OVER LIMIT

OVER LIMIT
21. Pertemuan pertama 2


__ADS_3

"Hey.. apakah kamu manusia?" Wanita tersebut mendengar pertanyaan dan segera tertegun, dalam keadaan seperti ini hal konyol apa yang ditanyakan orang ini?.


"Kenapa kau menatapku? Apa diwajahku terdapat sesuatu?"


"Ohh tidak maafkan aku, aku ingin berterimakasih padamu tapi ini bukan waktu yang tepat kita harus segera pergi dari sini, jika tidak kita akan dimakan oleh monster!"


"Apa yang kau maksud tungganganku yang disana?" Wu Shen menunjuk kearah little fire yang sedang berlari mendekat.


"Wahhh, monsternya mendekat! Cepat pergi, aku akan menahannya meskipun sebentar!" Dengan kedatangan little fire yang semakin dekat, wanita tersebut sangat takut dan mulai jatuh berlutut dengan gemetar.


"Cepat tarik hawa membunuhmu little fire, kau membuatnya sangat ketakutan!" Wu Shen berteriak dengan keras. Dan little fire segera menarik hawa membunuhnya, namun wanita tersebut tetap gemetar ketakutan.


"Tenanglah ini little fire dan dia tungganganku, dia juga tidak berbahaya" kata Wu Shen.


Setelah mendengar hal itu wanita tersebut mulai mendapat keberaniannya dan bisa berfikir dengan jernih sekali lagi.


"Ayahh!! Bagaimana dengan ayah!?" Wanita tersebut tidak menghiraukan wu Shen yang sedang menghiburnya, ia segera berlari kearah pertempuran sebelumnya. Wu Shen juga mengikuti dibelakang.

__ADS_1


"Ayah ayah! Buka matamu ayah! Kita sudah selamat. Jangan tinggalkan aku! Huhuhu..." Pria paruh baya tersebut mulai membuka matanya dengan penuh usaha.


"Putriku.. dimana penolong kita? Aku ingin bicara padanya." Mendengar hal itu wu Shen segera mendekati pria tersebut dan duduk disebelah putrinya.


"Pemudaa.. hidupku tidak akan lama. Mereka menyerangku menggunakan racun, ughh... Saya yakin ini semua adalah takdir jadi sebelum saya tiada, aku titipkan putriku padamu."


"Ayah, kamu tidak boleh banyak bicara, aku akan mencari seseorang yang bisa menyembuhkanmu" ketika wanita tersebut hendak beranjak, pria paruh baya menahannya dan melanjutkan berbicara.


"Nakk.. turuti permintaan terakhir ayahmu! Dengarkan pemuda ini, dan selamatlah.. ayah sangat menyayangimuuu...."


"Haiss.. masalah sulit ni! Bagaimana cara menenangkan orang yang sedang bersedih?"


Wu Shen mulai merenung, kemudian memberikan penghormatan terakhir dan berbicara.


"nona.. apa kau akan bersedih seperti ini selamanya? lupakan, ayahmu menginginkan agar kau bahagia jadi jangan membuatnya kecewa dengan kesedihanmu. lebih baik kita segera menguburkannya atau membawanya pulang kerumah jika nona mau?"


"jarak dari sini hingga kekota masih beberapa hari, lebih baik ayah dikuburkan disini." dengan itu mereka mulai melakukan penguburan yang layak untuknya.

__ADS_1


Setelah beberapa jam mereka telah selesai dan wanita tersebut juga sudah tenang jadi Wu Shen mulai bertanya.


"nona bisakah anda ceritakan apa yang sebenarnya terjadi?"


"sebaiknya tuan jangan ikut campur dengan urusan saya, apa yang dikatakan oleh ayah saya tuan boleh tidak menghiraukannya, karena ini sangat berbahaya, aku tidak ingin tuan jadi terlibat." kata wanita tersebut dengan meyakinkan.


"nona tenang saja, karena saya juga sudah menerima apa yang diinginkan ayah nona, jadi saya siap untuk menanggung resiko bahaya terhadap hal ini, nona bisa mulai menceritakan masalah ini selagi kita berjalan kerumah nona."


"little fire turunkan tubuhmu dan biarakan nona ini duduk diatasmu kita harus mengantarnya"


"ahh tidak tidak, jangan tuan lebih baik aku berjalan kaki saja"


"Diam dan dengarkan aku!"


"baik" balas wanita itu. kemudia wanita tersebut menaiki little fire dan pergi kearah kota bersama Wu Shen.


(ayo ayo ayo like. komen. dan semualah. kasi kasi saran apa yang kurang)👍🔥🔥🙋🏼‍♂️

__ADS_1


__ADS_2