
Zura sudah siap dengan bajunya gadis itu berdandan seperti biasa karena ia belum siap untuk membongkar identitas dirinya.
zuta turun ke lantai utama ia menuruni satu persatu tangan hingga tiba di tangan akhir,Zura melihat mamanya yang duduk di ruang tamu sedang membaca majalah.
"ma aku izin keluar"ucap Zura meminta izin.
"mau kemana?"tanya mama Reta yang kini sudah menaruh Majalaya di atas meja,dan pandangannya sepenuhnya melihat ke arah Zura.
"mau ke mall bentar ma"jawpa Zura.
"oke hati hati ya pulang jangan terlalu malam"ucap mama Reta.
"oke ma,kalau gitu aku pergi"Zura berjalan ke arah pintu utama lalu membukanya,dan kembali menutupnya.
"pak anter saya ya"ucap Zura pada supir itu.
"baik non"jawap supir itu bernama pak Mamat.
lalu Zura masuk ke dalam mobil dan di ikuti dengan pak Mamat,mobil itu melesat di jalan raya meninggalkan kawasan Mansion Bravaska.
...
kini di depan mall sudah dan remaja yang duduk di depan mobilnya,remaja itu terlihat ganteng dengan jeket kulit yang melekat di tubuhnya dan kaus warna putih menambah kesan kegantengan,remaja itu sedang menunggu seseorang mereka sudah berjanji akan bertemu di depan mall.
dia adalah Anga ramaja yang sedari tadi menunggu seorang gadis yang tak kunjung datang,tak lama gadis yang di tungu tungu datang,gadis itu adalah Zura.
"udah lama nungu?"tanya Zura saat sudah berada di depan Anga.
"gak baru aja"bohong Anga.
"ya udah masuk yuk"ajak Zura Anga menganguk lalu mereka masuk ke dalam mall terbesar di Jakarta.
"mau kemana dulu?"tanya Anga.
"cari pelengkap camping dulu lah"jawap Zura Anga mengaguk lalu mereka berjalan menuju toko yang menjual alat camping.
skip
setelah selesai membeli mereka berdua memutuskan untuk makan sebelum pulang,dan disinilah mereka berada di kafe yang berada di mall itu.
mereka sat isi sedang menunggu pesanan mereka datang.
"lo tau Kita mau camping di mana?"tanya Anga.
"gak tau"jawap Zura.
"gue mau nanya,yang di kantin tadi mereka sering bully Lo?"tanya Anga lagi.
Zura menganguk"sering mungkin bisa di bilang setiap hari"jawap Zura.
"kenapa gak lapor ke kepsek aja"ucap Anga.
"udah pernah aku laporin tapi percuma kepsek gak ada pergerakan karma di antara mereka berempat di sana ada anaknya kepsek"jawab Zura,memang benar di antara mereka berempat Jesica adalah anak dari pemilik sekolah jadi jangan heran jika Jesica berlaku semaunya di sekolah.
"tapi gak bisa gitu dong!"protes Anga.
"udah gak papa,tu makanan kita mau datang"ucap Zura menunjuk pelayang yang membawa pesanan mereka.
__ADS_1
"silahkan menikmati"ucap pelayan itu setelah menaruh makanan di atas meja.
"makasih"ucap mereka berdua.
"sama sama"ucap pelayan itu lalu pergi dari sana.
Zura dan Anga segera melahap pesanan mereka hingga makanan itu habis.
"udah selesai"tanya Anga,Zura menganguk.
"tungu sini gue mau bayar dulu"ucap Angalalu pergi untuk membayar,Zura tidak menolak karna sebelum mereka masuk ke kafe Anga sudah berbicara dia yang akan membayar makanannya.
tak lama Anga kembali ke meja mereka.
"udah Ayuk"ucap Anga lalu mereka berjalan keluar dari kafe, karena merasa sudah tidak ada lagi yang mau di beli jadi mereka memutuskan untuk keluar dari mall itu.
"lo gue antar"ucap Anga saat sudah berada di depan mobilnya.
"gak usah aku pulang naik taxi aja"ucap Zura menolak.
"udah gak papa perempuan gak baik pulang malam sendiri"ucap Anga lalu masuk ke dalam mobilnya.
Anga membuka kaca mobilnya dan melihat Zura yang masih terdiam.
"udah buruan naik"ucap Anga.
Zura menganguk lalu ia membuka pintu mobil Lamborghini berwarna hitam itu dan duduk,tak lama mobil itu meleset di jalan raya.
"Lo mau beli sesuatu untuk di bawa pulang?"tanya Anga.
...
kini mobil berwarna hitam itu berhenti di depan mansion yang yang terlihat elegan,Zura turun dari mobil Anga.
"mau mampir"tawar Zura.
"lain kali aja ya,gue takut mama gue nyari gue"tolok Anga.
"oke hati hati"ucap Zura Anga menganguk,namun mobil remaja itu belum juga berjalan.
"kenapa gak jalan?"tanya Zura pada Anga.
"Lo masuk dulu gue takut nanti ada yang jahatin lo"ucap Anga hal itu membuat Zura terkekeh kecil.
"gak bakalan lah,udah sana pergi aku ngusir"ucap Zura.
"gak sana masuk dulu baru gue pergi"ucap Anga.
"oke oke aku masuk hati hati"ucap Zura lalu gadis itu masuk ke kawasan mansionnya.
"bay cantik"ucap Anga yang melihat punggung Zura yang sudah menghilang di balik pintu.
lalu Anga menjalankan mobilnya menuju mansion.
...
Zura masuk ke dalam mansion dapat ia lihat orang tuanya yang sedang berkumpul di ruang tamu.
__ADS_1
"ma pa aku pulang"ucap Zura berjalan ke arah ruang tengah.
sontak sepasang paruh baya itu melihat ke arah Zura.
"udah pulang gimana satu gak jalan jalanya sama pacar"tuanya mama Reta dengan menggoda.
"mana ada aku jalan sama cowok"ucap Zura.
"gak usah bohong sayang rekan kerja papa ada ngirim foto kamu dengan cowok waktu makan di kafe"ucap mama Reta.
"oh itu,itu bukan pacar aku ma itu teman sekelompok aku nanti"ucap Zura.
"yang bener"ucap mama Reta
"bener ma"jawap Zura.
"iya deh mama percaya tapi tadi kelompok kelompok untuk apa?"tanya mama Reta.
"o nanti aku bilang ya ma aku kau pergi ke kamar dulu"ucap Zura.
"oke mama sama papa tungu di sini"ucap mama Reta.
"baik ma"jawap Zura lalu berjalan menaiki tangga.
skip
kini Zura sudah tiba di kamarnya,gadis itu manaruh barang barangnya dan pergi ke maja belajarnya,lalu memegang foto yang tergantung dan membalik foto itu.
Zura mantap foto orang orang yang tersimpan di balik foto yang tergantung di kamarnya.
lalu gadis itu mengambil spidol dan mencoret satu foto cewek dan Kemabli manaruh spidol itu.
Zura kembali membalik foto itu dan menganti bajunya dengan baju piyama tidur, setelah selesai menganti baju gadis itu pergi keluar dari kamar untuk pergi ke ruang tengah.
Zura sudah tiba di ruang tengah gadis itu lalu berjalan ke arah sofa dan duduk di depan orang tuanya.
"oke langsung jealsin aja kelompok untuk apa?"tanya mama Reta.
"sabar ma Zura baru juga datang"ucap papa Angga.
"oke jadi gini besok sekolah mengadakan camping untuk kelas 11 jadi kita semua di suruh untuk ikut dan tadi aku pergi ke mall untuk mencari alat camping bukan untuk pacaran,dan aku mau minta izin sama kalian untuk ikut camping"jelas Zura panjang lebar.
"oke kamu boleh ikut dengan syarat bodyguard papa yang akan ikut kamu"ucap papa Angga.
"pa gak perlu aku bisa jaga diri kok"ucap Zura membantah.
"kegiatan camping ini bahaya Zura papa takut kamu kenapa-kenapa"ucap papa Angga.
"kan ada Anga pa nanti yang akan jaga aku"ucap Zura dengan menyebut nama remaja itu.
"Anga siapa?"tanya mama Reta.
"itu loh ma cowok yang sama aku di kafe tadi"ucap Zura.
"huff baiklah papa izinnin tapi ingat kalau kamu pulangnya ada yang terluka papa gak akan bolehin kamu untuk keluar dari mansion"ucap papa Angga.
"siap pa"ucap Zura.
__ADS_1