
Setelah Xi Ta mengangkat suara, dengan sikap tenang dan anggun gerombolan julnalis dan wartawan semakin gigih untuk menhujaninya dengan berbagai pertanyaan. "Maaf, Nona Xiao, bagaimana perasaan Anda ketika Anda tahu bahwa Anda sebenarnya adalah keturunan Keluarga Xiao?"
Xi Ta mengerutkan kening, sejujurnya ketika ia sadar telah berada di tubuh Xiao Yua bagai tersambar petir, mengetahui kenyataan berada di tubuh orang lain. Terlebih dengan kemunculan agen 080 yang menyebalkan.
“Awalnya saya sangat gugup dan takut, karena bagaimanapun saya saat itu orang udik dari desa, saya memikir ini terus. Apakah saya akan di terima di keluarga Xiao, apakah orang tua saya menginginkan saya kembali kekeluarga?”.
untuk sesaat Xi Ta mengalihkan pandangnya untuk mendapatkan raut wajah Xiao Liho dan Jing Xian, kemudian melemparkan senyuman bahagia dengan melanjutkan kata kata “tapi ternyata saya terlalu pesimis untuk memikirkan itu, saya benar benar tidak perlu untuk memikirkan hal itu. Karena orang tua saya menerima saya dengan tangan terbuka lebar sama halnya dengan keluarga Xiao. Karena mereka mencintai saya”
Salah satu wartawan menyeka air matanya dengan kemarahan ia berkata; “para penculik itu benar benar keji mereka tidak punya hati, mereka harus di adili. Bagaimana mungkin ia tega menculik seorang bayi yang tak berdosa hanya karena dendam pribadi.”
Di tempat perjamuan tamu Lin Yu, duduk dengan gelisah “ apa yang akan mereka umum kan?”
Hal itu tak berbeda jauh dengan keadaan sang suami, Xiao Hoyi “aku harap mereka tidak mengatakan yang tidak tidak yang akan mencoreng nama kita.”
“Mencoreng nama kita?” Lin Yu memberikan pertanyaan.
Wajah Xiao menatap seserius mungkin sang istri, “benar, bagaimana jika mereka membuka kebenarannya saat mengumumkannya?.”
“ Itu tidak akan mungkin.” Lin Yu berkata dengan dingin. “bukankah saat itu mereka berkata akan mengumumkan kepada publik bahwa Xiao Yua itu sebagai pengganti putri mereka. Lagi pula kita tidak memaksa mereka untuk menerima gadis udik itu, Heh seharusnya ia menyesali keputusannya itu.”
__ADS_1
Mendengar berdebatan ‘kedua orang tuanya’ Xiao Jiya tersenyum dingin di dalam hati, namun menutupinya dengan senyum semanis mungkin di depan teman teman perjamuannya.
Xiao Jiya berkata dengan bahagia di dalam hatinya, ‘lihatlah Xiao Yua bahkan orang tua mu yang sesungguhnya tidak mengakui dirimu. Dan bagaimana mungkin seorang udik desa sepertimu di bandingkan denganku yang seorang bintang ini.’
Melihat suasana hati ibunya yang memburuk, Xiao Jiya langsung membuka suaranya, “tenanglah ibu, tidak baik untukmu jika terus mencemaskan berbagai hal. YuaYua pasti tidak akan mengungkapkan yang sebenarnya. Karena ku lihat terakhir kali ia sangat bahagia di butik bersama Bibi Jing, jadi ia akan bahagia jika bersama keluarga paman. Kurasa ia akan mempertimbangkan hal itu.” mengembangkan senyumnya semanis mungkin layaknya seseorang yang memang benar benar peduli.
Sedangkan dalam hati mengungkapkan maksud lain, ‘Heh!, tentu saja ia tidak akan mengungkapkan yang sebenarnya, jika pun iya aku akan membuatnya menderita seperti di neraka.’
“Ngomong-ngomong, bagaimana dengan Chengyu? Apakah dia datang? " Lin Yu mengubah topik pembicaraan.
Wajah Xiao Jiya dipenuhi dengan senyum bahagia saat mendengar nama Liu Chengyu. Dia mengangguk dan menjawab, “Ya, saya baru saja berbicara dengan Chengyu di telepon. Dia sedang dalam perjalanan ke sini. "
Di sisi lain, konferensi pers terus berjalan selama beberapa menit karena para jurnalis terlalu banyak bertanya. Hingga akhirnya tiba-tiba, seorang jurnalis berkata, “Nona Xiao benar-benar keturunan keluarga Xiao yang layak. Meskipun anda tinggal di pedesaan selama bertahun-tahun, anda tetap terlihat mulia dan anggun. ”
Xi Ta sedikit mengangkat alisnya dan tersenyum ketika berkata, "Aku tersanjung mendengarnya."
"Itu saja untuk hari ini, terima kasih." Saat Xiao Liho mengatakan ini, pengawal mereka dengan cepat berjalan dan membawa mereka keluar dari ruangan konferensi pres lalu menuju tempat pertemuan berlangsung.
Xi Ta akhirnya turun dari panggung konferensi pres bertepatan dengan kedatangan Liu Chengyu, yang terpana oleh gerakan anggun turun tangganya.
__ADS_1
Xiao Liho berkata dngan sangat bersemangat, “aku benar benar tidak menyangka ternyata Yua’er ku sangat menawan setelah berdandan. Bahkan yang lebih menakjubkan putriku ini sangat sempurna di atas panggung, sampai-sampai tidak mendapatkan deman panggung sebagai orang pertama kalinya menaiki panggung.” Xi Ta hanya menjawabnya dengan senyum. Semangkin ia mengenal anak gadisnya ini, semangkin ia puas dengan keputusan yang telah ia ambil untuk membawa Xiao Yua kedalam keluarga kecilnya.
Xi Ta tersenyum. Adegan seperti ini adalah rutinitas baginya jika di masa lalu.
Tapi Xi Ta tentu tidak akan mengatakan itu. Dia tersenyum manis pada mereka dan berkata, "Aku hanya mengatakan pada diriku sendiri bahwa bahkan jika aku mengatakan sesuatu yang salah, Ibu dan Ayah pasti akan tetap berada di sisiku."
Kakek Xiao berkata dengan gembira “bagus bagus Liho kau mengajarkan hal yang bagus kapada putrimu aku akan membuatnya lebih berharga lagi di…”
Namun Xiao Liho menyela terlebih dahulu “Ayah, bukan kah sudah kukatakan. Keluarga kecil kami tidak akan berurusan dengan perusahaan keluarga.”
Xio Jing langsung menambahkan kata kata ayahnya, "benar Kakek, tolong jangan paksa kami bekerja di perusahaanmu! Kita memiliki pekerjaan yang kita sukai masing, jadi saya tidak akan bekerja di sana!, kurasa begitupun dengan yang lain. ”
“ya Kakek, kami juga tidak ingin bekerja di Grup Xiao. Paman dan Saudara sepupu Yan telah mengelola perusahaan keluarga dengan sangat baik. Jika kakek benar-benar ingin memberi penghargaan kepada kami, beri saja kami uang. Tidak ada yang lebih baik daripada uang untuk kita! " kata Xiao Yao
Xiao Samengangguk setuju dengan Xiao Yao dan Xiao Jing. "Ya, Kakek. Selain uang, kami tidak menginginkan yang lain. Posisi di Grup Xiao hanya akan menjadi beban bagi kami! ”
Kakek Xiao pusing memikirkan reaksi mereka. Meskipun Xiao Hoyi dan Xiao Liho tampaknya rukun di permukaan, namun mereka tidak saling menyukai, itulah sebabnya Liho tidak ingin bekerja di Grup Xiao dan dia tidak mengizinkan anak-anaknya untuk melakukannya juga. Grup Xiao masih berdiri saat ini karena Liho bekerja di pemerintahan dan ayah mertuanya adalah seorang jenderal yang sangat dihormati. Saingan saingan dari grup Xiao tidak berani menyerang mereka karena mereka takut akan kekuatan di baliknya. Namun, Kakek Xiao jelas tahu bahwa Liho melindungi perusahaan demi dirinya. Begitu dia meninggal, perusahaan akan diambil alih oleh Hoyi dan Liho tidak akan melindungi perusahaan itu lagi. Pada saat itu lah, Grup Xiao akan benar-benar hancur.
Kakek Xiao merengut kesal karena mendapat jawaban yang sama berulang kali dari anaknya itu.
__ADS_1
Xi Ta juga sangat terkejut mendengar hal itu. Dia hanya pernah menyaksikan pewaris atau keturunan keluarga kaya berebut properti keluarga, dan bahkan dia sendiri dibunuh karena alasan ini perebutan warisan keluarga kelak. Mengapa Xiao Liho dan putranya menganggap bahwa harta keluarga adalah sebuah beban ?