
Nicholas pov
*
*
Aku mengambil cuti 7 hari
aku sengaja melakukan ini
selain ingin memanjakan rey habis habisan
aku tak ingin rey ataupun andreas bertemu didalam satu kota
walaupun sebenarnya rey tidak tau ...
tetapi aku yang mengetahui ini sungguh gelisah...
dan ingin lari sejenak....
*
*
aku mengajak rey kenegara pegunungan alpen ini
Negara dimana kakek dan nenek kenalanku tinggal
Kenalan kami di bali waktu itu
Aku sudah menghubungi mereka
Mereka sangat senang bahkan menanyakan tanggal dan waktu kami ingin berangkat
Semenit kemudian aku menerima email
.
.
Aku sangat kaget ...
Itu adalah tiket keberangkatan dan kepulangan kami
Aku sangat terharu sekaligus merasa tidak enak
mereka menjawab kami kesepian dan teman teman kami silih berganti mengunjungi kami
ini adalah bentuk rasa terima kasih kami
karna sudah mau berkunjung...
(aku pun paham maksud mereka baik..)
Mereka juga berjanji
akan menyambut kami di bandara
Aku bilang itu cukup merepotkan
Membayarkan tiket kami saja sudah sangat berterima kasih...
Ditambah lagi mereka ingin menjemput di bandara
Aku sudah menolak mati matian
Tapi mereka tetap ngotot mati matian
Mereka merasa seperti menyambut cucu mereka sendiri
...
Aku pasrah saja mereka bersikap berlebihan begitu...
Aku dan rey clingak clinguk mencari sosok mereka
Tapi nihil tidak ada...
Ada seorang pria berjas menghampiriku sambil memegang kertas
Bertuliskan
Welcome nicholas and rey..
*
*
Aku heran kenapa bukan kakek dan nenek menjemput kami
mungkin kakek dan nenek ada apa apa dijalan
Aku sangat cemas...
Aku menghampiri pria berjas itu..
"Nama kami ada di tulisan kertas anda tuan
pria berjas itu mengecek memori otaknya dan langsung mengangguk angguk...
.
.
Yah benar ...wajah anda berdua mirip dengan foto yang diberikan tuan besar ..
Apakah tuan besar ini yang anda maksud?
Aku memperlihatkan foto kakek dan nenek melalui ponsel ku
Yah benar tuan nicholas ... mereka adalah tuanku...
Oh begitu... mereka mana?
Mereka ada di lounge ...
Mereka menunggu anda disana
ayo ikut saya tuan...
Aku menggenggam tangan rey mengikuti pria itu menuju lounge bandara ini...
*
*
Kakek dan nenek sedang meminum jusnya ketika kami datang...
Mereka menghentikan minumnya dan berlari kearah kami memeluk kami hangat..
Dan nenek tidak berhenti mencium pipi rey ...
Beberapa menit kemudian kami sudah berada di mobil limousine mereka
Seberapa kayakah mereka ...
Hidup mereka sangat nikmat pikirku...
Kami banyak bercerita dan mereka sangat fokus mendengarkan...
Tanpa kusadari kami pun telah tiba
Di sebuah istana
Aku kaget...
Apa.... mereka bilang ini rumah?
Aku menyebutnya istana...
Istana yang modelnya mirip chillon castle
Aku hampir gila melihat istana ini...
Kakiku sangat letih melangkah masuk kedalam rumah ini
Rumah ini sangat sangat luas ...
Bayangkan saja ruAngan satu ke ruangan lainnya sangat luas
Suara kami sampai menggema...
Aku bisa kurus tinggal disini...
__ADS_1
Mereka mengantar kami kekamar
Dan menyuruh kami istirahat dulu ..
sebelum lanjut kemakan malam...
**
Mata kami mengelilingi kamar ini dan berdecak kagum
Atap kamar ini penuh lukisan timbul...
Aku dan rey bisa main sepak bola
Dikamar ini...
Sangat sangat luas
Perabotan dalam kamar ini seperti isi kamar raja raja jaman dahulu kala
Aku memeluk rey dan berkata
Kita beruntung yah rey..
Mereka sangat baik dan perhatian..
Kaya lagi...
Kenapa gag dari dulu kita kesini yah...
Haha...haha...
Iyah sayang...
Kita mandi dan istirahat dulu yuk..
Iyah sayang...
...
Waktu makan malam sudah tiba
Rey tak kunjung bangun dari tidurnya..
Aku menepuk halus bahunya.
Rey...
Rey sayang ..
Dia kemudian melirikku sekilas
Ya ampun nik...
Aku ketiduran...
Ayo siap siap makan malam rey..
Iyah sayang...
duluan ajah nanti aku menyusul ...
Aku memilih turun duluan
Karna kakek dan nenek sedari tadi memanggil kami makan..
Saat kami sudah banyak bercerita di meja makan...
Rey belum turun juga...
Makanan sudah mulai dingin
Ada apa dengan rey (batinku)
Kakek menenangkan ku mungkin dia lelAh habis perjalanan jauh ayo kita makan duluan ...
nanti diantarkan saja makanannya keatas.
aku pun mengangguk iyah
**
Mereka tidak boleh telat makan pikirku..
Tubuh mereka sudah tua sangat rentan dengan penyakit..
Aku membawa makanan untuk rey
Dan aku sangat heran
Rey masih tidur dengan posisi yang tadi
Seperti tidak bergerak..
Aku buru buru menghampirinya...
Rey... sayang..
Hei rey...
Dia pun membuka matanya...
Hmmm nik...
hmm syukurlah...
Dia menata dulu keadaan dirinya yang ternyata ketiduran lagi...
Hmm rey...
Kamu baik baik saja sayang...
Apa ada yang sakit?
Rey duduk diranjang dan menatapku sambil tersenyum..hmmm
Nggak kok sayang...
Tubuhku mungkin lelah
Masih jetlag nik...
Syukurlah sayang...
Ayo makan malam dulu..
Suapin yah nik...
Aku gag mau makan kalo gag disuap...
Haha..haha.. baik tuan putri...
**
Harini hari pertama di negara dingin ini
Rey belum keluar kamar
Dia hanya mandi sekali dan tidur
Makanpun di tempat tidur
Katanya udaranya sangat dingin
Tubuhnya belum bisa menyesuaikan
Alhasil hanya aku kakek dan nenek
Yang sibuk menyusuri kota
menikmati kota di negara ini
Aku mengunjungi danau jenewa
Ada Taman yang indah berada ditepi danau
banyak juga kafe-kafe dan restoran yang berjejer di kawasan tepian danau.
Sayang skali rey tidak bisa ikut
Aku mengambil semua foto cafe untuk dia jadikan bahan referensi untuk toko kuenya kelak
Aku memutuskan untuk mengunjungi ini saja
__ADS_1
Walaupun kakek dan nenek masih kuat menemaniku ke tempat lain
Aku khawatir dengan rey yang kutinggal sendiri di kamar
Rencananya aku akan panggil dokter untuk memeriksakan kesehatannya...
Tidak biasanya dia seperti ini..
**
Saat aku membuka pintu kamar
Rey sudah bangun ... handuk dikepalanya dan kimono yang dipakai dia barusan sudah mandi...
" hi sayang enak jalan jalannya ...
Gag enak...
Gag ada kamu ...*aku bernada manja
Haha...haha
Maaf maaf aku belum terbiasa ...
Kota ini sangat dingin... tubuhku belum terbiasa...
*aku memeluk rey manja....
Bagaimana bisa aku hidup tanpamu rey...
Beberapa jam saja aku sudah galaunya minta ampun...
Rey tertawa dan membalas pelukanku
Disertai kecupan ...
Duhhh bau tau...
Mandi dulu gih kan habis enak enakan nongkrong diluar
Haha...
Siap rey ku sayang..."
**
Rey dan aku ... turun untuk makan malam
Kakek dan nenek senang rey sudah baikan
Dia kembali ceria dan tak henti hentinya tersenyum...
Table talk
**
Kakek : syukurlah kamu baik baik saja rey
Nenek : suamimu sepanjang hari mencemaskanmu
Kakek : aku teringat masa mudaku dulu
Selalu mencemaskan istriku berlebihan
Haha..haha...
Suara tertawa kami menghangatkan makan malam ini.
Kakek: rey.. kalo kamu gag tahan dingin
Pakai jaket saja
Kami punya banyak yang bisa kamu pilih ...
Karna besok kita akan makan siang di The Schilthorn dan Piz Gloria
Udaranya lebih dingin dari ini...
Rey: terima kasih kek...
Besok aku pilih jaketnya...
Mau buat anak dulu ama nicholas malam ini
Hahah...haha...
Suara tawa kakek begitu nyaring...
Kakek : vulgar sekali kamu rey...
**
Nicholas pov
Seperti yang dikatakan rey tadi
Kami sekarang sedang bercinta
Bercinta didalam selimut ...
Udara dinginnya membuat tenagaku terkuras ..
Juniorku sangat lama mengeluarkan cairannya
Sedangkan rey sangat menikmatinya
Kami sudah mencoba 4 gaya diranjang ini
Setelah sejam juniorku barulah muntah ...
Aku membuang diriku tersungkur lemas diranjang ...
Sejam itu aku bisa dua ronde ... tapi disini hanya satu ronde saja...
Tubuhku lelah dan rey sudah tertidur duluan...
Aku memeluknya ... dan berusaha untuk tidur juga...
Tiba tiba layar notifikasi chat di ponselku menyala
Aku yang belum juga tertidur
Melihatnya dan melepaskan pelukanku dari tubuh rey...
"Selamat malam kak nik...
Aku hanya ingin menyampaikan
Andreas sekarang sudah keluar dari rumah sakit
Dia akan terapi jalan setiap tiga hari
Dan membawa dua perawat untuk kekantornya"
Apa ada informasi lain yang kakak butuhkan?
"Syukurlah ... terima kasih banyak mel infonya"
"Sama sama kak"
"Salam sama kak rey"
"Iyah baik..."
....
(Batinku)
Sial ...iblis itu masih ada di kotaku...
kenapa dia belum pergi padahal dia sudah janji akan segera meninggalkan kota ini...
Aku teringat dengan chat chatnya yang masuk di ponselku
"Nik aku. Mohon maafkan aku"
"Nik maafkan aku"
"Nik aku janji tidak akan bertemu dengan kalian lagi tapi aku mohon maafkan aku"
"Aku tidak ingin persahabatan kita rusak nik"
"Aku akan pergi dari kota ini setelah aku sembuh, tolong maafkan aku"
__ADS_1
Dasar iblis pembohong
...