Orchestra

Orchestra
Chapter 2: Pertemuan.


__ADS_3

Adam baru bangun dari meja belajar nya. ternyata adam belajar semalaman.


"ahh.... eh? kenapa aku tidur di sini? harus nya aku di kasur" Kata Adam sambil kebingungan.


"oh iya malam tadi aku belajar yah" pikiran adam.


adam pun turun ke bawah dari kamar nya ke kamar mandi.


Adam bergegas pergi ke sekolah nya. Sehabis mandi Adam di sajikan sarapan favorite nya oleh sang ibu. sang ibu nampak tidak bisa menyembunyikan senyuman nya ke adam. karena ibu nya senang dengan adam yg mulai fokus belajar.


"kenapa kalian senyum seperti itu?" tanya adam.


"tidak tidak,tidak ada apa apa" jawab ibu.


ayah Adam pun pergi kerja sambil mengantar Adam ke Sekolah nya.


"hey adam, selamat pagi" Salam ariel teman dekat adam.


"selamat pagi" saut adam.


Ariel"Hari ini katanya ada murid pindahan".


Adam "Aku tidak peduli"


Ariel "Katanya dia cantik loh"


Adam "Tapi dia tetap wanita kan? tidak,Aku tidak tertarik."


Ariel " Yah dia juga ahli dalam bidang musik"


adam terhenti bergerak.


Adam "Kau bercanda kan?"


Ariel "Tidak, Aku serius"


Adam "Kalau begitu aku tertarik"(sambil berlari ke ruang guru)


Ariel "katanya tidak tertarik" (dalam hati).


Adam sampai di ruang guru


Adam "Selamar pagi!"


Guru "Pagi. Ada apa?"


Adam "ehhhh" (sambil melihat ke seluruh ruangan Guru)


Adam "tidak jadi. tidak ada apa apa".


(berlari meninggalkan ruang guru).


"Katanya ada murid baru" adam dalam hati.


"kriiiing...!!!!!!"suara bel masuk berbunyi.


Adam pun berlari menuju kelas nya.


guru "baik anak anak sebelum saya memulai pelajaran kita kedatangan murid baru"


Guru "semoga kalian bisa akrab dengan dia"


Murid baru "Se...selamat pagi"


murid baru " na..nama..nama ku Aurora putri bisa kalian panggil aura"


Ariel "hey... hey... Adam" (dengan suara bisik bisik memanggil adam)

__ADS_1


Adam "Apa?"


Ariel "Dia orang nya"


" Oh jadi dia " (Perkataan Adam dalam hati)


Guru " Baik aura kau bisa duduk di samping gladis perempuan yg berkaca mata itu"


Aura"Baik,Terimah kasih"


"Dia Sopan Sekali" Ucap adam dalam hati.


"Baiklah Mari kita mulai pelajarannya dan saya harap semu bisa fokus. terutama kau Adam" perkataan Guru dengan semangat.


"Kelainan apa yg melanda bapak satu ini" Ucap adam dalam hati


bel istirahat berbunyi. dan seperti biasa adam dan ariel selalu kumpul di kantin dan ngobrol satu sama lain.


"Adam, Lebih baik kau berkenalan dengan gadis itu. dia kan yg kau cari cari? San pecinta musik" ucap ariel


Adam "Iya sih tapi......"


"jangan tapi tapi cepat kesana sebelum orang lain yg memiliki nya"ucap ariel sambil mendorong adam.


dengan gugup Adam menemui gadis itu.


Adam "Hay aura"


aura " apa aku mengenal mu?"


Adam "Tidak"


aura "Bagaimana kau bisa tahu nama ku"


Adam "kau pikir yg barusan memperkenal kan diri di depan kelas siapa?"


Adam "Adam... panggil saja Adam"


Aura "oh.... ok."


Aura "sekarang kau bisa pergi"


Adam "o...ok"


Aura "Hey adam"


Adam "Apa?"


Aura "tidak jadi"


Adam "ok"


adam pun pergi meninggalkan aura


Ariel "Pembicaraan macam apa itu"


Adam "itu bukan urusan mu"


"Hedeh...... Kau tidak ahli dalam percintaan Adam" pikiran Ariel.


sore pun tiba Adam sudah harus pulang.


seperti biasa adam mengucapkan salam ke semua teman nya sebelum pulang.


adam memang dingin tapi bukan berarti dia tidak baik.


karena ayah adam lembur adam terpaksa pulang jalan kaki.

__ADS_1


di pertengahan perjalanan ia menyadari bahwa gadis yg ada di depannya adalah aura.adam pun menyampiri aura.


"Hay aura" Salam adam.


aura " kau lagi kau lagi"


adam "kenapa?"


aura "tidak ada apa apa. hanya saja jangan sok akrab dengan ku aku tidak menyukai nya"


Adam " kalu begitu mari kita mencoba tuk akrab"


aura terhenti berjalan.


"APA KAU BERCANDA MANA MUNGKIN AKU MAU BERTEMAN DENGAN ORANG ORANG!!!!" Kata Aura sambil teriak emosi.


Adam "oh.. ternyata kau introvert"


Aura " uh....eh.. apa itu?"


Adam "hah? kau tak tahu? introver, di sisi lain, dianggap mendapatkan gairah lewat menyendiri. Introver, biasanya cenderung pendiam, suka merenung, dan lebih perduli tentang pemikiran mereka dalam dunia mereka sendiri"


Adam "yah kurang lebih seperti itu"


aura " hah? aku tidak paham"


"kau ini manusia apa alien" kata adam dalam hati.


Aura "yah... memang aku tidak tahu apa itu introvert. tapi kalau memang aku seperti itu berarti.... yah aku introvert"


"Dia imut sekali" kata adam dengan suara kecil.


Aura "Apa?!! aku mendengarmu ****"


Adam "Eh ma...maksud ku anak yg di sana itu dia imut sekali"


Aura "hm.... kau benar dia imut sekali"


"GADIS MACAM APA INI ? KENAPA DIA **** SEKALI!!" pikiran adam.


Aura "Tunggu........ APA SELAMA INI KAU MENGIKUTIKU HAH?"


Adam "tidak!"


"tapi kalau di pikir pikir aku dan dia melewati jalan yg sama dari tadi. pantas saja dia berfikir aku mengikuti nya. pikir adam.


Aura "apa benar?"


Adam "aku serius, Rumah ku di dekat sini"


Aura terlihat curiga " Baiklah.. tapi jangan mengikuti ku sampai kerumah ku"


Adam "baik!!.


adam dan aura berjalan selama beberapa menit sampai.......


aura berhenti berjalan.


Aura "SUDAH JELAS KAU MENGIKUTIKU DASAR MESUM!!!"


Adam " Eh?.. Aku serius aku tidak mengikuti mu!"


" INI RUMAH KU DAN KAU MASIH JALAN DENGAN KU BUKANNYA SUDAH JELAS KAU MENGIKUTI KU?!" Aura sambil marah.


Setelah mengetahui rumah aura Adam nampak sangat kaget "ehhhh.... Ini rumah mu? Rumah ku yg ini berarti kita bertetangga!!"


Aura "eh....ehhh!!!!!"

__ADS_1


THANKS FOR READING.


__ADS_2