
kini sudah jam istirahat ke dua,dan di sinilah Zura berada di kantin,gadis itu sedang meminum minuman yang ia pesan,Zura tidak mau makan katanya sudah kenyang,tiba tiba spiker di kantin berbunyi.
"tes tes"
"untuk Azura saya tungu di ruang bk"
Zura mengeryit bingung dia tidak ada membuat masalah namun kenapa ia di pangil ke ruang bk.
tanpa berpikir panjang Zura langsung pergi menuju ruang bk,sepanjang jalan banyak menatap dirinya dengan mengejek,namun Zura tidak peduli tujuannya sekarang hanya ruang bk.
tok
tok
tok
"masuk"suara dari dalam.
cklek
Zura berjalan mendekati pada buk Pinus yang sebagian guru bk.
"silahkan duduk"ucap buk Pinus.
Zura langsung duduk kursi yang berada di depan buk Pinus.
"kamu tau kenapa saya memangil kamu kesini?"tanya buk Pinus pada Zura,Zura gadis itu mengeleng,karna jujur ia tidak merasa membuat kesalahan.
"cari tau kesalahan kamu baru saya berbicara"ucap buk Pinus.
Zura semakin di buat bingung ada apa ini,Zura mencoba mengingat ingat namun ia tidak menemukan letak kesalahan.
"apa masih belum sadar"tanya buk Pinus.
"saya sadar buk"jawap Zura.
"menjawab kamu"ucap buk Pinus dengan meninggikan sedikit suaranya.
"baiklah karna kamu tidak menyadari kesalahan kamu,biar saya yang mengasih tau kesalahan kamu"ucap buk Pinus
"saya memangil kamu di sini karna saya mendapat laporan dari teman sekelas kamu,ketika memakan bekal yang kamu bawa setelahnya teman kamu sakit perut,apa itu benar?"tanya ibuk Pinus.
"itu benar ibuk, setalah mereka memakan bekal saya memang mereka sakit perut,tapi saya yakin sakit perut mereka bukan dari bekal saya,ibu saya yang memasak bekal itu dan tidak mungkin ibu saya menaruh sesuatu di dalam bekal saya"jelas Zura dengan wajah tenang.
__ADS_1
"bisa saja ibu kamu berniat membunuh kamu"jawap buk Pinus.
"itu tidak akan terjadi ibuk,saya lebih tau ibu saya dari pada ibuk,jadi ibuk jangan menuduh sembarangan"jawap Zura dengan tenang walau di hatinya tidak terima jika orang tuanya di tuduh yang tidak tidak.
"terus kenapa mereka bisa sakti perut setelah memakan bekal kamu?"tanya buk Pinus.
"saya tidak tau ibuk, kemungkinan mereka sebelum memakan bekal saya mereka sudah memakan sesuatu,"jawap Zura masih dengan wajah tenang.
"seharusnya saya yang melaporkan kejadian ini bukan mereka,karena di kejadian terdapat tindakan pembullyan terhadap saya,mereka merampas bekal saya"ucal Zura dengan batinya tersenyum.
"saya tidak peduli pada gadis miskin seperti kamu,kamu mau di apakan pun saya tidak peduli,saya hanya menghargai siswa/i yang kaya raya bukan seperti kamu,saya juga tidak paham bagaimana pikiran kepala sekolah bisa memasukkan gadis miskin seperti kamu"ucap buk Pinus dengan sinis.
"jika ibuk hanya ingin mencaci maki saya sebaiknya saya keluar saja,dan saya mohon tolong ibuk cepat bertobat"ucap Zura berjalan keluar meninggalkan ibuk Pinus yang menatap Zura dengan tatapan yang menusuk.
"tidak menyangka gadis miskin seperti kamu bisa berbicara formal"ucap buk Pinus.
Zura kembali ke kelasnya karna sudah bel pelajaran terakhir.
skip
kini Zura sedang berjalan menuju halte bus,ia pulang mengunakan bus,lama menunggu akhirnya bus yang di tungu tungu tiba,Zura segera naik dan bus pun berjalan.
...
"ambilkan saya satu kotak kecil paku picit"ucap wanita itu,paku picit/paku payung.
lalu pegawai itu pergi mengambil satu kotak kecil paku itu.
tak lama datang dengan kotak yang berada di tangannya.
"ini nona"ucap pegawai itu.
"berapa?"tanya wanita itu.
"nanya 20.000 saja"ucap pegawai itu,wanita itu memberi uang berwarna biru.
"kembalianya ambil saja"ucap wanita itu,lalu keluar dari toko itu.
...
kini Zura sudah berada di depan pintu utama mansion Bravaska,gadis itu memegang gagang pintu.
cklek
__ADS_1
sunyi itu yang pertama Zura rasakan,gadis itu melihat kesana kemari namun tidak menemukan seseorang pun.
"ma pa"pangil Zura.
"ma pa"sekali lagi Zura memangil.
tangan gadis itu bergerak mengambil hp yang berada di kantong seragam sekolahnya.
baru saja ingin menanyakan di mana orang tuanya,tiba tiba papanya mengirim pesan.
...Papa🤑💸💸...
"sayang ini mama hp mama lowbat,maaf ya kamu pulang gak ada orang di mansion,mama sama papa lagi di dalam pesawat mau pergi ke kota **** karena perusahaan papa yang di sana ada masalah,maaf ya kalau mama perginya mendasar,dan uang jajan udah mama transfer, perlengkapan dapur juga udah mama siapkan jadi kalau kamu mau masak gak payah Keluar lagi cari bahan bahan,itu aja ya kita udah mau tiba di,mama sayang kamu,papa jugai😚"
pesan yang begitu panjang di kirim.
"ternyata Keluar kota"ucap Zura gadis itu pergi menaiki satu persatu tangan untuk tiba di kamarnya.
mansion Bravaska tidak menyewa pembantu karna pekerjaan ruang di kerjakan olah mama Reta semuanya,papa Angga sudah berapa kali memberi saran untuk menyewa pembantu saja agar tidak kecapean,namun mama Reta tidak mau.
skip
kini Zura Keluar dari kamar mandi dengan baju santainya,gadis itu Keluar dari kamar untuk menuju ke dapur,Zura sudah merasa jika perutnya keroncongan.
Zura sibuk berkutat dengan alat dapur,gadis itu berniat memasak nasi goreng seafood,tak lama bau wangi tercium,dan masakan itu pun selesai.
Zura membawa ke meja makan dan melahapnya hingga habis,gadis itu berjalan ke arah wastafel lalu membasuh piring dan gelas bekas ia makan,Zura mengambil buah pir di dalam kulkas lalu menggigitnya dan kembali ke kamar atas,malam ini Zura berniat untuk begadang ia akan meraton novel.
...
seorang wanita sudah siapa dengan jeket kulitnya wanita itu berjalan ke arah pintu keluar dan menaiki motor sport hitam mengkilat lalu motor itu meleset di jalan raya.
skip
tak lama wanita itu memberhentikan motornya dan menaruh motornya di situ dan ia berjalan,tak lama wanita itu tiba di depan mansion yang besar,lalu ia berlahan memanjat balkon pemilik kamar.
berhasil,wanita itu segera membuka pintu balkon itu mengunakan jepit rambut.
cklek
pintu terbuka,perlahan wanita itu masuk dan melihat remaja yang sudah tertidur,ia berjalan ke arah meja belajar dan membuka tas ramja itu,dan mengambil buku yang berwarna marah dan keluar.
Wanita itu kembali menutup pintu balkon dan melompat ke bawah,ia berjalan menuju motornya,namun matanya terfokus pada tempat pembakaran sampah,gadis itu mengambil korek yang berada di kantong jeketnya,dan membakar buku orang itu.
__ADS_1
"gak sabar lihat lo dihukum nanti"ucap wanita itu menatap buku yang sudah berubah menjadi debu.