Patahnya Sayap Kupu-kupu

Patahnya Sayap Kupu-kupu
BAB 5


__ADS_3

"Istri,tentu tidak kau hanya peelu melahirkan anak tuan william lalu selesai" roni merapihkan dokumen tadi


"Tunggu,,tunggu sekarang aku mengerti,apa kau mau aku menyewakan rahimku dan menjual anak ku?" regina teriak


"Mungkin bisa di bilang seperti itu" roni menatap arah atas berfikir


"Kau gila ,sampai mati pun aku takan melakukan itu" regina mnarik tas nya dan menuju keluar


"pergilah jika kau ingin kepala ayah mu di gantung di tengan kota" william memandang anggurnya dan menggoyang*kan anggurnya


Regina terduduk lemas dan mencengkram erat lantai


"Kenapa,,kenapa kalian orang* kaya hanya bisa memanfaatkan kekuasaan ,menindas dan menghina kami kaum kecil" regina menangis


"Aku tak memaksa mu,,! aku hanya mengashani mu,di jual oleh ayah mu sendiri demi berjudi,bahkan seekor harimau pun lebih memiliki hati di banding ayah mu" william meletakan gelasnya


"Hiks,,hiks jika ayah ku aebegitu hina di mata mu,,! lalu apa bedanya kamu,meminta seorang wanita menyewa kan rahim nya,dan menjual anak nya kau bahkan lebih hina di banding ayah ku" regina teriak dan memukul* lantai


"Apa kau pantas mengandung anak mu,jika saja bukan karna kau orang yg paling menyedihkan di muka bumi ini,jika aku memiliki anak dari orang lain pun aku takan membiarkan kau menyentuh nya" william menggengam erat gelasnya


"Sekarang aku mengerti,karna aku wanita paling menyedihkan di muka bumi ini kau memiliki anak dari ku,agar jika kelak anak itu kau ambil aku takan bisa mengambilnya kembali karna tak bisa melawan mu" regina tersenyum licik


"Kau tak sebodoh tampang mu" senyum licik william


"Aku memang menyedihkan,tapi aku punya mimpi,aku hanya ingin sekolah,belajar bermain bersama teman* seusiaku pergi menonton atau sekedar nongkrong mimpi ku hanya sekecil itu,perlahan ayahku merampas waktu ku,membuatku berkerja sehingga tak ounya waktu untuk diri ku sendiri,dan sekarang kau,meminta ku menjadi wanita paling hina di dunia,apa kah aku semenjijikan itu sehingga kebahagiaan jauh dari jangkauan ku" regina teriak dengan air mata yg trus berlinang


"Nona regina,masalah sekolah mu,kau akan tetap bersekolah dan jika kau hamil kami akan mengurus nya agar tak ada satupun orang yg tau akan hal itu,dan setelah kau melahirkan kau akan tetap bisa beraekolah lagi,atau kau bisa mengambil home schooling di rumah selama kau hamil" jelas roni


"Cukup hentikan,,aku muak dengan tawar menawar mu untuk diri ku,aku bukan meain pencentak anak untuk mu" regina bangkit dan berlari keluar


"Hey nona,tunggu kau sudah menandatangani kontrak ini" roni niat mengejar nya


"hentikan roni." william menatap regina yg keluar


"Tapi tuan" roni ragu dengb keputusan william

__ADS_1


"dalam waktu 24 jam dia akan kembali dan memohon melanjutkan kontrak itu" wiliam dengan santai


"Benar kah,," roni masih tidak yakin


Regina trus berlari hingga terjatuh berkali* di jalan tapi trus bangkit dan berlari lututnya berdarah pun seolah tak terasa nyeri hingga si penyebrangan jalan tanpa melihat* ia hampir tertabrak


Titttt,,,titttttttt...


"Aaaaaaaa,," teriak regina menutup wajahnya dengan kedua tangannya


mobil berhenti tanpa menabrak tapi regina malah pingsan,dan pemilik mobil itu membawanya


"Di mana aku" regina bangun dari pingsan nya membuka matanya perlahan


"Kau sudah bangun?" tanya pria itu yg sedang mengoleskan obat merah pada lutut aryo


"Pak aryo,di mana aku?" regina linglung


"Kau di rumah ku,kamu tadi hampir tertabrak oleh ku,sebenarnya apa yg kau pikirkan terluka seperti ini dan melamun di jalan,apa kau bosan hidup,apa yg sebenarnya kau pikirkan" aryo terlihat kesal campur khawatir


"Hey,apa kau ada masalah kau bisa ceritakan pada ku,mungkin saja aku bisa membantu mu" aryo mengangkat wajah regina


"Aku tidak apa*" seketika regina tersenyum manis seolah tak terjadi apa*


"Deg..." seolah jatung aryo berhenti melihat kemanisan regina


Kringgg,,,kringggg


"Hallo" telpon regina berbunyi


"Anak kurang ajar di mana kau" teriak dari telpon itu,ternyata itu adalah edi ayahnya


"Aku,,aku.." regina ketakutan


"Cepat pulang atau akan ku bakar buku* mu anak kurang ajar" edi terdengar sangat marah

__ADS_1


"Baik ayah" regina langsung bangun dari duduk nya dan berlari pergi


"Hey kamu mau kemana luka mu belum selesai di beri obat" teriak aryo


"Aku tidak apa*,terima kasih pak untuk semuanya" regina trus pergi


"Gadis itu seberat apa beban yg ia pikul,mulutnya bisa menyembunyikan nya tapi sorotan matanya,sungguh berkata lain" arto trus memikirkan regina


Di rumah regina edi sudah menunggu nya dengan muka lebam,regina masuk rumah dengan tergesa*


"Anak kurang ajar " edi langsung menghampirinya dan menamparnya dengan keras


"Ayah ampun ayah" regina memohon


plak,,,,plak,,,bug,,bug


"Anak kurang aja,kenapa kau menyinggung bos jerry apa kau bosan hidup hah,lihat apa yg dia lakukan pada ku,dia bahkan bisa saja membunuh kita dan menggantung kepala kita mengapa kau menyinggungnya" edi dengan amarah yg menggebu*


"ayah harusnya aku yg bertanya,apa kah kau tidak memiliki hati,kau menjual anak mu sendiri bahkan hewan pun mencintai anak nya" regina meemegang tubuhnya yg nyeri di pukulli oleh edi


"Anak tak tau di untung,apa kau kira aku membesarkan mu dengan susah payah hah,kau makan dan memiliki tempat tinggal apa itu jatuh begitu saja dari langit,sekarang saat nya kau membalas budi pada ku" edi menarik rambut regina


"Ayah ampun ayah ampun," regina memegang tangan edi yg menarik rambutnya menahannya agar tak terlalu di tarik


"Kau ingin ampun,cari uang yg banyak,bayar kesalahan mu pada bos jerry dua bahkan tak sudi melihat tubuh kotormu itu,dan kau tau,karna kebodohan mu ia bahkan melipatkan uangnya menjadi 3 kali lipat atau kepala kita,apa kau sanggup mencari nya HAH" edi makin merajuk


"Ayah aku akan berusaha bagai mana pun caranya tapi kumohon lepaskan aku ayah ku mohon "regina trus memohon


"Baiklah,ia memberi waktu hanya 3 bulan jika tidak bisa kau tau apa yg bisa ia lakukan" edi mendorong kepala regina dan pergi


"Huhuhu,,,ini tidak adil,sayap ku di patah kan bahkan berkali* lipat jangan kan untuk terbang bermimpi bercermin pun aku malu,betapa menjijikannya diri ini,ini tidak adil tuhan ini sungguh tidak adil" regina menangis meratapi nasib nya..


Malam hari hujan deras dan petir bergemuruh...


"Tuan di depan ada seorang gadis yg bersikukuh ingin menemui mu" pengawal kediaman William

__ADS_1


"10 jam,cepat juga gadis itu berubah pikiran" william dengan cangkir teh nya ia bangkit dan keluar menuju regina


__ADS_2