
Di masa SMA masa yg paling membahagia kan bagi remaja yg beelimpah kasih sayang dan peehatian keluarga,mungkin sesuatu yg tabu bagi Regina mayangsari siswi kelas 2 SMA di salah satu SMA negeri dikota x yg bernasib kurang beruntung
"Hei anak kurang ajar keluar kau,pergi cari uang apa kau pikir selama ini aku menghidupi mu dengan daun hah"
brak..brakk..brakkk
suara gebrakan pintu di iringi teriakan pria dengan suara mabuk
"regina keluar kau,anak durhaka keluar kau"
Brukkk...Trangg..
pria di itu terjatu da memecahkan botol minuman yg di pegang nya
"Ayah.." keluar seorang gadis dari dalam kamar tersebut menghampiri laki* mabuk tadi
laki* itu adalah Edi ayah dari regina
"anak kurang ajar,lihat apa yg kau perbuat,minuman ku habis karna pecah cepat ganti atau ku bunuh kau" edi memukul* regina yg berusaha menopangnya ke kursi
setelah si kursi edi menendang regina hingga terjatuh
"Aku tidak butuh belaa kasihan mu,aku butuh uang,cepat berikan aku uang" teriak edi menjambak rambut regina
"ayah sakit ayah tolong lepaskan,aku sudah tidak memiliki uang" regina menangis
"siapa yg kau bodohi,aku tau kau baru saja mendapatkan gaji dari restoran itu kan" edi mendorong kepala regina hingga terbentur ke sisi meja
"Aw.." (kepala regina berdarah) "ayah tapi itu untuk membayar semester ku,jika aku tidak membayarnya aku tidak bole ikut ujian" jelas regina sambil menangis
"persetan dengan ujian,berhenti sekolah dan berkerja lah sekolah hanya membuang* waktu kau tidak akan kaya karna itu" edi trus dengan nada keras
"Tidak ayah sekolah penting,walaupun aku tidak sampai bangku kulian setidaknya aku harus menyelesaikan SMA ini" regina trus menangis
"Ah persetam sekolah" edi bangun dan menuju kamar regina mengobrak abrik lemarinya dan membawa tas regina keluar
"lihat inu sekolah kau ingin sekolah,berikan aku uang atau aku akan membakar tas mu" edi di tangan kiri memegang tas regina dan kanan memegang korek api
"tidak ayah kumohon baiklah baiklah aku akan memberikan mu uang" regina memeluk kaki ayahnya dan memohon
"bagus anak pintar" edi menendang pelukan regina di kakinya
regina masuk kamar dan tidak lama keluar membawa amplop kecil berwatna coklat
"ini ayah ku mohon ayah jangan minum atau berjudi lagi uang itu aku kumpulkan secara susah payah" ucap regina
"ah diam kau anak kecil"edi menrampas amplopnya dan pergi
__ADS_1
sedangkan regina hanya menagis dengan lebam dan sedikit darah di kening akibat benturan di meja tadi
Keesokan harinya di sekolah
"Re,kamu udah sarapan?" tanya aulia teman regina khawatir melihat kondisi regina
"eh aulia,udah au aku udah sarapan" kriukkkk dia bilang sudah tapi perutnya berbunyi
"mau coba bohongin aku ya,aku ke kantin sebelum bel masuk" aulia menarik tangan regina
"nggak aulia,aku bener udah sarapan,perut aku mungkin lagi mencerna nya mangkanya dia berbunyi" regina menarik tangannya menolaknya
"aku traktir,hari ini pelajaran pak heru loh,kamu lapar kamu takan bisa fokus kau mau kena hukuman dia" heru adalah gulu killer pelajaran sejarah
"tapi aku" regina terharu
"udah ayok" aulia menarik regina ke kantin
sesampainya aulia dan regina di kantin ia memesan bakso dan memakannya
regina nampak sangat lahap sedangkan aulia menatap lirih ke regina
"asli sih emang bakao pak sarno paling the best" regina sambil memakan baksonya tanpa menoleh
"Re,kamu baik* aja kan?" tanya aulia lirih
"tapi re,ini yg terparah sejauh aku kenal kamu" aulia memegang pipi regina
"Aw ishh..(regina mengelak sentuhan tangan aulia di pipinya) aku gpp au,ini aku jatuh di kamar mandi semalam" regina trus tersenyum dengan makanan yg penuh di mulutnya
"dasar jagoan masih bisa tersenyum dengan muka babakbelur seperti itu" aulia mengelap air mata yg ada di pelipis matanya
"Aulia,aku gpp aku kan kuat" regina menunjukan otot tangannya
"ahaha kau ini" aulia meneteskan air mata
"aulia,aku sungguh beruntung memiliki teman seperti mu,di depan mu aku takan bisa beebohong atau menyembunyikan apapun karna tanpa aku berbicara kau sudah mengetahui nya,trus seperti ini selamanya ya au" regina menggenggam tangan aulia
"re,jangan ragu buat minta tolong ke aku saat kamu butuh,selama aku bisa aku akan bantu kamu" aulia membalas genggaman tangan regina
Trengggg,,,trenggg,,,trenggg
bel masuk berbunyi
Semua murid masuk belajar seperti biasa hingga istirahat dan melanjutkan hingga pulang saat semua murid keluar kelas untuk pulang
"Regina,ibu tunggu di kantor ya" panggil seorang guru
__ADS_1
"Baik bu" regina menganggut
"Re aku duluan ya soalnya aku ada janji sama toni"ujar aulia
"oke,hati* ya" regina
"oke dah re" aulia peegi dan melambaikan tangan
"dah,," regina membalasnya
Regina dengan wajah tidak semangat menuju kantor guru
"Silahkan duduk" pinta sang guru yg ia juga duduk si kursinya
"terima kasih bu" regina duduk dengan peelahan
"jadi kamu sudah tau kenapa kamu ibu panggil ke sini" ujar serius sang guru
"ia bu saya tau" regina menunduk
"lalu kapan kamu bisa melunasi nya,ujian semester akhir akan di adakan bulan depan dan pembayaran akhir minggu depan" jelas sang guru
"iya bu,saya sedang mengusahakan nya saya usahakan sebelum minggu depan saya sudah mendapatkan uangnya" regina yakin
"tunggu,ada apa dengan wajah mu" sang guru memegang wajah regina
"Ish..aku tidak apa* bu aku hanya terjatuh" regina menarik wajahnya dan mengelak
"baiklah,lain kali hati*" guru itu khawatir
"baik bu" regina memganggut
"re,prestasi kamu sangat bagus di sekolah ibu harap kamu bisa mengikuti ujian dengan baik,agar kamu bisa ikut program beasisiwa kedepannya" sang guru khawatir
"ada program beasiswa bu?" regina semangat
"ya ada peogram beasiswa tapi hanya saja kamu kurang memenuhi kualifikasi,kamu seeing bolos dan tidur di kelas jadi nilai mu tidak bisa membantu mu banyak,dan nilaimu maiah sering naik turun tidak selalu stabil,mungkin jika kamu lebih serius hasil nya akan berbeda" jelas sang guru
"oh seperti itu,apa semester ini aku bisa mendapat besiswa itu?" regina semangat
"sepertinya tidak bisa,tapi mungkin kamu bisa mengejar dari sekarang dan mendapatkannya saat tahun ajaran awal" sang guru meyakinkan
"baik lah bu" regina semangat
"tapi sebelum itu kamu harus melunasi biyaya semester ini dulu" sang guru memberikan kertas pada regina
"Baik bu" regina mengmbilnya bangun dan pergi
__ADS_1