N & R

N & R
berusaha lari dari kenyataan


__ADS_3

Nicholas pov


*


*


Aku mengambil cuti 7 hari


aku sengaja melakukan ini


selain ingin memanjakan rey habis habisan


aku tak ingin rey ataupun andreas bertemu didalam satu kota


walaupun sebenarnya rey tidak tau ...


tetapi aku yang mengetahui ini sungguh gelisah...


dan ingin lari sejenak....


*


*


aku mengajak rey kenegara pegunungan alpen ini


Negara dimana kakek dan nenek kenalanku tinggal


Kenalan kami di bali waktu itu


Aku sudah menghubungi mereka


Mereka sangat senang bahkan menanyakan tanggal dan waktu kami ingin berangkat


Semenit kemudian aku menerima email


.


.


Aku sangat kaget ...


Itu adalah tiket keberangkatan dan kepulangan kami


Aku sangat terharu sekaligus merasa tidak enak


mereka menjawab kami kesepian dan teman teman kami silih berganti mengunjungi kami


ini adalah bentuk rasa terima kasih kami


karna sudah mau berkunjung...


(aku pun paham maksud mereka baik..)


Mereka juga berjanji


akan menyambut kami di bandara


Aku bilang itu cukup merepotkan


Membayarkan tiket kami saja sudah sangat berterima kasih...


Ditambah lagi mereka ingin menjemput di bandara


Aku sudah menolak mati matian


Tapi mereka tetap ngotot mati matian


Mereka merasa seperti menyambut cucu mereka sendiri


...


Aku pasrah saja mereka bersikap berlebihan begitu...


Aku dan rey clingak clinguk mencari sosok mereka


Tapi nihil tidak ada...


Ada seorang pria berjas menghampiriku sambil memegang kertas


Bertuliskan


Welcome nicholas and rey..


*


*


Aku heran kenapa bukan kakek dan nenek menjemput kami


mungkin kakek dan nenek ada apa apa dijalan


Aku sangat cemas...


Aku menghampiri pria berjas itu..


"Nama kami ada di tulisan kertas anda tuan


pria berjas itu mengecek memori otaknya dan langsung mengangguk angguk...


.


.


Yah benar ...wajah anda berdua mirip dengan foto yang diberikan tuan besar ..


Apakah tuan besar ini yang anda maksud?


Aku memperlihatkan foto kakek dan nenek melalui ponsel ku


Yah benar tuan nicholas ... mereka adalah tuanku...


Oh begitu... mereka mana?


Mereka ada di lounge ...


Mereka menunggu anda disana


ayo ikut saya tuan...


Aku menggenggam tangan rey mengikuti pria itu menuju lounge bandara ini...


*


*


Kakek dan nenek sedang meminum jusnya ketika kami datang...


Mereka menghentikan minumnya dan berlari kearah kami memeluk kami hangat..


Dan nenek tidak berhenti mencium pipi rey ...


Beberapa menit kemudian kami sudah berada di mobil limousine mereka


Seberapa kayakah mereka ...


Hidup mereka sangat nikmat pikirku...


Kami banyak bercerita dan mereka sangat fokus mendengarkan...


Tanpa kusadari kami pun telah tiba


Di sebuah istana


Aku kaget...


Apa.... mereka bilang ini rumah?


Aku menyebutnya istana...


Istana yang modelnya mirip chillon castle


Aku hampir gila melihat istana ini...


Kakiku sangat letih melangkah masuk kedalam rumah ini


Rumah ini sangat sangat luas ...


Bayangkan saja ruAngan satu ke ruangan lainnya sangat luas


Suara kami sampai menggema...


Aku bisa kurus tinggal disini...

__ADS_1


Mereka mengantar kami kekamar


Dan menyuruh kami istirahat dulu ..


sebelum lanjut kemakan malam...


**


Mata kami mengelilingi kamar ini dan berdecak kagum


Atap kamar ini penuh lukisan timbul...


Aku dan rey bisa main sepak bola


Dikamar ini...


Sangat sangat luas


Perabotan dalam kamar ini seperti isi kamar raja raja jaman dahulu kala


Aku memeluk rey dan berkata


Kita beruntung yah rey..


Mereka sangat baik dan perhatian..


Kaya lagi...


Kenapa gag dari dulu kita kesini yah...


Haha...haha...


Iyah sayang...


Kita mandi dan istirahat dulu yuk..


Iyah sayang...


...


Waktu makan malam sudah tiba


Rey tak kunjung bangun dari tidurnya..


Aku menepuk halus bahunya.


Rey...


Rey sayang ..


Dia kemudian melirikku sekilas


Ya ampun nik...


Aku ketiduran...


Ayo siap siap makan malam rey..


Iyah sayang...


duluan ajah nanti aku menyusul ...


Aku memilih turun duluan


Karna kakek dan nenek sedari tadi memanggil kami makan..


Saat kami sudah banyak bercerita di meja makan...


Rey belum turun juga...


Makanan sudah mulai dingin


Ada apa dengan rey (batinku)


Kakek menenangkan ku mungkin dia lelAh habis perjalanan jauh ayo kita makan duluan ...


nanti diantarkan saja makanannya keatas.


aku pun mengangguk iyah


**


Mereka tidak boleh telat makan pikirku..


Tubuh mereka sudah tua sangat rentan dengan penyakit..


Aku membawa makanan untuk rey


Dan aku sangat heran


Rey masih tidur dengan posisi yang tadi


Seperti tidak bergerak..


Aku buru buru menghampirinya...


Rey... sayang..


Hei rey...


Dia pun membuka matanya...


Hmmm nik...


hmm syukurlah...


Dia menata dulu keadaan dirinya yang ternyata ketiduran lagi...


Hmm rey...


Kamu baik baik saja sayang...


Apa ada yang sakit?


Rey duduk diranjang dan menatapku sambil tersenyum..hmmm


Nggak kok sayang...


Tubuhku mungkin lelah


Masih jetlag nik...


Syukurlah sayang...


Ayo makan malam dulu..


Suapin yah nik...


Aku gag mau makan kalo gag disuap...


Haha..haha.. baik tuan putri...


**


Harini hari pertama di negara dingin ini


Rey belum keluar kamar


Dia hanya mandi sekali dan tidur


Makanpun di tempat tidur


Katanya udaranya sangat dingin


Tubuhnya belum bisa menyesuaikan


Alhasil hanya aku kakek dan nenek


Yang sibuk menyusuri kota


menikmati kota di negara ini


Aku mengunjungi danau jenewa


Ada Taman yang indah berada ditepi danau


banyak juga kafe-kafe dan restoran yang berjejer di kawasan tepian danau.


Sayang skali rey tidak bisa ikut


Aku mengambil semua foto cafe untuk dia jadikan bahan referensi untuk toko kuenya kelak


Aku memutuskan untuk mengunjungi ini saja

__ADS_1


Walaupun kakek dan nenek masih kuat menemaniku ke tempat lain


Aku khawatir dengan rey yang kutinggal sendiri di kamar


Rencananya aku akan panggil dokter untuk memeriksakan kesehatannya...


Tidak biasanya dia seperti ini..


**


Saat aku membuka pintu kamar


Rey sudah bangun ... handuk dikepalanya dan kimono yang dipakai dia barusan sudah mandi...


" hi sayang enak jalan jalannya ...


Gag enak...


Gag ada kamu ...*aku bernada manja


Haha...haha


Maaf maaf aku belum terbiasa ...


Kota ini sangat dingin... tubuhku belum terbiasa...


*aku memeluk rey manja....


Bagaimana bisa aku hidup tanpamu rey...


Beberapa jam saja aku sudah galaunya minta ampun...


Rey tertawa dan membalas pelukanku


Disertai kecupan ...


Duhhh bau tau...


Mandi dulu gih kan habis enak enakan nongkrong diluar


Haha...


Siap rey ku sayang..."


**


Rey dan aku ... turun untuk makan malam


Kakek dan nenek senang rey sudah baikan


Dia kembali ceria dan tak henti hentinya tersenyum...


Table talk


**


Kakek : syukurlah kamu baik baik saja rey


Nenek : suamimu sepanjang hari mencemaskanmu


Kakek : aku teringat masa mudaku dulu


Selalu mencemaskan istriku berlebihan


Haha..haha...


Suara tertawa kami menghangatkan makan malam ini.


Kakek: rey.. kalo kamu gag tahan dingin


Pakai jaket saja


Kami punya banyak yang bisa kamu pilih ...


Karna besok kita akan makan siang di The Schilthorn dan Piz Gloria


Udaranya lebih dingin dari ini...


Rey: terima kasih kek...


Besok aku pilih jaketnya...


Mau buat anak dulu ama nicholas malam ini


Hahah...haha...


Suara tawa kakek begitu nyaring...


Kakek : vulgar sekali kamu rey...


**


Nicholas pov


Seperti yang dikatakan rey tadi


Kami sekarang sedang bercinta


Bercinta didalam selimut ...


Udara dinginnya membuat tenagaku terkuras ..


Juniorku sangat lama mengeluarkan cairannya


Sedangkan rey sangat menikmatinya


Kami sudah mencoba 4 gaya diranjang ini


Setelah sejam juniorku barulah muntah ...


Aku membuang diriku tersungkur lemas diranjang ...


Sejam itu aku bisa dua ronde ... tapi disini hanya satu ronde saja...


Tubuhku lelah dan rey sudah tertidur duluan...


Aku memeluknya ... dan berusaha untuk tidur juga...


Tiba tiba layar notifikasi chat di ponselku menyala


Aku yang belum juga tertidur


Melihatnya dan melepaskan pelukanku dari tubuh rey...


"Selamat malam kak nik...


Aku hanya ingin menyampaikan


Andreas sekarang sudah keluar dari rumah sakit


Dia akan terapi jalan setiap tiga hari


Dan membawa dua perawat untuk kekantornya"


Apa ada informasi lain yang kakak butuhkan?


"Syukurlah ... terima kasih banyak mel infonya"


"Sama sama kak"


"Salam sama kak rey"


"Iyah baik..."


....


(Batinku)


Sial ...iblis itu masih ada di kotaku...


kenapa dia belum pergi padahal dia sudah janji akan segera meninggalkan kota ini...


Aku teringat dengan chat chatnya yang masuk di ponselku


"Nik aku. Mohon maafkan aku"


"Nik maafkan aku"


"Nik aku janji tidak akan bertemu dengan kalian lagi tapi aku mohon maafkan aku"


"Aku tidak ingin persahabatan kita rusak nik"


"Aku akan pergi dari kota ini setelah aku sembuh, tolong maafkan aku"

__ADS_1


Dasar iblis pembohong


...


__ADS_2