Pembalasan Dari Sang Ratu

Pembalasan Dari Sang Ratu
Chapter 16


__ADS_3

"Celine kamu apa kamu tidak apa?",Tanya Marchel dengan nada yang perhatian.


"Ya aku tidak apa-apa, karena pestanya sudah selesai aku mau pamit pulang, terima kasih untuk undangannya aku merasa terhibur", Ucap Celine dengan tersenyum.


"Hah.. apa kamu sudah mau pulang, tinggal lebih lama",Ujar marchel yang tak rela Celine pergi.


"Haish ini sudah hampir malam, aku mau pulang",Jawab Celine menegaskan.


"Baiklah..., hati-hati dijalan",Jawab Marchel menghela nafas.


"Ah.. biar aku antar kamu pulang",Ucap Marchel setelah mengingat sesuatu.


"Tidak perlu biar aku pulang sendiri ucap Celine pergi meninggal pesta.


"Padahal aku sudah bersikap lebih padanya, tapi ternyata pria yang lembut bukan tipenya, padahal dulu dia sangat menginginkan sikap itu",Gumam marchel.


°Master kenapa kamu tidak mau diantar pulang olehnya",tanya Lulu.


"Aku tau dia itu hanyalah berpura-pura, dan aku tidak suka hal itu",Jawab Celine menjelaskan.


"Baiklah sepertinya ada yang menunggu kita, sepertinya hal yang terjadi selanjutnya akan menarik",Ucap Celine dengan wajah tersenyum licik.


Dua orang gadis pun terlihat, dengan wajah yang emosi, dia sepertinya menunggu seseorang tak lain ialah Celine.

__ADS_1


"Heh gadis miskin sialan, aku sudah dibuat malu olehmu, benar-benar sialan",Teriak gadis itu.


"Benar bahkan ayahku tidak mau menolongku untuk menghancurkanmu sekarang",Ucap gadis lainnya yang ada ditempat itu dengan wajah yang emosi.


"hoo... apa sekarang kalian menyalahkan aku? padahal kalian sendiri yang membuat hal itu loh, kalianlah yang terlalu bodoh, hahaha..",jawab Celine dengan senyum semangat dan tatapan menghina.


"Sialann..!",Ucap Yuriana maju dengan cepat dan mencoba menampar Celine.


Celinepun menangkas tangan gadis itu "hoo... nyawamu ada banyak ya",Ujar Celine dengan senyum licik.


"yumi..!! kenapa kamu diam saja ayo bantu aku melawannya..!!Teriak Yuriana ke arah putri kepala sekolah.


"Ah.. i..itu di..dia terlalu menakutkan,ucap Wanita itu dengan suara gemetar.


"Tapi hanya kita berdua disini...!! hanya kamu yang bisa membantuku..!! ,padahal tadi kamu sangat beraniii..!!Teriak Yuriana dengan wajah cemas dan mata melotot.


Yuriana terkejut melihatnya dan tak menyangka temannya satu-satunya meninggalkannya."A..apaan itu.


"Hmm bahkan sekarang temanmu satu-satunya itu meninggalkanmu ya..",Ucap Celine dengan wajah bosan dan menakutkan.


"I..i.itu, Celine",Ujar Yuriana dengan cemas.


"Apa-apaan ini kenapa dia terlihat sangat menakutkan, dan lagi kenapa tidak ada orang yang lewat disini, kenapa tempat ini kosong",gumam Yuriana dengan ekspresi cemas.

__ADS_1


"Baiklah",Ucap Celine tersenyum.


*Buk


"Aghhhh..tolong berhenti.


"Bukk


"aghh


Celine memukul gadis itu sekitar 3 jam setelah gadis itu pinsan Celine pun meninggal gadis itu dengan wajah yang terluka.


°Hahaha.. ini barulah masterku benar-benar tidak ampun°.


"Heh itu hanya pelajaran kecil buatnya, yah ayo kita pulang, Karena aku sudah puas memukulnya", ucap Caline.


°Hahaha.. baiklah master"


"Master kalau marah pasti menakutkan, lebih baik untuk seterusnya tidak membuat master marah, kalau tidak aku akan babak belur seperti pemeran utama wanita itu",Gumam Lulu dengan wajah berkeringat.


...----------------...


*PAGI BERIKUTNYA

__ADS_1


"Eh Yuri kenapa wajahmu seperti itu, apa yang terjadi padamu??


...****************...


__ADS_2