Pecundang Terkuat

Pecundang Terkuat
Pesta


__ADS_3

Arya berjalan kaki di sekitaran rumah dan tidak sengaja bertemu dengan stive teman sekelas yang senasib dengan Arya.


Lo kamu stive.


eh benar, kamu arya.


benar stive. bagaimana kabar mu?


baik Ar. sekarang kamu kerja di sini Ar.


iya kok stive, aku kerja di sini.


kami lagi apa disini stive.


aku juga kerja sebagai tulang kebun kok ar.


wah kamu di sini udah lama stive.


baru 1 tahun arya.


iya udah stive gak apa-apa yang penting kerjaan kita Halah. dan kamu menikmatinya.


iya Ar.


stive udah makan belum,


belum Arya.


ya udah yok makan di warung sama aku.


gak ngerepotin Ar.


gak lah Ayo gak usah sungkan kita kan teman SMA dulu.


iya Arya.


Arya tahu klau stive kerja dirumahnya akan tetapi Arya jarang di rumah itu.


mereka makan bersama sambil berbincang-bincang masa di sekolah dlu.


Ar. kabar-kabar kamu menikah sama Dina dan mbak Mirna yang dari desa sebelah ya?


kok kamu tahu stive!!


ya lah Ar. di kampung sudah rame kalau kamu nikah sama Dina dan Mirna, dan kemarin aku ketemu sama mbak Dina di tempat kerja aku. dia cuma bilang kalau dia pembantu di rumah tempatku kerja.


la kamu tinggal di mna?


tinggal di daerah kampung belakang kompleks ini.


Ar, aku duluan Aku kerja dulu. ok stive


Arya senang bisa ngobrol dengan stive.


setelah kepulangan arya dari Jogja, Arya selalu mendengar suara-suara yang memanggil namanya.


siapa ya yang selalu memanggil aku.


caba lah kali aj aku bisa bertemu suara itu. Arya mulai mengambil posisi berkultivasi dan dalam hati rogo Sukmo, roh Arya keluar dari tubuhnya. dan langsung mencari suara itu ke pantai selatan.


setelah smpai di sana Arya sangat terkejut melihat ada dia wanita yang berdiri di depannya.


tuan Arya silahkan ikut kami ratu ingin bertemu dengan anda.


baik antarkan aku ke rat kalian.


silahkan ikuti kami.


Arya berjalan mengikuti kedua wanita itu.


Arya akhirnya kamu datang juga.


maaf apakah anda kajeng ratu Roro kidul.


benar, anak ku Arya.


la trus kanjeng ratu memanggil saya ada apa.


kamu adalah keturunan ku, dan kamu mempunyai tanggung jawab untuk menyeimbangkan kondisi dunia ini.


semua kekuatan yang hebat akan melahirkan tanggung jawab yang besar pula. jadi kamu harus menjalani takdirmu yang berat, akan banyak halangan yang akan menghalangi setiap langkahmu. dan tetaplah rendah diri dan baik hati.


hidup in tidak semudah dengan yang di banyakan. butuh perjuangan dan butuh usaha anak ku.

__ADS_1


baik kanjeng ratu, saya akan menerima itu semua.


baik lah Arya. silahkan kamu bisa kembali, seumpama kamu butuh dengan ku langsung lah kamu datang ke sini.


baik kanjeng ratu saya pamit dulu.


dengan di bantu kajeng ratu Roro kidul Arya kembali ke dalam tubuhnya.


suamiku!!


Dina, Widi dan Mirna berada di depan ku.


ada ap ayang kok kalian di sini semua.


kamu kawatir kamu dari tadi tidak kelaura tapi setelah kamu masuk melihat kamu duduk dan tidak bergerak.


maaf istriku aku lagi mendatangi ibunda kanjeng ratu Roro kidul. karena beberapa hari ini kanjeng ratu memanggilku.


o begitu ya syang.


kalian ngapain kok udah pegang tongkat sakti ku.


kangen suamiku.


haha baru semalam udah kangen lagi.


suamiku kapan aku tidak kangen dengan tongkat sakti mu ini., ini yang membuat kami gila suami ku.


y udah terserah kalian saja mau kalian apakan.


langsung Dina memasukan tongkat sakti Arya ke dalam mulutnya dan menggerakkan kepala nya.


dan Mirna mencium bibir Arya sedangkan Widi mencium dada Arya. mereka suka bermain bersama dari pada sendiri.


Arya mengerang dengan semua yang dikasih oleh istrinya.


kalian semakin pintar manjain suami kalian.


Arya tidak diam. dan melepas semua yang dipakai oleh Mirna dan Widi.


langsung memainkan gua Mirna dan Widi.


sampai mereka keluar. dan tergeletak d samping Arya, Dina yang masih dibawah yang telah asik memainkan tongkat sakti Arya langsung di tarik Arya langsung memasukan tongkat sakti nya ke dalam gua Dina.


Arya hanya senyum mendengar keluhan Dina.


sayang aku keluar ...


.Arya berpindah ke Widi dan langsung tongkat sakti Arya bersarang di sarangnya Widi. sayang nikmat ah.. ah sayang lebih dalam. langsung Dina keluar.


langsung giliran Mirna dan SMA langsung keluar .


berkali-kali Arya memasukan tongkat saktinya ke gua istrinya yang mendapat semburan dari Arya. dan mereka akhirnya tdur, Arya pun ikut tdur .


pagi harinya Arya ke kantor melihat Rara dan Selvi yang menghampirinya.


perusahaan Kusuma kemarin ke sini dan berminat untuk bekerja sama dengan perusahaan kita.


sudah biarkan saja. gak usah di jawab klau pun mereka datang jawab saja aku gak ingin bertemu dengan mereka.


baik tuan.


sudah 1 jam Arya di kantor dan berganti pakaian untuk segera ke kampus untuk menyelesaikan tugas akhir ya.


syang udah di sini aja.


iya kan nunggu suami ku.


gimana syang sudah ketemu sama dosen


belum syang.


ya udah ayo kita menghadap saja dengan dosen.


tahap demi tahap tugas Arya, Widi dan Dina sudah selesai akhirnya jadwal wisuda sudah di tentukan di bulan depan.


dengan senang Arya membuat pesta dan mengundang pak Junadi, kakek Santoso dan kakek dirgo.


dalam pesta perayaan ini kakek Dirgo mengajak Yuli untuk mendampingi ya.


selamat malam kakek. selamat malam yuli. bagaimana kondisi kakek dirgo.


aku sehat Arya.

__ADS_1


o ya mas Arya kemarin dari perusahaan kamu mengirimkan proposal kerja sama untuk pengembangan proyek yang ad di Klaten.


udah aku terima Yul dan mulai di rapatkan di direksi mungkin besok kamu akan aku kabari.


baik mas Arya aku tunggu kabarnya, Yuli sambil menundukkan kepalanya.


Arya nanti aku juga mau mengirim proposal sama kamu " sangat kakek dirgo"


proposal apa kek? " Arya bertanya"


proposal untu menikahi yuli hahaha.


kakak Dirgo dan kakek Santoso ketawa dengan lepas sedangkan Yuli menundukkan muka dengan malu sambil memberikan senyum tipisnya.


ya sudah kakek proposal ya di kirim aj ke KUA.


wah bagus Arya. haha mereka tertawa.


kakek apaan sih masak Yuli kayak barang aj mau di ajukan proposal segala lagi.


Yul kamu ingat umurmu, kamu sudah saatnya menikah. aku tahu Arya sudah mempunyai 3 istri dan mungkin itu akan tambah lagi.


bear San kamu tahu cucuku ini ingin memiliki 10 istri.


wah kamu kuat Ar. kuat dong kakek. istriku semua aku buat pingsan kalau bertempur dengan aku. hahaha


kakek Santoso dan kakek Dirgo sangat puas menggoda Yuli. memang dengan umur Yuli yang sudah menginjak 28 tahun yang belum mempunyai pasangan dan di dalam pikiran nya hanya kerja.


Yuli berlari meninggalkan lokasi pesta, dan duduk di bangku Deket taman rumah.


Arya menghampiri Yuli yang duduk di baku taman.


kenapa kamu lari bukannya tidak sopan meninggalkan tempat pesta.


gpp mas emng yang di katakan kakek benar umur ku sudah 28 tahun tapi aku belum punya suami. boro-boro suami pacar aja gak punya.


ya udah Yul gak usah kamu pikirkan jodoh itu di tangan sang pencipta manusia seperti kita cuma berusaha untuk menjalankan saja.


iya mas. tanpa sadar mata Yuli dan Arya bertemu dan gak tahu yang mengawalinya akhirnya mereka berdua berciuman dengan mesra. dada Yuli berdetak kencang. dan akhirnya Yuli melepaskan ciuman itu.


maaf mas aku terbawa suasana. gpp Yuli kalau itu buat kamu senang aku gak masalah. ni no hp ku kalau perlu bisa langsung telepon aku dan untuk besok kamu langsung ke kantor untuk tanda tangan kontrak kerja sama kita. semoga kerjasama kita bisa saling menguntungkan.


baik mas besok aku ke kantor mas.


iya Yul.


la apa kamu punya tempat lain untuk bertemu .. Arya mulai iseng.


maksud mas.ya kali aj restoran atau...


maksudnya mas atau ap.


hotel Yul hahahaha Arya sambil berlari dan Yuli mengejar Arya seperti di film-film India.


dan akhirnya Arya tertangkap sama Yuli dan posisi mereka sangat menyenangkan Yuli berasa di atas tubuh Arya. dan mereka berciuman kembali sampai 30.menit. mas Ayuk Kita kembali kembali ke tempat pesta. iya Yul.


dalam hati Yuli rasa cinta sudah mulai tumbuh dalam hati Yuli.


tanpa Arya sadari Dina dan Widi melihat adegan itu. wah kita punya saudara baru lagi ni. hahaha rumah bakal tambah rame dengan adanya mbak Yuli mereka tertawa bersama.


setelah Arya kembali langsung dideketin sama Dina dan Widi,


syang.


iya syang


gimana syang rasa ciuman mbak Yuli.


kalian lihat. pasti dong syang hehehe.


ciuman kan sama syang gak ada bedanya rasanya sama-sama nikmat syang. hehe.


kapan mau nikahi mbak Yuli ni..


ya nunggu dia mau aj syang. hehe


syang waktunya sambutan sama ke atas panggung.


Arya memberikan sambutan yang intinya bersyukur atas dirinya dan kedua istrinya yang bisa menyelesaikan study perkuliahan mereka.


setelah acara selesai para tamu banyak meninggal kan tempat acara.


bersambung

__ADS_1


__ADS_2