Pecundang Terkuat

Pecundang Terkuat
keluarga digo


__ADS_3

di kampus Arya mengurusi tugas akhir bersama dengan Dina dan Widi, mereka bersemangat dalam setengah tahu bisa langsung wisuda.


suamiku apakah kita bisa cepat lulus ya.. " tanya Widi.


semoga saja dan aku bisa fokus memperbesar perusahan Arya Wijaya.


dan namaku sekarang adalah Arya wijaya.dengan nama keluarga Wijaya aku pelan-pelan akan menghabisi keluarga Kusuma.


iya suamiku tapi kamu harus hati- hati." ucap dina"


iya syang. o ya nanti aku ada acara dengan kakek Santoso, kalian mau aku antar atau mau pulang sendiri, kalau bisa antar ke rumah dulu dan nanti bilang ke Mirna biar dia tidak kawatir syang.


iya udah nanti kita pulang dulu.


iya syang


sebelum aku pergi alangkah baik nya untuk berjaga-jaga akan membuat Diding gaib di rumah.


ayo pulang udah gak ada yang di urusi sama kalian kan.


kedua istri nya menggeleng tanda sudah tidak ada keperluan lagi.


Arya sudah smpai rumah. kalian masuk duluan.


Arya mengerahkan tenaga dalam nya untuk membuat energi gaib.


Sekar .. Ratih datanglah.


dengan sekejap Dewi Sekar dan Dewi Ratih datang.


iya syang ada ap. tolong selama aku pergi jaga saudara kalian. karena aku akan menyelesaikan masalah. baik syang kami akan menjaga saudara-saudara kami.


baik ayo masuk rumah.


Mirna aku pergi dulu kamu yang paling dewasa jaga saudara-saudaramu


baik suamiku.


Arya memakai mobil Ferrari nya ke tempat kakek Santoso. perjalanan kurang lebih satu jam melewati hutan dan area gunung Lawu. dan setelah sampai di perbatasan antara Jawa tengah dan Jawa timur Arya menghentikan mobilnya di warung pinggir jalan mencari rokok, makan dan minum.


Arya melanjutkan perjalanan ke arah Magetan dan akhirnya sampai di kediaman kakek Santoso Kurnia.


selamat siang kakek bagai mana keadaan kakek?


baik cucuku, ayo masuk.


bagaimana kakak urusan yang ada di Jawa timur sambil mengisap rokoknya.


udah gak usah kamu pikirkan itu cucuku.


cuma keluarga Kusuma kakek tidak takut.


o ya kek mata-mata yang mengintai kediaman ayah yang aku tepati sudah aku habisi sejak pertama aku pindah ke kota solo.


o begitu bagus lah. memang keluarga ayahmu itu licik, ayahmu sudah mengetahuinya tapi namanya takdir siapa yang bisa menolak


kita jadi pergi kakek.


jadi cucuku. bsok kita langsung ke ngawi menemui keluarga dirgo. kamu istirahat dulu di kamar ibumu.


baik kakek.


waktu menunjukan pukul 15.00


om kardi di mana kek. biasa dia lagi ngurus usaha keluarga Kurnia.


o om kardi sibuk sekali ya kek. udah lah gak usah pikirkan anak itu. dia hanya mementingkan pekerjaan dan bisnis.


kak jangan gitu om kardi seperti ini juga buat keluarga Kurnia.


iya aku tahu tapi sebagai orang tua kan aku jga ingin keluargaku kumpul semua.


y udah kek Arya mau keluar sebentar, y udah nak.


Arya mengambil posisi duduk bersila sambil melatih kultivasi ya. meskipun Arya sudah mencapai puncak, tetapi dia tidak sombong apa lagi berpuas diri.


tidak terasa sudah hampir jam 22.00 Arya baru membuka matanya dan segera masuk ke dalam rumah. dan segera beristirahat.


keesokan harinya Arya dan kakek Santoso menuju ke ngawi tepatnya kediaman keluarga dirgo. perjalanan kurang lebih 2 jam.


kakek Santoso dan Arya sudah smpai di kediaman keluarga dirgo dan di sambut oleh perwakilan keluarga dirgo yaitu Yuli.

__ADS_1


yuli adalah cucu keluarga dirgo dan memegang beberapa usaha keluarga dirgo.


pak Digo memang sakit sudah lama dan tidak ada dokter yang bisa menyembuhkan nya.


Yuli mengantar kakek Santoso dan Arya menuju tempat kakek dirgo di rawat.


maaf ayah tuan Santoso Kurnia sudah smpai di sini," ucap Yuli ke ayahnya pak Kusman dirgo "


masuk Yuli.


baik ayah.


pak Santoso selamat datang di kediaman dirgo, anak muda gak usah sopan sama aku.


kamu seperti gak tahu aku aj.." kakek berkata sambil senyum"


bukan begitu pak dirgo, nanti orang bilang apa saya tidak bisa menghormati orang yang lebih tua.


ya udah Kusma. antar aku ke ruangan dirgo, baik pak Santoso silahkan ikut saya,


Arya dirgo itu teman kecil kakek. dia orang yang sangat sopan dan pendiam, maka nya anaknya seperti itu, itu adalah didikan dirgo.


iya kakek Arya mengerti.


setelah melihat keadaan dirgo kakek Santoso mendekat ke arahnya.


dirgo bagaimana keadaanmu.


uhuk.. uhuk sambil batuk dirgo menjawab. ya begi San aku sakit-sakitan, bukannya keadaan kita sama aku juga mendengar dirimu sakit keras.


hahaha digo- dirgo aku tidak sekedar sakit tapi hampir mati, kalau tidak ada cucuku ini mungkin aku sudah berpindah alam.


kamu San bercanda aj, dari dulu kamu gak berubah sama sekali. haha


Arya dengan diam-diam mengecek kondisi ketua besar keluarga dirgo.


maaf kakek dirgo Arya menyela omongan Meraka. kakek kapan terkena komplikasi kayak gini.


dirgo kaget dengan pertanyaan pemuda yang di depannya. aku sudah sakit 2 tahun lalu dari satu penyakit dan selanjutnya yang lain datang juga..


kakek dirgo boleh pinjam tangan anda?


kakek dirgo langsung mengulurkan tangannya ke hadapan Arya.


iya nak, itu masa lalu ku.


iya kakek tapi efek dari minuman itu akan berjangka panjang. karena bisa merusak lever dan otak manusia.


maaf kakek Arya sambil berdiri mengalirkan tenaga dalam ke tubuh kakek dirgo.


jantung selesai di perbaiki


lambung clear


liver juga sudah baik.


tangan Arya berpindah di bagian kepala kakek dirgo dan langsung mengeluarkan tenaga dalam. wah masih belum terlambat untuk memperbaiki sel-sel di otak kakek dirgo. akhirnya selesai.


Giman kakek apa yang kakek dirgo rasakan.


dengan wajah kaget kakek dirgo merasakan dalam tubuhnya kembali pulih dan bisa merasakan kalau penyakitnya hilang.


kamu apakan aku.


mengobati kakek!!


bagaimana bisa, aku sudah pasrah kalau mati cepat.


tidak kakek penyakit kakek masih ringan meskipun mematikan dari pada penyakit orang tua ini, Arya melirik kakek Santoso .


hahahaha kamu Arya kan aku sudah sembuh.


iya - iya kakek Santoso sudah sembuh.


kakek dirgo juga ikut tertawa atas perilaku Arya dengan teman nya Santoso.


o ya anak mudah,


Arya kakek.


o ya Arya bagaiman caramu

__ADS_1


menyembuhkan ku.


cuma pakai tenaga dalam untuk memperbaiki fungsi organ tubuh kakek, dari jantung, paru- paru, hati, dan sel otak kakek. dan satu lagi jangan minum lagi.


iya Arya aku sudah lama gak minum kok..


Yuli ingatkan kakekmu jangan minum lagi ". kakek Santoso berbicara dengan tegas ke yuli"


baik kakek Santoso. saya akan mengawasi kakek biar dia tidak minum lagi.


ah kamu malah jadi penjaga ku Yul.


iya kakek biar sembuh dan biar bisa berumur panjang.


Yuli benar kakek Arya memotong omongan kakek dirgo. yang paling parah tadi adalah sel-sel otak kakek, kalau terlambat bukan cuma lumpuh kemungkinan bisa aj langsung kakek mati.


iya Arya kakek tahu.


yuli siapkan jamuan untuk tamu kita.


baik kakek dirgo.


yuli pergi meninggal kan tempat itu. kakek Santoso dan kakek dirgo berjalan keluar menuju halaman depan tidak di sangka mereka berdua mengeluarkan Cakra yang sangat kuat dan mulai bertarung, meskipun Arya tidak merasakan niat membunuh tapi kekuatan kedua orang tua ini tidak bisa di anggap remeh.


duar pukulan mereka beradu. dan mereka mudur 2 langkah ke belakang. mereka berdua berulang kali beradu pukulan dan tendangan tidak jarang mereka menggunakan jurus tenaga dalam untuk menyerang.


duarrrrr ledakan depan rumah mengundang semua yang ada di dalam rumah keluar untuk memeriksanya.


setelah beradu pukulan terakhir mereka berhenti.


san kamu masih seperti dulu,


kamu juga dir gak berubah sama sekali


iya udah ayo makan.


siap dah, jangan lupa kesukaan ku dir.


tenang saja sop Buntut kan hahah.


mereka seperti saudara yang gak bisa terpisahkan


sambil makan dirgo bertanya, Arya kamu mau apa dari ku. aku akan memenuhi apa yang kamu minta, untuk membalas jasa kamu karena sudah menyembuhkan saya.


kakek maaf saya gak ingin apa-ap cuma kemarin kakak San meminta saya untuk bisa menyembuhkan kakek dirgo.


dir gini, "kata kakek santoso" aku dan Arya sedang ingin menghancurkan sebuah keluarga kamu mau membantuku,


keluarga mana San?


keluarga Kusuma.


emng kamu ada masalah ap dengan keluarga Kusuma.


kamu tahu gak puteri pertama ku.


oo si Lila,


iya dir, arya adalah anak Lila dan Burhan. Lila dan suaminya di bunuh oleh keluarga Kusuma untuk menguasai aset yang di bangun secara pribadi oleh Burhan, meskipun menggunakan nama Kusuma tetapi berusaha itu buka. milik keluarga Kusuma.


ap San Lila di bunuh oleh keluarga Kusuma.


iya dir. dan Arya sudah melepas marga Kusuma dan perusahaan ayahnya sudah di ganti nama Arya Wijaya.


o berarti sekarang Arya ingin membangun keluarga sendiri yaitu keluarga Wijaya..


iya dir. keluarga Kurnia, keluarga Junadi dan keluarga Wijaya sudah bersatu untuk menghancurkan keluarga Kusuma.


iya San aku akan membantu kalian.


gak usah takut dengan keluarga pembunuh itu.


baik dir kamu berterima kasih kamu mau membantu ku dan Arya. aku ingin dengan cara bersih tanpa kekerasan untuk menghancurkan keluarga Kusuma. dan tanpa bantuan kita Arya bisa memporak-porandakan keluarga Kesuma dengan tangannya sendiri. tapi aku melarangnya untuk bertidak ceroboh.


iya memang Ary sudah masuk level utama 9, itu jga jarang buat pemuda yang masih berumur 20 tahunan.


ya udah Arya atas nama keluarga dirgo, kamu siap membantu mu untuk menghancurkan keluarga Kusuma.


terima kasih kakek dirgo.


ya udah ayo makan. " ajak kakek Dirgo

__ADS_1


satu rencana sudah terlampau tinggal menjalankan beberapa rencana lagi untu siap menghancurkan keluarga Dirga.


bersambung


__ADS_2