![NEVER COMEBACK [ AESPA Ft. TREASURE 12 ]](https://asset.asean.biz.id/never-comeback---aespa-ft--treasure-12--.webp)
...happy Reading 🌸...
"Ver? Lo beneran gk papa kan? jangan nakut-nakutin napa," Ucap Kevin saat melihat Vera yg terus menatap lantai kosong.
Mereka masih menunggu Sam bangun, entah kenapa laki² itu belum bangun juga. Vera sebenarnya pengen nyeritain kalau tadi dia ketemu sama temen²nya yg udh tiada tpi takutnya Kevin sama David gk percaya walaupun mereka tau kalau Vera ini indigo.
"siapa yg nakut-nakutin?"
"Ya elo lah kalau bukan Lo siapa lagi? lagian Lo Napa sih? semenjak sadar Lo jadi sering ngelamun gitu, Lo beneran Vera kan?"
"Hmm" Vera juga bingung gk tau kenapa dia jadi banyak diem semenjak sadar.
"Sam?" David memastikan kalau Sam beneran udh bangun soalnya tadi dia gk sengaja liat tangan Sam bergerak.
Dan ternyata Sam beneran bangun.
"Sam Lo gk papa?"
"Agak pusing bang .."
David pun membantu Sam duduk.
"Lo ada yg sakit?"
"punggung .."
David pun mengelus punggung Sam, David sudah menganggap Sam itu adiknya sendiri itulah mengapa dia khawatir banget kalau Sam kenapa2 walaupun kalau keduanya saling berinteraksi masih agak canggung.
...~~~...
Sekitar 5 menit mereka berdebat tentang masalah cari jalan keluar atau tidak. Karena Kevin, Vera dan Sam setuju untuk cari jalan keluar mereka pun lanjut mencari jalan keluar dan mencoba mengabaikan rasa takut mereka. David pasti sudah jelas tidak setuju tapi karena gk mau ditinggal sendiri alhasil dia ngikut nyari jalan keluar.
Cetak
Tiba-tiba saja lampu mati dan semuanya menjadi gelap.
"gue bilang juga apa"
Kevin dan Vera tidak memperdulikan keluhan David mereka justru mencari sesuatu yg bisa menjadi penerang mereka. dan beruntungnya Kevin, Vera menemukan sebuah senter. Punya Kevin sudah agak redup sementara punya Vera masih terang. Mereka mencari satu senter lagi tpi gk ketemu jadi terpaksa David harus bergantung sama mereka.
"Kita cuma nemu 2 senter jadi Lo jangan jauh-jauh dari kita ya bang"
"hmm"
Mereka lanjut mencari sebuah jalan dengan membuka semua pintu yg bisa dibuka, Dan satu ruangan yg membuat mereka sedikit bingung dan takut tentunya.
Ruangan Itu awalnya terkunci namun tiba-tiba saja terbuka sendiri karena penasaran mereka pun memasuki ruangan itu dan mereka kaget karena di dinding ruangan itu ada banyak tulisan dibagian kiri, kanan Dan depan mereka tpi bagian kiri lebih menarik perhatian mereka.
__ADS_1
"Want To play? find the clue? Maksudnya?" Bingung Vera
"Look Behind You" Ucap Kevin sembari membalikan badannya melihat tulisan yg ada ditembok belakangnya itu.
"Listen? Bukannya itu artinya mendengarkan ya? kita harus dengerin? Tapi dengerin apa?" Vera terus-terusan bertanya karena gk terlalu bisa bahasa Inggris yg bisa hanya Kevin tpi Kevin justru masih fokus natap tulisannya dan sekarang dia beralih ke bagian depan dinding itu yg tepat berada dihadapannya.
"Apa lagi itu artinya? Kevin jawab Gue"
"Bentar Dulu," Kevin terlihat serius menatap tulisan itu.
"Tulisan yg pertama kan Want To play? Itu artinya Ingin bermain? Dan yg dibawahnya Itu Find The Clue yg artinya Temukan Petunjuknya dan tulisan yg dibelakang kita itu You need To listen, Kamu perlu mendengarkan Dan tulisan yg terakhir Determination yg artinya Penentuan " Jelas Kevin
"Huh? Penentuan? Penentuan apa? Trus kalau kita harus ngedengerin, kita dengerin apa coba orang sepi gini"
"dari artinya ya, kek nya kita harus ngedengerin suara apapun itu bisa aja kalau itu petunjuknya dan determination itu mungkin penentuan kita bisa berhasil keluar atau enggak"
Vera, Sam dan David diem walaupun mereka udh tau arti masing-masing tulisannya tapi mereka masih tetep gk ngerti.
"gini aja, Intinya kalau kita ngedenger suara kita jauhin suara itu"
"loh kok gitu? Bukannya disuruh didengerin ya?"
"feeling gue ngomongnya gitu"
"Kita tetep fokus nyari jalan keluarnya dulu, Dan kalau salah satu dari kita ngedenger suara, kita langsung menjauh"
"gue gk bisa cepet, lu pada kan tau gue sambil gendong sam mana bisa gue lari"
"jalan cepet aja"
"sama aja, Itu mah gue ketangkep duluan"
"Jadi sekarang kita lanjut nih?"
"Ya, Kita lanjut"
...~~~...
Mereka bertemu dengan sebuah lorong yg panjang dengan pintu yg banyak. Mereka juga heran kenapa dilorong ini lampunya menyala sedangkan dilorong tadi lampunya tidak menyala.
Lampunya memang redup tapi setidaknya mereka memiliki penerangan sekalian menghemat baterai senter mereka.
Mereka menelusuri semua pintu, membuka semua yg bisa dibuka dan mengeceknya siapa tau ada sesuatu. Vera, menemukan pintu yg didalamnya terdapat suara, dia menunda untuk membuka pintu dan memilih untuk mendengarkan suara itu, Suaranya semakin jelas dan besar ditelinga Vera. Vera tidak bisa menjelaskan suara apa itu karena yg dia denger sangat berantakan lebih tepatnya bisikan yg berbahasa lain.
__ADS_1
BRAKK
"AAAA-" Vera terjatuh, Dia sangat kaget karena pintu itu tiba2 didobrak dari dalam seperti ada yg mencoba keluar, Namun suara dobrakan itu hanya 1 kali terdengar.
"Ver Lo gk papa?"
"Ta-tadi ada-su-suara"
"Suara?" Kevin mendekatkan telinganya kearah pintu yg ditunjuk Vera, namun dia tidak mendengarkan apapun.
"Gk ada suara apapun kok"
"Huh? Masa sih? Tadi ada loh, kayak bisikan² Gitu"
"Tpi gue gk denger apapun loh Ver"
Vera terdiam apakah dia salah dengar tadi? Dia pun berdiri dan kembali membuka semua pintu yg bisa dibuka. Lagi2 vera mendengar suara bisikan itu dari pintu yg berbeda seolah ada seseorang disetiap ruangan.
Kali Ini Vera memberanikan dirinya dengan mengintip dalam ruangan itu, Rasanya Vera ingin muntah, Aroma tidak sedap menusuk Indra penciuman Vera, dengan cepat dia kembali menutup pintu itu dan menahan dirinya yg ingin muntah.
"Hueekkk"
"Ver Lo bisa mapah Sam gk? Keknya Lo lebih cocok jagain Sam aja" Ucap David yg sedari tadi menatap aneh Vera
"Gue gak papa kok bang ... "
"Mending Lo jagain Sam aja,"
"Enggak, Gue mau bantu nyari"
Vera berdiri lagi dan melewati David yg dihadapannya.
"Bang tinggalin aja gue"
" Maksud Lo apa Sam?!"
"Gue jadi beban kalian bang, Kalau kayak gini terus kita bakal lebih lama lagi keluarnya, Gue juga kasian liat lu yg terus2an gendong gue Mulu bang, Gue tau Lo pengen bebas kek bang Kevin sama kak Vera kan? Makannya Lo tinggalin aja gue disini bang"
"enggak Sam! sampai kapan pun gue gk bakal tinggalin Lo! terserah gue gk bisa ngapa-ngapa juga asalkan itu karena Lo!"
'sampai Lo bakal kayak gini bang?' Batin Sam.
POV. Kevin
Kevin bisa dibilang lebih fokus dibanding yg lainnya, dia benar-benar sepenuhnya percaya pada feeling.
Kevin sedikit terkejut saat mendengar suara bisikan² yg dimaksud Vera, dia pun beralih ke pintu sebelahnya tapi tidak terdengar apa2, pintu berikutnya juga gitu .. Kevin makin bingung sekarang.
"Tunggu, disini ada 3 jenis pintu, Yg pertama ada suaranya yg kedua gk ada suaranya tpi ke kunci dan yg ketiga gk ada suaranya juga tpi gak kekunci, daritadi gue nemunya yg gk ada suara tapi ke kunci mungkin bisa jadi aja pintu yg gk ke kunci dan gk ada suaranya itu jalan keluarnya Maybe? " gumam Kevin sembari mengamati pintu yg ada suaranya tadi.
__ADS_1
...***...