
Le Zan tidak khawatir meningkatkan kekuatannya terus-menerus, sebab energi positif memiliki energi yang sangat murni, bahkan dia samar-samar merasakan bahwa energi positif yang diserapnya dapat memperkuat lapisan pusat energi nya.
Itulah yang membuatnya semakin tidak sabar untuk menyerap lagi energi positif dari tubuh Zi kie.
Setibanya di ruangan, Le Zan mulai duduk bersila dia mengeluarkan batu kristal merah langka, dia ingin menyerap sedikit energi dari batu kristal merah langka untuk menghancurkan penghalang di pusat lautan jiwanya yang sudah terjadi retakan yang semakin membesar.
Seiring dengan memejamkan mata, energi spiritual terus mengalir ke dalam tubuh Le Zan. Setelah satu jam berlalu setelah 1 jam berlalu.
"Terobos!!" Seiring dengan teriakannya
Duarr
Angin kecil berputar dengan Le Zan sebagai pusatnya, aura di tubuh Le Zan tingkat pesat. Le Zan mulai membuka matanya.
"Tahap ke-8 alam dasar"
Dia merasa pusat lautan jiwanya semakin membesar, dia membutuhkan energi spiritual yang lebih banyak untuk meningkatkan kekuatannya.
Le Zan mulai berdiri, dia ingin segera ke ruangan Zi kie.
"Apakah jika aku menyerap energi positif, kekuatanku akan dapat meningkat ke tahap menengah ke-8?" Gumam Le Zan dalam hati sembari berjalan menuju ruangan Zi kie,
Tok tok tok
Suara pintu ketukan pintu terdengar dari dalam ruangan Zi kie,
Di dalam ruangan, sebelumnya
Zi kie tidak melakukan apapun, dia hanya menunggu kedatangan Le Zan dengan tidak sabar,
"Apakah itu Le Zan "walaupun dia sudah tidak sabar menunggu kedatangan Le Zan, akan tetapi dia merasa untuk menerobos membutuhkan waktu beberapa jam lagi, tetapi dia tidak menyangka hanya butuh waktu 1 jam Le Zan udah berhasil menerobos ke tingkat selanjutnya, sungguh bakat yang sangat mengerikan.
Zi kie pun buru-buru berjalan untuk membukakan pintu.
"Le Zan bukankah kau ingin menerobos penghalang, mengapa kau kembali?" Zi kie yang belum merasakan peningkatan kekuatan Le Zan pun sontak bertanya dengan rasa malu dan wajah merah. Dia teringat adegan sebelumnya saat Le Zan memeluknya.
Le Zan mengeluarkan auranya dan berkata "kie aku sudah selesai menerobos"
__ADS_1
"Hahh cepat itukah?"
Le Zan mengangguk dan berkata "sudah kukatakan sebelumnya, aku punya harta karun, aku akan membiarkanmu mencobanya agar dapat meningkatkan kekuatanmu sebelum kompetisi besok, tetapi sebelum itu aku ingin melakukan sesuatu padamu"
Hahh melakukan suatu padaku? Zi kie bertanya dalam pikirannya.
"Le Zan apakah kita akan??"
Sebelum menyelesaikan kata-katanya, Le Zan masuki ruangan dan mengunci pintu.
Sosok Le Zan pun meresap ke depan dan menjulurkan bibirnya ke wajah Zi kie,
Sebelumnya Zi kie tak pernah berpikir Le Zan yang sebelumnya sangat dingin apa adanya tetapi sekarang 180 derajat sikapnya berubah, bahkan menjadi lebih agresif.
"Le Le Zan "
Ummm
Zi kie tak bisa berkata apapun, bibir mereka berdua menempel. Zi kie merasakan kenikmatan yang sebelumnya tidak pernah dia rasakan, tidak hanya Zi kie, Le Zan pun yang sebelumnya hanya berniat menyerap energi positif malah menikmati adegan itu,
Beberapa saat kemudian Le Zan melepaskan ciumannya dan berkata.
Perkataan itu seperti bom nuklir yang menghancurkan kehampaan, membuat jantung Zi kie hampir meledak
"Le Zan apakah kita akan melakukan..."
"Ya kie, aku ingin melewati malam yang indah ini bersamamu"
Le Zan tidak membiarkan Zi kie banyak bertanya, Le Zan kembali mencium bibir manis Zi kie sambil merebahkan badannya di tempat tidur dan mulai membuka pakaian Zi kie perlahan. Le Zan mulai mencium sekujur tubuh Zi kie yang membuat gairah Zi kie melonjak.
"Le Le Zan Aa aku belum pernah melakukannya" Zi kie berkata dengan terbata-bata tak bisa menahan kenikmatan yang dia rasakan.
"Zi kie tenang saja, aku tidak akan membiarkanmu merasakan sakit"
Entah mengapa sosok Le Zan yang sebelumnya tak pernah bisa memahami maksud dari perempuan, sekarang seperti memiliki jiwa pemahaman yang sangat tinggi terhadap perempuan. Entah itu karena tujuannya untuk meningkatkan kekuatan atau karena kenikmatan saat ini yang belum pernah dia rasakan sebelumnya.
Menikmati adegan itu, semakin Dia merasakan energi positif yang sangat melimpah mengalir ke dalam tubuhnya.
__ADS_1
"Apakah semakin aku membuatnya merasa puas akan semakin banyak energi positif yang kudapatkan." Le Zan berpikir sejenak kemudian melepaskan pakaiannya.
Dengan keadaan yang hampir tak sadarkan diri karena menahan kenikmatan luar biasa yang dia rasakan, Zi kie dengar suara yang Le Zan katakan.
"Zi kie aku akan melakukannya sekarang" seiring dengan perkataan itu Zi kie masakan sesuatu memasuki tubuhnya melalui area bawahnya, seperti sebuah pedang yang sedang merobek tubuhnya.
"Lee Le Zan saaa"
"Tahanlah sedikit lagi" ucap Le Zan.
Tidak lama kemudian darah keluar melalui area vital Zi kie, rasa sakit pun menghilang seutuhnya.
"Kie bagaimana, Apa masih sakit?"
Dengan terbata-bata Zi kie menjawab "sudah tidak, ahh" tubuh Zi kie secara tak sadar bergoyang-goyang, membuat keduanya semakin menikmati keindahan malam.
Tak terasa dua jam pun berlalu.
"Le Zan aku sudah tidak mampu menahan kenikmatan ini ah" Zi kie rasa dia akan mencapai puncak kenikmatannya.
"Kie bertahanlah, bentar lagi aku akan selesai" Le Zan mempercepat gerakannya membuat keduanya semakin tak bisa menahan dan akan memperoleh kenikmatan puncaknya.
"Aaaaaaa aaaah"
Kedua berteriak bersamaan, dan Le Zan pun merebahkan badan Zi kie di atas badannya sambil memeluk Zi kie yang seolah terlihat akan pingsan.
Le Zan mengelus rambut Zi kie yang berada di atas pelukannya dan berkata
"Kie Apa kau merasa bahagia?"
"Le Zan aku belum pernah merasakan kebahagiaan seperti ini sebelumnya, terima kasih aku sangat mencintaimu. Itulah jangan pernah meninggalkanku" ucap Zi kie dengan terbata-bata menjawab pertanyaan Le Zan.
Le Zan pun merasakan hal yang sama, dia belum pernah merasakan kebahagiaan seperti ini sebelumnya, yang lebih penting lagi adegan adanya Zi kie, kekuatannya akan sangat cepat meningkat, dengan melakukan adegan seperti ini sebelumnya secara terus-menerus, bukankah kekuatannya akan sangat cepat meningkat.
Kedua mata Le Zan berbinar, pada dasarnya meningkatkan kekuatan hanya bisa dilakukan dengan dua hal, yang pertama berlatih dengan merasakan rasa sakit seperti melakukan pelatihan hidup dan mati, yang kedua dengan terus-menerus menyerap sumber daya energi spiritual.
Tidak ada seorang pun yang dapat meningkatkan kekuatannya dengan merasakan kebahagiaan kecuali Dia memiliki kekuatan unsur kehidupan. Dengan melakukan suatu hal yang membuat seorang wanita bahagia dia sudah bisa mendapatkan manfaat yang sangat besar dengan menyerap energi positif.
__ADS_1
...****************...