
'waktu tidak akan pernah berhenti'
Aku menatap Ke depan Sebuah Pintu dengan Corak Yang Indah
Apa karena Ini Rumah Bekas Peninggalan Orang Belanda Membuat Rumah ini kokoh?
Soalnya yang aku tahu rumah bekas Peninggalan belanda Itu kuat
Aku memegang gagang pintu dan Membukanya
Melangkahi Ruangan Yang Bernuansa Bangsawan itu
"Rumah ini bekas bangsawan?" Gumam ku
Aku menatap Sekeliling Ruangan
Sepertinya ini Tempat tidur
"Klack " suara itu mengagetkan aku, aku seketika Menoleh
"Siapa?"gumamku.
Oh itu hanya Bingkai jatuh
Aku mengambil Bingkai Jatuh itu
Mengusap Kaca Yang Berdebu
Terlihat Seorang Gadis Remaja Cantik
Rambut Pirang dan Mata Hijau Emerald
Memeluk anak laki laki Yang menurutku itu adiknya
Mereka Berdua Tersenyum
Tapi tiba tiba
Mata mereka Yang Menatap Kamera Menjadi merah.. Ekspresi mereka Menjadi Marah
Aku Seketika melempar Bingkai itu
"Huakh!"Seru ku
Aku mundur dan menginjak sesuatu
"A-apa?" Aku melihat kebawah Rambut?
Mengapa ada rambut-
Aku perlahan menatap Ke atas
Seketika Sesosok Penuh Rambut Dengan Mata Merah Menatapku marah
"Ah." Aku tidak bisa bergerak
Sesosok itu Sangat Cepat datang ke arahku
" AHKK!"
...****************...
Raiden terkejut ' apa apaan itu?'
"Lu gak apa apa rai?" Tanya biane
Raiden hanya mengangguk memegang wajah nya ' Ingatan siapa itu?' Batin raiden
Aditya menatap Raiden " kemampuan lu bangkit lagi?"tanya Aditya seakan mengerti apa yang terjadi pada raiden
Raiden mengangguk " huft Rumah ini gak sederhana, Ayo kita ke Lantai atas terlebih dahulu dan berpencar"
"Kalian" raiden memanggil mereka berdua
"Kenapa?" Keduanya menoleh
"Kalau nemuin photo, Lari "
Aditya dan biane bingung tapi mereka mengangguk
"Kalau udah lari ngapain rai?"Tanya Biane iseng
"Bersembunyi Di manapun " Jawab Raiden Dengan Serius
Membuat Biane Dan aditya lagi lagi bingung
Ketiga orang Itu Pun Melangkahkan Kakinya ke anak tangga
Mereka pergi ke atas.
......................
Raiden Menatap sekitarnya
"Gila nih rumah gede banget " Ujar Aditya sambil Mengatur nafasnya
"Kita pisah disini. Beruntung Rumah ini cuma punya 2 lantai" Ujar Raiden langsung Pergi Ke depan
Biane mengangguk Ia Pergi ke arah kanan
Dan aditya Pergi ke arah kiri
...----------------...
Raiden Menatap Sekitarnya, Ingatan Yang tiba tiba muncul itu benar rumah ini Bernuansa bangsawan
Pintu nya sangat indah punya corak yang raiden sebenarnya tidak tahu apakah corak itu
Raiden Menatap Ruangan Pertama yang akan ia masuki
__ADS_1
Ia membuka pintu dan melangkahkan kakinya ke ruangan itu
'Perpustakaan..' Batin Raiden
Ruangan Gelap Bernuansa Bangsawan Ini penuh dengan rak buku yang jumlahnya banyak
Peta Dunia Globe Dan Sebuah Bingkai photo
Raiden Melihat Sesuatu Di belakang photo
'Sebuah kertas?' Batin Raiden
Raiden Mendekat dan Mengambil kertas itu
"Tulisan lagi" gumam Raiden
『13 Febuari 2025 Jam 21.30
Kami Menemukan Sebuah Kunci Coklat
Yang bersembunyi di rak rak buku
Itu adalah awal kami Untuk menemukan kunci emas Dengan berlian di tengahnya 』
Raiden Terkejut
"Kunci?" Gumamnya
Raiden Menatap Jam nya
Jam 21.05
Raiden pun menyimpan kertas itu lalu Pergi ke rak pertama
Ia Memeriksa semua Buku disana sampai tidak ada yang ia lewati
Beberapa menit kemudian
"Sial dimana sih itu Kunci?" ujar Raiden Kesal
Raiden hampir menyerah dia sudah mencari selama 10 menit
Buku buku disini lumayan Sedikit walaupun rak buku nya banyak sekali
"Sebentar apa yang berkilau itu?"
Raiden mendekati Buku Bewarna merah
Ia membuka buku itu dan benar
Sebuah Kunci Kecil Bewarna coklat akhirnya ditemukan
"Agak heran, Bukan nya orang yang menulis kertas itu udah mengambil kunci ini ya? Apa jangan jangan kertas ini jadi petunjuk buat gue?"
" gue harus beritahu biane sama Aditya!" Raiden Segera Menekan tombol di earphone nya
"Kenapa Rai?" Tanya biane Di seberang
"Rai,Bia, Gue udah nemu sesuatu yang menarik untuk kita" Jawab Raiden
" kalau lu pada nemu kertas, Baca! Itu petunjuk untuk kita!"
"Oh oke!"
"Dari awal emang petunjuk kita Kertas kali"
"Tapi bukan kebetulan ya? Keren." Ujar Biane
"Kalian udah dapat sesuatu?" Tanya Raiden
"Gue sih. Ketemu kertas kecil isinya nomor nomor, siapa tahu penting " jawab biane
"Gue belum nemu apa apa hehe"
"Kalau lu apa Rai?"Tanya aditya
"Gue dapat kertas yang nyuruh gue Nyari kunci Coklat diantara buku buku, jadi gue sekarang udah nemu Kunci coklat"
" Yaudah gue mau lanjutin pencarian gue"
" sebentar rai! Gue nemu sesuatu "
Raiden pun diam ia Melihat kunci coklat di tangan nya
Raiden Mengambil sesuatu di tasnya ia pun mengambil Bubuk lalu Menaburi kunci itu
Raiden mengernyit benar Tebakan nya ada d4rah di Kunci ini
" apa pria yang menulis ini sudah tiada?" Gumam Raiden
Raiden pun Mengambil sesuatu di Tasnya
Itu adalah Buku Kecil
Raiden pun menaruh kunci di saku Celananya
...----------------...
Aditya Menghampiri Selembar Kertas
Ia mengambil selembar kertas yang penuh bercak cairan merah
Untung saja Aditya Memakai Sarung tangan, Tidak hanya Aditya Biane dan Raiden juga memakai nya
『13 Febuari 2023
Dion dan aku Menemukan Sebuah kotak Bewarna Coklat Disitu Ada sebuah nomor yang bisa Diacak
Teka teki lagi. Sayangnya sampai saat ini Aku dan Dion tidak mendapatkan kode itu 』
__ADS_1
"Sial atasnya penuh dengan d4rah" aditya kesal ia tidak bisa melihat tulisan paling atas di kertas itu
Harusnya ia Membawa alat untuk bila ada kejadian seperti ini
"Ya nanti kita juga pulang dulu." Gumam Aditya
"Dion?apa mereka Cuma Anak muda yang main masuk aja? Cih ini berbahaya berarti" Batin Aditya
" oh apakah kotak di depan sana?"
Aditya melangkah Ke kotak itu
"Benar benar ada kodenya " Aditya pun menyalakan earphonenya
"Biane "
"Ada apa?"
"Gue mau coba sesuatu Coba lu sebutin nomor Yang ada di kertas yang lu temuin "
"Oh boleh "
"01"
"Ya "
"3"
"Yap "
"13"
Aditya pun mengubah Nomor yang acak acakan itu menjadi 01313
Benar saja Kotak itu terbuka
"kebuka! Biane!"
"Gila, Beneran?"
"Iya!"
"Isinya apa?" Tanya Biane
"Kunci, tapi bukan Kunci yang kita mau"
"Udah simpen aja nanti kalau butuh gimana"
Aditya Pun setuju lalu ia melanjutkan Mengambil Barang yang ada di kotak tersebut
"Huh?" Saat Mengambil kunci Selembar kertas jatuh
Aditya mengambil kertas itu
"Huh? Photo?"
Aditya Menatap photo yang Berisi Gadis Remaja Cantik Dengan rambut pirang sedang memeluk Anak Laki laki Yang persis mirip sepertinya
" Kalau nemuin photo lari"
Perkataan Raiden mengingatkan nya
Aditya Segera membuang Photo itu dan Berlari
Aditya berlari dia merasa kan bulu kuduknya berdiri, ada yang mengejar dia.
'Gue harus apa RAI?' batin aditya terus berlari
"Bersembunyi di manapun "
Aditya ingat, ia langsung masuk ke sebuah Ruangan dan Bersembunyi di Bawah Meja
Aditya Menutup mulutnya Ia Menatap ke arah pintu
"Cklek " pintu terbuka
Aditya Menekan Mulutnya,Ada Makhluk Aneh didepan matanya Ia tidak punya kaki Dan berbulu
Makhluk itu Bermata merah dan berkeliling di ruangan. Bahkan makhluk itu Membuka lemari
'Pilihan yang tepat gue gak masuk lemari' Batin aditya
Makhluk itu pun pergi..
Aditya menghela nafas
Suara Deretan Kain terdengar.
'Dia belum jauh.' Gumam Aditya
Akhirnya suara Deretan kain pun Berhenti
Aditya pun keluar dari bawah meja
Ia menoleh menatap Ruangan yang ia masuki
Ruangan ini gelap aditya menatap Kunci yang ia ambil. Tidak lupa menyalakan senter
Kunci Bewarna Silver Dan memiliki Simbol aneh di buletan atasnya
Aditya pun kembali menyimpan kunci itu
Ia pun menatap sekitar ruangan
Dan mengambil tas selempang nya
Ia pun meneliti ruangan tersebut
Tapi karena tidak ada yang penting ia pergi meninggalkan Ruangan tersebut
__ADS_1
-bersambung.