PARIA

PARIA
Shinozaki Itto


__ADS_3

_XXXX__


Setelah berdiskusi dengan Hoshino sensei yang kurang lebih memakan waktu lebih dari 3 jam yang sama sekali tidak berasa , aku tidak menyadari kini sudah jam 2 siang , pada jam segini seharusnya aku bekerja di tempat Fujisaki namun, karena aku sudah dipecat olehnya bahkan seluruh pekerjaan ku di 4 tempat lainnya aku sudah dipecat pekerjaan yang kulakukan saat ini adalah memulung sampah - sampah yang bisa kujual dan yang kutemukan untuk mengisi waktu kosongku


Pekerjaan ini tidaklah sulit dan cukup mudah bahkan seluruh orang bisa melakukan nya tanpa perlu setifikat profesinal , ijazah dan dokumen-dokumen lain yang aneh - aneh . Yang dibutuhkan dalam pekerjaan ini hanyalah bagor berukuran besar , Tas gendong , dan cungkil kail besi untuk mengambil benda - benda tajam


,Namun sampah yang nantinya kita ambil bukanlah seperti sampah makanan melainkan sampah berbahan plastik , kertas , gabus , besi - besi tua , timah , besi baja dan baja ringan ,logam bisa dijual , namun bahan - bahan seperti kaca , beling ,cermin tidak akan dibeli


Biasanya tempat incaranku adalah setiap tempat kolong jembatan yang bisa kutemui karena tempat ini sering dipenuhi dengan sampah , sehingga tempat ini menjadi tempat harta karunku , Kolong jembatan yang sering kutemui adalah kolong jembatan di jembatan nomor 10 sampai nomor 13 , jembatan ini benar - benar bau ,karena limbah dari pabrik terbuang disini , dan tidak banyak orang yang mengunjungi tempat ini sehingga aku bisa dengan bebas mengambil sampah yang ada di tempat ini


Setelah menginspeksi jembatan nomor 10 aku bisa menemukan banyak kaleng - kaleng berbahan dasar logam sebanyak 50 buah yang bisa ditukar sebesar 5 sen dan besi - besi tua seberat 20 KG yang bisa ditukar 500 sen , dan besi yang masih berkualitas sebanyak 10KG dari perabotan yang di buang di sini dan tentunya bisa ditukar sebesar 1 dollar , untuk jam pertamaku diriku memulung mendapat hasil sebanyak 1,55 dollar bukanlah hal buruk sekarang yang tersisa hanyalah membawa barang rongsokan ini ketempat penukaran di tengah distrik 3 yang jauhnya sekitar 5 KM yang membutuhkan waktu sekitar 2 jam jika berjalan kaki


Mendapatkan Panen yang begitu banyak aku memasukkan seluruh panen sampah dan seluruh peralatan kedalam bagor dan mengangkat seluruh panen itu dipundakku dan memulai perjalanan ke distrik 3 agar panen sampah ini bisa dijual . Selama perjalanan ku sambil membawa beban sampah 30 KG di pundak dibawah teriknya sinar matahari dipinggir jalan, terkadang aku berisirahat selama 5 menit karena kelelahan dan di waktu tersebut aku minum air kubangan untuk menyejukkan tenggorokan ku karena aku tidak memiliki uang untuk membeli air minum , dan selama perjalan aku tidak menemukan tempat WC umum sehingga aku terpaksa meminum air seadanya


Saat merogoh - rogoh sampah aku juga sempat menemukan remah - remah biskuit kering dan terkadang jika selama perjalanan aku lapar aku mengambil remah - remah biskuit kering itu dari kantongku dan memakan nya lalu kembali melanjutkan perjalananku yang masih jauh .


Hal yang paling sulit dari pekerjaan ini adalah tentu saja melakukan pengantaran sampah ini ketempat penukaran ,apalagi jika judah sudah mencapai distrik 2 jalan yang harus kutempuh merupakan jalan menanjak dan dipenuhi dengan air kubangan , sehingga selain memakan banyak tenaga , jika tidak hati - hati dan konsentrasi melihat jalanan aku bisa terpeleset dan jatuh , jika saja aku memiliki sepeda pekerjaan ini menjadi hal yang mudah , semoga saja ketika aku sudah punya uang mungkin setelah menang dari pertarungan gelap nanti (Jika menang) sebagian uangnya bisa buat beli sepeda.


Sesampainya di distrik 2 di jalan yang menanjak dan dipenuhi dengan kuabangan air aku mengangkat beban sampah ini dengan terengah - engah dan memastikan pijakan kaki ku tidak menginjak jalanan basah , atau batu yang bisa membuatku tersandung , aku bisa merasakan seluruh badan ku terasa remuk , paru - paruku terasa terbakar , dan otot - otot kakiku terasa perih sakit dan terasa ingin meledak , tubuhku semuanya basah karena keringat dan berbau tengik karena bercampur dengan bau sampah dan karat besi , aku bisa melihat seluruh orang dan bahkan kendaraan yang melewati ku berjalan di pinggiran jalan memasang muka jijik dan bahkan menutup hidung mereka karena mereka jijik melihat diriku yang dekil ini


*GROWL*


Suara perutku berbunyi sangat keras ketika aku melewati pedagang kaki 5 yang menjual Taiyaki hangat yang aromanya tercium dari kejauhan sehingga aku terhenti sebentar , bukan untuk membeli Taiyaki tersebut , melainkan melihat pedagang Taiyaki itu dari kejauhan sambil menahan air liurku yang tengah terus menetes dan melihat para pembeli dari Taiyaki tersebut dari kejauhan yang memakan Taiyaki dengan perlahan agar aku bisa membayangkan dan berimajinasi “andaikan aku adalah dia yang sedang makan Taiyaki” sehingga dengan imajinasi tersebut aku bisa menahan hasratku dan bisa memuaskan dahagaku perutku sementara


Ahhh…….melihat salah satu pasangan yang sedang memakan Taiyaki yang berlalu lalang aku bisa mencium aroma coklat meleleh , aroma pasta kacang merah dan bahkan aku bisa mendengar suara renyah nya kue Taiyaki dari mulut mereka semua aku juga bisa-….


! ! ! ! ! ! ! !


Saat aku sedang didalam duniaku sendiri tiba - tiba sebuah mobil Sedan hitam berkecepatan tinggi melewati diriku dan karena mobil itu menginjak kubangan air jalan dengan kecepatan tinggi , sehingga kubangan air itu menyiprat diriku sehingga aku menjadi basah kuyub , Hm……tidak buruk juga ditengah panasnya terik sinar matahari ini dimandikan air becek membuatku terasa segar…..namun bukan itu yang kupermasalahkan


Mobil yang menyiprati kubangan air itu tiba - tiba berhenti dan meminggirkan mobilnya ditengah jalan , dan ketika pengendara mobil itu membuka mobilnya aku langsung buru - buru pergi dan pura - pura tidak tahu menggunakan sisa dari tenagaku .

__ADS_1


Gawat…Gawat….Gawat…….mobil yang menyiprati air itu bukankah mobil sedan hitam ? Seharusnya aku tidak berbuat salahkan ? Lebih baik aku segera menyingkir agar aku tidak kena masalah


“Tachibana Shira-kun apakah itu kamu ?”


Tiba - tiba aku mendengar suara yang begitu familiar di kedua telingaku sehingga kali ini aku berhenti membeku ,dan tidak melarikan diri , aku kenal sekali dengan suara ini suara orang dulu pernah kuhancurkan habis - habisan dan kukira manusia ini sudah mati , namun realitanya tidak sehingga membuatku menengok dan melihat orang yang memanggilku


“Selamat siang ? Ada perlu apa ” itulah kata pertama yang keluar dari mulut ku


Aku bisa melihat laki - laki dengan tinggi mencapai 170cm berambut silver memiliki mata biru dan memiliki banyak luka lama diwajahnya dan ditangan nya terdapat tattoo hitam serta memakai seragam sekolah Hideyoshi yang terdiri dari kemeja putih dasi panjang , celana levis abu - abu dan jas . Tentu saja aku mengenal laki - laki yang menyapaku disiang bolong ini dan kuyakin dia menyiprati aku dengan mobilnya merupakan hal yang disengaja


“Hmm….sepertinya memanggil dengan nama Tachibana Shira benar - benar tidak cocok , haruskah aku memanggilmu dengan sapaan Wendigo ?” Tanya lelaki itu


“Yo….Shinozaki Itto sepertinya wajahmu baik - baik saja , butuh berapa dollar biaya operasi plast-


*CRACK !!!!!!*


Belum selesai aku menyelesaikan kalimatku tiba - tiba Shinozaki memukul mulutku dengan cepat sehingga ku tidak bisa menghindarinya dan pukulan tersebut membuat gigi gerahamku patah , dan membuatku terpental kebelakang sehingga seluruh bawaan sampahku terjatuh berserekan karena badanku . sehingga ak kumpulan sampah - sampah yang sudah kukumpulkan dengan susah payah jatuh berserekan di jalan.


Bajingan ini adalah bernama Shinozaki Itto dia adalah manusia yang paling kubenci dan pernah kukalahkan saat aku masih SMP ketika aku bertengkar dengan nya , aku tidak menyangka 2 tahun setelah kekalahannya dia belajar seni bela diri ,aku bisa melihat tinju yang dilemparkan nya dieksekusi dengan baik bersamaan dengan footwork dan ia melemparkan energi seluruh badan nya kedalam kepalan tangan nya sehingga pukulan nya terasa seperti palu yang menggetok mulutku


Aku bisa melihat seluruh orang yang ada disekitar jalan ini langsung panik dan meninggalkan kami bahkan pihak keamanan pun tidak berani mendekati kami karena tidak ingin terlibat dengan Shinozaki


“Pfft……Aku datang menemuimu berharap kau melawan tapi lihat…..saat ini kau malah membawa gumpalan sampah , penampilanmu saat ini benar - benar cocok “Wendigo” iblis yang paling rendah dibandingkan sampah”” Shinozaki menertawaiku dan sudah dalam posisi siap untuk bertarung


“Hah…..kau repot - repot mencariku jauh - jauh hanya untuk memamerkan tarian aneh ?” balasku memicu amarahnya


Mendengar itu Shinozaki terpicu dan langsung melemparkan pukulan Hook yang dikombinasikan dengan gerakan Dampsey namun tentu saja aku tidak membiarkan diriku terpukul olehnya , saat kepalan tangan nya siap terjun ke pipi sebelah kanan aku langsung mundur beberapa langkah sehingga pukulan nya meleset , tentu saja setelah Hook kanan meleset Shinozaki meluncurkan Hook dari arah kiri dan dengan tumpuan kaki kanan nya ia membelokkan badan nya sehingga meskipun aku berhasil menghindar darinya jarak pukulan untuk tangan kirinya sudah mendekati jarak pipi kiriku dengan dalam waktu hitunngan kurang detik


Untuk pukulan nya yang diterjunkan ke2 kali ini tentu aku tidak bisa menghindarinya seberapakali aku berusaha ,berhubung dalam 0,5 detik lagi pukulan nya akan mendarat , dan memang sudah saat nya aku membalas serangan Shinozaku dengan pukulan “Jab” kearah bagian solar plexus dengan cepat sehingga pukulan nya meleset , dan memanfaatkan momentum tersebut untuk menendang paha nya sekencang mungkin dengan “Low kick” Sehingga ia kehilangan keseimbangan nya ,dan langsung mundur kebelakang kemudian melakukan posisi bertahan


Boxing merupakan seni bela diri yang cukup modern cepat , mudah untuk pengeksekusian nya dan memanfaatkan begitu banyak pergerakan otot dan sendi , bahkan foot work seni bela diri Boxing begitu sempurna sehingga seakan - akan membela diri dari boxing terlihat tidak mungkin .

__ADS_1


Namun justru kesempurnaan Boxing adalah kelemahan dari Boxing itu sendiri , jika kita bisa mencari celah untuk mengganggu pergerakan dari footwork boxing maka untuk melakukan serangan balasan menjadi hal yang mudah


“Ada apa Shinozaki ? apa kakimu sakit setelah menari ? Butuh salep ? “Tanyaku kepada Shinozaki memprovokasinya sambil menjaga jarak darinya


“Pft……sudah kuduga Wendigo… kau benar - benar hebat dalam pertarungan mungkin sebab itulah Miku meninggalkanmu ..Khihhi” Balas Shinozaki tertawa geli dan memasang muka kasihan di hadapanku


Mendengar kalimat itu aku dengan bodohnya terpicu dan kemudian lompat kearahnya dengan ceroboh dan meluncurkan pukulan straight kanan yang ceroboh dan bahkan tidak lurus , sehingga melihat kecorobohan itu Shinozaki tersenyum lebar dan kemudian melakukan intercept pukulanku dengan tangan kirinya lalu setelah itu ia merendahkan sedikit badan nya agar membuatku menduga bahwa ia akan melakukan uppercut dan tentu saja aku termakan oleh tipuan nya , karena tujuan Shinozaki yang sesungguhnya adalah meluncurkan genggaman ke tubuhku sehingga badanku terjatuh ketanah dan ia berhasil mengunci seluruh pergerakan tubuhku dan setelah itu agar memastikan aku tidak bergerak Shinozaki mencekik leherku dengan jari - jarinya yang kuat sehingga aku kesulitan bernafas


“Pfft AHAHAHAHA…..setelah 2 tahun kau ditinggal…..kau masih merindukannya dan bahkan mengingatnya ???? LUCU SEKALI WENDIGO”Teriak Shinozaki


*TWHACK*TWHACK*TWHACK*TWHACK*


Memanfaatkan tubuhku yang tidak bisa bergerak Shinozaki memukul kepalaku dengan tangan kanannya tanpa henti , sehingga aku bisa merasakan hidungku hancur , gigiku patah , tulang pipiku mengalami trauma , dan tiap kali aku bernafas bukan udara yang keluar melainkan darah , dalam pikiran ku berpikir andai saja aku tidak mengingat Miku , bajingan ini pasti sudah pasti .


Mungkin apa yang dikatakan Shinozaki memang benar perempuan itu sudah meninggalkanku , menolakku dan bahkan melupakanku untuk apa aku mengingatnya ?? Andai dari awal aku tidak merasakan perasaan jatuh cinta semua ini tidak akan pernah terjadi….AH…Sial aku tidak bisa bernafas….sesak…..sakit….pandanganku mulai kabur…..mungkin inilah akhir dari hidupku ?


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2