
Kedatangan Qenand membuat Ayana tidak nyaman apalagi Qenand terus menatapnya.membuat Ayana merasa risih ,Qenand terus menatap dahi Ayana yang lebam .dia pun bangkit berjalan menuju kotak yang tertempel di dinding apartemen Ayana ,dan Ayana pun menatap bingung dengan prilaku boss nya .Qenand pun langsung menghampiri Ayana dan duduk di sampingnya .
"Apakah kau tidak bisa mengurus diri sendiri , ketika mendapatkan lebam di dahi mu"tanyanya sambil membuka kontak P3K
"Ahhh ini ,aku sudah tau "serunya sambil memegang dahinya
"Mari aku obatin"balasnya sambil mengobati dahi Ayana yang lebam
"Awww"rintih Ayana
"Oww sory,aku akan lebih hati-hati"serunya merasa bersalah
"Ada dengan bapak ,kenapa tiba-tiba khawatir dengan saya "tanyanya bingung
Pertanyaan Ayana mengehentikan kegiatan Qenand yang sedang mengobati lebamnya."perkataan Ayana ada benarnya juga. untuk apa aku mengobatinya,tapi ya sudahlah "batinnya
"Ada apa bapak datang kesini dan tau dari Mana tentang apartemen saya ,atau jangan-jangan bapak ngikutin kita yah"serunya menyelidik
"Aku kesini untuk mengantarkan jam tangan mu yang tertinggal di rumah ku dan yah ,aku mengikuti kalian"balas Qenand
"Terima kasih jangan repot-repot,padahal buang saja pak .agar bapak tidak cape untuk mengantarkan nya kesini "seru Ayana nada dingin
"Bukannya terimakasih"gerutu Qenand
"Kenapa? apakah saya akan di pecat jika berkata tak sopan di rumah saya sendiri "Tanyanya sinis
"Tentu saja saya bisa melakukannya "sambil tersenyum sinis
"Yah , lakukanlah sesuka bapak .Pintunya ada di sebelah sana ,bapak boleh keluar "perintahnya sambil bangkit
Ayana sudah muak dengan perilaku bossnya yang semena-mena terhadap nya ,Qenand pun bangkit lalu pergi meninggalkan Ayana . Qenand berhenti sebentar di ambang pintu sambil menatap Ayana . Tiba-tiba kepala Ayana pusing dan Ayana pun merasakan Ada yang keluar dari hidungnya pandangan Ayana pun kabur lalu ia terjatuh dan Qenand yang melihat itu pun langsung berlari mendekati Ayana dan menggendongnya keluar untuk di bawa ke rumah sakit .
Ayana terasadar dan merasa asing dengan tempat yang serba putih itu dia membuka matanya sedikit-sedikit dan menangkap seorang pria yang tengah menatapnya cemas .
"Bapak "lenguhnya
"Jangan dulu bangun ,kamu harus istirahat Ayana "serunya Qenand
"Saya dimana ini pak"sambil memegang kepalanya
"Kamu sedang di rumah sakit "Balasnya
__ADS_1
Ayana terus memperhatikan Qenand yang terlihat cemas akan keadannya . sekarang Ayana melihat sisi lembut Qenand ,ternyata Qenand pria yang baik walaupun dingin .entah apa yang dipikirkan Ayana ,dia terus memandangi wajah Qenand yang begitu tampan dengan bau maskulin yang khas membuat Ayana berpikir gila .
"Dia begitu tampan ,Hey ada apa dengan ku .dasar gadis bodoh "makinya di dalam hati
-
-
Keheningan tengah menyelimuti Ayana berbaring di atas ranjang,dia di berikan cuti selama seminggu oleh Qenand .di sisi lain di ruangan yang minim pencahayaannya seorang lelaki senang bermain panas di atas ranjang dengan seorang wanita yang begitu cantik dengan badan yang ideal ,suara desahan memenuhi seisi kamar .Qenand Tengah mabuk berat dan saat ini dia sedang bersama wanita di atas ranjang ,siapa yang tidak menolak dengan ketampanan dan kekayaan seorang Qenand Ambrosios .
"Ahh... Faster bict"seru Qenand
"Eummm...ahhhh...Shhhhh"desah wanita itu
Matahari pun mengganggu dua orang yang tengah tertidur lelap setelah permainan panasnya tadi malam
Qenand pun terbangun yang langsung memakai baju yang meninggalkan cek yang cukup banyak untuk wanita yang masih tertidur lelap.dia pun langsung beranjak pulang ke mansionnya ,Qenand pun menyadari kehadiran ibunya yang datang pagi-pagi .
"Hay moms ,kenapa mamih sudah ada disini "tanyanya bingung
"kamu lupa mamih kan udah ngasih tau kamu lewat SMS ,kalo mamah mau ketemu Ayana hari ini.terus kamu Abis dari mana Nan "serunya
"Owww kalian tampak dekat sekali "seru mika ibunya Qenand
"Ya ,tentu saja moms.yasudah aku mau mandi dulu dan akan menjepun Ayana "serunya sambil berlalu
Di sisi lain seorang gadis yang tengah mengeringkan rambutnya dengan hadrayer ,dan bersiap untuk berjalan-jalan dengan temannya karna cuti yang di berikan Qenand masih ada dua hari lagi . Tiba-tiba ada notif di layar handphone yang bertuliskan "Boss Gila"
"Ayana saya mau ,kamu datang kerumah saya . karna mamah ingin bertemu dengan mu ,jangan sampai terlambat saya jemput 7:00 "
"Hah.. hidupku kembali sial karna orang ini "membuat nafas kasar
Ayana pun memutuskan rencana jalan-jalan nya dengan temannya ,jam telah menunjukkan pukul 6:45 sambil menunggu Qenand menjemputnya Ayana sesekali membetulkan penampilannya .suara bel pun berbunyi.
Ceklek
"Hari ini kau sangat cantik"sapanya Qenand
"Jangan bercanda,ayo kita berangkat"sinisnya
"Kalo lagi judes gini ,cantiknya makin nambah yah"Serunya sambil mencubit pipinya
__ADS_1
"Apaan sih "Gerutunya
Mereka pun langsung bergegas pergi menuju mansion Qenand ,tiba Ayana di sambut dengan hangat oleh ibunya Qenand dan Mems .
"Hallo sayang ,sudah lama tidak bertemu "serunya sambi memegang pipi Ayana
"Hallo mah ,senang bertemu lagi "balasnya sambil senyum.
-
-
-
Ayana sedang berada di dapur ,karna ia menawarkan akan memasak sesuatu untuk ibunya Qenand .dengan rambut yang di Cepol dan keringat mengalir di pelipisnya membuat Qenand menghampirinya dan senyusap keringatnya dengan tissue .
""Ahh terima kasih "seru Ayana sambi kaget
"Tidak papa ,kau terlihat cocok jika rambutmu di fepol seperti ini"balsanya dengan senyuman
Qenand terus memperhatikan Ayana yang sedang mengaduk-ngaduk masakan nya , Lelaki itu tidak bisa menahan gairah yang dirasakannya .Ayana sungguh membuat tersiksa dengan leher yang jenjang ,badan yang body goals lekuk tubuh yang sangat ini .Qenand pun mendekati Ayana dan menempelkan dagunya di pundak Ayana ,sesekali Qenand menghirup lehernya Ayana yang membuatnya semakin bergairah .
"Apa yang bapak lakukan ,aku tidak nyaman"serunya sambil berbalik
"Ayana maukah kamu jadi pacar saya "serunya membuat Ayana membulat kan mata
"M-maaf pak ,ada apa dengan mu "balasnya sambil menempelkan tangannya di dahi Qenand
Qenand pun menatap lekat wajah Ayana ,jarak mereka hanya 5cm lalu Qenand pun menempelkan bibirnya di bibir kecil Ayana .Ayana pun bukannya marah tidak terima ,malah membalas ciuman Qenand .Ayana tidak bisa menolak ciuman lelaki yang membuat dadanya berdetak kencang akhir-akhir ini .Tanpa aba-aba Qenand mendudukkan Ayana di dekat kompor dan menciumi bibir dan leher Ayana membuat satu desahan lolos keluar dari mulut Ayana .Qenand pun menyudahi permainan nya
"Hey kau menolak ajakakan ku tapi kau menerima sentuhan ku "serunya sambil mengusap bibir Ayana yang basah
Demi apapun Ayana Malu dengan dirinya sendiri ,pipi Ayana pun rasa merah .dia langsung turun dan melanjutkan kegiatan masaknya dan menuangkannya ke piring ia tidak mau kalo Qenand terus mengejeknya dengan cepat Ayana meninggalkan Qenand yang tengah berdiri menatapnya .
like👍🏻
vote❤️
typo bertebaran 🙏🏻
Terimakasih 🤗
__ADS_1