
Deru ombak yang sangat kencang membuat pandangan si gadis terpengarah ke dalam indahnya suasana sore hari .Ayana tinggal sendiri setelah kepergian orang tua nya ,dia memilih tinggal di apartemen peninggalan ibunya dan menempatinya .Sedangkan semua aset keluarga nya di ambil alih oleh pamannya yang serakah ,Nasibnya begitu buruk sehingga Ayana selalu menangis setiap malamnya
"Hai kemana keluarga mu "tanya Ayana kepada seekor kumbang kecil dan indah
"Kurahap kau tidak sama seperti aku ,maukah kita tinggal bersama .kau dan aku sama -sama ditinggal oleh orangtua bukan? Maka ayo ikutlah bersamaku"sambil meletakan kumbang itu di telapak tangannya .
-
Hujan begitu deras dan di temani oleh kencangnya Anging malam , Ayana sudah pulang ke apartemennya dan mmbaringkan badannya di kasurnya .dia melihat ke atas langit-langit ,dia bingung sampai saat ini dia belum mempunyai pekerjaan tetap melamar keperusahaan ayahnya yang di pegang pamannya di tolak Bahkan Ayana di usir oleh pamannya sendiri . Tiba-tiba pikirannya terlintas nama Arya ,Dia kehilangan kabar Arya setelah kepergian kedua orangtuanya.
"Apakah aku harus menghubungi nya ,ah tidak-tidak .bisa jadi dia sudah lupa "sambil membuang nafas kasar
"semoga keajaiban datang dihari esok ,kumohon itu"dalam hatinya
-
Deringan telpon yang terletak di diatas kepala si gadis ,membuat dirinya merasa tergangnggu dengan suaranya.dengan cepat dia mengambil dan menempelkan benda pipih itu di telinganya dengan mata yang masih tertutup.
"### Hallo "dengan suara khas bangung tidur
"Apakah benar ini dengan Nona Ayana abigail"
"Yah saya sendiri"menjawabnya malas
__ADS_1
"Saya dari perusahaan QA ingin menyampaikan bahwa lamaran anda yang anda kirim 2 tahun yang lalu ,kami terima "
Dalam sekejap Ayana membuka matanya dan mencerna perkataan yang baru saja ia dengar.
"A-pa,yang benar saja .lamaran itu sudah sangat lama "serunya
"Saya tidak tau alasannya , tapi untuk hari ini saya tunggu kesiapan anda untuk datang jam 10:00 WIB di kantor kami"seru wanita itu sambil menutup panggilannya
-
Kegugupan itu datang untuk kedua kalinya Ayana menginjakan kaki di perusahaan itu.Dia langsung di arahkan oleh wanita yang meneleponnya tadi pagi untuk bertemu Bos besar perusahaan itu ,Ayana sunggup gugup .ini kali pertama dia harus menghadap Boss besarnya .Ayana menarik nafasnya dalam-dalam lalu tersenyum dan melangkah keruangannya.
Seorang lelaki yang memunggungin Ayana yang tengah duduk di kursi kebesarannya .Lalu lelaki itu membalikan badannya dan menatap seorang gadis yang ada di hadapannya .
"Apakah kau akan terus menunduk ,disaat saya akan berbicara"tanyanya dengan tatapan datar
" Ouh sial,dia begitu cantik"batin lelaki itu
Ayana cukup pandai dalam berpakaian ,bisa dibilang stylish dalam memakai pakaian.
"### Oke silahkan duduk "seri lelaki itu
__ADS_1
Ayana pun langsung duduk dan menyelipkan rambutnya di telinganya.
"Perkenalkan nama saya Qenand Abrosius ,pemilik perusahaan QA ,Disini saya membutuhkan sekretaris untuk SAYA PEKERJAKAN"serunya dengan penuh penekanan di bagian akhir kalimatnya
"S-saya siap pak menjadi sekretaris anda "serunya terbata-bata
"Oke mulai hari ini kamu bisa bekerja"serunya sambil berlalu meninggalkan Ayana yang masih tidak ,percaya dengan perkataannya.
-
Ayana pun keluar ruangan bossnya dengan senyuman yang lebar ,dia menuju ruangan yang sudah di tunjukkan oleh karwayan lainnya .Tak sengaja dia berpapasan dengan seorang lelaki yang tidak asing di matanya Ayana .
"Arya"dalam batinnya
Lelaki itu pun berhenti dan memandang Ayana tidak percaya.
"lama tidak berjumpa gadis aneh"sambil mengulurkan tangannya dan tersenyum tidak percaya
"Kukira kau sudah lupa "membalas uluran tangan Arya
"Bagaimana apakah kau menerima pekerjaannya "tanya Arya
"Iyah tentu saja aku menerimanya ,kenapa kau tau hal ini"seru Ayana bingung
__ADS_1
"Ya karna ,aku yang meminta kamu untuk bekerja disini "memberikan senyuman
"Kok bisa ,padahal waktu itu kau belum sempat meneruskan perkataan mu "seru Ayana semakin bingung.