
Aku sekarang berada dalam masalah yang tidak diinginkan. Benar, mana mungkin ada orang menginginkan dirinya dibunuh tanpa alasan yang khusus. Tunggu! tidak ada orang yang ingin dibunuh bahkan jika mereka penjahat sekalipun.
Tanpa banyak bicara mereka menyebar dan mengepung aku dari tiga sisi. Sepertinya mereka benar-benar ingin membunuh ku. Tiada jalan untuk lari kecuali aku bisa terbang. Tapi itu tidak mungkin untuk dilakukan.
Satu lawan tiga, terlebih lagi mereka sepertinya sudah terlatih. Aku tidak diuntungkan dalam perlawanan ini.
[Urm.. teman-teman sepertinya masalah ini bisa diselesaikan dengan cara yang lebih mudah bukan?]
Pertama aku perlu mencoba negosiasi, setelah itu aku akan memikirkan langkah lain.
"Benar... ada cara yang lebih mudah untuk menyelesaikan ini. Jadi kau cukup duduk diam disana dan membiarkan aku membunuh mu. "
"Hehe.. "
"Orang ini lebih idiot dari yang aku kira hehehehe.. "
Cih, negosiasi gagal tidak ada pilihan aku akan bertarung.
Boost!!
{Peningkatan kekuatan 30%}
Aku mengeluarkan pisau tempur yang baru dibeli dan mula menyerang tanpa peringatan. Pertempuran langsung dari depan itu mudah. Siapa pun yang lebih kuat dan cepat, dia akan menang. Jadi aku perlu mengambil alternatif dan menyerang duluan.
Oleh karena aku tidak tahu tingkat kekuatan mereka, aku menargetkan orang yang paling dekat dengan ku.
Tusss..
Pisau tempur ku menembusi hati orang itu dan berjaya menghabisinya dalam satu gerakan.
Aku telah hidup untuk tidak meremehkan orang lain. Karena seseorang apabila terpojok bisa melakukan sesuatu keajaiban yang diluar dugaan. Orang itu dia meremehkan aku dan mengendurkan penjagaannya, hasilnya dia mati di ujung pisau ku.
Kaget dengan perubahan ku yang tiba-tiba membuatkan dua orang yang tersisa terdiam. Tapi aku bukanlah orang yang mudah untuk membiarkan musuhku pulih dan langsung menyerang orang kedua.
Namun kali ini ada perlawanan. Senjata kami saling berbenturan sehingga menghasilkan bunga api,
"Cih, orang ini dia kuat. "
"Aku akan membantu mu! "
Selagi aku menghadapi lawan didepan ku, orang yang satu lagi menyelinap kebelakang dan menusuk pedangnya kearahku.
"Matilah!! "
Summon!!
"Serigala! dari mana datangnya mereka ini? "
__ADS_1
Dia kaget dengan kemunculan serigala yang secara tiba-tiba dan terpaksa mengambil langkah mundur. Keadaan telah berbalik, mereka tidak menantang aku sendirian dan ada serigala untuk membantu ku.
Tidak tinggal diam, dia menyerang serigala ku dengan segenap kemampuan miliknya. Beberapa kali dia berhasil membunuh mereka tetapi mereka adalah undead.
Serigala ku akan terus beregenerasi selagi aku mempunyai mana.
Sementara yang satu lagi menghadapi serigala, aku memfokuskan serangan kepada yang didepan ku. Dari segi kekuatan kami hampir sama, tapi ada perbedaan kecil yang memisahkan kami iaitu kualitas senjata.
Aku tidak tahu tingkat senjata yang digunakan oleh orang itu tetapi jelas yang punyaku lebih rendah daripada miliknya. Beberapa minit kemudian tubuhku menerima beberapa serangan. Namun itu hanyalah luka kecil yang tidak perlu dikuatirkan. Lagi pula aku mempunyai regenerasi.
"Heee!! "
Dia tersenyum hina ke arahku, apakah ini provokasi? dia ingin membuatku emosi? sayang sekali aku bukanlah seorang yang mudah ditelan emosi. Aku memusatkan sedikit mana ke kaki dan meningkatkan kecepatan supaya aku bisa membunuhnya secepat mungkin.
Takk!!
Pisauku mengenai dinding batu. Sial! dia membawaku ke tempat yang sempit. Apa yang dia pikirkan? bukankah ini akan mempengaruhi serangannya.
Ah, apapun itu aku sangat beruntung karena pedangnya itu tidak cukup bagus untuk bertarung di tempat yang seperti ini.
Sementara aku yang merasa seperti di atas angin dan bisa memenangkan pertarungan ini tiba-tiba pandangan ku menjadi kabur. Detak jantungku melambat, tubuhku terasa dingin dan panas pada saat yang sama.
"Hahahaha, kena kau. Apa racunnya mulai bekerja? aku akan berada dalam masalah jika racunnya tidak bekerja terhadap mu. Namun, kekuatiran itu nampaknya tidak perlu. "
Apa? aku terkena racun. Tapi bagaimana?
Jadi begitu, racun ada di bilah pedang nya. Sungguh cara yang pengecut.
Aku mengingat sesuatu, pada awal senyuman itu adalah ketika dia berhasil mendaratkan beberapa serangan di tubuhku. Setelah itu dia berhenti membalas serangan ku sambil bertahan.
Ketika dia meragukan racunnya bekerja atau tidak dia berpikir untuk mengulur waktu sambil membawa ku ke tempat yang sempit.
Cih, ternyata aku lah yang mengejar umpan selama ini. Dia menyedari kalau aku bukanlah amatir dan membuat jebakan ganda.
`Jebakan ganda adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan jebakan dalam tipuan untuk mengelirukan musuh yang pintar. Singkatnya dua umpan dipasang, satunya adalah tipuan dan satu lagi adalah jebakan yang sebenarnya.`
Aku melompat mundur beberapa kali walaupun pandangan ku semakin kabur. Namun, racunnya terlalu bekerja dan aku hilang keseimbangan.
"Hahaha, percuma saja. Sekali kau terkena racunnya kau sudah kalah. "
Selepas mengatakan itu dia menyerangku sepantas kilat. Dalam keadaan begini aku memanggil lagi beberapa serigala untuk menyerangnya. Aku dengan cepat menelan potion yang di dapatkan dari bonus naik level (rujuk chapter 8) jujur saja aku merasa tidak mahu menggunakannya sekarang tetapi aku tidak punya pilihan lain. Hanya ini yang dapat membantu ku dalam keadaan sekarang.
Luka ku langsung pulih, mana terisi kembali, dan racun juga sudah hilang. Setelah semua, itu adalah potion tingkat tinggi, jika hanya racun sebegini tidak masalah untuk disembuhkan.
Setelah pulih aku melihat mereka berdua masih disibukkan oleh para serigala dan memutuskan untuk menyerang.
{Efek boost : 30 saat sehingga habis}
__ADS_1
Kali ini aku tidak lagi menahan diri, sebelum efek boost habis aku menguras hampir semua mana untuk memperkuatkan otot lengan dan kaki dan menyerang dengan sekuat tenaga.
Targetku adalah orang yang menghadapi serigala ku sejak yang pertama kali karena dia lebih lemah dari orang yang aku hadapi sebelumnya.
Arghh!!
Dia jatuh terkapar di tanah, darah keluar dari lehernya yang terputus oleh serangan ku. Setelah menyedari rekannya telah tewas, orang itu menjadi marah.
"Rollo!! sialan kau bagaimana kau bisa pulih begitu cepat. " dia menyerang ke arah ku dengan sekuat tenaga. Berkat itu dia mengabaikan para serigala dan dibunuh oleh mereka.
{Efek boost : 00}
{Naik lima level}
{Bonus}
Pertempuran gang ini berakhir dengan kemenangan ku. Jika dihitung, pertempuran ini hanya berlaku dalam belasan minit. Walaupun kedengarannya singkat tetapi aku merasakan pertarungan ini adalah yang paling lama sejak aku tiba di dunia ini. Ini juga pertama kalinya aku menghadapi manusia secara langsung dengan segenap kemampuan ku.
Setelah itu aku dengan cepat menyimpan mayat mereka di dalam inventory dan meninggalkan tempat tersebut. Pertempuran tadi mungkin saja telah terdengar ke tempat lain dan orang-orang akan datang.
Seperti yang aku pikirkan, lima orang berkerudung hitam terlihat baru tiba di tempat tersebut.
"Hmmmp, ada jejak darah. Mereka pasti telah bertarung dengan seseorang. " Orang 1
"Benar, tapi di manakah mereka bertiga, jangan-jangan mereka masih mengejar bocah itu? apakah mengejar seorang bocah terlalu sukar untuk mereka?" Orang 2
"Tidak!! lihatlah kesan darah itu. Ada di tempat yang berbeda. " Orang 3
"Kau benar, sudah jelas mereka sudah kehilangan. Sepertinya bocah bangsawan itu telah diselamatkan seseorang." Orang 4
"Kemungkinan kecil!! menurutku kemungkinan besarnya adalah bocah itu di selamatkan oleh mereka ( yang dimaksudkan adalah orang lain) " Orang 5
"Maksudmu orang yang dikirimkan oleh duke? salah satu dari kesatria pelindung." Orang 3
"Mungkin, lagi pula tidak ada orang awam yang ditemukan secara acak bisa mengalahkan mereka bertiga. " Orang 1
"Jika benar, posisi kita sekarang berbahaya sekali. Kita pulang dan memberitahu klien bahawa mereka bertiga gagal melaksanakan tugas. " Orang 2
"Haih, memikirkan ini membuatkan kepalaku sakit. Reputasi kelompok 8 assasin kita sudah tercalar. " Orang 4
"Biarkan saja, lagi pula mereka adalah yang terlemah." Orang 5
"Itu mengingatkan ku sebelum mereka masuk ke dalam kelompok kita kau adalah yang terlemah. " Orang 2
"Dasar jalang, beraninya kau berkata begitu...." Orang 5
"Cukup!! kita harus pergi sekarang. Penjaga kota telah bergerak menuju ke sini. " Orang 1
__ADS_1