NISKALA

NISKALA
PROLOG


__ADS_3


Niskla sanjaya,22 tahun melenggang pergi dari ruangan komandan polri nya setelah selsai melapor atas misi yang telah selsai di jalankannnya. Yap, menjadi seorang agent intel di polri membuat niskala di segani dan di hormati oleh semua golongan, pasal nya sikap niskla yang bisa menyesuaikan di setiap keadaan, dan jangan lupa keahlian nya yang di atas rata rata.


Jalan hidup niskala itu sederhana, dn tidak bergelimang harta. Namun berkecukupan. Dirinya hidup sebatang kara di perantauan jakarta, keluarga nya menetap di bandung dan di sini niskala benar benar sendirian.


Malam ini seperti biasa, setelah mengemban tugas/ misi niskala akan jalan jalan bersama kuda besi yang biasa di tunggangi nya bernama champ. Motor nmax berwarna hitam pekat yang selalu niskala padukan dengan helm fullface berwarna senada, di tengah perjalanan niskala melihat 2 mobil sedan hitam yang saling mengejar dengan kecepatan yang tinggi. Merasa curiga niskala segera melapor apa yang ia lihat ke markas pusat dan langsung di Terima dengan cepat


Perintah dari atasan yang mengharuskan niskala memantau serta mengamankan lokasi sekitar membuat nya harus memutar otak, masih dalam kecepatan tinggi 2mobil itu menimbulkan kekacauan dan tabrakan yang beruntun sampai pada akhir nya satu mobil yang di depan kehilangan kendalinya dan menabrak sebuah tanki gas alam yang sedang melintas , kecelakaan tak dapat di hindarkan hinggap terjadi tabrakan dimana mana, bisa di gambar kan keadaan sangatlah kacau, mobil sudah tidak tertata dan korban jatuh tumbang mengenaskan, bahkan api sudah mulai merambat dari tiap tiap mobil yang sudah hancur parahh


Niskala berhenti. Membuka helm nya. Mengamati keadaan. Melapor dan bernafas lega karena bantuan telah tiba.


" Putraa ku!! " Erang seorang wanita paruh baya di belakang niskala. Beliau menangis tersedu di dekapan suami nya yang telah berlumuran darah di kening nya, tak jauh di depan nya ada sebuah mobil mewah yang niskala prediksi kan ituu adalah mobil milik pasangan itu


" Sudah kubilang, harusnya Arsen bersama kita saja, tidak ush bersama pengasuh nya!! " Racau wanita itu masih menangis.


Tak jauh beda dari kondisi pasangan itu. Banyak orang yang berusaha menyelamatkan dirinya masing masing bahkan ada beberapa diantara mereka yang masih terjebak dan tak bisa Keluar.

__ADS_1


Niskala menyamankan letak earphones di telinga nya. Mengoperasikan alat canggih itu dan bersuara.


" Lapor, agent11 niskala ijin melaksanakan eksekusi di TKP....


Siap laksanakan "


Niskala melirik pasangan itu.


" Anak Anda masih berada di sana? Di mobil itu " Niskala berucap menenangkan


Mereka mengangguk. Dan secepat kilat berlari dan membuka paksa pintu mobil yang terkunci, di dalam nya ada anak yang meraung menangis keras ketakutan . Ah sial mobil ini di kunci dan dengan kritis niskala melihat situasi dan mengambil besi berserakan bekas puing mobil yang sudah hancur,


Pecahan kaca hancur berkeping-keping dan dengan cepat niskala meraih anak itu ke pangkuan nya dan mengembalikan dia ke orang tua nya


Dalam pelukan niskala anak itu berucap,


" Om baik, terimakasih, Tuhan akn menyertai dan tidak akan membiarkan om terluka" Cicit nya di pelukan niskala

__ADS_1


Niskla hanya mengangguk dan berlalu menyelamatkan orang orang yang lain


Dengan keringat yang bercucuran Niskala mencoba menyelamatkan banyak jiwa, dan niskala bisa melihat 200 meter di depan nya ada mobil yang sudah terbakar di sisi kanan dan kiri nya ada orang yang terluka dan tak sadarkan diri. Jika di biarkan mereka akan mati


Niskala menghampiri mobil tersebut tanpa menghiraukan panggilan dari komandan yang sudah menyuruh pasukan intel untuk berkumpul


" Ini yang terakhir komandan. Setelah mobil yang satu ini, aku selsai "


Niskala mulai beraksi dan menarik keluar anak muda yang telah hilang kesadaran dan berlumuran darah, lalu menyimpan nya di dekat kendaraan medis agar segera di tangani


Namun saat menuju kesana untuk menyelamatkan orang terakhir, tiba tiba ledakan besar terjadi dan tak bisa di hindari.


Niskala terpental dan hancur bersama ledakan yang menggema di sana.


Semua nya melihat bagaimana cara agen 11 , niskala berpulang.


Semua korban yang di selamat kan nya mendunduk haru merasa sedih

__ADS_1


Dan semua pasukan begitu terkejut telah kehilangan rekan kerja yang baik seperti niskala


" Cih. Anak itu... Benar benar misi mu yang terakhir rupanya.. " Ujar sang komandan getir meneteskan air mata


__ADS_2