
di mana kemarin di kota Jogja Arya berangkat dengan Selvi dan Rere.
dan menjelaskan kepada Meraka bahwa Arya pingin mencari info tentang kediaman keluarga kusuma dan ingin menyelidiki kematian orang tuanya.
kabar dan informasi yang aku dengar keluarga Kusuma mempunyai kediaman di daerah pantai Parangtritis
setelah smpai Parangtritis Arya menyewa kamar dan sialnya Arya dia berangkat pada masa liburan jadi penginapan nya penuh semua. ada 1 kamar aja yang kosong.
pak maaf gak ada lagi kah kamar yang kosong lagi.
maaf tuan gak ad.
gimana sel, Ra.
diambil aj tuan dari pada gak ada.
maaf pak apa bisa di tambah satu kasur lagi.
bisa tuan tapi butuh waktu.
iya gpp pak. ini kami tinggal di pantai dulu.
iya tuan ini kunci kamarnya nanti sekitar 1 jam akan siap.
baik pak.
setelah mendapatkan kamar meskipun cuma satu kamar yang di dapatkan perasaan mereka menjadi lega.
Rara, Selvi kalian tidak ingin main air, kalau mau sana aku di sini saja.
iya tua terima kasih.
Rara dan Selvi bermain air sambil ketawa. dan mereka seperti bidadari yang lagi berendam di kolam bidadari. wah cerita Jaka Tarub ni hahah
tuan sini main air sama kita.
iya sebentar.
itulah pertama kali Arya mendengar panggilan dari kajeng ratu Pantai selatan.
klaim terlihat sangat senang apa Klian tidak pernah berlibur.
maaf tuan kami gak ada waktu untuk bersantai, kami setiap hari hanya bekerja mungkin ini pertama kali kami berlibur.
benar juga, aku nanti akan memberikan waktu kepada semua karyawan ku untuk berlibur.
Ra kamu sebenarnya salah pakai baju dan rok seperti itu lihat baju mu Basah dan terlihat jelas. haha
Rara kamu udah niat menggoda tuan ya hahaha
gak kan aku gak sengaja pakai ini aku kira kita di ajak bekerja atau membahas bisnis. jadinya aku pakai pakaian seperti ini sel. ah kamu pikiran kamu cuma kerja terus hahah.
nanti tuan Arya pingin kamu yang pertama harus melayani tuan Arya. hahaha
Selvi aku gak seperti itu mana mungkin tuan Arya mau sama aku.
re mana ada orang yang menolak kamu. " kata Selvi sambil berbisik kepada Rara.
__ADS_1
wajah Rara merah dan mukanya menunduk dia malu kondisi seperti ini di lihat oleh tuan nya.
ayo sudah sore kita ke penginapan.
baik tuan " mereka kompak menjawab"
tuan kami mau ke mobil mengambil barang-barang kami.
iya sekalian punya ku bawakan ya nanti aku kasih hadiah hahaha Arya menggoda 2 karyawannya itu.
baik tuan kami permisi dulu
jangan lupa kamar no 111
baik tuan.
sampai di dalam kamar Arya langsung masuk kedalam kamar mandi dan membersihkan diri. langsung mengambil aduk yang dililitkan di pinggangnya.
Arya merebahkan tubuhnya di atas kasur.
Rara dan Selvi masuk dan melihat tuannya seperti itu kaget. maaf tuan saya tidak tahu tuan baru selesai mandi. udah gak apa-apa kan aku juga menunggu baraangku yang kalian ambil. dan bawa sini tasku. baik tuan jawab rara
Ra sel sana mandi dulu.
setelah di dalam kamar mandi.
hay sel kelihatan nya tuan sengaja menggoda kita.
kamu benar Ra. apa mungkin hadiah yang di kasih tuan adalah kita di jadikan selimut buat tuan..
kamu sel sampai kemana-mana mikirnya. kali aj tuan beneran nunggu barangnya.
aku siap sel dari kemarin kalau tuan minta itu ke aku, aku jga sudah siap menyerahkan diriku ke tuan.
kalau kamu sel .
seperti kamu meskipun tuan Arya itu bisa di bilang kakak ku tapi juga bisa di bilang adik ku. tapi aku siap tuan Arya mengambil ap yang aku jaga selama ini.
berarti kita sepakat ya. kita keluar pakai anduk aj yang kita pakai.
iya sel aku siap.
setelah selesai ngobrol mereka mandi. dan langsung menjalankan rencana awal mereka.
benar kan re tuan gak pakai baju berarti tuan emang pingin kita temani dia tidur sambil melihat Arya tertidur ke kasur.
iya sel, berarti kita harus memberikan servis yang maksimal kepada tuan kita..
kamu mau jadi yang ke 4 atau 5 ra.
aku mau sel.
y sudah mumpung tuan tdur kita kerjain yuk.
yuk sel.
Selvi dan Rara mendekat ke tubuh Arya yang masih menggunakan Anduk.
__ADS_1
dan segera memainkan dan mencium semua tubuh tuannya.
Selvi yang lebih agresif membuka handuk tuannya dan melihat tongkat sakti yang sangat perkasa. dan Rara mencium dada dan leher tuannya.
tanpa di sadari Arya mendesah ringan dengan permainan mereka. Selvi memasukan tongkat sakti Milik Arya yang sudah berdiri tegak ke mulutnya, ******* Arya lebih intens ah ah ah.
Arya sebenarnya cuma pura-pura tidur dan ingin melihat apa yang akan di lakukan Rara dan kakak nya ini. tetapi Arya tidak menyangka bahwa mereka berani melakukan hal seperti ini.
Arya perlahan mengerakkan tangannya ke arah gua mereka berdua mereka kaget ada yang menyentuh gua Meraka tetapi tetap membiarkan saja.
ah sel kok tangan tuan bisa masuk ke gua ku.
ah iya Ra tangan nya Arya sudah ada di gua ku ah. ah.
dengan ******* kecil mereka tetap melakukan aktifitas mereka dan dengan cepat Selvi memasukan tongkat sakti Milik Arya ke dalam goa nya.
ah sel ini nikmat sekali pertama kali bisa memasukan tongkat yang sebesar ini.
semakin selvi menekan akhirnya ahhhh sakit dalam gua Selvi mengalir darah. Selvi melakukan gerakan naik turun sambil menikmati hentakan hentakan yang di buat olehnya. Ra ini terlalu luar bisa. aku sudah gak kuat akhirnya Selvi keluar dan merebahkan diri di sebelah kanan Arya.
Rara yang penasaran langsung mengambil alih posisi Selvi dan memasukan tongkat sakti Milik Arya ke dalam gua nya.
ah sel kamu benar ini sudah kelewat enak. ini luar biasa sel ah dengan pelan-pelan Rara menurunkan badannya dan akhirnya ahhhh darah mengalir dari goa Rara
dan beberapa detik Rara langsung mengerakkan tubuhnya dan merasakan hal yang tidak pernah dirasakan . enak banget sel ini luar biasa .
Arya cuma menggelengkan kepalanya melihat dua cewek ini sangat menikmati memainkan tongkat saktinya setelah beberapa menit Rara keluar juga ahhhh apakah ini namanya surga dunia.
akhirnya ambruk diatas tubuh Arya dan mengambil posisi di sebuah kanan.
lalu Arya bangkit meraih badan Selvi dan memasukan tongkat sakti Arya ke dalam goa nya. ah Arya ini enak sekali aku suku dengan ini.. ahhhh.
kalian berdua kejam kalian mempermainkan tongkat sakti ku dan aku akan memberi kalian hukuman.
dan beberapa menit Selvi keluar ahhhhhhhhhhh Arya aku keluar lagi.dan tanpa mendengan perkataan Selvi Arya Serua mempermainkan goa Selvi sampai berkali-kali keluar dan 1 jam kemudian. Arya mengeluarkan cairan ke dalam goa Selvi.
sekarang gantian kamu ra yang aku harus hukum. Rara belum sepenuhnya sadar.
ah tuan kok tuan bangun Rara dengan kaget melihat Arya sedang memasukkan tongkat saktinya ke goa Rara.
kamu harus di hukum Rara.
ah tuan ini nikmat tuan. aku pingin bisa setiap hari bersama tuan.
tuan yang dalam tuan .
15 menit Rara akhirnya keluar jga. ahhhhhhhhhhh rere melirik Selvi yang sedang pingsan di sampingnya, tapi Arya tidak mau berhenti dan terus mempermainkan goa Rara, tua ah enak tua ah. Rara keluar ahhh. 1.5 jam berkali-kali Rara keluar dan tidak terhitung lagi setelah Arya mempercepat gerakannya akhirnya Arya menyemburkan smpai 7 kali ke goa Rara.
Arya berdiri melihat kedua orang yang baru di hukum olehnya pingsan. akan tetapi Arya puas dan akan menjadikan mereka istri karena Arya menumpahkan Air jiwanya ke dalam goa mereka berdua.
pagi hari Arya mencari info dan tahu kediaman Kusuma di mana nenek tua Bangka itu berada. dan akhirnya mendekati gerbang rumah dan berbicara pada penjaga.
kamu dengarkan aku bilang ke nenek tua Bangka itu Arya Kusuma sudah kembali dan akan menghancurkan keluarga Kusuma Samapi tidak tersisa.
setelah itu Arya berjalan menjauh dari rumah kediaman keluarga Kusuma. dan kembali ke penginapan dan melihat kedua wanita itu masih tidur
dan 5 hari mereka di sana menghabiskan waktu untuk melakukan pertempuran berkali- dengan hasil yang sama mereka pingsan kelahan.
__ADS_1
bersambuny