Pembalasan Dari Sang Ratu

Pembalasan Dari Sang Ratu
Chapter 10


__ADS_3

"Ada apa ini kenapa kalian semua ribut?", Tanya guru itu.


"Celine ada apa ni kenapa kau selalu ribut, setiap hari hanya kau yang selalu ribut, kau itu selalu membuat rusuh kelas!!..Ucap guru itu dengan tatapan jijik.


Semua orang tertawa terkikik, dengan tatapan menghina kearah Celine dan membuat suasana dikelas suram.


"Mengapa ibu berpikir bahwa saya yang membuat keributan padahal jelas-jelas saya hanya mengucapkan 2 kata saja dari tadi?",tanya Celine dengan tatapan dingin.


"Apa, sekarang kau sudah berani ya menjawab kata-kataku",Ucap guru itu dengan perasaan kesal.


Sial sejak kapan gadis miskin itu mulai menjawab kata-kataku,katanya didalam beluk hatinya.


Semua ruang pun kasak kusuk, sedangkan Marchel memperhatikan dari jauh keadaan yang terjadi.


"Bu guru itu kesalahan kami, Celine hanya tidak sengaja",Ucap Yuriana dengan wajah polos.


"Liatlah berapa baiknya Yuri kami sangat berbeda dengan gadis miskin itu", ucap teman-teman Yuri.


Mendengar itu Yuri pun tersenyum licik secara diam-diam sehingga hanya Celine yang melihatnya, Mata Celine menyipit lalu mendecih saat melihat sifat asli pemeran utama wanita.


"Cih ... Benar-benar membuat orang jijik saat melihatnya", pikir Celine.


"Heh ..., sebagai guru, bukannya menghentikan keributan tetapi anda malah menambah keributan, cih membuat orang tidak mood saja",Ucap Celine dengan perasaan kesal lalu segera pergi meninggalkan kelas itu.


"Kenapa dia begitu berani sekarang padahal hanya gadis miskin dan tak memiliki apa, awas saja nanti aku akan membuatnya dikeluarkan dari sekolah ini!." Pikir guru itu.


"Baiklah para siswa biarkan saja gadis miskin itu mari kita melanjutkan pelajaran",Ucapnya dengan senyum ramah.


Dengan perasaan kesal Celine pun pergi keatas atap sekolah untuk memikirkan rencana berikutnya.

__ADS_1


°Master kenapa kamu memilih untuk meninggalkan kelas?°


"Aku tidak ingin belajar dengan guru seperti itu, benar tidak kompeten hanya karena aku seorang gadis miskin dia menyalahkan semuanya padaku",Ucap Alice dengan perasaan kesal.


°Sekarangkan kamu bukan gadis miskin lagi master, bagaimana dengan membeli sekolah itu? , atau memasukan dana untuk sekolah itu?, dengan begitu tak akan ada lagi yang bisa memandang rendah kamu master°


"Itu terlalu berlebihan Lulu, tapi kalau membuat guru tidak kompeten itu keluar dari sekolah ini mungkin bisa",Jawab Caline dengan senyuman licik.


"Baiklah mari kita membeli sebuah vila untukku tinggal, karena rumah pemilik tubuh benar-benar sudah tidak layak dihuni",Ucap Celine.


°Ukh.. master benar-benar orang yang super kaya°


*tring ... tring ... tring ...


"ahh.. akhir kita pulang, eh bagaimana keadaan sigadis miskin itu?",


"Baiklah teman-teman bagaimana kalau kita pergi karaoke",Tanya Yuriana kepada teman-temannya.


"Iya ayoo ... kita pergi",


"Ah tunggu sebentar aku akan mengajak marchel",ucap Yuri dengan tersenyum.


Dia pun berlari kearah meja Marchel dengan wajah hangat berharap marchel akan menyambutnya.


"Marchel .. apa kamu mau pergi karaoke denganku",Ucap Yuriana dengan wajah polos.


"Maaf aku ada janji, setelah pulang sekolah nanti, kau bisa pergi sendiri",ucap marchel yang sedang menatap kearah luar jendela, seolah-olah sedang memikirkan hal lain.


"T .. tapi kalau tidak ada kamu, maka karaoke tidak akan seru",Ucap Yuriana dengan nada memohon.

__ADS_1


"apa kau tidak mendengarkan kataku tadi?, aku ada janji pulang sekolah",Ucap Marchel dengan dingin.


"Tapi..",


"Cukup aku tidak suka dipaksa",Ucap Marchel lalu mengambil tasnya dan pergi meninggalkan mejanya.


Wajah Yuriana pun berubah menjadi suram.


"Sial, kenapa dia begitu dingin sih padaku padahal kita sudah berteman dari kecil",pikir yuriana.


"Bagaimana Yuri?


"Eh sepertinya aku tidak bisa pergi hari ini maaf ya lain kali kita pergi bersama",Ucap Yuri dengan wajah tersenyum dan meninggalkan tempat itu.


Setelah pulang sekolah Celine pun segera pulang menghampiri orangtuanya dan mengajak mereka pindah.


"Ibu .. ayah..


"Celine kamu sudah pulang nak, bagaimana dengan sekolahmu, uhuk... uhuk .. uhuk ..",Ucap gadis tua, sakit-sakitan dan rapuh yang menunggunya didepan sebuah gubuk yang hampir tak layak dihuni.


"Iya ibu aku pulang"


"Ibu .. ayah bagaimana kalau kita pindah rumah saja, aku sudah membeli rumah dengan uangku"Ucap Celine dengan tersenyum hangat.


"Walaupun mereka bukan orang tua kandungku setelah melihat keadaan ini aku benar-benar tidak tega meninggalkan mereka",pikir Celine.


°Master benar-benar orang yang baik°


...----------------...

__ADS_1


__ADS_2