
Yuyu pun segera menghampiri Alice dengan perasaan emosi yang saat itu masih berada diruang istirahat.
"Wah padahal sudahku kurung di WC kemarin tapi kamu masih nekat menemuiku, apakah kamu mau dikurung lagi,"Ucap Alice dengan senyum licik.
"K..kamu,"ucap Yuyu dengan perasaan takut.
"Sial.. karena emosi, aku jadi menghampirinya Karena sudah kebiasaan", Ucap Yuyu didalam hatinya.
"J*l*ng sialan aku sudah tidak tahan lagi aku akan memukulmu", ucap Yuyu sambil mengepalkan tangannya dan mencoba memukul kearah Alice.
"Ah sepertinya aku sudah membuang waktuku, aku selesaikan saja sekarang",Ucap Alice dengan wajah senyum.
Alice pun menangkas pukulan yang diarahkan kapadanya, mata gadis itu pun melotot kuat,serta dia menarik tangan gadis itu kearah gudang.
Alice mendudukkan gadis itu ke sebuah kursi yang berada diruangan tersebut.
"Hei.. hei.. apa yang kamu lakukan!!..",ucap Yuyu ketakutan.
"Mencoba untuk membalas dendam dengan menyiksamu,"ucap Alice dengan tersenyum.
"ahhkk sakit", teriak Yuyu.
Alice pun memukul Yuyu semalaman dan membuat Yuyu dilarikan kerumah sakit, karena trauma Yuyu pun memutuskan keluar dari perusahaan.
Yuyu sadar bahwa Evan hanya akan menolaknya, dia pun memutuskan berhenti mengejar Evan.
Alice yang sedang berada dirumah mendengar informasi kekalahan protagonis wanita tersebut lewat Lulu.
"Balas dendam sudah terbalaskan, saatnya misi ke 2 menjalani kehidupan bahagia seperti yang diimpikan pemilik tubuh",Ucap Lulu menjelaskan kepada Alice.
"Selamat master mendapat poin sempurna dan mendapatkan give sistem dan give dunia novel yaitu uang",ucap Lulu .
__ADS_1
"Master apakah kamu ingin membeli perusahaan?, semua uang perusahaan akan ditransfer ke akun sistem kamu Master,"Ucap Lulu menyarankan.
"Baiklah gunakan give dunia novel dan belikan aku 1 perusahaan ternama dengan uang itu," Ucap Alice.
"Aku tidak menyangka akan semudah ini, sungguh membosankan,apakah tidak dunia novel yang menarik?",Ucap Alice kepada Lulu.
"Yah.. mau bagaimana lagi, ini adalah dunia novel dengan kesulitan tingkat rendah",Jawab Lulu.
"Tapi tenang saja master akan banya dunia-dunia novel lainnya yang memiliki tingkat kesulitan lebih tinggi",Ucap Lulu dengan semangat.
"Baiklah ayo selesaikan misi ini dan segera pergi kedunia novel lainnya",Ucap Alice dengan bersemangat.
Alice pun pergi ke perusahaan, dan membuat surat pengunduran diri.
"Permisi apakah anda melihat bos",tanya Alice ke salah satu perusahaan.
"Ah mungkin diruangannya",ucap karyawan tersebut.
*Tok tok tok
"permisi bos ini saya Alice bisakah saya masuk",ucap Alice dengan sopan.
"ah masuklah",Ucap Evan yang berada dikursi kerjanya dan dengan segera merapikan diri.
"Ada perlu apa?", tanya Evan.
"Saya ingin mengundurkan diri ini surat pengunduran diri saya tolong diterima bos",ucap formal.
"Apaaa!!!..",teriak Evan.
"Kamu adalah karyawan yang rajin dan pekerjaanmu tepat waktu, bisakah kamu memikirkannya lagi?",ucap Evan dengan nada memohon.
__ADS_1
"Kemarin kamu mengabaikanku apakah Sekarang kamu mau meninggalkanku?",Ucap Evan didalam hatinya.
"Tidak.. aku tidak bisa menerima surat pengunduran diri itu",Ucap Evan dengan tegas.
"Master kalau seperti ini give dunia novel itu akan sia-sia",ucap Lulu.
"Tenang aku akan menggunakan keluarga sebagai alasan, kalau begitu cepat buatkan identitas keluarga Baru untukku agar kebohongan kita tidak terbongkar",ucap Alice kepada Lulu.
"ah . baiklah master..,seperti yang diduga masterku sangat cerdas",Ucap Lulu dengan mata bersinar-sinar.
"Bos, keluargaku menyuruh aku pulang, karena aku harus mengurus perusahaan ayahku,jadi aku harus berhenti",Ucap Alice.
"Apa?.. bukankah kamu hanya karyawan biasa, dan aku sudah menyelidiku latar belakangmu sebelum diterima perusahaan.
"Itu karna saya sedang bersembunyi dari keluarga saya, dan sekarang keluarga saya sudah menemukan saya, saya pun disuruh pulang kerumah",Ucap Alice menjelaskan.
"Ah begitu..",Ucap Evan dengan perasaan sedih.
"A..apa kita bisa bertemu lagi",Ucap Evan dengan nada kasian kepada Alice.
"hah?..kenapa sekarang dia seperti anak anjing yang terlantar, hmmm.. tidak buruk juga",Ucap Alice didalam hatinya.
"Baiklah bos, seterah bos saja, apabila bos berkunjung saya akan menjamu bos, bagaimana pun juga bos adalah mantan atasan saya",Ucap Alice.
"Tidak perlu formal, panggil saja aku Evan dan berikan aku nomormu agar kita bisa saling menghubungi,"Ucap Evan dengan senang.
"Ah.. baiklah Evan",Ucap Alice.
"Kalau begitu aku permisi dulu Evan",Ucap Alice sambil berjalan menuju keluar.
wajah Evanpun sedikit memerah dan tampak memiliki mood yang baik setelah Alice memanggil namanya.
__ADS_1
...----------------...