
kini sudah jam 11 malam namun seorang wanita masih berada di dapur mansionnya,wanita itu sedang mencampurkan serbuk serbuk yang ia buat sendiri.
wanita itu manaruh semua serbuk itu di dalam botol yang sudah ia isi dengan air, setelah selesai ia membereskan dapur yang telah ia gunakan,lalu wanita itu membawa botol itu ke kamarnya dan memasukan ke dalam tas.
...
pagi hari Zura sudah siap dengan seragam sekolahnya,gadis itu berdandan seperti hari hari biasanya,Zura mengambil tas nya,namun ada yang berbeda tas nya hari ini terasa lebih berat,ia merasa tidak ada membawa barang barang lain.
Zura turun ke bawah,ia akan serapan untuk hari ini.
skip
kini Zura sedang di perjalanan menuju sekolah seperti biasa ia kan di antar dengan supirnya,dan kini mobil itu sudah berhenti di mana biasa Zura turun.
"oke pak nanti gak perlu jemput"ucap Zura.
"baik non"ucap supir itu.
Zura lanjut berjalan ke sekolahnya,yang sudah mulai terlihat, berjalan dari warung ke sekolah lumayan jauh.
Zura masuk ke gerbang SMA,ia terus berjalan dengan menunduk, hingga tiba di depan pintu kelas,kelas sudah lumayan ramai karena sudah hampir bel.
Zura duduk,lalu tak lama bel berbunyi.
semua siswa/i kelas 11 ipa 1 pergi keluar menuju ruang ganti,bagitu juga dengan Zura ,gadis itu juga pergi ke ruang ganti bersama anak anak lain.
Zura sudah selesai menganti bajunya dengan seragam olahraga,gadis itu sebelum olahraga di mulai Zura pergi ke toilet dulu.
...
di dalam kelas seorang wanita membuka tas Seseorang lalu mengambil botol yang berisi air lalu berjalan ke arah bangku seseorang dan membuka tas orang itu dan menukar botol minum orang itu dengan botol yang ia bawa warna botol itu dan ukurannya sama,lalu wanita itu pergi dengan senyum miringnya.
kini siswa/i kelas 11 ipa 1 sudah berkumpul di lapangan,mereka akan melakukan olahraga voli dan basket, basket untuk putra voli untuk wanita.
dan di sinilah Zura berada dia berada di kelompok Jesica dan Kirana,mereka kan bermain voli.
dan di pertengahan olahraga tiba tiba Kirana terjatuh,suar gadis itu membuka putra yang sedang bermain basket melihat ke arah gadis itu semu.
Rafka yang melihat Kirana jatuh segera berlari ke sana untuk melihat kekasihnya.
"lo kenapa?"tanya Jesica pada Kirana yang masih kesakitan.
"kaki gue ada yang nendang"ucap Kirana yang memegang bagian lututnya yang sudah berubah warna menjadi biru.
"siapa yang nendang, perasaan lo aja kali"ucap Jesica yang tidak percaya.
"kamu gak papa?"tanya Rafka yang sudah berjongkok.
"kaki aku memar"ucap Kirana menunjuk bagian memar yang ada di lututnya.
__ADS_1
"kita ke uks"ucap Rafka segera menggendong kira Mambawa menuju uks.
Sementara seorang pelaku yang telah menendang kaki Kirana tersenyum miring,wanita itu melakukan dengan secepat kilat hingga tidak ada yang menyadari pergerakannya.
"ini baru permulaan"ucap wanita itu.
...
kini Zura sudah selesai menganti baju,gadis itu berjalan ke kantin untuk mengisi perutnya yang sudah keroncongan.
Zura memesan makanan dan makan dengan lahap.
di kelas
Adrian dan Jesica saat ini sedang istirahat di dalam kelas,mereka terlalu malas untuk ke kantin.
"Rafka sana Kirana di mana?"tanya Adrian karna di saat kejadian Adrian izin pergi ke wc jadi ia tidak tau apa apa.
"di uks"jawap Jesica dengan mengelap keringatnya mengunakan tisu basah.
"loh siap yang sakit?"tanya Adrian lagi dengan memasang wajah penuh tanda tanya.
"itu tadi Kirana jatuh saat main voli tadi"cerita Jesica, Adrian menganguk.
"eh bagi minum lo"ucal Adrian pada Jesica.
"bentar"ucap Jesica lalu membuka tasnya dan mengambil botol air yang selalu ia bawa.
Adrian mengambil botol itu lalu membukanya dan meneguknya Hinga tandas.
"kok lo habisin sih"ucap Jesica dengan sedikit meninggikan suaranya.
"tanang dong nant--uhuk gua gant--uhuk to"ucap Adrian dengan terbarukan batuk.
"lo kenapa?"tanya Jesica saat melihat Adrian seperti kesusahan bernapas.
"to-tolong gu-gue"ucap Adrian dengan terbata bata,lalu keluar cairan merah dari hidung remaja itu.
"uhuk--se-sesak uhuk uhuk"ucap Adrian dengan terbatuk batuk tiba tiba cairan merah kembali keluar melalui mulut remaja itu.
Jesica sudah kepanikan.
"TOLONG TOLONG"teriak Jesica.
"TOLONG TOLONG"kamboi berteriak.
lalu masuk ketua kelas di kelas 11 ipa 1.
"ada apa"tanya ketua kelas itu.
__ADS_1
"tolong Adrian dia batuk darah"ucap Jesica.
Katua kelas itu segera memapah Adrin yang masih separuh sadar membawanya ke UKS.
sementara seseorang yang melihat kejadian semua itu tersenyum.
"tungu selanjutnya"ucap wanita itu lalu berlalu dari sana.
sedangkan di uks
"kok bisa jatuh sih?"tanya Rafka pada Kirana.
"gak tau,aku merasa ada yang nendang lutut aku"ucap Kirana.
"kamu ngerasa begitu,tapi gak ada yang nendang kamu"ucap Rafka.
"iya,aku mau nyalahin orang,tapi tim aku jauh jauh semu sama aku,mana mungkin mereka nendang aku"ucap Kirana.
"udah ya"ucap Rafka.
BRAK
pintu uks di buka dengan kasar,sontak dua orang tadi melihat ke arah pintu,wajah mereka terkejut saat melihat sahabat mereka yang sudah kacau balau.
ketua kelas itu membaringkan tubuh lemah Adrian,lalu tak lama Jesica datang dengan seorang dokter yang biasa menungu uks.
"biar saya periksa dulu"ucap dokter itu lalu memeriksa keadaan Adrian.
"Jes ini ada apa?"tanya Kirana dengan wajah meminta penjelasan.
"gue gak tau,tadi waktu kita di kelas,Rian mintak air gue,ya gue bagi lah terus tiba tiba itu anak batuh batuk terus hidung tu anak Keluar darah lalu dia batuk darah"jelas Jesica.
"tungu tungu,minum air lo,lo kasih sesuatu di air lo?"tanya Rafka pada Jesica.
Jesica mengeleng kuat"gue gak campurin apa apa,tadi pagi gue masih minum air itu kok"ucap Jesica dengan jujur.
"Rian ada makan sesuatu gak tadi pagi?"tanya Rafka.
"seingat gue sih dia gak ada makan apa apa"ucap Jesica.
"atau jangan jangan-"ucapan Kirana terhenti saat melihat dokter yang sudah keluar dari balik tirai putih.
"gimana dok keadaan sahabat saya?"tanya Rafka.
"begini sebelumnya saya menjelaskan apakah Pasian pagi ini ada memakan sesuatu?"tanya dokter itu.
mereka bertiga mengeleng pertanda pagi ini Adrian belum ada memakan qpun.
"dari yang saya lihat,pasien terkena racun yang sangat cepat terinfeksi kemungkinan pasing memakan makanan atau minuman,racun ini sangat berbahaya,tapi kalian cepat mengantar pasing jadi racun itu belum menyebar,saya sudah mengasih Obet,tapi jika nanti malam masih batuk batuk silahkan bawa ke rumah sakit biar bisa di tangani langsung"jelas dokter itu.
__ADS_1
ketiga orang itu memasang wajah terkejut,'apa racun'pikir mereka