Naya Nathan

Naya Nathan
10


__ADS_3

fhan yang masih penasaran.


Naya mengajak Nathan berduaan melihat kebun anggur.


" Apa yang kau lakukan tadi sama Rafa dan Rafi. Kalian terlihat sangat bahagia" tanya Naya penasaran.


" Aku belajar berkebun sama mereka dan itu sangat menyenangkan."


" Kau tidak pernah berkebun sebelumnya?" tanya Naya lagi sambil menahan tawa.


" Hai kau ini, aku ini sangat kaya mana mungkin aku turun langsung ke lapangan. Ini baru pertama kalinya aku pergi jauh dan tak diawasi oleh siapapun"


Naya memetik anggur diatas kepalanya dan langsung memakannya.


“ Kau ini sangat jorok, cuci dulu sebelum memakannya” ucap Nathan.


“ Apa kau jijik heh? Buka mulutmu buka” balas Naya mencoba menyuapi Nathan dengan anggur tapi Nathan terus menghindarinya.


Akhirnya Naya memasukkan anggurnya ke mulutnya sendiri. Tapi, seketika Nathan langsung merebut anggur itu dari mulut Naya sebelum Naya menutup mulutnya.


“ Rasanya sangat manis” ucap Nathan yang langsung mendapat pukulan keras dari Naya.

__ADS_1


“ Dasar otak mesum” teriak Naya.


" Suapi aku dengan cara seperti itu"


" Nathan!!" teriak Naya memukul-mukul bahu Nathan.


" Aku cuma becanda"


" Ayo ikut aku, disana masih ada perkebunan buah jeruk" ucap Naya menunjuk ke depan.


" Apa semuanya milik nenekmu?" tanya Nathan.


" Heem, nenekku orang terkaya dikampung ini" jawab Naya.


“ Aku butuh bantuanmu sebelum aku tidur.” Ucap Nathan dan mulai mencium Naya.


" Dasar otak mesum" bisik Naya.


Nathan langsung mencium Naya lagi dan sekarang ia mulai menciumi leher Naya tapi ia tak membuat tanda kepemilikannya disana. Nathan membuka baju Naya dan menciumi bagian dadanya lalu membuat tanda kepemilikannya di sana dengan sangat banyak. Naya yang tidak ingin nenek mengetahuinya memilih untuk diam dan tidak berteriak maupun melawan.


Tangan Nathan mulai masuk ke dalam **** ********** Naya. Jarinya mulai bermain disana dan membuat Naya hanya mampu mengigit bibir bawahnya sambil menahan agar tidak bersuara. Nathan terus menjalankan aksinya tersebut sampai Naya mengeluarkan cairan hangat dari dalam tubuhnya.

__ADS_1


Kini Nathan mulai menciumi **** ********** tersebut dan menyapu habis cairan yang Naya keluarkan. Naya hanya bisa mengeliah menahan kenikmatan dan tidak bersuara sama sekali.


Setelah itu,, Nathan meninggalkan kamar Naya tanpa diketahui oleh siapa pun. Tak lama kemudian telefon Naya berdering. Entah kenapa mereka malam video call.an setelah itu dikamar masing-masing.


“ Aku merindukanmu” ucap Nathan.


“ Kau baru saja menperkosaku” balas Naya kesal.


" Tapi kau menyukainya kan?"


" Tidak"


" Kau tadi sangat menikmatinya, kau tidak bisa berbohong dariku. Menikahlah denganku" ucap Nathan membuat Naya membeku seketika.


“ Aku tidak bisa tidur nyenyak jika kau tak disampingku dan aku tak bisa tidur sebelum aku melihat wajahmu" lanjut Nathan.


" Aku tidak percaya denganmu. Dasar otak mesum. Hadapi dulu nenekku kalau mau menikahiku” ucap Naya dan langsung mematikan pangilan telefonnya.


Malamnya,, mereka harus kembali ke kota A. Sebelum pulang nenek memberikan mereka begitu banyak buah. Rafa dan Rafi yang ditugaskan untuk memasukkan ke mobil Natham. Nathan dan Naya berpamitan dengan nenek. Tak lupa Naya juga memeluk Rafa dan Rafi dengan gaya mereka yang saling lompat-lompat. Nathan yang melihatnya langsung ikut bergabung dan berpelukan.


“ Hati-hati dijalan” ucap nenek sambil melambaikan tangan sebelum mobil Nathan berjalan.

__ADS_1


Naya melambaikan tangan pada mereka dan pulang. Di mobil Naya memakan anggur bawaan nenek dan tak lupa menyuapi Nathan yang sedang menyetir.


__ADS_2