Orchestra

Orchestra
chapter 5 : Akrab


__ADS_3

6 hari kemudian Adam mendapat pesan dari grup yg mereka buat. Mereka berencana untuk berlatih bersama.


Awal nya Adan ingin menolak namun saat Adam membaca pesan dari aura yg di mana aura ingin ikut, Membuat Adam pun ikut karena Adam dan aura belum terlalu akrab.


Yah sebelum mereka pergi latihan mereka berangkat dulu ke sekolah. Adam masih menunggu aura keluar rumah karena adam ingin ke sekolah beraama aura lagi. tidak lama aura pun keluar rumah dan di sambut oleh adam yg sudah menunggu aura.


Adam dan Aura pun berangkat ke sekolah bersama sama.


Di jalan, Adam bertanya soal orang tua aura.


karena adam tidak pernah melihat orang tua aura.


Adam "eeh... Aura?"


Aura "Yah?"


Adam "orang tua mu di mana?"


Aura pun berhenti sejenak sambil menghela napas.


"Itu bukan urusan mu" Ucap aura dengan keras sambil berjalan cepat meninggalkan Adam.


di sekolah adam mencari cari aura. Hal ini jelas membuat seluruh teman sekelas Adam menjadi salah paham karena adam juga sering berduaan bersama aura.


bukannya memberitahukan adam teman teman adam justru menyuruhnya untuk mencari nya sendiri.


setelah beberapa menit adam menemukan Aura.


Aura ternyata sedang menyendiri di bawah pohon belakang sekolah.


Adam "Hey apa yg kau lakukan disini?"


Aura "Kenapa kau terus mencampuri ku? Ada apa dengan mu?"


Adam "Aku hanya ingin mengetahui banyak tentang mu. Dan juga.... aku meminta maaf!"


setelah hening selama beberapa detik akhirnya aura bicara.


Aura "Ayah ku sudah meninggal dan ibu ku bekerja di luar kota"


Adam "Aku turut berduka, Maaf telah bertanya"


Aura "Tidak apa apa.. Semua orang juga akan melakukan hal yg sama"


Adam "Jadi kau sendirian di rumah?"


Aura "Yah tapi aku tidak merasa demikian"


Adam "Kau sangat berani, Lain kali aku boleh kerumah mu?"


seketika semua hening.......


Aura hampir syok mendengar hal itu. Pikiran aura kemana mana.


Aura "Ka..ka.kau mau apa? Karena aku tinggal sendirian kau mau kerumah ku?"


Adam dengan polos nya berkata Iya (kan ******)


Kemudian Adam menyadari arti lain dari perkataan nya itu.


Adam "Eh ma..maaf aku tidak bermaksud untuk melakukan hal yg tidak tidak kepadamu"


Aura "Apa yg kau katakan!! Semua laki laki seperti itu"


Adam "Aku hanya bermaksud untuk bertamu saja"


Aura "Aku masih mau perawan aku masih sma tolong jangan lakukan itu tolong"


Adam "Kau tidak mendengarku ? Aku tidak bermaksud begitu!!"


Aura "Kau pikir aku percaya padamu"


Adam "Baiklah kalau begitu kita ajak gilang dan Diana kerumah mu bagaimana?"


Aura "Apa kau gila? 2 perempuan 2 laki laki ini bencana besar"


Adam "Tapi..."


Tiba tiba bell berbunyi..


Aura langsung lari ke kelas nya dengan wajah yg memerah.


Setelah pulang Aura nampak menjauhi Adam bahkan tidak berani menatap adam.

__ADS_1


Ariel pun menyampiri adam yg sedang melihat tingkah aura yg salah paham.


Ariel "Hay adam... kau kenapa?"


Adam "Tidak apa apa"


Aura "kenapa aura menjauhimu ? Kalian bertengkar?"


Adam "Bertengkar? Kau pikir kami mempunyai hubungan?"


Ariel "Semua orang di kelas bahkan satu sekolah ini juga menyadari betapa dekat nya kau dengan gadis itu"


Adam "Kalian hanya salah paham. kami hanya sekedar ingin membiasakan diri karena ayah ku yg mendaftarkan kami berdua di sebuah kontes"


Ariel "Tapi kau yakin kau tidak mempunyai perasaan ke dia?"


Adam "Aku yakin"


Ariel "kalau dengannya sendiri bagaimana? kau yakin dia tidak mempunyai rasa kepadamu?"


Adam "Apa maksud mu"


Ariel "Kau akan mengetahui nya dah"


Ariel meninggalkan adam.


Sore hari Adam mengetuk pintu rumah aura.


Aura membuka pintu dan kaget.


Aura "Kau mau apa kemari? Aku bilang aku masih mau perawan"


Adam "Kau salah paham **** dan lain kali kecil kan suara mu. Kita bertetangga bisa saja ayah atau ibu ku mendengarmu"


Aura "Biarkan saja!! Agar orangtua mu mengetahui betapa mesum nya dirimu"


Adam "Apa kau tidak memeriksa chat dari grup?"


Aura "eh?"


Adam "Diana dan Gilang sudah menunggu kita! Aku kemari untuk menemanimu ke sana"


Aura "oh ma..maaf aku salah paham"


Aura "Apa?"


Adam "Boleh aku masuk?"


seketika semua hening lagi selama bebarapa detik dan aura pun memukul Adam dengan keras.


Selama beberapa menit akhirnya Adam dan Aura sudah tiba di tempat mereka akan latihan.


Diana menyambut mereka di sana


Diana "Hay Adam, Aura"


Adam dan aura "Hay"


Adam "oh iya ngomong ngomong Gilang di mana?"


Diana "Dia sudah ada di dalam. Dia kehabisan kesabaran menunggu kalian"


Adam "Kau bisa menyalahkan Aura"


Aura "eh kenapa aku?"


Adam "Seandainya kau tidak salah paham ini semua tidak akan terjadi"


Aura "Ma..maaf"


Diana "Sudah sudah.. ayo masuk"


Adam "oh iya diana?"


Diana "iya?"


Adam "Ini Apartemen mu?"


Diana "Bukan, Tapi ini rumah ku"


Adam "Apa? Sebesar ini rumah mu?"


Diana "Tidak lah kau benar ini apartemen ku. Kamar ku di lantai 2 di sana, Ayok naik"

__ADS_1


Adam, Diana, Dan aura Masuk kedalam kamar Diana.


Di sana mereka di sambut oleh Gilang yg sedang makan di sana.


Diana "Giilang.. Kau sedang apa?"


"Perasaan ku tidak enak" Gumam Gilang dalam hati.


Gilang "Eeeh anu... "


Plak!! (suara pukulan keras Dianan ke gilang)


Diana " Ini rumah ku dan kenapa kau makan di sini seenak nya? Hah?"


Gilang "Aku se..sedang mengembalikan Tenaga!! Yah tenaga!"


Diana "Dan kenapa kau makan seenak nya tidak meminta izin dulu kepadaku?"


Gilang "Karena... "


Diana " Hah... Terserah lah makan saja sepuas mu. Ngomong kau makan apa...."


Gilang "Oh ini"


Diana dengan raut wajah yg marah "Kau memakan Bakmi ku? Yg aku simpan di kulkas?"


Gilang "Iya!!... Tunggu..."


Plak.. plak... (Suara pukulan 2 kali)


Diana "Baiklah mari kita mulai saja. Maaf menunggu Adam, Aura"


Adam "Hubungan mu dan gilang itu apa?"


Diana "Aku dan anak haram ini sepupu"


Gilang "Jangan memanggil ku anak haram plus sejak kapan kita sepupu?"


Diana "Kau memang anak haram. Huh Gilang sebenarnya sahabatku sejak kecil."


Adam "Oooh.. Kalian kelihatannya akrab sekali"


Gilang "Dia sering memukul ku. bagaimana bisa itu di bilang akrab?"


Diana "Aku hanya akan memukul mu jika kau berbuat salah atau Berbuat ceroboh"


Aura "eehh.. Maaf tapi bisahkah kita memulai latihannya?"


Diana "eh maaf aku lupa hehe. Ayo kesini!... di sini banyak sekali alat musik yg bisa kalian pakai"


Adam "Waah Banyak sekali alat musik"


Diana "Walaupun begitu aku hanya memainkan Gitar listrik milikku"


Baiklah ayo latihaan!!


Ayooo!!!! (Serentak semua orang)


Malam pun tiba Adam dan Aura pulang ke rumah mereka masing masing.


Adam "Hari ini kereta ke kearah rumah masih belum tiba"


Aura "kapan kereta akan datang?"


Adam "Kurang lebih 8 menit lagi"


Aura "Apa yg harus kita lakukan selama 8 menit ini?"


Adam "Yaah ayo kita makan di restoran di sana?"


Aura "eh? a..apa? Ka..kau mengajakku kencan?"


Adam "Apa maksud mu? Kau belum makan kan? Aku juga belum dan kereta tiba beberapa menit lagi. jadi ayo makan di sana"


Aura "Baiklah.."


"Seandainya saja Apartemen Diana tidak sejauh ini kita tidak usah menggunakan kereta" Gumam adam


Aura "Adam ayo cepat katanya mau makan?"


Adam "Ah iya iya"


Jadi begitu yah? Aku dan Dia sudah mulai akrab. Dan ini menjadi kencan pertama ku.

__ADS_1


__ADS_2