
Di pusat desa telah berkumpul banyak orang, baik yang ingin mendaftar ataupun yang ingin menonton pertempuran. Area pusat kota memiliki 5 panggung pertempuran, setiap panggung memiliki area yang luas dan berbentuk lingkaran.
Diantara keramaian terlihat tiga sosok pemuda berjalan menuju area pendaftaran.
"Wahhh itu para pemuda dari keluarga Le, akhirnya mereka datang"
"Tunggu sebentar, bukankah salah satu pemuda itu adalah Le Zan pemuda yang telah di lumpuhkan pusat lautan energinya oleh salah satu anggota Re?"
Duaaaarrrrrrr
Seluruh area pusat desa gempar setelah mendengar pertanyaan salah seorang yang datang untuk menonton.
"Benarkah dia akan mengikuti seleksi?"
"Tidak mungkin, bagaimana bisa dia berpartisipasi?"
Orang yang hadir bertanya-tanya, bahkan anggota keluarga Re dan keluarga Zi,
Akan tetapi hanya Re lien yang merasa beruntung
"Bukankah jika Le Zan mengikuti seleksi, aku dapat membunuhnya kali ini" gumam Re lien dalam hati.
Dulu jika dia membunuh Le Zan kemungkinan besar kedua keluarga akan berperang mati-matian, tetapi sekarang dia merasa memiliki kesempatan untuk membunuhnya jika dia memasuki area pertarungan walaupun itu membuat seluruh keluarga Le merasa marah, mereka tidak akan berani untuk membalas dendam, karena itu akan membuat seluruh anggota keluarga Le dipermalukan.
Oleh sebab itu Re lien merasa senang, akan tetapi dia tidak mengetahui bencana yang sebentar lagi akan menimpanya.
Di tempat pendaftaran, salah seorang yang berperawakan tegap berambut putih sedikit hitam berjenggot panjang dan memiliki pembawaan yang sangat berwibawa berdiri memandang Le Zan yang tidak lain sosok itu adalah kepala panitia seleksi sekaligus status adalah kepala desa penghutien.
"Nak benarkah kau akan berpartisipasi juga?, Walaupun kau terlihat memiliki fisik yang kuat akan tetapi tanpa dukungan kekuatan kultivasi, bahkan kultivator tahap awal alam dasar saja kau tidak dapat menyentuhnya, aku menghargai keberanianmu akan tetapi......"kepala desa bertanya sambil mengingatkan.
Sebelum menyelesaikan perkataannya, Le Zan membungkuk dan berkata
"Terima kasih kepala desa yang terhormat, apapun resikonya akan kuterima"
Kepala desa yang mendengar jawaban itu dia hanya menggelengkan kepalanya dan berpikir dalam hati "nak jangan salahkan aku tidak mengingatkanmu"
Setelah 100 peserta berkumpul, menandakan pendaftaran telah ditutup.
Sosok kepala desa terbang salah satu panggung pertempuran yang terletak di bagian tengah.
"Para hadirin semuanya, selaku kepala desa, aku akan memimpin seluruh jalannya kompetisi seleksi ini, sebelum mulai ada beberapa hal yang perlu kusampaikan,"
__ADS_1
"Pertama seluruh peserta dapat bertarung dan membunuh peserta lain kecuali jika menyatakan menyerah atau keluar dari arena, akan tetapi menyerah atau keluar dari arena akan dinyatakan gugur"
"Kedua seluruh anggota akan dibagi menjadi 5 kelompok, setiap panggung akan diisi oleh 20 peserta dan ditempatkan secara acak melalui undian"
"Di setiap panggung, 20 peserta akan bertarung hingga tersisa satu peserta terkuat"
"Setiap peserta diperbolehkan menggunakan senjata apapun yang dimiliki"
"Di babak akhir 5 peserta terkuat akan bertarung untuk menyisakan satu peserta terakhir dan menjadi pemenang"
"Hanya peserta terakhir yang akan memiliki kesempatan mewakili desa kita untuk mengikuti kompetensi 'pertempuran pemuda terbaik' di pusat kota matritien"
" 4 peserta yang gugur tetap akan mendapatkan hadiah dari saya"
"Selanjutnya kita akan melakukan undian"
Nguuuuuunggg
Sebuah sebuah formasi informasi diaktifkan, seluruh nama peserta ditampilkan kemudian berputar-putar dan terbagi menjadi 5 bagian.
Setelah melihat undian, seluruh peserta mulai menempati tempat masing-masing. Le Zan pun berjalan mengarah ke panggung nomor 4 dengan gerakan biasa tanpa melakukan gerakan akrobatik seperti beserta yang lain untuk menempati panggung pertarungan.
Beberapa penonton yang melihat perilaku Le Zan mulai mencibir
"Haha"
Haha kau benar"
Mendengar ejekan dari banyak orang dari kejauhan Le Hanxuen hanya tersenyum dan bergumam "lihat saja nanti, kalian akan menelan ludah sendiri"
Setelah seluruh peserta menempati tempat masing-masing. Kepala desa selaku ketua panitia memberi aba-aba.
"Baiklah seluruh peserta bersiaplah setelah aku menghitung mundur bertarunglah dan berjuang sekuat tenaga"
"3"
"2"
"1"
"Mulai"
__ADS_1
Duarr duarr duaarrrr
"Seranggggg"
"Aaaaaaahhh"
Durrr
Klanggg
Duarrrr
Seluruh area panggung pertempuran terdengar suara ledakan dan teriakan yang hampir bersamaan, bahkan suara senjata yang bertabrakan memekakkan telinga. Pada dasarnya seluruh penonton adalah kultivator, orang biasa tidak akan baru datang untuk menonton pertempuran ini, jika ada orang biasa mereka berani menonton, suara dari benturan senjata saja dapat menghancurkan gendang telinga mereka bahkan darah akan keluar dari hidung dan kedua telinganya.
Itulah perbandingan kekuatan fisik yang sangat jauh antara kultivator dan orang biasa.
Di panggung pertempuran keempat Le Zan hanya melakukan gerakan menghindar, dia masih menyembunyikan aura kultivasinya,
Hanya selang beberapa saat setelah dimulainya pertempuran, banyak peserta yang gugur, beberapa peserta menyerah dan keluar arena, beberapa peserta juga telah meninggal.
Di panggung kedua, berdiri sosok gadis yang memiliki paras yang indah dan kulit putih seputih salju, memancarkan aura yang kuat, beberapa pemuda memandang gadis itu dengan tatapan serius,
"Tahap keenam puncak alam dasar, sungguh luar biasa, dua bulan lalu dia baru meningkatkan kekuatannya dari tahap keenam awal ke tahap keenam menengah, sekarang malah kekuatan Zi kie sudah meningkat lagi, "para peserta lain memandang Zi kie dengan rasa kagum,
Dari panggung pertama pun Re lien memandang kagum Zi kie yang berada di panggung kedua, walaupun kekuatannya juga meningkat beberapa hari lalu dan telah mencapai tahap ketujuh awal alam dasar akan tetapi dia membutuhkan waktu 4 sampai 6 bulan untuk menerobos dan meningkatkan kekuatannya.
Semua peserta yang mengikuti kompetisi ini rata-rata berada di tahap keenam alam dasar, hanya Re lien yang diketahui telah mencapai tahap ketujuh alam dasar. Semua penonton dan beberapa panitia merasa kemungkinan besar Re lien yang akan memenangkan pertempuran dan memperoleh peringkat pertama.
Salah seorang anggota keluarga Re tertawa dan berkata sambil memandang anggota keluarga Le
"Hahahaha lihatlah generasi kebanggaan keluarga Re, sungguh luar biasa, tidak ada yang dapat menandinginya,"
Salah seorang anggota keluarga Le hanya tersenyum dan berkata
"Jangan terlalu terburu-buru merasa senang"
Pertempuran terus berlanjut, di panggung keempat tersisa 8 peserta, Le Zan sebelumnya hanya menghindari serangan mulai berhenti dan memandang sosok di depannya, sosok pemuda itu adalah salah satu anggota keluarga Re yang sebelumnya ikut serta menyiksa Le Zan.
"Haha Le Zan kita bertemu lagi, kali ini aku pasti akan membunuhmu"
Kemudian sosok pemuda keluarga Re itu mengeluarkan pedang dari penyimpanannya,
__ADS_1
...****************...