
sejak hari itu mita atau pun dika menjadi lebih dekat.entah dari kapan tapi mereka mempunyai nomer whatsapp masing-masing.setiap hari setiap ada kesempatan mereka berdua selalu berkomunikasi,tentunya dengan sembunyi-sembunyi dari vera yang tak lain istri dika dan sepupu mita.dika kini lebih cuek kepada vera,tapi dika enggan untuk menceraikannya.
#. di kantor dika
dika tiba-tiba mengingat mita,dia sangat rindu kepada mita.akhirnya dika menelfon mita.
tut....tut....tutttt
"hai mita,sedang apa kau????"
"aku sedang mengerjakan beberapa laporan keuangan"
"nanti pulang kerja aku jemput kamu gimana?kita makan malam bersama"
"tapi......gimana vera???"
"sudah,jangan khawatir.urusan vera biar aku saja"
"ok deh,,,,," (sebenarnya mita merasa bersalah tapi dia begitu mencintai dika).
tepat pukul 19.00 dika menjemput mita,mita yang sudah menunggu di depan kantor pun segera masuk ke mobil dika.
dika beralasan kepada vera bahwa dia sedang bertemu client,sedangkan mita izin kepada orang tua vera bahwa dia hari ini lembur karena akan tutup buku.
#. di resto
dika memanggil pelayan,dan pelayan memberikan buku menu makanan.
setelah memesan makanan,dika mengembalikan lagi buku menunya.
__ADS_1
beberapa saat menunggu,makanan sudah tiba di meja makan.mereka pun segera makan,tentunya dengan saling menyuapi.setelah makan selesai,dika memegang tangan mita (saat itu mita salah tingkah,pipinya merah merona) dan dika berkata
"mita,sejak pertemuan kita di rumah sakit aku menyukaimu.aku ingin kamu menjadi kekasihku.apakah kamu mau menjadi kekasihku?"
"aku juga sebenarnya mencintaimu dika,tapi.....aku takut vera akan tahu dan akan marah."
"kita jalanin aja dulu,dan kita sembunyi-sembunyi.kita akan komunikasi atau ketemu di saat vera tidak ada atau sedang bekerja saja.gimana?"
"ok aku mau menjadi kekasihmu dika"
dika pun sangat bahagia,dika memasangkan kalung di leher mita lalu mencium kening mita.
tiba-tiba ponsel dika berdering
"duhhhh,,,,,telfon dari vera"
"angkat saja dulu,ucap mita"
"sayang,kamu akan pulang jam berapa?"tanya vera
"aku pulang mungkin jam 22.00 sayang"
"sudah makan belum sayang?"tanya vera lagi
"aku sudah makan,ya sudah aku tutup ya telfonnya.tidak enak sedang ada client (dika benar-benar tidak memperdulikan istrinya lagi).
setelah telfon di matikan,dika dan mita mesra-mesra an lagi.....
jam 21.30 dika mengantar mita pulang,tapi dika mengantar hanya sampai di ujung jalan,takut mertuanya akan melihat.sebelum mita turun dika memeluk dan mencium kekasih gelapnya itu.
__ADS_1
#. di rumah vera
orang tua vera sudah menunggu mita
"sayang,kamu kok pulangnya sampai malam sekali?"
"iya ayah ibu,aku banyak sekali kerjaan di kantor"
"ya sudah sana bersih-bersih lalu makan"
"mita sudah makan,mita pamit bersih-bersih dan mita akan istirahat ya"
lalu mita pergi ke kamarnya,dia rebahan di tempat tidur sambil memegang kalung pemberian dika dan terus mengingat wajah dika yang tampan.
setelah dika sampai di rumah,dia membuka pintu.dia melihat istrinya tidur di sofa karena menunggu dia pulang.saat dika akan masuk ke kamar tiba-tiba vera bangun.
"sayang,kamu sudah pulang?"
"iya sayang,aku mau mandi dulu ya"
"ok sayang,mau aku buatkan kopi?"
"tidak perlu sayang,aku ingin mandi lalu tidur karena aku cape sekali"
setelah itu vera ikut suaminya masuk ke kamar,saat vera akan memeluk suaminya dia mencium bau parfum perempuan (karena saat itu dika masih memakai kemeja kerjanya) tapi vera pikir tidak seperti parfumnya.namun vera tidak bertanya,takut nanti akan bertengkar dengan suaminya.
dika dan mita kini resmi menjadi sepasang kekasih,mereka hampir setiap hari ketemu walaupun hanya sebentar hanya untuk memadu kasih.
dika pun tak sungkan mengajak mita ke hotel hanya untuk melampiaskan hasratnya.mita yang sudah di butakan dengan cinta,dia rela menyerahkan mahkotanya untuk dika.
__ADS_1
walau begitu,mita tidak merasa menyesal justru dia bahagia.