Necromancer

Necromancer
CHAPTER 2


__ADS_3

Udara berhembus tepat ke wajah ku dan menyadarkan saya. Lalu saya membuka mata dan mendapati sekeliling saya telah menjadi hutan yang tidak di kenal. Ini bukan permainan, anehnya saya telah mati dan bangun di tempat ini.


[Apa aku sebenarnya belum mati? Ternyata ini berada di dalam game VR. Jadi yang sebelumnya itu hanyalah eror.]


Setelah serangkaian peristiwa aneh yang berlaku sebelumnya adalah eror membuatku lebih nyaman dan rileks. Mengetahui dirimu sudah mati dan berada di tempat lain mungkin akan mengejutkan, tetapi saya berasa lega kerana tidak ada apa-apa yang berlaku.


Lebih penting saya masih bisa bermain VR yang terkenal di dunia. Saya bangun dan merapihkan pakaian yang terlihat seperti pakaian seorang magician dengan warna hitam. Di sampingku ada sebuah tongkat kayu yang selalu digunakan oleh pemula ketika bermain game VR ini.


Setelah selesai saya membuka jendela status untuk melihat job seperti apa yang diterima.


[Aku cuma perlu membayangkan sesuatu muncul di hadapan ku kan.]


Sebelum memasuki VR saya sudah mengumpulkan begitu banyak maklumat terkait VR seperti job, statistik pemula, tempat leveling, buff, dan sebagainya. Untuk pengetahuan umum seperti memunculkan jendela status adalah perkara yang paling mudah.


*STATUS *


Level: 1


Umur: 20


Job: Necromancer


*Statistik*


Strength : 100


Agility : 100


Stamina: 100

__ADS_1


Wisdom : 100


Mana : 100>


Layar bercahaya putih memasuki pandangan saya dan mencatat semua statistik yang dimiliki oleh saya. Oleh karena saya tidak memilih job sebelumnya, saya mendapatkan job necromancer yang dipilih secara acak oleh system.


[Tidak ada yang aneh, nama sudah pas, umur juga lebih muda. ]


Semuanya seperti yang telah ditetapkan jadi saya tidak memiliki keluhan dan mulai menikmati permainan. Saya melakukan beberapa senaman ringan sebelum melangkah memasuki hutan.


Saya mengambil tongkat dan berjalan ke hutan untuk mencari kota atau tempat pemula. Walaupun sedikit aneh bagi seorang pemula yang tiba-tiba terbangun di hutan, tetapi saya menganggap nya sebagai eror.


Para pemula biasanya akan muncul di kota pemula yang telah ditetapkan dan akan menerima latihan sebelum keluar dari kota atau mengambil misi. Saya lalu membuka layar status untuk melaporkan ini kepada administrator.


Namun ketika saya akan melaporkan perkara ini, tombol yang sepatunya tidak dijumpai. Saya juga memeriksa tombol lainnya seperti speaker corner, logout, setting, online banking, tetapi semuanya tidak ada.


Layar status saya hanya memaparkan statistik dan maklumat pribadi.


Keanehan demi keanehan berlaku dan saya memanggilnya eror. Sambil berjalan melalui hutan seekor serigala telah muncul. Serigala hutan adalah serigala yang sering muncul di kota pemula dan dianggap lemah.


Seharusnya lemah, tetapi aku tidak yakin bisa mengalahkannya dengan tangan kosong. Setidaknya aku mempunyai tongkat sihir pemula di tangan ku.


[Aku harus tenang dan mengamati pola serangannya. Hanya seekor bukanlah masalah untuk menjatuhkan nya]


Sebagai mantan tentara, tenang ketika menghadapi musuh adalah perkara yang biasa dan aku coba menganalisis pola serangan serigala tersebut. Aku memegang tongkat seperti memegang katana dan mengatur kuda-kuda menjadi sangat rendah.


Untuk melawan musuh yang berkaki empat seperti binatang buas, anda perlu bersedia dari banyak sudut kerana mereka sangat pantas ketika menyerang. Pengalaman ku sebagai seorang tentera membuatku memahami musuh dan cara menghadapinya.


Serigala datang berlari dan melompat kearah ku. Saya menghindari ke samping dan melemparkan tongkat kayu ke sisi serigala. Dengan statistik ku yang mencapai angka 100 serangan itu menjadi begitu mematikan.

__ADS_1


Serigala menangis (kyain) seperti anak anjing yang dipukuli dan menghantam pohon. Namun itu belumlah cukup untuk membunuh seekor binatang buas seperti serigala. Lalu aku segara mengatur langkah baru dan memasang kuda-kuda.


Langkah yang paling efisien ketika menghadapi musuh yang lincah adalah dengan bertahan atau mematahkan kelincahan nya. Serigala yang telah dipukul akan merasa sakit sehingga menurunkan kecepatan mereka.


Tidak menunggu lama serigala itu menyerang lagi ke arah ku, kali ini dia menyerang dari bawah memanfaatkan tubuhnya yang stabil berkaki empat berbanding manusia yang berkaki dua.


[Seperti yang diharapkan. Binatang buas yang tidak berakal hanya tau cara menyerang dari atas, belakang, dan bawah. Mereka bahkan tidak lari setelah sekali dipukul.]


Menghadapi serangan serigala itu aku mengangkat tongkat ku dan mengarahkan ujungnya yang tajam ke arah serigala. Ketika serigala hampir mencapai ku, saya menancapkan ujung tongkat ke leher serigala dengan semua kekuatan ku.


(puchi) darah memancut keluar dari leher serigala setelah terkena serangan ku. Tidak sampai di situ saja, saya menusuk ujung tongkat lebih dalam sehingga menembusi lehernya.


Serigala yang terkena serangan itu akhirnya berhenti bergerak. Saya menonton serigala, tetapi tidak ada perubahan.


Meskipun saya mengalahkannya, itu tidak berubah menjadi item.


Saat monster mati, monster itu menghilang dan barang jatuh.


Biasanya serigala menjatuhkan daging, bulu, atau batu ajaib jika keberuntungan Anda bagus. Serigala ini tidak menghilang. Saya menyodoknya dengan tongkat, tidak bergerak.


Sudah mati tanpa keraguan.


[Apa eror ini masih belum diperbaiki? tombol keluar juga tidak muncul]


Pada akhirnya saya memutuskan untuk mencari kota terlebih dahulu. Atau player lain dan menanyakan mereka tentang masalah ini. Saya lelah setelah berjalan selamat beberapa jam tetapi hutan ini tidak mempunyai hujung.


Saya sudah membunuh 12 serigala dan 4 goblin yang datang menyerangku. Anehnya darah monster, darahku, keringat, lelah, sakit semuanya terasa seperti nyata. Padahal sebelumnya aku tidak menjumpai maklumat tentang VR yang memiliki kualitas yang sangat detail seperti ini.


[Apakah administrator sedang melakukan update?]

__ADS_1


Sedang aku berehat melepaskan lelah dan mengobati luka ku, saya mendengar suara jeritan seorang gadis.


"Seseorang tolong saya.. "


__ADS_2