanti


Ditambah lagi aku baru saja pengangkatan manajer


Beban kerjaku lebih banyak reyku sayang...


(Raut wajah rey yang serius berubah lebih santai dan tampak senang)


Rey: ja-jadi bukan karna pertemuanmu dengan eliana yang membuatmu cuek padaku


Nicholas: haha ..haha...


Nggaklah sayang...eliana itu masa lalu


Kenapa aku harus menggalaui dia sementara


Dia disana sudah bunting dan sibuk dengan suaminya..


Rey; mataku seketika membesar


Jadi kamu tau eliana hamil?


Nicholas: taulah... dia yang membisikkan padaku waktu salaman dengannya


Rey; oh yah...


Aku lega deh kalo gitu ..


Nicholas; jadi ini yang membuatmu galau


Dan mengajakku kesini dulu...


Rey...rey... katakan saja kalo kamu cemburu


Ngapain dipendam ?


Bikin penyakit tau ... haha ...haha...


Rey: aku gengsi...


Nicholas; haha..haha ..segitu cintanya yah ma aku sayang? Hmmmm ? *godaku


Rey: iyah aku cinta sama kamu nicholas...


Aku seperti memenangkan lotere bermilyar milyar mendengar ucapan rey barusan..


Selama ini rey tidak pernah menyatakan perasaaannya padaku


Aku selalu berpikir aku saja yang mencintainya...


Ternyata dia juga mencintaiku dalam diamnya...


Aku memeluk tubuh mungilnya dan mengecup keningnya....


Pembicaraan serius kami masih berlanjut...


Rey: aku ingin kita membuat perjanjian nikah nik ...


Nicholas: baiklah ..seperti apa keinginanmu?


Rey: perjanjian nikah kita harus disahkan notaris


Ini untuk menyelamatkan pribadi masing masing ketika kita tidak saling mencintai lagi...


Karna pernikahan itu bukan hanya cinta dan nafsu saja ...


Tapi kejujuran ,saling mengerti dan komunikasi kedua belah pihak


Nicholas: baiklah rey silahkan dijabarkan ...


Rey: jika terjadi perceraian diantara kita


Pihak pria yang bekerja akan memberikan 10 kali lipat gajinya untuk istri yang diceraikan


Jika kita memiliki anak Hak asuhnya bersama


Bla ...bla... bla...


(Aku menjelaskan banyak perjanjian yang lainnya)


Nicholas: sebentar sayang... kamu mau nikah atau mau kerja di perusahaan


Syaratnya banyak benner...


Rey: haha...haha iya yah haha haha...


Tapi inget yah ...


perjanjian nikah kita harus ada bersamaan dengan tanda tangan buku nikah kita

__ADS_1


Nicholas : siap...ibu negara .....


**


__ADS_2