N & R

N & R
bertemu kembali


__ADS_3

3 bulan kemudian...


....


Rey pov


Kehamilanku sudah masuk usia 3 bulan perutku sudah terlihat sedikit membuncit seperti orang yang busung lapar


Karna dibagian tubuhku yang lain tidak menujukkan perubahan..


Aku hanya makan makanan sehat dan


minum susu


Aku tidak pernah muntah


Atau morning sick seperti ibu hamil lainnya


Aku bahkan tidak ngidam macam macam


Suamiku heran sendiri mempertanyakan apakah aku benar hamil...


*


*


Aku sama skali tidak pernah menyusahkan dia...


Hidupnya tenang dikantor...


Aku melarangnya sering sering menghubungiku


Menyuruhnya Fokus saja dikantor...


Aku juga takut perhatian berlebihannya bisa jadi boomerang nantinya


Karna kalo perhatian di anak pertama saja


Dan anak kedua atau anak berikutnya lagi dia sudah tidak seperti itu


Biasanya istri akan curiga , ujung ujungnya ngambek


Ujung ujungnya terjadi pertengkaran...


Dia pun mengalah dan paham


**


Tapi itu sesaat saja ... toh dia kembali berulah sangat extreme perhatiannya padaku....


Contohnya hari ini


Suamiku itu tak henti hentinya video call karna aku memberitahukannya aku akan makan siang di rumah ibu feni....


Hati hati kalo mandilah


Hati hati kalo pakai bajulah


Hati hati turun tanggalah


Hati hati buka pintulah ...aku tertawa


Emang apa yang terjadi kalo aku tidak hati hati buka pintu...


Emang pintu itu seketika akan tumbang atau rubuh aku buka....


Aku tertawa dan diujung telpon sana


dia Ngambek karna semua perhatiannya aku balas dengan tertawa dan meledeknya


Ngambek lagi ngambek lagi


Kenapa belakangan ini nicholas sangat manja


Terlebih lagi di malam hari


Aku tiap malam melayani bercinta dengannya


Katanya kangen pengen jengukin dede bayi ...


Apa hubungannya menjenguk dede bayi dengan hantaman juniornya di kemaluanku...


Suamiku itu yah...


Aku sangat pusing dibuatnya...


.


.


.


Hari ini aku ijin ke bi ipah untuk makan siang ke rumah ibu feni


Oh iyah bi ipah... adalah pembantu baru kami dia sudah bekerja sejak awal aku hamil


karna hanya satu perubahanku


yakni rasa malas ..


aku masih sering tidur daripada mengurus rumah


masih malas mandi


.


.


Ibu feni yang merekomendasikan dia di keluarga kecil kami...


Cara kerja nya bersih dan teliti...


Dia juga sesuai seleraku tidak banyak omong


Dia hanya menjawab kalo aku tanya...


Dia akan pulang kerumahnya jam 5 sore...


Tapi nanti kalo dede bayinya udah lahir nicholas meminta bi ipah untuk pulang jam 8 malam dengan tentu saja gaji yang lebih besar...


**


Ngomong ngomong hanya ibu feni serta orangtuaku dan orangtua nicholas yang tau aku hamil


Kami sengaja merahasiakan kehamilan ini takutnya dede bayi kenapa napa kalo banyak yang tau..


Aku teringat saat nicholas menyampaikan ke ibu feni aku sudah hamil


Waktu itu setelah makan malam dirumah


Cara berbicaranya menggebu gebu sambil memegang tangan ibu feni


Dan menceritakan dengan seksama kejadian itu...


Ibu feni sangat senang mendengarnya ...


disela sela percakapannya


"Bu fen tau gag dede bayi jadinya kapan?


Ibu feni menggeleng tidak tau


Waktu kami bercinta di mobil dinas aku yang baru diganti dengan mobil keluaran baru


waktu itulah dede bayinya jadi bu...."


Ibu feni menggeleng geleng kepala mendengar cerita mesum nicholas dibalik kehamilanku ini


Hahah... hahah...


*


*


Terdengar suara nicholas dan ibu feni...


aku ingin nama anak kami nanti mengingatkan hal itu bu'


Mengingatkan dia ,benihnya terproses dimana


Kalau perempuan


Namanya audiah nicholas pramanto


Kalau laki laki


Namanya auditio nicholas pramanto mirip namaku kan bu


Bagemana menurut ibu


Baguskan nama mereka...


Seperti itulah kebahagiaan suamiku mengenai calon anaknya kelak..


*


*


*


Andreas pov


Aku sudah dinyatakan sembuh


pihak rumah sakit sudah menarik kembali perawat yang slama ini setia menjaga dan merawatku


Tulang kaki dan tangan ku sudah normal...


Aku sudah mulai bebas bekerja.dikantor


Harini aku dan sopirku


menjemput meli di rumah sakit


Untu makan siang di rumahnya...


*


*


Aku semakin akrab dengannya semenjak ia menawarkan bantuan waktu itu...


Aku nyaman dengannya karna sikap dan sifatnya mungkin mirip rey meskipun tubuhnya semberono seperti artis kim kim itu...


Wajahnya yang lugu dan polos tanpa make up


Jika aku tanya kenapa kamu tidak berdandan


"Buat apa aku dandan kalo aku hanya di laboratorium saja dan mengenakan masker


Bukankah dandan itu menjadi pekerjaan sia sia...


kakakku Mela meninggalkan banyak pernak pernik make up dikamarnya


Yang sesekali aku cicipi disaat kondangan atau acara penting saja..."

__ADS_1


.


.


Aku juga pernah meminta dia untuk menemaniku makan di restaurant mall yang menurutku biasa saja lalu dia kaget melihat sajian makanannya yang porsinya sekali suap saja tapi harganya selangit..


*


*


Ia bahkan tidak tau ada tempat makan seperti ini di mall


Kalaupun ia ke mall


Pasti karna mela sedang ada dikota mengunjungi ia dan ibunya... dan akan berakhir dengan jalan jalan dan makan tapi bukan ditempat seperti ini


Itu jawaban polosnya..


*


*


Lalu setelah makan biasanya aku ingin mencari produk baru dari brand kesukaanku seperti chanel atau balenciaga...


Aku mengajaknya untuk memilih apa yang dia suka


Yah aku sekarang memintanya bukan memberikan langsung karna pengalamanku memberikan hadiah ke rey yang aku kira dia melihat barang itu karna suka


Ternyata tidak


Jadi sejak saat itu aku selalu meminta meli pilih saja yang kamu suka tapi selalu dijawab


Ia takkan nyaman menggunakan itu kalau teringat dengan harganya


Gajinya selama dua bulan ia kenakan untuk satu baju saja...


Aku takut nyuci bajunya kayak gimana...


Aku selalu tertawa dengan jawaban konyol meli dia hidup di kota tapi sangat udik...


Sebenarnya dia itu manusia bumi atau manusia planet sih...


Pertemanan kami hanya sebatas itu


Tidak ada kontak fisik apalagi sampai berhubungan ranjang...


berbeda skali hubunganku dengan vera justru jarang bepergian seperti ini


Lebih banyak beradegan ranjang dan bergulat dikamar mandi atau bercengkrama di sofa tanpa baju...


*


*


Aku yang saat ini duduk bersampingan dimobil dengan meli justru


Sedang membuka instagram vera


Vera yang kini berada dikorea bekerja tour guide .


Unggahan fotonya begitu berbeda


Cara berpakaiannya seperti girlband kpop


Memakai rok mini


Rambut panjang diwarnai coklat dia sekilas mirip yuna SNSD


Didukung dengan Wajahnya yang dipoles cherry blossom


Memerah kepink pink ngan


Seolah ia menutupi umurnya yang sudah kepala tiga...


Aku melihat semua unggahan fotonya menampilkan ia tersenyum...


Foto seorang diri lagi tersenyum..


Foto bersama turis turis asing yang lagi tersenyum ..


Aku ingat beberapa bulan silam saat ia masih sering menemaniku


Aku tak pernah melihat senyum itu


Ia hanya tertawa saat bersama rey..


Selebihnya hanya. Wajahnya yang mendesah yang bisa aku liat


*


*


Oh mengapa aku mengenang vera terlalu dalam...


Aku bahkan baru tau ternyata selama aku koma di rumah sakit ialah yang menemaniku selama beberapa hari sampai aku siuman


Apakah vera mencintaiku...


Kenapa ia memilih pergi....


Aku terhanyut dalam lamunanku sampai aku tak tau kalo aku sudah sampai di perumahan meli...


*


*


Mataku seketika mengelilingi setiap sudutnya dan sangat mengenali lingkungan ini


Yang bahkan dengan berjalan dengan menutup matapun aku bisa sampai diperumahan ini


Yah ... ini adalah lingkungan perumahan nicholas dan rey...


Aku heran ... mungkin wajahku sudah menunjukkan itu karna meli langsung bisa menangkapnya...


*


*


"Sebelum ayahku meninggal ia memberikan wasiat dan warisan kepada ibuku


Bahwa kami harus tinggal dan hidup di tempat yang benar benar nyaman..


Akhirnya ibuku cukup membeli ini dengan warisan ayahku..."


..


Aku mengangguk paham cerita meli...


.


.


"Mel ini kan lingkungan perumahan nicholas


Haha iyah aku lupa memberitahumu kalo aku tetangga kak nik dan kak rey..."


"Aku diam dengan kekalutan dipikiranku


Bagaimaana kalo nicholas tau aku disini"


"Bagaimana kalo ia juga hadir makan siang bersama kami"


"Walaupun kejadiannya sudah lama berlalu


Dia masih belum membalas chat chatku..


Chat permintaan maafku padanya"


.


.


.


Aku memilih duduk di teras belakang rumah


Meli sedang menata sajian makan siang kami


Pandanganku tak bisa lepas dari tanaman hidroponik yang teratur rapih ...


Dan Begitu banyak warna warna bunga dan tanaman herbal lainnya di teras ini...


Aku menghirup dalam dalam oksigen disini


Pasti sangat alami karna tanaman ini


Aku tak ingin membuangnya bahkan untuk sedetik pun...


*


*


Terdengar suara wanita sedang tertawa sambil berbincang dengan ibu feni...


Aku hapal suara itu...


Kepalaku menoleh mencari suara itu...


Apa tebakanku benar...


Iyah seratus persen benar


Itu suara rey yang sedang berdiri di ruang tengah memakai kemeja oversize nya dan celana pendek jeans robek robeknya


Gaya khas rumahan rey...


Tapi ada yang berbeda dengan dia walaupun ia tertawa wajah polosnya pucat tapi ia berusaha menutupinya dengan lipstik pink...


Apakah dia sakit ...


*


*


Ia kemudian duduk dimeja makan menemani meli berbincang..


Ia bahkan tidak sadar kehadiranku disini...


.


.


"Kenapa aku tidak diberitahu kalo ada tamu agung juga bersama kita makan siang"


"Aku kan bisa pakai pakaian lebih sopan..."


Ucap rey yang sudah menyadari kehadiranku


Dengan tatapan genit ke meli...


..


Dari gerak tubuh dan cara bicara rey


Dia mungkin tidak tau kalau aku dan nicholas ...

__ADS_1


Sudah di jotos karna dirinya....


Dan aku sangat yakin nicholas menyembunyikan ini darinya ..


Baiklah aku pun akan berlaku yang sama


Aku tidak ingin menambah lagi masalahku dengan nicholas....


"Bagaimana kabarmu ndre...


Baik rey...


Kalau kamu..


Aku baik..


Maaf tidak bisa kerumah sakit menjengukmu


Aku hanya datang pas kamu kecelakaan


Selebihnya ...nicholas saja yang menjengukmu...


Dia melarangku terlalu sering kerumah sakit ...


Saat itu aku tengah program kehamilan ndre...


*rey menjelaskan dengan wajah memelas merasa bersalah


Tidak apa apah rey...


Tidak masalah buatku... *aku mengatakan ini untuk menenagkan rasa bersalahnya


padahal aku sangat mengharapkan dia yang jadi susterku


.


.


.


.


Makan siang diakhiri dengan lancar ...


Rey sudah pulang karna ingin istirahat...


Dia juga takut nicholas akan marah karna terlalu lama diluar rumah...


Oh rey..


Satu lagi kelebihan pada dirimu ..


Kamu sangat patuh dengan suamimu...


.


.


Aku berusaha menghilangkan bayangan rey yang masih menari nari dikepalaku..


.


.


Mataku mengelilingi beberapa foto yang terpajang di meja ruang tengah meli


Aku berusaha menghibur diri


Karna rey ..


Rey yang sekilas hadir lagi ...


Menggores tinta cinta di hidupku lagi


.


.


Aku terpaku pada foto di meja ini


Foto meli dan mungkin saudarinya mela


Meli dan mela sungguh berbeda walau wajah mereka sama


Mela lebih kurus dan make upnya sungguh berlebihan pakainnya pun begitu berani...


Aku melihat foto yang lainnya juga sama mela benar benar sensual dan sexy


*


*


Sepertinya aku pernah bertemu dengannya


Otakku berpikir keras melihat foto ini...


..


Meli tiba tiba mengagetkan ku dari belakang...


"Oh itu kak mela wajah kami sama kan ...


Beda body ajah sama penampilan"


"Iyah kalian mirip"


"Kemana kakakmu ini"


"Dia tidak tinggal disini , kakak tinggal didesa yang dua jam perjalanan dari sini"


Dia bekerja sebagai jaksa didesa itu"


"Walaupun penampilannya seperti itu"


"Otaknya sangat cerdas"


"Tiba tiba aku teringat wanita yang terakhir tidur denganku...


Wanita yang kuajak bercinta untuk pelampiasan keinginanku kepada rey..


Yah dia wanita itu...


apakah dia mela kakaknya meli...


Lokasinya mela bekerja saat ini


persis dengan vila yang aku tempati dulu..."


Tanpa kupeduli meli yang masih berdiri didepanku


Aku merogoh kantongku untuk mengambil ponselku...


Aku membuka kembali instagramku...


Dan mengecek unggahan fotoku waktu liburan di vila itu...


Mataku membesar mendapati wajah mela benar ada di di situ...


Aku sangat shock melihatnya...


Jantungku berdebar...


Tidak mungkin dia kakak meli....


Aku mengambil duduk disofa menata perasaanku yang kocar kacir...


"Andreas apa kamu sakit?"


"Oh ...oh t-tidak meli"


"Aku baru menerima email kalo aku harus balik kekantor" *aku berbohong...


*


*


"Oh baiklah ..."


"Aku antar sampai kedepan yah"


"Iyah terima kasih untuk makan siangnya mel"


Sampaikan salamku sama ibu fen...


Iyah...baik...


.


.


.


Di ruangan kantorku aku hanya duduk diam terpaku menatap layar laptop yang menampilkan beberapa email kerjaanku


Menunggu untuk kubaca dan kuanalisa..


Tapi aku tak bisa melakukan itu


Pemikiranku tercurah ke kedua kakak beradik itu...


Bagaimana bisa aku segitu bejatnya hidup didunia ini


Mencoba berbagai macam wanita


dan sekarang itu menjadi karma bagiku


tak kusangka mereka bersaudara


Aku sangat kalut


Bagaimana


bisa aku melanjutkan hubungan dengan meli kalau aku pernah meniduri kakaknya...


Bagaimana bisa mela memaafkan dan menerimA aku bersama adiknya...


Aku rasanya ingin mabuk


Aku ingin lepas dari cengkaraman perasaan ini...


Walaupun rambutku kuremas


Tidak akan bisa menghilangkan kegundahan hatiku...


.


.


Tiba tiba mataku tertuju pada layar laptop


Email yang aku terima


"Formasi penempatan new direktur sales and marketing"


"Simon andreas"

__ADS_1


"Korea"


.....


__ADS_2