Pemilik Mata Dewa

Pemilik Mata Dewa
King Doma | Mengetes kekuatan fisik zayn


__ADS_3

"Ada apa dengan wajah mu itu tuan muda long , apakah kau tidak senang bertemu dengan ku dan teman temanku di sini .? terlihat pemuda seumuran dengan Zen long nampak tersenyum ke arah keduanya , tapi bagi Zen long senyuman pemuda itu adalah sesuatu yang menjijikkan yang pernah dia lihat


"hentikan omong kosong mu itu King , kita tidak se akrab itu jadi tidak perlu kau berbicara seperti itu seakan kita adalah teman yang baru saja bertemu " Zen long menatap sinis ke arah rombongan orang yang menyapanya tersebut , karena di sana ada satu orang yang sangat di benci nya , siapa lagi kalau bukan King Doma , tuan muda dari keluarga Doma, yang selalu saja mencari gara gara dengan nya , karena kelurga Doma sudah memiliki perjanjian dengan keluraga Yas , alhasil King Doma menjadi agak kurang ajar padanya , karena merasa di atas angin , mengingat posisi nya yang di dukung oleh Dua kekuatan besar , sementara Zen long hanya punya dukungan dari ayahnya saja


"Hahahaha , apakah kau takut berusrusan dengan ku karena aku memiliki Dua pendukung kuat di belakangku.?" King semakin mendekat ke arah Zayn dan Zen long


"Takut pada keluraga Doma mu itu , apakah kau sedang mengigau king , bahkan jika keluraga mu itu sudah bergabung menjadi satu dengan seluruh keluarga yang lain , di mata ku semua itu tidak ada bedanya " untuk apa dirinya takut pada kelurga itu , jika keluraga nya saja sudah sangat kuat dengan naiknya alam beladiri sang ayah dan 10 pasukan khusus ayahnya , itu sudah lebih dari cukup untuk bersikap sombong pada keluarga lainnya jika memang Zen long berniat melakukan itu , apalagi dirinya juga memiliki Zayn , yang bahkan belum di ketahui olehnya sekuat apa adik angkatnya itu , dan satu lagi , 50 orang yang menjadi pasukan milik Zayn bahkan satu orang nya setara dengan kekuatan yang di miliki empat kepala keluarga keluraga yang ada , mungkin jika itu dulu Zen long akan menghindari nya , tapi berbeda dengan sekarang , jika king mengusiknya tidak ada alasan untuk tidak membalas nya


"Bukankah kau terlalu sombong Zen , apakah dirimu dan keluargamu benar benar sanggup menahan kemarahan dua kekuatan besar sekaligus .?" King kali ini benar benar tersulut emosi nya setelah mendengar ucapan Zen long sbelum nya


"Sombong? , apakah ucapan ku sebelumnya ada yang salah , aku pikir otakmu saja yang kurang beres king , pergilah karena aku sedang malas untuk berdebat dengan mu , ayo adik kita tinggal kan tempat ini " Zen long langsung menarik tangan Zayn dari tempat itu , karena Zen sudah tidak nyaman dengan banyaknya orang yang berkumpul di sana karena perdebatan keduanya


"Tuan muda , apakah tuan muda akan membiarkan ini begitu saja .?" tanya anak buah King setelah kepergian Zen long dan juga Zayn


"kau tenang saja , kita lihat saja dulu mereka mau kemana, setelah itu kita bisa cegat mereka berdua di jalan , dan aku sedikit penasaran dengan pemuda yang di panggil adik oleh Zen sebelum nya " King tersenyum jahat melihat kepergian keduanya , Karena baginya , untuk memberi pelajaran pada Zen long yang ia tau hanya Memiliki alam beladiri di tahap Alam Roh beladiri puncak hanya perkara kecil bagi dirinya yang sudah beberapa minggu yang lalu sudah naik ke alam elite beladiri tahap awal ,


padahal jika dia tahu saat ini Zen long sudah melangkah jauh berada di atasnya dalam hal beladiri , pasti pikiran konyol itu tidak akan pernah dia lakukan


Di tempat lain, saat ini zen long sudah berada di ruangan VIP di salah satu restoran paling terkenal di ibukota


"Apakah dia selalu menyulitkan mu kak.?" tanya Zayn Setelah dari tadi diam


" Siapa.?" Zen long yang lagi melihat menu langsung menoleh ke arah Zayn

__ADS_1


" Siapa lagi kalau bukan pemuda yang bernama king itu , apakah dia selalu menyulitkanmu .?" tatapan Zayn kali ini lebih serius darai pada biasanya, membuat Zen long sedikit gugup melihat mata tajam Zayn


"Ya kamu benar , mungkin dia mengira aku masihlah Zen long yang dulu , sehingga dia tadi langsung seperti itu saat melihat'ku " zen long mengangguk membenarkan apa yang Zayn tanyakan


"Apa kakak perlu bantuan ku dalam masalah ini .?" Zayn mengajukan bantuan pada zen long


"Hahahaha , tentu saja tidak , bagaimana mungkin aku meminta bantuan mu kalau hanya berurusan dengan orang bodoh itu ,kamu jangan meledekku adik , bukan kah kau sudah tau jika aku sudah meningkat jauh dibandingkan sebelumnya " Zen long tau jika saat ini Zayn tengah menggoda nya dengan berpura pura akan membantu nya , jika sampai ia mengatakan iya , maka sudah dapat di pastikan jika nasib Zen long akan sama dengan nasib pasukan night Beast milik Zayn , karena kemungkin Zayn akan langsung turun tangan sendiri untuk melatih sang kakak untuk lebih kuat lagi


"Baiklah , Ngomong ngomong bagaimana dengan pelatihan kakak sekarang?, apakah sudah bisa menerima satu pukulan dari ku atau belum.?" Zayn menaikkan kedua alisnya sambil tersenyum menatap Zen long


" Eh itu adik , Bagaimana bisa kamu mengatakan hal sekejam itu pada kakakmu , Karena jujur saja , **** aku sekuat ayah pun aku tidak yakin bisa menahan satu pukulan mu Jika memang kamu serius melawanku " ucap Zen long dengan sedikit gemetar , soalnya Zayn pernah mengatakan ingin latih tanding dengannya dulu dan dirinya menyetujui nya karena dia tidak tau kalau Zayn se kuat itu , setelah tau kekuatan Zayn dari sang ayah , sejak saat itu Zen long sedikit menghindar dari Zayn takut dia mengingat hal itu , dan saat ini ketakutan nya terbukti dan Zayn sendiri yang mengungkit nya


"Begitukah , Tapi benar sih apa yang kakak maksud , bahkan paman pun tidak akan bisa menahan satu pukulan biasa dari ku , bahkan tanpa menggunakan kekuatan ku , meski aku hanya menggunakan kekuatan fisik paman tidak akan bisa menahan nya , " Zayn mengangguk membenarkan apa yang di ucapkan Zen long sebelum nya , apalagi saat ini tubuh nya sudah menjadi tubuh naga Kekosongan , jika Zayn tidak mengontrol kekuatan fisiknya , orang orang seperti xu long para grandmaster lainnya akan langsung mati jika Zayn tidak sengaja memukul nya dengan telak tanpa menahan kekuatan pukulan nya , meskipun tanpa tenaga dalam sekalipun , apalagi bagi mereka yang manusia biasa tanpa pelatihan beladiri


"kakak bisa menggunakan besi ini untuk mengetes kekuatan fisikku jika kakak tidak yakin dengan ucapan ku " Zayn mengeluarkan balok besi dari cincin penyimpanan miliknya dan menyerah kan pada Zen long


"Bagiamana aku akan menggunakan ini adik .? " dengan gugup Zen long bertanya pada zayn cara menggunakan balok besi itu


"kakak bisa memukul kan balok besi itu pada tubuhku , terserah kakak mau di bagian manapun " Zayn berdiri dari duduknya dan mendekat ke arah zen long


"Apakah kau serius dengan ini adik.?" Zen long masih kurang yakin dengan cara ini ,takut membuat Zayn cidera karena ulahnya


"Baiklah jika kakak tidak mau memukul dengan itu , kakak bisa serahkan itu padaku , biar aku yang melakukan nya " Zayn mengulur kan tangan nya

__ADS_1


"Tidak biar aku saja , kamu bersiaplah" dengan perasan penasaran ,khawatir , takut semua bercampur jadi satu , Zen long mengayunkan balok besi tersebut ke arah bahu Zayn yang ada di depan nya


Brak......


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2