
pagi hari orang tua vera datang ke rumah.
vera"pagi ayah ibu,tumben ke sini pagi-pagi
ayah"ayah dan ibu rindu sekali denganmu dan cucu kami.mana vania?
vania"vania di sini kakek nenek (berlari memeluk kakek neneknya)
ibu"uhhh manisnya cucu nenek.semoga selalu di beri peerlindungan
ayah"vera sayang,ayah dan ibu pagi ini harus terbang ke singapura.kami harus menyelesaikan pekerjaan di sana.karena hanya kami yang bisa menyelesaikan.
tiba-tiba perasaan vera tidak enak,tapi mungkin dia pikir karena akan jauh dengan orang tuanya.selama ini tinggalnya berpisah tapi vera selalu mengunjungi orang tuanya.
vera"kok mendadak sih?
ibu"iya nak,ibu juga tidak tahu
vera"ya sudah ibu dan ayah hati-hati,jangan lupa makan,minum vitamin dan segera pulang
ibu"iya sayang (mencium pipi vera)
vania"nek,vania tidak di cium???
ibu"lucunya,sini nenek cium (semua orang tertawa)
vera"ayah dan ibu mau aku antar ke bandara?
ayah"tidak perlu nak,kami bawa sopir
__ADS_1
vera"hati-hati ya (vera memeluk ayah ibunya,merasa ada sesuatu tapi vera tidak tahu apa)
ayah dan ibu pun pergi ke bandara
vera"tuhan tolong lindungi ayah ibuku,aku sangat menyayangi mereka
vania"bun jadi antar vania tidak?
vera"iya sayang,ayo berangkat
vera melihat jam,di mana seharusnya vera sudah mendapat kabar dari orang tuanya.tapi ini sama sekali tidak ada.vera semakin cemas.vera menyalakan televisi.di sana ada acara berita terkini melaporkan telah terjadi kecelakaan pesawat keberangkatam jakarta-singapura.semua penumpangnya di nyatakan meninggal.vera melihat berita itu langsung kaget,seluruh badannya lemas dan menangis sejadi-jadinya.
vera"ibuuuuuuu.....ayahhhhhh.....tidak mungkin ini terjadi.aku tidak mau kehilangan kalian
reza yang waktu itu hendak mengunjungi vera kaget melihat vera tengah menangis di lantai
vera"a....a....ayah sa...sa...sama ibu kecelakaan ka
reza"kamu jangan panik sayang,ayo kita cari tahu kebenarannya
vera dan reza pun menuju posko terjadinya kecelakaan itu.betapa terpukulnya vera ketika nama orang tuanya tertulis di daftar penumpang meninggal.
vera"ayah ibu jangan tinggalin vera(menangis)
reza"sabar sayang (memeluknya)
setelah reza mengurus semua berkas,akhirnya jenazah orang tua vera di pulangkan ke rumah.di sana sudah terpasang bendera warna kuning,banyak keluarga yang berkumpul.vera terus saja menangisi orang tuanya.karena tadi pagi vera masih bisa memeluk dan mencium orang tuanya.
vera"ka,kenapa takdir selalu memepermainkanku?dulu suamiku sekarang ayah ibuku
__ADS_1
reza"sabar sayang,aku akan selalu ada untukmu
vania"om,kakek nenek kenapa?kok pakai baju putih?dan kakek nenek tidak bergerak?
reza segera memeluk vania
reza"sayang,kakek nenek sekarang sudah ada di surga
seketika vania menangisi kakek neneknya,segera baby sister menggendongnya dan membawa ke kamar
setelah jenazah di mandikan,di solatkan,sekarang tinggal proses pemakaman.selesai acara pemakaman,vera menaburi bunga di atas pusaran ayah ibunya.vera mengeluarkan air mata terus menerus.
vera"ayah ibu,vera menyayangi kalian....kenapa kalian tinggalin aku?
reza"sabar sayang,jangan seperti ini terus.kasihan om dan tante.
sekarang kita pulang yuk
vera berjalan harus di tuntun reza karena badannya sangat lemah.a
di rumah orang tua vera akan di adakan acara tahlilan tujuh hari,empat puluh hari,dan seratus hari.
sampainya di rumah,vera masuk ke kamar orang tuanya.dia melihat potretnya bersama ayah ibunya
vera"ayah ibu,semoga kalian bahagia di sana.aku akan selalu mendoakan kalian.tak terasa vera menangis lagi,tapi reza yang melihatnya menangis,segera menghapus air matanya.
vera bersandar di pundak reza
reza"sayang,kamu jangan bersedih terus ya..masih ada aku di sini
__ADS_1