One,Time,Clock

One,Time,Clock
[Bab 4] Ruangan putih..


__ADS_3

Raiden menatap Ke lorong gelap di depan nya


"T-temen temen" suara Tergagap terdengar di telinga raiden dan biane


"Kenapa lu Dit?"tanya Biane


"G-gue Tadi habis sembunyi dari monster aneh!" Jawab Aditya


Raiden dan biane terkejut


"Beneran lu?!"


"Iya beneran! Sumpah! Serem banget"


"Terus bagaimana bentuknya?"tanya raiden


"Gelap matanya merah Kalau gak salah penuh bulu tapi gak punya kaki, Serem deh!"


"Brakrak " suara benda jatuh Terdengar di lorong tersebut


"Adit Gue Nyelidikin sesuatu dulu"


"Oke"


---


Raiden Menatap Kotak Yang Jatuh


"Kotak apa ini?" Tanya raiden pada dirinya


Karena penasaran ia mengambil Kotak itu


Saat dibuka Sebuah Kunci emas Dan Berlian Di tengah nya


"I-ini!" Mata raiden membulat


"Teng Teng Teng " suara lonceng Berbunyi


Suara itu terdengar di seluruh penjuru ruangan


Raiden Terkejut


Di sisi lain


Biane yang sedang Mengusap Sebuah Batu


Menatap Ke Arah Luar jendela


Aditya yang Sedang Berlari Menatap ke atas langit Di Balik jendela


Raiden Segera Berlari


Ia Cepat Cepat Menghubungi kedua teman nya


"Gue udah nemu Kuncinya! Turun!" Ujar Raiden


"Gak bisa! Ada makhluk aneh Ngejar gue!" Jawab biane


"sembunyi! Lu gak bakal bisa kabur kecuali sembunyi! Gw udah buktiin dan terpenting jangan SEMBUNYI DI LEMARI!" Ujar Aditya


Biane pun Mengangguk di seberang sana


Biane Berlari dan Bersembunyi


"Aditya Lu juga harus sembunyi!" Ujar raiden

__ADS_1


"K-KENAPA?!"


"CEPET!"


Aditya pun Berlari ke arah ruangan dan bersembunyi di Bawah kasur


Raiden pun Berlari Di lorong


"Sial kenapa lorong nya jadi panjang begini?"


Raiden berlari


Ada Sebuah Pintu Putih


Raiden segera membukanya tetapi


Pintu itu tidak terbuka


Raiden segera Mengacak tas nya


Dia menemukan sebuah kawat


Ia segera mengotak atik kawat itu dan Memasukan ke dalam bolongan pintu


"KHEHEKEJDHDHD "


Raiden menoleh


Sosok aneh Membawa Kapak dan Penuh d4rah


"A-astaga.." raiden pun mendobrak Pintu itu tapi tidak bisa


Saat Sosok itu hampir mendekat


"Krak " pintu terbuka


Dan menutup pintu itu ketika makhluk itu sudah tepat berada di depan nya


Hening..


Raiden menatap kebelakang


Sebuah Ruangan putih kosong tidak ada furniture apa pun


'Ruangan apa ini..'batin raiden


Raiden menatap Ke seluruh ruangan


"Brak!"


"Huft " biane langsung menutup pintu


"Sialan tuh makhluk bikin gue kaget!" Misuh biane


"Biane?"


Seketika perempuan cantik itu menoleh


"Loh RAIDEN!"


"Krak "


"Sial!" Aditya terpental ia jatuh


Aditya mengusap kepalanya

__ADS_1


"Loh RAIDEN?"


"Biane juga disini?" Aditya terkejut


"Bukan nya Lu Masih di lantai 2?"tanya Aditya pada biane


"Gak gue naik Ke atas lantai tiga trus ketemu makhluk aneh Ngejar gue alhasil gue disini "


Raiden menatap Sekeliling


"Jadi tiga pintu ini ada dimana mana tapi berhubungan?" Tanya Raiden


Aditya dan biane segera sadar


"Mungkin?"


Raiden pun Menatap Keluar Di lubang kunci


"Huh kenapa gak kelihatan"


Aditya menatap bingung raiden begitu pula biane


"Kita gak bisa keluar!" Teriak Biane


Aditya dan Raiden tersentak


Seketika Mereka menarik Pintu tersebut


---


Raiden menutup wajahnya


Ia sadar akan satu hal


Waktu berhenti..


Jam ditangan nya berhenti, awalnya raiden mengira jam tangan nya rusak tetapi


Ponsel mereka bertiga tiba tiba berhenti


Jam tangan aditya pun begitu


"Gue gak mau Selamanya disini.." aditya mengusap kepalanya


Tiba tiba ruangan itu Bergoyang


Aditya terpental dan Raiden terseret


Biane jatuh


Mereka Diacak oleh ruangan dengan gravitasi seperti itu


Itu terjadi selama beberapa menit


Seketika ruangan itu berhenti


"Cklak " pintu putih itu terbuka


"Ah-" mata mereka terbelalak


Tidak pernah terbayang Diluar pintu tersebut..


-bersambung..


Maaf smuanya yang udh baca cerita ini

__ADS_1


Author bisa segini dulu karena keadaan


Author lagi sakit gak bisa nulis banyak banyak sorry ya semuanya!


__ADS_2