
Raiden menatap Ke lorong gelap di depan nya
"T-temen temen" suara Tergagap terdengar di telinga raiden dan biane
"Kenapa lu Dit?"tanya Biane
"G-gue Tadi habis sembunyi dari monster aneh!" Jawab Aditya
Raiden dan biane terkejut
"Beneran lu?!"
"Iya beneran! Sumpah! Serem banget"
"Terus bagaimana bentuknya?"tanya raiden
"Gelap matanya merah Kalau gak salah penuh bulu tapi gak punya kaki, Serem deh!"
"Brakrak " suara benda jatuh Terdengar di lorong tersebut
"Adit Gue Nyelidikin sesuatu dulu"
"Oke"
---
Raiden Menatap Kotak Yang Jatuh
"Kotak apa ini?" Tanya raiden pada dirinya
Karena penasaran ia mengambil Kotak itu
Saat dibuka Sebuah Kunci emas Dan Berlian Di tengah nya
"I-ini!" Mata raiden membulat
"Teng Teng Teng " suara lonceng Berbunyi
Suara itu terdengar di seluruh penjuru ruangan
Raiden Terkejut
Di sisi lain
Biane yang sedang Mengusap Sebuah Batu
Menatap Ke Arah Luar jendela
Aditya yang Sedang Berlari Menatap ke atas langit Di Balik jendela
Raiden Segera Berlari
Ia Cepat Cepat Menghubungi kedua teman nya
"Gue udah nemu Kuncinya! Turun!" Ujar Raiden
"Gak bisa! Ada makhluk aneh Ngejar gue!" Jawab biane
"sembunyi! Lu gak bakal bisa kabur kecuali sembunyi! Gw udah buktiin dan terpenting jangan SEMBUNYI DI LEMARI!" Ujar Aditya
Biane pun Mengangguk di seberang sana
Biane Berlari dan Bersembunyi
"Aditya Lu juga harus sembunyi!" Ujar raiden
__ADS_1
"K-KENAPA?!"
"CEPET!"
Aditya pun Berlari ke arah ruangan dan bersembunyi di Bawah kasur
Raiden pun Berlari Di lorong
"Sial kenapa lorong nya jadi panjang begini?"
Raiden berlari
Ada Sebuah Pintu Putih
Raiden segera membukanya tetapi
Pintu itu tidak terbuka
Raiden segera Mengacak tas nya
Dia menemukan sebuah kawat
Ia segera mengotak atik kawat itu dan Memasukan ke dalam bolongan pintu
"KHEHEKEJDHDHD "
Raiden menoleh
Sosok aneh Membawa Kapak dan Penuh d4rah
"A-astaga.." raiden pun mendobrak Pintu itu tapi tidak bisa
Saat Sosok itu hampir mendekat
"Krak " pintu terbuka
Dan menutup pintu itu ketika makhluk itu sudah tepat berada di depan nya
Hening..
Raiden menatap kebelakang
Sebuah Ruangan putih kosong tidak ada furniture apa pun
'Ruangan apa ini..'batin raiden
Raiden menatap Ke seluruh ruangan
"Brak!"
"Huft " biane langsung menutup pintu
"Sialan tuh makhluk bikin gue kaget!" Misuh biane
"Biane?"
Seketika perempuan cantik itu menoleh
"Loh RAIDEN!"
"Krak "
"Sial!" Aditya terpental ia jatuh
Aditya mengusap kepalanya
__ADS_1
"Loh RAIDEN?"
"Biane juga disini?" Aditya terkejut
"Bukan nya Lu Masih di lantai 2?"tanya Aditya pada biane
"Gak gue naik Ke atas lantai tiga trus ketemu makhluk aneh Ngejar gue alhasil gue disini "
Raiden menatap Sekeliling
"Jadi tiga pintu ini ada dimana mana tapi berhubungan?" Tanya Raiden
Aditya dan biane segera sadar
"Mungkin?"
Raiden pun Menatap Keluar Di lubang kunci
"Huh kenapa gak kelihatan"
Aditya menatap bingung raiden begitu pula biane
"Kita gak bisa keluar!" Teriak Biane
Aditya dan Raiden tersentak
Seketika Mereka menarik Pintu tersebut
---
Raiden menutup wajahnya
Ia sadar akan satu hal
Waktu berhenti..
Jam ditangan nya berhenti, awalnya raiden mengira jam tangan nya rusak tetapi
Ponsel mereka bertiga tiba tiba berhenti
Jam tangan aditya pun begitu
"Gue gak mau Selamanya disini.." aditya mengusap kepalanya
Tiba tiba ruangan itu Bergoyang
Aditya terpental dan Raiden terseret
Biane jatuh
Mereka Diacak oleh ruangan dengan gravitasi seperti itu
Itu terjadi selama beberapa menit
Seketika ruangan itu berhenti
"Cklak " pintu putih itu terbuka
"Ah-" mata mereka terbelalak
Tidak pernah terbayang Diluar pintu tersebut..
-bersambung..
Maaf smuanya yang udh baca cerita ini
__ADS_1
Author bisa segini dulu karena keadaan
Author lagi sakit gak bisa nulis banyak banyak sorry ya semuanya!