
satu demi satu hingga bagian perut ia coba berbaring di tempat tidur
"Ah sial,siapa yg berani mencampurkan obat pada minuman ku" pria itu dengan terengah*
"panas ini sangat panas" suara regina yg ternyata di sampingnya mengelinjang kepanasan
"gadis ini siapa dia,mengapa aku tidak sadar ada orang di sini?" pria itu bangun dan menatap regina
"panas tolong ini sangat panas" regina menarik pria itu hingga terjatuh di atasnya
"tolong aku sangat kepanasan" ucap lirih regina
"apa yg kau lakukan" pria itu menolak dan coba melepaskan diri dari atas regina
"tapi ini sungguh panas,dan tidak nyaman tolong aku" mata regina sayup dengan keringat bercucuran
"Ah kau yg memaksa,aku sudah tidak tahan lagi" pria itu mencium bibir regina dan tersadar melepaskan nya setelah beberapa saat
"uh apa yg terjadi pada ku? aku harus menahan ini,aku tidak tau siapa gadis ini" tolak pria itu dalam hati
"ah lakukan itu lagi,mengapa terasa nyaman saat kau melakukan itu,ayoklah aku tak tahan ini sangat panas" regina sudah tidak bisa mengontrol reaksi tubuhnya
"tapi,aku sudah tak tahan lagi,tubuh ini semakin tidak bisa ku kendalikan" ujar pria itu dalam hati berusaha menahan tubuhnya juga yg mulai tak terkendali "tapi, Ah yasudahlah dia yg memaksa" dengan dorongan tubuhnya yg semakin tidak bisa di tolak
Mereka bercumbu malam itu,tak bisa menahan dorongan diri yg tidak bisa terkendali karna efek obat yg di masukan ke dalam minumannya oleh seseorang
Pagi hari..
"Ah kepala ku,dan sekujur tubuh ku sakit" regina bangun dari baringannya dan duduk
"apa,,apa yg terjadi,semalam aku" regina menangis mengingat kejadian semalam
"keperawanan ku,hiks hiks ayah apa yg kau lakukan" regina menangis saat ia melihat sisi lain kasur ia melihat uang yg banyak dan sepucuk surat
"Kejadian malam ini anggap saja kecelakaan terimalah beberapa uang sebagai konpensasi,lain kali jangan sembarangan naik kasur orang" isi surat tersebut
"apa kompesasi bukan kan bos jerry sudah membeliku untuk apa ia memberikan konpensasi lagi
"tapi terserahlah,anggap saja semalam hanya mimpi,batas waktu bayar semester akan segera berakhir aku harus membayarkannya" regina memakai baju dan langsung pergi membayarkan uang untuk semesternya
__ADS_1
sepulangnya sekolah saat regina sedang di jalan arah pulang
"Tunggu bukan kah itu anak nya si edi berengsek itu" ucap jerry di dalam mobil
"benar bos,itu anak si edi" jawab salah satu pengawal yg duduk di kursi depan
"menepi,," perintah jerry
mobil itu pun menepi tepat di depan regina ,supir dan pengawalnya jery pun keluar mobil
"siapa kalian" regina mundur perlahan ketakutan
"hey manis," jendela mobil jerry perlahan turun
"Bo,,bos jerry" regina terbata* dan makin ketakutan
"sayang tenang lah jangan takut,mari kita lanjutkan yg tertunda semalam" Rayu jerry yg masih di dalam mobil
Regina mencoba lari tapi berhasil di tangkap oleh pengawal jerry
regina di bekukan tangannya di belakang badannya dan ia trus berontak tapi apa daya kekuatannya tidak ada apa* nya di banding tubuh kekar sang pengawal jerry
Jerry keluar mobil dan mendekati regina
"tenang gadis manis,kau sudah menjadi miliku sekarang" jery menyentu wajah regina
"Cuhh..dalam mimpi mu" regina meludah ke arah wajah jerry
"Gadis kurang ajar" jerry mengangkat tangannya tinggi akan menampar tapi berhenti karna pandangan yg ia lihat regina sudah memalingkan wajahnya dan memejamkan mata sangat kencang
"Cih,gadis ini ternyata tak sepolos penolakan nya,edi sialan dia menipuku" jerry manepis pegangan di wajah regina
jerri mengelap wajah dan tangannya dengan sapu tangan dari kantung nya jerry melihat beberapa bekas merah di leher regina
"Dasar laki* tidak tau diri,yg kau lakukan sungguh menjijikan,kau menghancurkan masa depan seseorang" regina teriak dan menangis
"apa yg kau maksud dengan menghancurkan,bukan kah kau sangat menikmatinya ahahaha, sungguh wanita munafik" jerry melempar sapu tangan yg tadi ke wajah regina
"menikmati? kau membuat hidup ku hancur apa kau pikir aku bahagia atas apa yg kau lakukan" regina trus teriak
__ADS_1
" benar kah kau hancur,tapi bekas di lehermu ini sunggu berkata lain ahahaha" jerry tertawa bergema
"bekas di leher ku,apa yg ada di leher ku pantas saja bu guru melihat ku risih di ruang bp tadi'" regina tertegup menebak* apa yg ada di lehernya
"apa kau tau berapa ayah mu menjual mu,25 juta dia menjual mu 25 juta pada ku ia bilang kau gadis baik* dan perawan asli tapi ternyata kau gadis binal yg bisa aku dapatkan dengan harga satu juta saja Cuih.kau dan ayah mu sama menjijikannaya" jerry meludah ke regina
"du dua puluh lima juta" regina tertegup kaget
" ya,kalian berdua telah menipu ku,dan kau tau apa yg bisa aku lakukan pada orang yg berani menipuku?" jerry memegang pipi regina dengan kencang
"apa yg akan kau lakukan?" regina ketakutan
"aku ingin kepala kalian berdua menggantung di bar ku" jerry dengan serius nya
"Kau pria gila" Regina menatap dengan penuh rasa takut
"ya aku memang gila,lalu jika aku gila kau bisa apa hah,ingat siapa aku aku adalah jerry orang paling di takuti di kita x jika aku menggantung kepala mu di depan umun pun,jangan kan orang lain polisipun takan sanggup menyinggung ku" jerry teelihat mengerikan dengan menggebu* marah
"Ka,,kau" regina makin ketakutan
"ahahah,,,aku akan mulai pada ayah mu,menurut ku kau masih sedikit berguna tapi ayah mu yg serakah itu cih " jerry berdiei dan meludah
" ku mohon lepaskan ayah ku kumohon" regina menangis memohon
"kenpa gadis kecil,apa sekarang kau memohon di mana kesombongan mu tadi hah" jerry menghisap certunya
"kumohon lepaskan kami,kami akan mengganti uang mu tapi kumohon lepaskan kami" regin memohon
"Ahahaha,menggantikan uangku,memiliki kekayan dari mana kau,hidup mu saja tidak cukup bagai mana dengan uang ku?" jerry tertawa terbahak*
"Bos aku berjanji akan mengantinya,aku mendapatkan tawaran dari kings dengan gaji 7 jt perbulan akan dengan cepat mengganti uang mu" regina bersusah payah meyakinkan
"Kings,apa kau bermimpi?siapa yg coba kau bodohi?". jerry menekan kedua pipi regina dengan keras
"sungguh,aku mendapat langsung dri tuan roni untuk berkerja,ia berjanji akan mengaji ku 7jt perbulan jika aku berkerja pada nya" regina meyakinkan
" ronni..? bukankah dia tangan kanan dari kings,teenyata orang sehebat roni pun tergoda oleh gadis munafik ini,apa kah di hotel semalam,tapi terserah lah aku sudah tidak tertarik pada gadis ini,aku hanya ingin uangku kembali" ujar jerry dalam hati
"Ternyata kau cukup baik bermain ahahahah,baiklah ku beri kau waktu 3 bulan untuk mengganti uang ku jika tidak," jerry mengisyarakan tangan yg memotong lehernya
__ADS_1
pengawal jerry melepaakan regina dan mengikuti jerry ke arah mobik membukakan mobil untuk jerry dan pergi
reginaa terduduj lemas menangis dengan keras di tepi jalan