Pahlawan_Perisai

Pahlawan_Perisai
Bab 13 : Reputasi Hancur


__ADS_3

brakkk.....


"Ah iya, saya ingat bahwa saya menyimpan beberapa keping di dalam perisai saya."


"Coba lihat, ini yang kamu inginkan bukan?"


Naoufumi mengambilnya dari perisainya dan berkata " Ini adalah 30 keping terakhir yang saya miliki". Kemudian dia melemparkannya kepada Motoyasu.


"apa itu? Apa yang sedang kau lakukan?!" Tanyanya.


Kemudian Naoufumi meninggalkan tempat itu. Ketika sedang berjalan. pada kedua sisi kiri dan kanan, Banyak dari mereka yang berbisik.


.


Gosip lebih cepat menyebar disini. Seluruhnya di dunia ini akan tampak mengerikan.


Jadi saya akan kehilangan kehormatan,


kepercayaan, dan uang saya. Saat petualangan saya dimulai. saya kehilangan semuanya. 'Sedih Naoufumi'.


 


Seminggu berlalu. Naoufumi masih tetap tinggal di sekitar kastil.


"Hei. pria perisai."


"Hah?!"


Itu adalah pemilik toko senjata. Naoufumi berjalan di sekitar kota. Dan dia memanggil Naoufumi ketika dia melihat nya.


"Aku dengar kamu mencoba mengambil sesuatu keuntungan dari teman Partymu. Kemarilah dan biarkan aku memotret dengan mu."


"... Kamu...." kata Naofumi.


"Apa? Apakah kamu memukul saya atau sesuatu?"


Tangannya sangat santai dan dia tidak tampak cemas.


"Eh,, ya sudahlah...." kata Naoufumi


"Wah terima kasih banyak." lelaki tua itu.


"Tunggu sebentar!"

__ADS_1


"Apa?!" Tanya Naoufumi.


Sejak saat itu. Naoufumi mulai berubah, baik tempramen, dan sifatnya sangat dingin dan cuek. Dia bahkan tidak memercayai siapapun. Dia sekarang sangat tangguh dan pemberani dan Mandiri.


Naoufumi sedang berdiri di gerbang kota, siap berangkat ke ladang untuk berburu. ketika itu pemilik toko itu memanggil Naoufumi lagi. Dia menoleh dan dia melemparkan tas kecil ke arah Naoufumi.


"Kamu tidak mungkin berpakaian seperti itu, setidaknya ambil ini."


Naoufumi melihat ke dalam tas. Isinya jubah hitam dan beberapa pakaian murah.


"Berapa harga ini?" Tanya Naoufumi


"Di suatu tempat sekitar 5 keping perunggu. Saya hanya punya itu di belakang." kata Lelaki tua itu.


"Baiklah saya akan mengembalikan uang anda lain kali"


Sejujurnya Naoufumi, mulai khawatir muali khawatir dengan pakaian dalamnya.


"Aku akan menunggu uang itu." Kata pemilik toko.


"tentu." Jawab Naoufumi dengan singkat.


Kemudian Naoufumi melemparkan jubah itu ke atas bahunya. berganti pakaian dan pergi ke ladang.


"AAARRRGGGHHHHH!!"


Butuh lima menit untuk membunuh salah satu dari kawanan balon itu. tetapi ballon itu tidak dapat menyakiti nya.


setelah setengah hari bertempur dan mampu mengalahkan sejumlah besar ballon itu. yang sudah pecah dan akan menjadi kulit ballon.


Naik level!.


Anda sekarang level 2


Perisai orange : kondisi terpenuhi.


perisai kuning : Kondisi terpenuhi


Naoufumi menghabiskan sisa hari itu dengan hati-hati dan membaca persiapannya untuk berikut nya.


Tepat pada saat matahari terbenam, dia mulai menyadari bahwa dia sudah mulai lapar. Dia dengan susah payah kembali ke gerbang dan menuju toko yang diberitahu yang akan membeli hasil jarahannya yaitu kulit ballon.


Seorang Lelaki gemuk berdiri di belakang meja. Dia tertawa terbahak-bahak saat dia melihat Naoufumi. Dia ingin membodohi Naoufumi. Tapi Naoufumi tahu akan hal itu.

__ADS_1


"Ada juga pelanggan disana menjual barang rampasan, diantaranya juga adalah kulit ballon"


*Ya ya.... bagaimana dengan 1 keping perunggu dengan dua kulit ballon ini?"


Mereka memutuskan harga untuk kulit ballon.


Jadi, hanya satu keping untuk dua kulit ballon.


"Silahkan"


"Terima kasih banyak.


Pelanggan itu pergi dan meninggalkan Naoufumi sendirian di toko.


"Hei, Aku membawakan mu beberapa hasil perangku. Saya harap anda menginginkan itu dari saya."


"Selamat datang! selamat datang!"


"Jadi kamu punya kulit ballon yah? Bagaimana kalau satu keping perunggu untuk sepuluh kulit ballon?"


Harga seperlima? Dia melihat sepanjang waktu!


"Bukankah kamu menawarkan pelanggan tadi satu perunggu dengan dua balon?" Tanya Naoufumi.


"Benarkah? Saya tidak ingat..."


Dia mengabaikan Naoufumi, membuat berbagai alasan tentang persediaannya.


"Baiklah." kata Naofumi, meraih kerahnya dan menariknya mendekat.


"Apa yang sedang kau lakukan?!"


"Beli barang ini juga untukku. Dia masih hidup, dan bisa membunuhmu."


Naoufumi memiliki ballon orange yang ditunjukkannya di bawah jubahnya. Dimana itu tanpa hasil menggigit pundak Naoufumi. Naoufumi melepaskannya dan meletakkannya tepat di wajah pemilik toko itu. Dan segera menggigit hidung pria itu.


"Ahhhhhh!!!!"


Dia mulai berguling-guling di Naoufumi menarik kembali balkonnya dan menarik kerah pemilik toko.


"Saya tidak meminta banyak. Hanya harga yang wajar. Pembicaraan tentang harga pasaran nya."


Jadi lelaki itu tidak pernah menyerah, tetapi pada akhirnya Naoufumi bisa lelaki itu membeli barang rampasan Naoufumi dengan harga dibawah pasar."

__ADS_1


Naoufumi mengambil uang hasil penjualannya dan kembali ke toko senjata. membayar kepada pemilik toko untuk pakaiannya. dan akhirnya ke restoran makanan.


__ADS_2