
Rey POV
**
Pertama kalinya aku menginjakkan kaki dijakarta ...
Jiwa udikku terguncang melihat kota ini
Dimana mana gedung pencakar langit
Jalannya berkali kali lipat lebarnya
Macet menjadi hal yang biasa disini
Mallnya pun sangat besar dan bertingkat tingkat
Pantas nicholas betah di kotaku
Jakarta terlalu menyesakkan menurutku
**
Kami sudah berada di ballroom hotel bintang lima resepsi nikah eliana
Budgetnya mungkin miliaran untuk resepsi ini
Berbanding terbalik dengan resepsi nikah ku kelak...
Nicholas bersalaman dengan eliana
Mereka berbicara sedikit dan tidak terdengar olehku
Tampilan eliana sangat cantik dengan polesan MUA terkenal
Gaun putih yang dia pakai menjuntai lebar kelantai
dibagian payudaranya seperti ingin melompat keluar melompat dari gaun indah itu
Eliana memiliki aset yang ingin dimiliki
Oleh wanita yang berdada rata sepertiku
Pipinya sekarang menjadi tembem
Dan lengannya yang terlihat besar
Mungkin eliana sedang hamil *pikirku
**
Nicholas kemudian mengenalkanku dengan eliana sebagai calon istrinya
Aku tak henti hentinya senyum berusaha mengusir kegundahan hatiku
Mata eliana melebar mengetahui aku adalah calonnya nicholas
Sepertinya eliana ingat denganku...
Setelah selesai beramah tamah dengan eliana
Nicholas mengajakku kenalan dengan dua sahabatnya adit dan daniel
Sahabatnya yang lain tidak bisa datang karna kesibukan masing masing...
Daniel memujiku
Katanya aku mirip artis jaman now
Panutan semua wanita *pikirnya
Siapa lagi kalo bukan si jenner jenner itu
**
Pandai skali kamu memilih wanita nik *goda daniel ke nicholas
Nicholas hanya tersenyum...
Walaupun saat ini nicholas terus di jahili oleh kedua sahabatnya ini
Dia hanya tersenyum dan kebanyakan diam
Akupun mengamati perubahan sikap nicholas
Setelah ia bertemu kembali dengan eliana
**
Aku membiarkannya mengatur perasaannya
Aku menunggu waktu yang tepat untuk bertanya...
**
Kami sudah perjalanan pulang menuju rumah nicholas
Aku nginap dirumah nicholas tentu saja berbeda kamar
Walaupun orang tua nicholas pikirannya modern
Tapi masih menjunjung tinggi adat timur
**mobil situation
Kami diantar oleh supir pribadi keluarga nicholas
Rey: nik kamu baik baik saja?
Nik: iyah baik rey... *sambil tersenyum
Makasih yah sudah temenin aku
Rey: apa ada yang mengganjal hatimu nik
Dari tadi kamu diam ajah
Nik: hmm...iyah hatiku tiba tiba sakit rey
Melihat eliana menikahi pria itu
Pria selingkuhannya rey..
**
Tiba tiba nicholas menarikku lebih dekat dengannya dan memelukku
Aku rasakan pundakku basah
Nicholas menangis...
Aku hanya bisa mengelus bahunya
Akupun ikut sedih
Ada kecemburuan dalam dadaku yang panas walaupun berusaha kutepis ..
Aku harus kuat
Kuat agar bisa menguatkan nicholas
Ini adalah ujian kecil harus kulalui
Karna ujian yang lebih berat sebentar lagi akan kuhadapi di kehidupan pernikahanku dengan nicholas
**
__ADS_1
Nicholas tidak melepaskan pelukannya
**
Aku membiarkan nicholas tenang dalam pelukanku sambil mengelus bahunya
Sesekali mengelus rambutnya
Aku berusaha membuat ia nyaman..
Dan sepertinya itu berhasil
Nicholas tidak menangis lagi...
dia tiba tiba mencium bahuku dan berbisik di telingaku
Terima kasih untuk kesabaranmu rey....
Nicholas mencium bibirku dan melumatnya
Akupun membalas hal yang sama
Kami berciuman begitu dalam ....
**
Aku dan nicholas sudah kembali ke kotaku tercinta
Sekarang aku lebih bersyukur tinggal di kota ini
Walaupun sudah metropolitan setidaknya macet disini tidak separah jakarta...
Sejak menghadiri resepsi pernikahan eliana
Perhatian Nicholas kepadaku sangat standar jauh dari sifat romantis
Dia hanya menanyakan
"apakah aku sudah makan...
Bagaimana progress rencana pernikahan
Atau sekedar mengingatkan jaga kesehatan"
Aku harus sabar lagi melihat perubahan nicholas ...
Menurutku nicholas masih tahap yang wajar
Pertemuan dengan mantannya itu tidak mengkin secepat itu terlupakan
**
Tibalah saatnya fitting baju
Seminggu sebelum pernikahan kami...
Nicholas menjemputku setelah ia tadi makan siang dengan teman teman kerjanya...
Waktu sudah menunjukkan pukul 3 sore
Aku sengaja meminta dia datang lebih cepat
Aku ingin singgah dulu di cafe untuk ngobrol dengannya
Untuk tau kemantapan hatinya ...
Biar bagemanapun juga aku ini wanita
Perasaan hatiku masih peka
Melihat perlakuan dingin nicholas belakangan ini...
**
Nicholas POV
Kami akan fitting baju pengantin..
Aku sudah meminta tolong kepada sekertarisku untuk mengatur ulang jadwal meeting keesokan harinya saja
Aku tidak akan balik lagi kekantor harini
Sekarang aku memiliki sekertaris sendiri
Setelah pengangkatanku menjadi manajer youth and communication...
Sekertarisku adalah pria yang sudah menikah dan sudah memiliki satu anak
Tentu saja sekertarisku ini harus dengan persetujuan rey...
Aku diharamkan merekrut sekertaris wanita
Dan Harini sisa waktuku khusus buat rey...
Aku rindu padanya
**
Rey sudah muncul di pekarangan rumahnya
Wajahnya bahagia dan bibirnya tidak lepas dari senyumnya
Hari ini rey terlihat sexy
sexy dengan stylenya sendiri
Rey menggunakan rok mini hitam sepaha model lipit seperti rok yang biasa dipakai girlband korea
Dipadukan dengan kemeja putih oversize lengan panjangnya digulung setengah
yang ia masukkan kedalam roknya
Kulitnya yang tidak terlalu putih menambah kesan sexy pada dirinya
Ditambah menggunakan sneaker putihnya
Kesannya formal tapi santai
**
Rey jarang menggunakan tas
Dia hanya membawa hp kemana mana
Dia sudah duduk dan mengatur napasnya
Menoleh kepadaku dan mencium bibirku...
Sudah lama nunggunya?
Gag kok baru ajah sampai ...
Selama perjalanan tanganku di kemudi setir
Dan tangan satunya lagi mengelus elus pahanya yang sexy
Pandanganku tetap tertuju didepan
**
aku kangen rey...
Rey hanya tersenyum dan membiarkanku tetap mengelus pahanya
Saat traffic light berwarna merah
__ADS_1
Aku dengan sigap melumat bibirnya
Kami pun terhanyut dalam lumatan yang dalam
Sampai kendaraan lain membunyikan klakson
Ternyata lampu sudah hijau...
**
Setibanya di cafe ...
memesan pesanan kesukaan kami
Rey :nik
Nicholas : ada apa sayang...
Rey: lebay banget sih...
Nicholas: belajarlah memanggilku sayang sebentar lagi kita kan jadi suami istri...
Rey : baiklah akan kucoba tapi jangan terlalu dipaksa biarkan mengalir apa adanya
Aku belum terbiasa...
Nicholas:iyah sayangku *dengan tatapan menggoda
Lalu kugenggam dan kutatap wajah manisnya
Rey: bisa kita bicara serius...
Nicholas: baiklah ..
Rey : apa kau sudah memantapkan dirimu untuk pernikahan kita?
Nicholas: tentu saja...tidak ada keraguan sedikitpun rey...
Buat apa aku ada disini bersamamu jika tidak yakin?
Rey: siapa yang tau kan ..mungkin kamu terpaksa karna sudah terlanjur berjalan seperti ini...
Aku tidak ingin menikah karna keterpaksaan nik...
Semuanya bisa kita atur ulang kalo kamu tidak siap
Nicholas: apa yang membuatmu berpikiran seperti itu sayang... (aku menggenggam tangannya lebih kuat)
Rey: sikapmu dingin belakangan ini nik...
Aku jadi sedih...
Aku belakangan ini berpikir
Kalo aku saja yang ingin menikah
Nicholas; kamu kan tau aku sibuk mengurus pengalihan kerjaku ke staff staffku untuk cuti nanti
Ditambah lagi aku baru saja pengangkatan manajer
Beban kerjaku lebih banyak reyku sayang...
(Raut wajah rey yang serius berubah lebih santai dan tampak senang)
Rey: ja-jadi bukan karna pertemuanmu dengan eliana yang membuatmu cuek padaku
Nicholas: haha ..haha...
Nggaklah sayang...eliana itu masa lalu
Kenapa aku harus menggalaui dia sementara
Dia disana sudah bunting dan sibuk dengan suaminya..
Rey; mataku seketika membesar
Jadi kamu tau eliana hamil?
Nicholas: taulah... dia yang membisikkan padaku waktu salaman dengannya
Rey; oh yah...
Aku lega deh kalo gitu ..
Nicholas; jadi ini yang membuatmu galau
Dan mengajakku kesini dulu...
Rey...rey... katakan saja kalo kamu cemburu
Ngapain dipendam ?
Bikin penyakit tau ... haha ...haha...
Rey: aku gengsi...
Nicholas; haha..haha ..segitu cintanya yah ma aku sayang? Hmmmm ? *godaku
Rey: iyah aku cinta sama kamu nicholas...
Aku seperti memenangkan lotere bermilyar milyar mendengar ucapan rey barusan..
Selama ini rey tidak pernah menyatakan perasaaannya padaku
Aku selalu berpikir aku saja yang mencintainya...
Ternyata dia juga mencintaiku dalam diamnya...
Aku memeluk tubuh mungilnya dan mengecup keningnya....
Pembicaraan serius kami masih berlanjut...
Rey: aku ingin kita membuat perjanjian nikah nik ...
Nicholas: baiklah ..seperti apa keinginanmu?
Rey: perjanjian nikah kita harus disahkan notaris
Ini untuk menyelamatkan pribadi masing masing ketika kita tidak saling mencintai lagi...
Karna pernikahan itu bukan hanya cinta dan nafsu saja ...
Tapi kejujuran ,saling mengerti dan komunikasi kedua belah pihak
Nicholas: baiklah rey silahkan dijabarkan ...
Rey: jika terjadi perceraian diantara kita
Pihak pria yang bekerja akan memberikan 10 kali lipat gajinya untuk istri yang diceraikan
Jika kita memiliki anak Hak asuhnya bersama
Bla ...bla... bla...
(Aku menjelaskan banyak perjanjian yang lainnya)
Nicholas: sebentar sayang... kamu mau nikah atau mau kerja di perusahaan
Syaratnya banyak benner...
Rey: haha...haha iya yah haha haha...
Tapi inget yah ...
perjanjian nikah kita harus ada bersamaan dengan tanda tangan buku nikah kita
__ADS_1
Nicholas : siap...ibu negara .....
**