
Mereka berjalan melintasi ladang dan berdasarkan opersi mereka kali ini di hutan dan gunung.
Merek bertarung lebih lancar dari sebelumnya. Mungkin karna sudah terbiasa. Tetapi pada akhirnya monster seperti binatang aneh muncul.
Usapil.
itu seperti raksasa coklat..... kelinci??
Si usapil Memandang mereka selama satu dua detik sebelum melihat mereka dengan gigi besar yang terbuka.
"Awas!"
Mungkin berpikir itu lemah, Raphtalia sudah di lock. Jadi Naoufumi berlari mengejar untuk melindungi.
kiin! kiin!
usapil terus menggigit dengan giginya, tetapi sama sekali tidak berdampak pada Naoufumi'.
Peringkat Pertahanan Naoufumi sangat tinggi.
"Tusuk"
"ah.....aku...."
"Itu hidup....dan itu akan berdarah!"Kata Raphtalia panik
Naoufumi yang sedang bingung mengatakan.
"Hanya dengan itu. kita harus bertarung dengan banyak makhluk hidup."
"Tapi...tapi..."
Usapil terus menggigit Naoufumi, berulang kali.
"Lakukan saja! jika tidak, aku tidak akan bisa menjagamu dan mungkin saja aku bisa mati."
"baiklah"
Raphtalia berteriak seperti anak kecil dan menusuk usapil, dari waktu ke waktu di belakang.
tepat ketika dia menarik pisaunya. darah pun menyembur.
"Ah..."
Usapil jatuh ke tanah dan berguling-guling. Raphtalia menyaksikannya disana, dan kemudian memandangi terus darah yang ada di pedangnya. Warnanya tertinggal di wajah, dan dia tampak seperti akan lari.
"Huuu!"
Usapil lain muncul dari semak-semak dan menuju Raphtalia dengan giginya yang keluar.
"Ah!"
Naoufumi berlari diantara mereka dan menangkis usapil.
"Maafkan aku. Saya tahu ini benar-benar tanggung jawab saya. Tetapi saya tidak bisa melakukan apapun selain melindungi orang lain. Itu sebabnya kamu harus melakukannya."
Usapil membenamkan giginya di lengan Naoufumi ketika dia berbicara.
__ADS_1
"Aku harus menjadi lebih kuat. Aku membutuhkan bantuan mu untuk membantu saya."
Jika tidak, Saya mungkin akan mati. Waktu gelombang ditentukan. Gelombang kehancuran besar akan datang dalam waktu seminggu.
Jika aku menghadapi pada levelku saat ini, Aku tidak yakin apakah aku masih bisa untuk bertahan.
"...Tapi..."
"Hanya dalam waktu seminggu gelombang kehancuran besar akan melanda dunia."
"Apa?"
"Kren aku belum kuat, Maka sebelum itu, Aku harus cukup kuat untuk memenuhi itu."
Raphtalia mendengarkan itu dalam diam takut gemetaran.
"Kau akan melawan gelombang?"
"Ya. Untuk itu saya berada disini. Saya tidak melakukan hal ini untuk bersenang-senang....Jika kamu melihat seperti itu, kamu dan aku sangat mirip. Bukannya aku dalam posisi untuk memaksamu, untuk melakukan itu"
"...."
"Jadi jangan beri aku alasan untuk membiarkanmu pergi."
"Saya tidak mau. Tidak baik bagi siapapun untuk kembali ke dalam kandang budak itu."
"Aku tahu tuan, aku akan berjuang."
Dia melangkah maju dan mencengkram pisaunya. Dia akan membedahnya.
"Serahkan ini kepadaku tuan. Ini bukan tanggungjawab mu."
USA leater Shield : Kondisi terpenuhi.
USA Meat Shield : Kondisi terpenuhi
USA leather Shield : terkunci
Bonus melengkapi : Kelincahan 3
USA Meat Shield : Kemampuan terkunci
Bonus melengkapi : Kemampuan diseksi 1
Naoufumi mengubah perisainya menjadi perisai UsaMeat dan berdiri.
"Tuan, tolong , um, jangan..... tinggalkan aku."
Raphtalia memohon, dan memohon. Dia tampak terluka.
Dia pasti tidak ingin kembali ke pedagang budak.
Dia menangis di malam hari, menderita penyakit dan kurus. Jika Naoufumi tidak mengambilnya dia pasti akan mati.
"Jika kamu melakukan pekerjaanmu, aku pasti tidak akan meninggalkanmu."
EXP 7
__ADS_1
Raphtalia EXP 7
"Aku ingin.... untuk membantumu...Tuan."
Setelah itu untuk memutuskan tinggal di hutan malam itu. Mereka menemukan tempat terbuka, menumpuk kayu bakar, dan membuat api.
Mereka memetik beberapa rempah-rempah yang bisa dimakan dan merebusnya dengan daging usapil untuk dimakan. Ada beberapa daging, jadi mereka menusuknya dan memanggangnya dengan api.
Setelah makanan itu matang, Naoufumi mencoba sedikit untuk mengujinya. Tapi apa? Hasilnya tetap tidak enak dan hambar.
Naoufumi memberi panci rebus dan daging yang ditusuk.
"Sangat lezat!" Itulah yang dikatakannya
Perutnya bergemuruh dan matanya berbinar ketika dia menggigit daging. Dia memakannya seolah itu adalah makanan terenak di dunia.
Setelah pertempuran hari itu, Naoufumi berada di level 10 dan begitu pula dengan Raphtalia yang menyusulnya.
Lalu Naoufumi membuat obat lagi. yaitu minuman bergizi.
"Kita akan bergiliran menjaga api. Kamu tidur dulu dan aku akan membangunkan mu saat giliranmu."
"Baiklah tuan"
"Selamat malam."
"Ah ya.... malam. Kita besok akan berjualan. Jadi sebaiknya kamu tidur di atas selimut kulit domba selagi kita memilikinya."
Saat memasak, Naoufumi menggunakan api untuk mengeluarkan bedbugs dan selimut dan menyerahkannya kepada Raphtalia.
Dia mengelus kulit itu dan menempelkannya di wajah. Dia berdiri dan bersandar di punggung Naoufumi. Lalu menutup matanya.
Naoufumi sedang berlatih peracikan, menunggu Raphtalia.
"...MMM..."
Raphtalia perlahan mengangkat dirinya dan menggosok matanya.
"Hm...?"
"Kamu bangun?"
"....Saya lapar."
Dia masih makan setelah memakan semua itu?
"Ini makanlah"
Naoufumi memberikan sisa daging panggang.
Meskipun Naoufumi menyimpannya untuk sarapan. Tetapi dia lebih membutuhkannua dan menikmatinya.
"Oke, aku akan tidur. Bangunkan aku jika terjadi sesuatu."
"Baik!"
Dia mengangguk sambil mengunyah daging.
__ADS_1
Naoufumi senang, dia lebih senang dari biasanya. Tapi dia sekarang berubah menjadi babi yang kecil.