N & R

N & R
A moment to remember


__ADS_3

Nicholas POV


*


*


Pukul 16.00 suasana dalam rumah


*


Aku mengemasi barang barangku untuk bersiap pulang ke kota


Besoknya aku sudah bekerja kembali


Saat ini aku sudah berhadapan dengan tantenya rey...


Beliau memelukku dan mengucapkan sering seringlah kesini habiskan waktu liburmu


Kujawab seadanya ... iyah terima kasih tante..


Hatiku sedih mengetahui rey tidak dirumah saat aku ingin pulang


Dia sangat tau jam kepulanganku ke kota


Tapi dia justru menghilang entah kemana


Di toko tante pun tidak ada


"Rey emang dari dulu keras kepala


Kamu yang sabar yah nicholas *ucap tante" yang sepertinya tau kegundahan hatiku


Aku hanya mengangguk


Dan bersegera masuk ke mobil lalu melambaikan tangan ke tante ...


*


*


Saat berada dalam mobil ,


aku sejenak berpikir mungkinkah rey ada di bukit kemarin?


Kenapa tidak kucoba mencarinya disitu


Mumpung masih sore...


Setibanya aku dibukit


Aku menanjaki bukit dan kuperpanjang langkahku biar cepat sampai


Alhasil aku ngos ngosan


Mengatur kembali pernapasanku ...


Tak bosannya aku melihat pemandangan di puncak bukit ini ... bertambah indah karna matahari akan segera tenggelam


*


Sebentar lagi sunset...


Saat mataku mengelilingi bukit


Mataku tertuju disebrang sana ada rey


Berdiri mematung melihat pemandangan ...


Dia tidak menyadari keberadaanku


Aku berjalan kearahnya


Dan menepuk pundaknya...


*


Rey... rupanya kamu disini!!


Rey... menatapku sekilas,


**


aku membalikkan badannya berhadapan denganku


"Rey... aku tau apa yang kamu pikirkan ...


Itu nicholas yang dulu rey..


Nicholas yang belum paham dengan apa artinya kepercayaan dan saling menjaga perasaan


Dulu egokulah yang menguasai diriku


Dan kemudian teguran itu datang melalui perbuatan selingkuh eliana kepadaku"


**


Disitulah aku mengerti


"What you see is what you get"


Aku ingin berubah rey...


Aku mengambil tangan rey dan menggengamnya 


Sunset dari puncak bukit sangat indah nik


Temani aku melihatnya ...(rey lagi lagi mengalihkan pembicaraan)


**


Kami pun diam sibuk dengan pikiran masing masing sambil melihat pemandangan di hadapan kami


Tanganku yang lain merogoh kantong jaketku


Kukeluarkan hadiah yang ingin kuberikan untuk rey


Hadiah yang jauh jauh hari sudah kubeli


Saat mengetahui aku akan mengunjungi rey...


Aku memberikan hadiah itu


Dan memanggil rey untuk menatapku


Matanya seketika melebar saat aku memberikan hadiah itu ditangannya


Sebuah kotak kecil yang dibuka perlahan oleh rey


**


Dia kaget


Melihat isinya sebuah cincin...


Aku pun menatap lekat kedua bola matanya dan berucap..


**


"Menikahlah denganku Reyni wicaksono..."


Air mata rey mengalir ...


Bibirnya bergetar


Bola matanya mengisyaratkan sejuta tanya


Seolah tidak percaya yang kukatakan tadi...


Aku mengulang sekali lagi...


Aku ingin menikahimu reyni wicak.....

__ADS_1


Belum sampai aku menyebutkan utuh namanya


Bibirnya sudah melumat bibirku tanpa permisi


Menggantungkan lengannya di leherku


Dia menganggukan kepalanya lalu tersenyum


Iyah aku mau menikah denganmu nicholas anaknya bapak pramanto....


**


Aku terdiam mendengar ucapan rey barusan


Lututku lemas ...


Bola mataku berusaha mencari kebenaran


Tiba tiba rey sudah mengatakan ...


Dipasangin dong cincinnya nik...


Bengong ajah...


Saat itupun aku tersadar rey menerima lamaranku ...


perasaan bahagiaku yang membuncah sepertinya didukung dengan indahnya sunset yang perlahan tenggelam dibalik bukit...


**


Aku tak henti hentinya menciumi kening dan pipi rey ...


Sampai rey kewalahan sendiri ..


Ayo kita pulang nik...*ucapnya untuk menghentikan hujanan ciumanku di wajahnya


...


Rey POV


**


Sudah seminggu sejak nicholas melamarku dibukit itu...


Aku sudah pulang kerumah dan orang tuaku sudah berkenalan dengan nicholas sebagai calon suamiku


Dua bulan lagi dia akan menjadi suamiku


aku sangat bahagia akhirnya cita citaku terwujud untuk menikah


ditambah lagi dapat calon suami idola..


**


Sekarang aku disibukkan mengurus prentelan pernikahan kami...


Nicholas menyerahkan semua urusan pernikahan kepadaku


Kami sudah sepakat


Tugas dia hanya memantau dibalik chat dan telponku


Semua biaya pernikahan nicholas yang tanggung dia tidak membiarkan keluargaku mengeluarkan uang sepeser pun...


Dia meyakinkan orangtua ku


Bahwa dia ingin menunjukkan ,,dia lelaki sejati yang bertanggung jawab...


Bukan untuk ajang pamer...


**


Aku jarang bertemu nicholas


Pekerjaannya sangat padat seperti dinas keluar kota


Mengunjungi kota satu dan kota yang lainnya


Dia selalu mengingatkan jangan terlalu lelah


pakai saja jasa WO


Dia tidak akan bangkrut untuk membayar WO


Dan aku jawab ..aku senang terjun langsung mengurusnya lagian aku kan pengangguran


**


Oh yah... aku pernah tersandung dengan ujian cinta ...


Nicholas ditunjuk


Dinas keluar ke kota jakarta selama tiga hari


Pikiranku sangat galau


Eliana tinggal di kota itu


Mungkinkan nicholas akan menemui eliana


Aku ingin membuktikan ketulusan nicholas kepadaku...


Aku menghubungi temanku di jakarta


Sekarang temanku juga pengangguran sangat cocok dengan pekerjaan yang kuberikan yakni mengintai nicholas selama dia dijakarta


Aku mengiming imingkan uang untuk pekerjaan detektifnya itu...


Pekerjaan detektifnya pun dilaksanakan


Temanku mengirimiku foto atau video


Kegiatan nicholas


Isinya hanya nicholas yang masuk ke ruangan meeting hotel selama sembilan atau sepuluh jam sesekali ia ke toilet


Jika pekerjaannya sudah selesai nicholas memilh tinggal di kamar ..


Seperti itu aktifitas nicholas selama 3 hari


Di hari terakhir dia di jakarta


Dia terlihat mendatangi cafe


Dan ternyata hanya bertemu kedua temannya


Adit dan daniel ....


Aku sangat lega dengan hasil detektif temanku ...


Nicholas sudah memenangkan poin kejujuran


Kejujuran yang selalu ia janjikan padaku...


**


Nicholas POV


Waktu dua bulan ini terasa sangat lambat


dengan urusan prentelan pernikahan kami ...


Semuanya rey yang urus aku percayakan kepadanya karna selera rey sangat bagus


Lagian kami hanya butuh tanda tangan KUA dan ijab qabul


kami sudah resmi jadi suami istri


Selebihnya hanya acara tambahan saja...


Biaya pernikahan aku yang tanggung...

__ADS_1


Aku heran dengan keluarga rey


Yang menghitung budget nikah kami


Hanya empat bulan gajiku saja kami sudah bisa gunakan untuk menikah


berbeda skali dengan budget perhitungan eliana...


**


Rey...memilih acara nikah kami di kampungnya


Dirumah tante rey menggunakan halaman luas dan lahan parkir rumah itu


Kata rey tantenya yang meminta agar pernikahan diadakan dirumahnya saja


Otomatis kami tidak mengeluarkan budget untuk sewa gedung , hanya budget dekorasi seperlunya


Dan prentelan lain untuk resepsi nikah


**


urusan nikah kami rey sampaikan melalui chat dan telpon saja


Aku jarang bertemu dengan rey kesibukanku dengan pekerjaanku tidak membuat rey ngambek atau mengeluh lelah


Rey sangat mandiri


Aku bertanya tanya apakah rey juga menyukaiku dan merindukanku


Pembawaan rey sangat cuek


Aku yang selalu membuat hal hal romantis di chat maupun telpon


Ditanggapi dingin dan dibalas seadanya


Aku sepertinya akan menikahi manusia batu


Aku pikir rey mungkin belum terbiasa denganku , sikapnya masih kaku dan dingin


Entar kalo sudah aku kawini wujud aslinya pasti nampak...


Aku udah gag sabar rey....


**


Dua minggu lagi peristiwa akbar aku dan rey akan berlangsung...


Saat ini aku dan rey duduk dicafe menikmati kopi dan dessert... sambil membahas


Sudah sampai dimana rey mengurus prentelan acara ..


**


Rey bilang tinggal fitting baju


Yang lainnya semua sudah beres


Kami saling menatap di cafe sambil sesekali


Meremas tangan rey


Betapa aku rindu padanya ...


Aku bahkan tidak sempat beradegan mesum dengannya setelah kepulangan kami di kampung waktu itu


Hanya sekedar berciuman dan berpelukan di mobil


aku sudah meminta break dinas keluar kota


Fokus dengan urusan nikah


Walaupun masih kerja tapi setidaknya sepulang kerja aku bisa bertemu rey seperti saat ini...


Bercanda dan membuat dia perlahan lahan nyaman denganku...


Table talk**


rey...


aku menimbang nimbang keinginanku berbicara dengannya


Aku takut rey akan marah jika aku mengatakannya ...


Hmmm rey.... *panggilku


ada apa hmmm... sambil menatapku dalam


Apa ada hal yang penting nik?


Hmmm ...


kamu ingat gag waktu aku dijakarta kemarin aku ngumpul dengan sahabatku...


Mereka memberiku undangan pernikahan rey...


Siapa yang nikah nik? *tanyanya


Eliana.....


Dia mengundangku rey...


Aku menunggu ekspresi rey ketika aku menyebut nama wanita itu...


Aku heran dengan ekspresinya


Sangat datar..


Kapan nik ? *tanya rey


Hari sabtu ini rey...


Oh dua hari lagi dong kalo gitu...


Datang ajah.. kan diundang..*jawab rey


Kamu marah rey? *selidikku


Dia tertawa ....


Kayak anak kecil ajah pake acara ngambek...


Dia kan masa lalumu nik


Kita hanya bisa memaafkan tapi sulit melupakan


Akupun seperti itu ...


Aku mengerti dengan keadaanmu


Biar bagemanapun hubungan tiga tahunmu dengan eliana banyak menyisakan sejuta kenangan ..


Asalkan kamu tidak larut dengan kenangan itu dan asalkan kamu kelak tidak akan membandingkan aku dengan eliana


Aku tidak akan marah...*jawab rey


**


Tanganku meremas tangan rey


Dan mengecup sekilas bibirnya


Terima kasih pengertiannya rey


Sama sama nik


Oh yah rey...


Kamu ikut yah ke jakarta ...


Sekaligus aku kenalin kamu dengan eliana dan sahabatku

__ADS_1


Rey mengangguk setuju..


**


__ADS_2