
Adam " Apa? Apa yg ingin kau katakan?"
Aura " Anu... Ini!!"
Kemudian Aura memberikan sesuatu ke adam.
Benda yg di berikan oleh aura itu adalah jam tangan yg di beli Aura tadi, Dan jam tangan itu adalah jam yg menarik perhatian adam barusan.
Awal nya adam nampak kaget campur heran kenapa tiba tiba seperti ini.
Adam "Kenapa? Apa yg terjadi?"
Aura "mmm....... Se..se.. Selamat ulang tahun"
Perasaan Adam campur aduk mulai ia senang , Heran, Kaget, Dan terharu. Adam sangat senang dan hampir menangis.
Adam " bagaimana kau bisa tahu ulang tahun ku?"
Aura " Yah saat mendaftar kontes kita mengisi biodata kan? Aku melihat tanggal lahir mu disitu"
Adam "Tapi kenapa kau mengingat nya?"
Aura "Karena itu penting bagiku"
Adam menjadi semakin senang saat aura mengatakan hal itu.
Adam " terimah kasih dan maaf"
Aura " Sama sama dan kenapa?"
Adam " Aku tidak mengingat ulang tahun mu"
Aura " Apa? Haduh kau ini... Ulang tahun ku 6 april"
Adam " 6 april berarti... Astaga!! 2 bulan yg lalu?"
Aura " yups. Aku lebih tua sebulang dari mu"
Adam " Maksud berarti ulang tahun mu sudah lewat"
Aura " Iya.. Tapi tidak apa apa tidak ada yg merayakannya. Sekali lagi selamat ulang tahun"
Adam " Kau tidak apa apa membeli jam ini untuk ku?"
Aura "hm Tidak apa apa lagi pula ibuku mengizinkan ku"
Adam " Jadi kau minta izin untuk ini?"
Aura " Yah"
Adam " Terimah kasih aura "
Aura " Sama sama. Ayo pulang, sebagai ganti nya tepati janji mu kita makan bersama keluarga mu"
Adam " Dengan senang hati"
Gumam Adam " Aku berjanji Aku akan merayakan ulang tahunnya tahun depan".
Akhirnya Adam dan Aura pulang bersama dan ibu adam juga ternyata sudah menyiapkan kejutan untuk ulang tahun adam. Mereka berdua di sambut dan semua nya makan bersama. Adam sangat senang dan moment itu akan menjadi moment yg paling tidak akan bisa untuk adam lupakan.
Keesokan hari nya Adam dan Aura sudah harus bersekolah. Seperti biasa adam dan aura jalan bersama ke sekolah mereka dan adam juga selalu di sambut oleh teman baik nya ariel di setiap pagi.
Saat Adam dan Aura masuk ke sekolah mereka, Semua mata memusat ke mereka. Mereka menjadi pusat perhatian sejak penampilan mereka 1 minggu yg lalu.
Semua orang di sekolah berpendapat bahwa adam dan aura adalam pasangan yg sangat serasi. Rumor bahwa mereka berpacaran pun kian meluas. Lagi pula bukti bahwa mereka selalu jalan bersama pun menjadi bukti kuat.
__ADS_1
Adam nampak tidak menghiraukan rumor itu tapi aura menjadi salah tingkah ketika mendengar gosip itu.
Kelas pelajaran di mulai dan selama pelajaran berlangsung akhir nya tiba juga waktu istirahat.
Di saat istirahat Aura di hampiri oleh seorang cewek dan 3 temannya. Cewek itu bernama Nina. Nina kemudian menanyakan Aura soal hubungannya dengan adam.
Nina " Hay.. Kau Aura kan?"
Aura " iya. Kenapa?"
Nina " Hey.. hey.. Apa kau pacaran dengan Adam"
Aura "ti..ti..tidak!!"
Nina " Tidak perlu malu, jujur saja"
Aura " Kami tidak pacaran. Kami hanya sebatas tetangga, partner, Dan-"
Adam " Sahabat. Kami memang tampak dekat karena kami sahabat. Tidak lebih dari itu"
Nina " Jadi begitu... Baiklah aku percaya padamu "
Nina " Berarti kau masih jomblo kan adam?"
Adam " Iya "
Nina " Kalau begitu Adam, jadilah Pacar ku. Aku sudah lama menyukai mu"
Aura "Jangan jangan!! Adam tidak boleh pacaran dengan mu! Dan jangan dekat dekat dengannya! Kau juga adam jangan menerima nya!!"
Nina " Aura? Aku hanya mengetesmu"
Adam " Apa itu barusan? Apa kau cemburu?"
Nina " Hihi..Nampak nya ia sangat marah"
Adam " Kau pikir itu lucu? Mempermalukan orang seperti itu sama semali tidak lucu."
Adam meninggal kan nina dan lari mengejar aura.
Aura berlari ke balakang ruang olahraga.
Aura " Kenapa aku ini? Kalau adam mau pacaran dengan orang lain kan itu keputusan adam. Tapi kenapa aku malah memaksanya untuk menolak nya? Apakah aku benar benar cemburu?"
Adam "Hey aura"
Aura " Eh adam? Apa yg kau lakukan kesini?"
Adam " Aku mengejar mu.. Aku pikir kau akan menangis karena malu"
Aura " Hah aku ini gadis yg tangguh jangan khawatir"
Adam " Ngomong ngomong tadi.."
Aura " Tidak tidak aku tidak cemburu. Hanya saja kau masih belum ku perbolahkan pacaran karena kau harus foku bermusik. Besok Kan pertandingan"
Adam " oh jadi begitu.. hihi"
Aura " Kenapa kau tertawa?"
Adam " Tidak tidak. Hanya saja kau sudah seperti ibu ku saja"
Aura " kau ini.. iiihhh"
Aura " Jadi bagaimana cara menyelesaikan permasalahan ini? Mereka sudah menganggapmu cemburu pasti Aku akan di bully Habis habisan"
__ADS_1
Adam " Ah aku ada ide! Tapi kau harus janji kau akan diam dan menuruti ide ku"
Aura " Baiklah aku janji! Tapi apa ide mu?"
Adam " Kau Lihat saja nanti"
Alarm pelajaran masuk pun berbunyi.
Di saat Adam dan Aura masuk ke kelas mereka kemudian melihat ke arah aura.
Nina "Hay Aura maaf atas permasalahan yg tadi. Tapi Tidak harus cemburu karena kau tidak punya hak untuk itu kan?"
Adam " Dia punya hak untuk cemburu"
Semua orang nampak keheranan termasuk aura
Nina " Apa maksud mu?"
Adam " Sebenarnya itu benar!. Aku dan Aura itu pacaran. Jadi dia punya hak untuk cemburu"
Aura sangat kaget akan hal itu namun ia sudah berjanji untuk mengikuti rencana nya dan akan diam.
Bukan hanya aura, Semua teman kelas aura dan adam juga sangat kaget.
Dan selama pelajaran berlangsung Aura terus menatap Adam dengan mata tajam dan Adam juga sedikit menyesali tindakannya.
Waktu sekolah pun selesai dan mereka akan pulang.
Aura " Sayang ayo kita pulang!"
Gumam adam " Perasaan ku tidak enak"
Gumam Ariel dari luar kelas " Wah.. Jadi mereka sudah pacaran? Hebat sekali!"
Setelah itu Adam dan Aura berjalan pulang. Ditengah perjalanan, Aura kemudian memukul kepala Adam dengan keras.
"Pak" Suara pukulan.
Adam " Aw... Sakiiit"
Aura " Apa maksud ku tadi? Hah? Kau pikir ini ide yg bagus?"
Adam " Maaf tapi ini satu satu nya cara. Tapi ini kan hanya pura pura. Lebih baik kita pura pura saja"
Aura " Harus nya tadi kau bertanya dulu padaku kemudian kau memutuskan"
Adam " Jika aku bertanya padamu pasti kau tidak menyutujui nya"
Aura " Tentu saja aku tidak menyutujui nya"
Adam " Itu dia alasan aku tidak menanyaimu"
Aura " Baiklah aku pasrah. Tapi ada syarat dari ini semua"
Adam " Apa?"
Aura " Karena ini hanya sebatas pura pura tolong jangan lakukan hal hal yg romantis. Ok?"
Adam " Baiklah!"
Sejak saat itu Aku dan Aura berpacaran dengan berpura pura. Dia melarangku melakukan hal romantis kepadanya. Aku menyutujui nya tapi.......
Aura " Sayang... Sini ku suapi"
Dia sendiri memperlakukan ku dengan romantis.
__ADS_1