
hari ini tepat satu minggu kepergian orang tua vera,vera datang bersama reza ke makam orang tuanya.vera memanjatkan doa dan menabur bunga.air mata vera terus mengalir.
vera"ayah ibu,vera hari ini rindu sekali.vera ingin memeluk kalian.vera mohon malam ini datang di mimpi vera.
reza segera memeluk vera
reza"sabar sayang,biarkan ayah ibu di sana bahagia.ayuk kita pulang
vera pun pulang,tapi air mata masih mengalir.reza sesekali mengusap air mata vera.
sesampainya di rumah orang tua vera,reza menemani vania bermain sedangkan vania masuk ke kamar orang tuanya.vania melihat potret dirinya bersama ayah ibunya.vera berkata
ibu,ayah,vera ingat dulu waktu kecil sampai vera menikah dan mempunyai anak kalian selalu sayang sama vera.vera bangga memiliki orang tua seperti kalian.andai waktu bisa di putar,vera ingin masih bersama kalian.saat kecil ayah selalu menggendongku,mengajakku jalan-jalan,mengajariku naik sepeda.ibu yang yang selalu memandikanku,menyuapi aku,membelikan boneka sampai kamarku penuh boneka.ibu selalu memasak masakan yang aku suka,biar aku mau makan.sekarang setiap bangun tidur aku sedih karena ayah ibu tidak bisa aku temui lagi.(air mata mengalir sangat deras)
vera tahu,vera tidak boleh seperti ini.tapi vera sangat merindukan kalian.kalian yang selalu ada menemani vera.dulu ayah ibu ingin melihat vania tumbuh menjadi seorang gadis,tapi kalian pergi terlebih dahulu.vera janji akan menjaga cucu kesayangan kalian dengan sepenuh hati.vera juga akan selalu mengirimkan doa untuk ayah ibu,semoga ayah dan ibu di terima sisiNya di berikan tempat terindah.(vera mencium foto ayah dan ibunya lalu memeluknya)
di ruang keluarga
vania"om,kok bunda lama sekali ya tidak keluar?
reza"lebih baik kita samperin bunda
vania"ayo om (menggandeng tangan reza)
tok tok tok
__ADS_1
vania"bundaaaaaa.....
vera"iya masuk sayang
vania"kok bunda nangis?(mengusap air mata vera)
vera"bunda kangen kakek sama nenek
vania"vania juga kangen bun,tapi biarkan nenek dan kakek di surga.suatu hari nanti kita akan berkumpul lagi (vera dan reza tertegun dengan ucapan vania yang sangat dewasa) bunda jangan nangis lagi
vera"iya sayang bunda tidak nangis lagi (tersenyum)
reza"hai para wanita,aku lapar nih....makan yuk (mencoba mencairkan keadaan)
vania"om gendong aku ya
vera"sayang,kamu kan sudah besar
vania"huft
reza"naiklah (reza berjongkok lalu menggendong vania)
vania sangat bahagia dengan kehadiran reza,dia seperti menemukan sosok ayahnya.
sesampainya di dapur,vera menyapa bibi
__ADS_1
vera"bi....
bibi"iya non,silahkan makan.semua sudah bibi siapkan
vera"terimakasih bi,bibi sudah makan?
bibi"sudah non,bibi tinggal ke belakang ya.bibi mau nyuci baju
vera"iya silahkan bi
reza,vera,vania semuanya makan bersama.sementara waktu vera melupakan kesedihannya.karena dia bahagia melihat putri kesayangannya terus tertawa.
terimakasih tuhan sudah menghadirkan buah hati yang sangat baik dan pintar,dan juga sosok pria yang baik dan bertanggung jawab.semoga dia akan menjadi imam yang baik.semoga engkau memudahkan jalan bagi kami berdua.karena vania sangat menyayangi reza.vania sangat nyaman bersamanya.(doa vera di dalam hati)
vania"bun,lusa jangan lupa datang ya ke acara peringatan hari ibu di sekolahku
vera"bunda tidak akan lupa sayangku
reza"om boleh datang tidak?
vania"hmmmm gimana ya????boleh dong om,malah vania akan lebih senang
reza"baik,nanti kita berangkat sama-sama ya....
vera dan vania menganggukan kepala tanda setuju,mereka pun melanjutkan makan bersama.
__ADS_1