Necromancer

Necromancer
CHAPTER 6


__ADS_3

~Awoooo~


"Datang lagi!! "


"Sialan berapa banyak lagi yang akan datang? "


"Cepat habisi mereka, kalau tidak kita akan kehilangan orang itu. "


Di dalam hutan, ada tiga orang diserang oleh sekelompok serigala. Jumlah serigala memanglah banyak, tetapi tiga orang itu juga sangat berpengalaman dalam menangani serigala.


Bahkan jika mereka berpengalaman membunuh serigala, menghadapi puluhan ekor sekaligus tetap membuatkan mereka dalam kesulitan.


Tidak lama kemudian mereka membelakangi masing-masing dan berada dalam posisi bertahan. Mereka kalah jumlah dan berada dalam situasi yang tidak menguntungkan.


"Cih, tidak disangka menghadapi sekelompok serigala bodoh ini akan membuat aku kesulitan. "


"Aku lebih menyesal datang ke sini. Kalau tidak bagaimana kita bisa berakhir dipojokkan seperti ini. "


"Kalian berdua diam, kita perlu menghabiskan mereka. Masih ada peluang untuk bertahan hidup. Gunakan ramuan untuk memulihkan. "


Mereka terlihat ragu untuk menggunakan ramuan pemulihan. Namun dipaksakan juga untuk menggunakannya, jika tidak hidup mereka akan berakhir.


Ramuan pemulihan begitu mahal, petualang biasa tidak akan bisa membeli ramuan tersebut. Bahkan petualang yang berpenghasilan Bagus juga mempunyai sedikit ramuan tersebut.


Para serigala tidak tinggal diam dan menyerang kembali. Serangan mendadak itu membuatkan salah seorang dari mereka menjatuhkan ramuan pemulihan. Pertempuran terjadi sekali lagi, banyak serigala terbunuh dan mereka bertiga terluka parah.


Tidak lama kemudian orang yang menjatuhkan ramuan tadi kehilangan pijakan dan jatuh ke tanah. Tangannya digigit oleh seekor serigala sehingga putus.


"Arghhh!! "


Dia berteriak dengan penuh kesakitan dan kehilangan kesadaran setelah itu. Beberapa serigala kemudian menjadikan dia sebagai target. Namun kedua temannya berjaya menghabisi mereka sehingga tiada lagi serigala yang hidup.


"Sial! kita kehilangan jejak orang itu, bertemu dengan sekelompok serigala, dan Wakes kehilangan tangan. "


"Lupakan saja orang itu, dia pasti telah mati. Mari kita kembali sebelum monster lain datang. Kali ini kita mengalami kerugian yang begitu besar. Bos pasti akan marah. "


"Humph, si otak otot itu hanya tahu menyuruh orang lain tetapi dia sendiri tidak berani untuk melakukannya. "


Dalam keadaan marah kedua orang itu membawa teman mereka yang pingsan untuk pergi dari situ. Tiba-tiba …



[Sepertinya sekelompok serigala tidak mampu untuk mengalahkan mereka bertiga.]


Sambil mengatakan itu, satu sosok bergerak secara perlahan meninggalkan tempatnya. Dari tempat itu, terlihat tiga orang petualang yang sibuk menghadapi serigala.


Mereka sangat kesulitan menghadapi banyak serigala sehingga salah satu daripada mereka dimakan tangannya. Kemudian terjadi pertempuran dua orang melawan serigala yang lain sambil melindungi teman mereka yang pingsan.


Pertempuran berakhir dengan kekalahan kelompok serigala. Dua orang itu jatuh terduduk sambil menyuarakan rasa tidak puas hati sambil marah-marah. Mereka akan meninggalkan hutan tetapi sesuatu menghentikan mereka.



[Wah, teman-teman! Kalian telah membunuh banyak serigala. Sepertinya kalian begitu kuat.]


Aku keluar dari tempat persembunyian dan tersenyum. Ketika mereka melihat aku, mata mereka memerah dan badan mereka bergetar seolah-olah sekarang adalah musim dingin.


"Itu kau!!! "

__ADS_1


Dua orang itu berkata serempak dan mengeluarkan niat membunuh yang kuat.


[Hahaha, seperti kalian mengenali aku. Bagaimana dengan hadiah yang aku berikan? apakah Bagus?] aku bertanya sambil memasang senyuman joker.


"Hadiah? apa yang kau berikan kepada kami? "


[Eh, kalian tidak tahu? hadiah yang kuberikan adalah mereka. Aku yang membawa mereka kepada kalian.] Aku menunjuk ke arah para serigala sambil tertawa.


"Sialan, aku tidak akan melepaskan kau. "


"Kau akan menyesali telah melakukan ini. "


Sehabis bicara, dua petualang itu berlari ke arah ku dengan pantas sambil mengeluarkan senjata mereka. Mereka mudah untuk diprovokasi dan cepat marah. Meskipun jarak antara kami semakin pendek, aku hanya berdiam diri sambil tersenyum melihat kedatangan mereka.


[Aku memberi kalian hadiah, bukankah sepatutnya kalian berteriak kasih kepadaku?]


"Berterimakasih ayahmu!!!! aku akan memotong kau menjadi dua bagian. "


Satu dari dua orang itu berteriak dengan kuat dan terus berlari ke arahku. Tanpa disadari mereka telah memakan umpan yang aku tabur dan jatuh ke dalam perangkap.


Akhirnya mereka jatuh kedalam lubang yang dibuat olehku. Saya bukanlah orang yang kuat, jadi untuk menghadapi orang yang lebih kuat saya perlu menggunakan cara licik seperti membuat perangkap.


"Sialan kau!! keluarkan aku dari sini dan aku akan melupakan apa yang terjadi. "


"Woi, bocah cepat keluarkan aku dari sini. "


[Apa kau ingat aku bodoh untuk mengeluarkan kalian dari lubang ini. Jika kalian ingin maka cubalah untuk naik. Lagi satu, kalian adalah bocah itu bukannya aku.]


"Kau akan menyesali ini, selepas aku naik kau tidak akan bernafas untuk hari esok. "


Memang, mereka tidak akan sampai ke atas. Ini kerana di dalam lubang itu ada banyak lumpur sehingga membuatkan mereka sulit untuk bergerak. Jika ditambah dengan berat armor, mereka sebenarnya hampir tidak bergerak.


Saya harus pulang segera sebelum bau darah serigala menarik monster lain. Tapi sebelum itu saya harus mencoba satu hal. Aku mengumpulkan bangkai serigala dan meletakkan mereka di satu tempat.


[Aku tidak yakin apakah ini akan berhasil atau tidak.]


Saya memejamkan mata sambil membayangkan sebuah kekuatan untuk menghidupkan sesuatu yang mati. Saya tidak tahu mantra untuk menjadi seorang necromancer tapi saya akan cuba untuk membayangkannya.


{Tolong pilih ucapan perintahmu untuk pemanggilan}


Saya terkejut setelah mendengar suara system. Sejak datang ke dunia ini, inilah pertama kalinya saya mendengar suara system.


[Bangkitlah]


Asap hitam yang tebal keluar dari tumpukan mayat serigala. Itu adalah mana gelap, mana gelap yang keluar menandakan proses kebangkitan sedang berlaku.


MP : 100/300


Jumlah mp ku dikurangi, jadi untuk melakukan pembangkitan aku harus mempunyai mana yang banyak. Setelah proses kebangkitan selesai, ada sepuluh serigala yang berubah menjadi undead.


Mereka bukan kerangka, bukan zombi atau ghoul, mereka sempurna seperti serigala normal tapi bedanya adalah aura kematian yang terpancar dari tubuh mereka. Setelah dibangkitkan mereka menundukkan kepala ke arahku.


Wajar saja untuk menunjukkan hormat kerana mereka adalah bawahan aku sekarang.


Tidak berselang lama, aku mendengar ada pergerakan mendekat. Sepertinya indera aku meningkat, aku juga mengerti cara menggunakan atau mengarahkan panggilan ku untuk melakukan sesuatu seperti menjadi pengintai, menyerang dan berkongsi pandangan.


Aku lihat ada enam kesatria yang datang ke arah dimana aku berada. Ketika mereka semakin dekat aku memanggil semua makhluk panggilan (serigala) untuk berada di bawah bayang-bayang ku.

__ADS_1


Setelah mereka menemukan saya, mereka terkejut melihat tumpukan mayat serigala yang berada di dekat ku. Mereka menanyakan beberapa soalan dan menerangkan situasi.


Aku jadi mengerti tujuan mereka datang ke sini dan menjelaskan semua yang berlaku kecuali tentang aku memanggil undead. Tiga orang itu masih hidup dan ditahan untuk di soal siasat. Kemudian kami kembali ke kota sambil membawa semua mayat serigala dan menjualnya di guild.


Saya kembali ke penginapan setelah seharian menjalani hari yang memenatkan. Saya makan malam dan langsung ke kamar untuk berehat. Emi datang dan memberikan aku satu ember air panas untuk membersihkan diri.


Di sini tidak mempunyai kamar mandi kerana hanya penginapan kelas atas dan bangsawan yang memiliki kamar mandi. Untuk membersihkan diri warga menggunakan kain yang dicelupkan ke air panas dan mengelap tubuh mereka. Sebelum tidur aku melihat para serigala masih berada dalam bayangan dan melanjutkan untuk melihat layar status.


<*STATUS*


Nama : Theo


Level : 14


Ras : Manusia


Umur : 20


Job : Necromancer


Pointer : 100


*STATISTIK *


Stamina : 210


Strength : 220


Agility : 300


Wisdom : 190


Mana : 500


*SKILL*


Menusuk : lvl3


Kotak Barang : max lvl


Map : lvl 1


Regenerasi : lvl 2


Proximity Of


Shadow : lvl 1


Devil eye : lvl 1


Pointer : digunakan untuk proses evolusi panggilan dan job. Semua makhluk panggilan bisa ditingkatkan.


Proximity Of Shadow : menjadi bayangan, hidup dalam bayangan, teleportasi, sembunyi, clone bayangan.


Devil eye : mengontrol makhluk yang lebih lemah menggunakan pikiran dan menembakkan laser pemusnahan.


Banyak hal telah ditambahkan setelah aku melakukan pemanggilan pertama. Setelah melihat skill baru yang didapatkan, aku merasa seperti menggunakan cheat. Setelah mencapai batas akhirnya aku tertidur.

__ADS_1


__ADS_2