
seorang gadis sudah siap dengan seragam baru yang melekat pada tubuh putih miliknya,gadis itu memoleskan bedak yang berwarna coklat,lalu menambahkan sedikit warna hitam pada bibirnya,dan tak lupa kaca mata miliknya.
gadis itu Keluar dari kamar,ia menuruni satu persatu tangan,dan tiba di tangan akhir,gadis itu berjalan ke arah meja makan dan duduk di sana.
"Ra,kenapa kamu kayak gini?"tanya wanita paruh baya,mamanya gadis yang di pangil Ra.
"hehe,aku mau cari tau ma, tujuan aku pulang ke sini kan mau cari bukti"ucap gadis yang di pangil Ra.
"tapi gak harus ubah penampilan sayang"ucap mama gadis itu.
"gak papa ma,kan dia meningal karna di bully,jadi aku mau lihat mana muka muka orang yang bully dia"ucap gadis itu.
"ya sudah tapi kamu hati hati ya"ucap lelaki paruh baya papa dari gadis itu.
"siap pak"ucap gadis itu dengan mengangkat tangan sehingga membentuk hormat.
"sudah sudah ayo serapan,nanti kami telat lagi"ucap mama gadis itu.
lalu mereka Serapan dengan tenang,hanya ada denting sendok yang mengenai piring.
skip
"ma pa,aku pergi dulu ya"ucap gadis itu.
"iya,hati hati ya"ucap sepasang paruh baya itu.
gadis itu menganguk lalu ia berjalan keluar untuk menuju supir.
"pak,anterin saya ya"ucap gadis itu,supir itu menganguk,lalu gadis itu masuk ke dalam di susul dengan supir itu.
lalu mobil itu berjalan keluar dari gerbang meninggalkan kawasan mansion itu.
...
SMA high school cakrawala,sudah di gemparkan dengan kedatangan murit baru,mereka sibuk membahas murit baru itu,bahkan jika berjalan pun akan terdengar tentang murit baru itu.
bagitu juga dengan 2 remaja dan 2 gadis yang sedang duduk di bawah pohon.
"gue denger ada murid baru ya?"tanya gadis dengan rambut sebahu,Jesica.
"gue juga denger gitu"lanjut gadis dengan bandana berwarna merah,Kirana.
kring
kring
"udah masuk tu,yuk kelas"ucap remaja dengan rambut berwarna coklat gelap, Adrian.
dan satu lagi dengan rambut berwarna hitam pekat,Rafka,mereka berempat pergi ke kelas.
...
sedangkan seorang gadis sudah tiba di depan gerbang,gadis itu masuk, matanya mengedar melihat kawasan sekolah yang besar.
"tidak buruk"ucap gadis itu lalu ia berjalan ke arah ruangan kepsek,ia sudah tau.
__ADS_1
tok
tok
tok
"masuk"suara dari dalam terdengar.
gadis itu segera membuka pintu,dan duduk di depan kepsek itu.
"Anda murit baru itu"ucap kepsek itu dengan melihat gadis itu dari atas hingga bawah.
"iya"jawap gadis itu
"baiklah,kelas kamu di 11 ipa 1,sudah pergi anda enek saya melihat muka anda"ucap kepsek itu.
gadis itu yang mendengar perkataan kepsek itu segera keluar,dan berjalan ke arah kelasnya yang sudah di beri tau.
tok
tok
tok
Cklek
seorang wanita Keluar,wanita itu menatap gadis itu dari atas hingga bawah.
"masuk"ucap guru itu dengan wajah tidak bersahabat.
gadis itu masuk,semua etensi mata beralih pada gadis yang berjalan di depan.
"perkenalan nama aku Azura, pindahan dari Bandung"perkenal gadis itu dengan mengunakan ambel ambel aku.
"sudah pergi kamu,enek saya lihat muka kamu"ucap wanita itu.
Zura melihat nama yang ada di baju guru itu,Linda, setelahnya Zura segera pergi dari sana mencari tempat duduk yang kosong.
"baiklah kita lanjut"ucap buk Linda,lalu kembali menjelaskan materi yang di pelajari.
kring
kring
bel istirahat berbunyi,semua siswa/i kelas 11 ipa 1 memasukkan buku di dalam tas.
"baiklah Sampai disini,mingu depan kita lanjutkan"ucap buk Linda,lalu keluar dari kelas itu.
semua penghuni kelas segeralah pergi meninggalkan kelas,mereka pergi ke kantin untuk mengisi perut mereka.
begitu juga dengan Zura,gadis itu terus berjalan dengan wajah yang tertunduk,selama berjalan banyak perkataan yang tidak enak di dengar.
skip
kini Zura sudah duduk di meja kantin,gadis itu memilih kursi yang berada di pojok.
__ADS_1
Zura sudah menyantap makanannya,namun suara sesuatu mengejutkan dirinya.
BRAK
suara gebrakan meja membuat semua etensi penghuni kantin beralih pada meja Zura,mereka sudah menebak apa yang akan terjadi.
"Lo murit baru itu kan?"tanya seorang gadis yang baru datang,Jesica.
Zura menganguk pertanda benar jika ia nurut hati itu, wajahnya tersenyum manis,namun tidak dengan hatinya yang tersenyum miring.
"gue kita bakalan cantik,ternyata cupu cih"ucap remaja,Adria.
"heh beliin kita makanan"ucap itu berasal dari remaja satunya lagi,Rafka.
"tapi aku lagi makan"ucap Zura dengan melihat wajah dua remaja itu dan dua gadis itu yang sekarang sudah ikut duduk di meja dimana dirinya berada.
"gue gak peduli,cepat beli sana"ucap gadis satu lagi,Kirana.
Zura segera berjalan ke arah tempat memesan makanan,lalu gadis itu memesan makanan dan menunggunya.
"hahaha,mau aja tu anak di suruh"gelak tawa di penuhi di maja pojok.
"ya takut kali sama kita jadi langsung pergi"sambung Kirana.
"gue ada ide"ucap Jesica secara tiba tiba.
lalu tangan putih milik gadis itu mengambil botol saus dan menaruh di makanan Azura,tak lupa juga menaruh cabe yang berada di meja itu.
gelak tawa kembali terdengar di meja itu.
sedangkan Zura berjalan ke arah mejanya tadi dengan membawa nampan,Zura menaruh napanya di maja itu.
lalu kembali Zura duduk di tempatnya,dan melanjutkan makannya.
sementara orang yang berada di depannya manatap Zura dagang wajah tidak percaya,apa gadis itu tidak kepedasan.
Zura yang merasa jika makanannya semakin pedas,gadis itu segera berpura pura kepedasan.
"eh ini air"ucap Rafka menyerahkan air botol pada Zura,Zura meminum air itu,namun matanya membulat saat merasakan air itu yang asin.
Zura membuang air itu,lalu ia berlari keluar dari kantin untuk menuju kamar mandi.
sementara empat orang tadi sudah tertawa terbahak bahak saat berhasil mengerjai gadis itu.
...
kamar mandi di sinilah Zura berada,ia melihat pantulan dirinya di kaca yang berada di kamar mandi,perlahan bibir gadis itu membentuk senyum.
"gue tau"ucap Zura dengan senyum miring miliknya,lalu ia kembali memasang kacamata besar itu.
Zura Keluar dari Kamara mandi dan berjalan menuju kelas karena sudah bel masuk.
skip
kini Zura sedang berjalan di halte bus, setelah bel pulang gadis itu segera keluar dari kelas dan berjalan ke halte bus.
__ADS_1
Zura sudah mengirim pesan pada supirnya untuk tidak menjemputnya,Zura duduk di halte bus,ia menunggu bus yang akan berjalan ke arah rumahnya.
tak lama bus yang Zura tungu sudah tiba,gadis itu segera masuk ke dalam dan bus itu pun berjalan.