PEMBALASAN PENDEKAR TERKUAT

PEMBALASAN PENDEKAR TERKUAT
Bab 8 Seleksi


__ADS_3

Setelah beberapa saat, Le Zan menahan kegembiraan nya dan berkata


"Masih memiliki waktu sebelum seleksi dimulai"


"Jika aku bisa memahami tehnik tingkat surga, aku akan memiliki teknik serangan yang sangat kuat?"


Kemudian Le Zan duduk bersila dan mengeluarkan teknik kultivasi pedang mendebas langit yang baru saja didapatkan nya, setelah melihat beberapa halaman Le Zan bergumam.


"Sungguh teknik yang sangat rumit" Le Zan merasa jika dia tidak memiliki kekuatan unsur di dalam dirinya, dia yakin butuh puluhan bahkan ratusan tahun untuk memahami seluruh teknik kultivasi ini.


Setelah beberapa saat memasukkan semua informasi dari buku teknik kultivasi pedang penebas langit ke dalam pikirannya, Dia memasukkan buku itu ke dalam penyimpanannya lagi, kemudian menutup matanya.


Bayangan informasi yang baru saja dimasukkan tampil satu persatu, Le Zan mulai mengaktifkan kekuatan unsur kehidupan dan mulai mencoba memahami satu persatu teknik itu.


Beberapa hari pun berlalu, Le Zan membuka kedua matanya yang kemudian mengeluarkan pedang pusaka langit, dia ingin mencoba teknik pedang penebas langitnya.


Energi spiritual mengalir memasuki pedang pusaka langit,


Nguuuuuunggg


Seluruh area gua dipenuhi dengan aura kematian kemudian pedang pusaka langit diayunkan ke mulut gua.


Duaaaarrrrrrr


Dampak serangan pedangnya membuat jalan masuk gua yg sebelumnya kecil dan sempit berubah tiga kali lebih besar.


"Sungguh teknik yang sangat kuat bahkan kultivator tingkat awal alam sedang pun tidak akan mampu menahan serangan ini, akan tetapi hanya satu serangan saja membuat energiku terkuras hampir habis"


Le Zan berfikir dia tidak akan sembarangan menggunakan teknik ini, kecuali jika benar-benar dalam keadaan terpaksa.


Kemudian dia mengeluarkan batu kristal merah langka dan kembali bersila. Hanya dalam beberapa saat energi spiritual yang sebelumnya hampir habis sekarang penuh kembali.


Le Zan tersenyum dan kembali memasukkan batu kristal merah langka, di dalam benaknya dia masih tidak menyangka bisa mendapatkan semua harta yang sangat berharga itu.


"Seharusnya besok hari dimulainya seleksi kan?" Le Zan berpikir sejenak kemudian beranjak pergi meninggalkan lubang gua dan ingin kembali ke kediaman keluarga Le.


Walaupun berlatihnya kali ini tidak dapat meningkatkan kekuatan kultivasinya akan tetapi tingkat pemahamannya tentang teknik serangan jauh meningkat, bahkan dia merasa dengan kekuatannya saat ini tidak ada generasi muda yang dapat menandinginya di seluruh desanya.

__ADS_1


Wussss


Le Zan mulai memasuki gerbang desa, tanpa kecurigaan apapun dari para penjaga, Le Zan tidak terburu-buru untuk sampai di kediaman, akan tetapi karena melakukan penyamaran, tidak ada satupun orang yang mengenalinya.


Dari kejauhan Le Zan mengenali beberapa pemuda duduk berbincang.


Mereka adalah Re Lien dan beberapa anggota keluarga Le, niat membunuh muncul dalam pikirannya dan bergumam.


"Besok kalian akan merasakan penderitaan yang pernah kurasakan" kemudian Le Zan berbalik dan melanjutkan perjalanan


Setelah beberapa saat Le Zan tiba di gerbang masuk kediaman keluarga Le. Dari kejauhan seperti biasa sesosok gadis manja berlari sambil berteriak memanggil


"Kak..kak Zannn, akhirnya kau pulang aku sangat merindukanmu"


Setibanya di depan Le Zan, gadis itu memegang tangan Le Zan dan kedua matanya berseri-seri.


"Ya aku juga merindukanmu Xiau'er" Le Zan menenangkan Le Xiauan sambil mengelus pipinya,


Karena perkataan dan tindakan Le Zan barusan membuat Le Xiauan merasakan panas di sekujur tubuhnya, jantungnya berdetak semakin kencang. Wajahnya yang semakin memerah terlihat jelas.


"Ayah" Le Han yang hanya tersenyum memandang Le Xiauan yg masih dalam keadaan gugup kemudian kembali bertanya pada Le Zan.


"Nak bagi peningkatan mu setelah pergi berlatih?"


Le Zan tersenyum mendengar pertanyaan Le Han dan menjawab "lumayan paman, sepertinya kelak aku akan melakukan perjalanan panjang untuk terus berlatih"


"Apa kau sudah siap untuk seleksi besok?"


"Tentu paman, bahkan aku sudah tidak sabar menantikan hari esok"


"Oh ya paman, aku ingin tahu peraturan seleksinya bagaimana?"


Kemudian Le Hanxuen menjelaskan perihal beberapa peraturan terkait seleksi pertempuran pemuda terkuat besok yang akan diadakan di pusat desa. Setiap pemuda yang berpartisipasi harus berumur di bawah 20 tahun, semua yang berpartisipasi akan bertarung mati-matian, bahkan diperbolehkan untuk saling membunuh kecuali lawan mengaku kalah atau keluar dari arena.


Mendengar penjelasan itu, Le Zan semakin bersemangat dan bergumam " sepertinya besok akan terjadi kegemparan di desa ini"


" paman Han, Xiau'er aku akan kembali ke kamar untuk beristirahat"

__ADS_1


Kemudian bergegas kembali ke dalam kamarnya. "Hanya tinggal sedikit lagi aku dapat mengalahkan ke tahap ketujuh" Le Zan berpikir dalam hati.


Dia ingin meningkatkan tingkat kultivasinya ke tahap ketujuh alam dasar dengan memanfaatkan batu kristal merah langka dan lanjut memahami teknik kultivasi pedang penebas langit, sedikit lagi dia akan bisa memahami separuh dari teknik itu.


Di dalam kamar. Le Zan duduk bersila dan mengeluarkan batu kristal merah langka, kemudian menutup matanya dan mulai menyerap energi yang terkandung di dalam batu kristal merah langka.


Wuuzzzzz


Aura dalam tubuh Le Zan meluap luap, kedua naga hitam dan naga putih berputar-putar di pusat lautan energinya yang berbentuk bola cahaya,


Duaaaarrrrrrr.


Pusat lautan energinya mengeluarkan cahaya terang kemudian membentuk bola cahaya yang semakin membesar.


Beberapa saat kemudian kedua naga berhenti berputar. Le Zan buka mata


"Tahap ketujuh awal alam dasar" Le y senyum merasakan aurat tubuhnya meningkat. Kemudian batu kristal merah langka kembali dimasukkan ke dalam penyimpanan.


"Tinggal beberapa jam lagi, aku masih punya waktu sebelum pagi"


Le Zan kembali menutup matanya dan memasuki pikirannya, dia ingin lanjut memahami teknik motivasi pedang penebas langit yang sedikit lagi dapat memahami sebagian dari teknik itu.


Setelah beberapa saat, suara terdengar memanggil di luar pintu kamarnya.


"Kakak Zann sudah waktunya kita berangkat"


Mendengar itu Le Zan mulai membuka mata dan beranjak keluar, setelah keluar kamar dia melihat Le Xiauan sedang menunggunya


"Kak Zan satu jam lagi pendaftaran seleksi pertempuran pemuda terbaik akan berakhir, sebaiknya kita bergegas untuk berangkat"


"Baik" Le Zan sanggup untuk menyetujui.


Kali ini hanya tiga pemuda dari keluarga Le yang ikut berpartisipasi untuk seleksi, selain Le Zan ada dua lagi sepupunya yang akan mengikuti seleksi yaitu Le Batien dan Le Mingsu, kedua sepupunya ini memiliki tingkat kultivasi keenam menengah dan puncak alam dasar.


Ketiganya berjalan bersama menuju lokasi pendaftaran seleksi di pusat desa diikuti banyak anggota keluarga Le yang ingin menonton pertarungan mereka.


...****************...

__ADS_1


__ADS_2