One,Time,Clock

One,Time,Clock
[Bab 6] Ruangan..


__ADS_3

Ketika Mereka bertiga mendengar pintu itu jatuh


Serentak menoleh Dan melihat pria besar membawa kapak matanya merah dan menatap marah pada Mereka


Ketiga Orang Itu Pun terus berlari sambil menemukan bahwa ada belokan di depan nya


"cepat!"


"BERHENTI KALIAN BOCAH!"


Aditya Raiden Dan Biane Terus berlari


Mereka Menemukan Sebuah pintu


"KALIAN AKAN KU TANGKAP KHAAKHAHhA" Pria Jelek itu Menyeringai dengan Lebar sangat Lebar..


Aditya biane Dan Raiden Terkejut dengan kecepatan pria Besar yang mengejarnya


"Dobrak pintunya!"


Seketika pintu terbuka


Dan membuat mereka yang tidak mengimbangi tubuh karena gemetar jatuh


Tangga Membuat mereka berguling


Aditya segera memeluk biane berharap perempuan itu tidak terluka


Sedangkan raiden memeluk tasnya.. Otaknya tidak kehilangan akal


Saat mengambil sebuah Payung dan Membuka Payung khusus itu


"Bruk!" Payung itu Menahan Raiden dari tembok dan raiden menahan tubuh aditya yang memeluk Biane


"Ahk sakit punggungku!" Raiden meringis


Pintu Tertutup


Hening..


Raiden segera bangun dan Menutup payungnya


" terimakasih Dit!" Ujar Biane


Wajah Aditya memerah " sama sama" sambil mengelus Lehernya


Raiden hanya menatap datar kedua nya


Ia segera bangun dan Menyalakan senter


Menatap sekeliling ruangan..


---


"Ruangan apa ini?" Tanya Biane Kagum dengan Nuansa ruangan itu


Aditya mengelus lantai berdebu dengan dua jarinya


Ia Mengosok dua tangan nya dan mencium aroma dari tangan nya itu

__ADS_1


"Baunya amis.. " Gumam Aditya


Raiden Menatap Aditya dan Netranya kembali pada Ruangan Sekitar


Suara Aneh Seperti mengunyah Terdengar oleh indra pendengaran masing masing


"Huh?" Raiden yang penasaran memutuskan untuk Mengikuti suara


Sebuah Tembok Besar dan Bolongan kecil


Bekas Sebuah Tusukan sepertinya


Raiden pun menatap apa yang terjadi di seberang sana dengan Bolongan kecil itu


Raiden terbelalak dengan apa yang dilihatnya sampai ia terjatuh


"Apa apaan itu?" Gumam Raiden


Aditya dan biane bingung " ada apa Rai?" Tanya aditya Raiden Segera menunjuk lobang kecil itu "lebih bagusnya kalian lihat sendiri."


Aditya dan biane saling bertatapan dan setuju


Mereka secara bergantian melihat apa yang terjadi diseberang


Betapa terkejutnya mereka mengetahui bahwa Ada Sesosok makhluk aneh bertubuh manusia tapi memiliki kepala kambing memakan manusia Yang Tergeletak Dengan Lubang besar Di perutnya mengeluarkan organ organ dalam


Biane segera menutup mulutnya. Seumur hidup dia belum pernah mengatasi kejadian keji yang menimpa manusia 3


"Makhluk apa itu?" Gumam biane gemetar


"Aku tidak tahu" jawab raiden mengambil kamera Dan memfoto itu tanpa Flaslight dan bunyi


"Makhluk apa yang memiliki kepala kambing seperti itu?"Biane bergidik ngeri


"Dia seorang kanibal?" Tanya Raiden menatap Hasil fotonya


"Aku ingin menelpon tuan, rasanya" gumam raiden menatap ponselnya yang hanya menampilkan no signal


Aditya menarik Raiden Dan biane secara tiba tiba, Mereka Ditarik Ke bawah meja


"Kenapa?!-umph "


Aditya menutup mulut biane


Manusia ceking itu keluar dari ruangan


Menatap sekeliling dengan Topeng kambing penuh darah


Biane gemetar Raiden menutup mulutnya


Manusia ceking itu pun pergi menjauh


Raiden aditya dan biane pun keluar


Raiden menatap pintu itu, ia pun menaburi dengan bubuk putih dan memfoto sidik jari


Yang Muncul setelah Menggunakan Senter khusus


Dan Ia pun membuka pintu itu

__ADS_1


"Cklek "


Pintu terbuka. Ruangan pun dipenuhi oleh Aroma amis dan Sesuatu yang membuat tertekan dan suram


Biane Segera mengecek mayad itu atas suruhan raiden


"Ia... Sepertinya dimakan hidup hidup " ujar Biane tergagap


Biane gemetar "I-ini M-m-mayad baru" lirih biane


Raiden pun mengangguk "huk?!"


---


Aku terus berlari.. aku takut


Kakiku lemas setelah berlari selama beberapa jam


Aku menatap kakiku yang sudah Tertancap busur


'Pria itu gila..'


Kaki ku pincang saat berlari, mataku Basah karena terus menangis


Tubuhku remuk rasanya sakit


Tiba tiba Sebuah kapak tertancap di kakiku


Aku Berteriak kesakitan.. siapapun yang mendengarnya akan terdengar memilukan


Rasa sakit ini Membuatku seperti di neraka


Pria yang memakai topeng segera menyeretku


Aku diseret membuatku kesakitan karena ia menyeret kakiku yang tertancap kapak


Sakit.. sangat sakit


Pria itu membawa ku kesebuah ruangan


Tiba tiba Ia menggigit Kulit perutku


Perutku rasanya Robek sangat sakit..


Aku berteriak


"Neraka ini adalah Neraka.."


Sebelum kematian Ku..


---


"HAFT " Raiden terjatuh


Ia mengusap wajahnya


"S-sialan!"


Jantung nya berdetak hebat

__ADS_1


Apa itu ingatan dari Tubuh itu?


-bersambung


__ADS_2