
Ramon Kai yang sudah terbakar amarah langsung menerjang ke arah Dua bawahan nya yang sebelumnya mengeroyok nya
Terlihat dua bawahan nya di hajar habis habisan oleh Ramon kai , tapi meski begitu keduanya tetap melawan Ramon kai dengen gigih , membuat Ramon Kai bingung dengan kedua bawahan nya itu , sebab sepanjang mereka bertarung dia tidak menemukan perubahan ekspresi dari keduanya layaknya boneka , bahkan meski keduanya mengalami luka luka yang sangat parah pun tidak ada tanda tanda untuk mereka berdua menyerah melawannya , membuat Ramon kai menghentikan pertarungan nya
Plak....Plak...
Brak ...Brak....
Kedua orang itu terlempar beberapa puluh meter hingga menabrak pepohonan yang ada di hutan itu setelah terkena tamparan dari Ramon kai sebelum nya
"Keluar kau bajingan , cepat katakan apa yang kau perbuat sehingga kedua anak buahku menjadi sepeti ini " Ramon kai berteriak marah setelah menyadari jika kedua bawahan nya seperti boneka yang di kendalikan oleh remote kontrol , dan ia menduga jika orang yang melakukan itu adalah orang yang bersama Adam William sbelumnya , karena setelah kepergian nya barulah kedua anak buahnya bertingkah seperti itu
sementara Zayn hanya tertawa di tempat nya melihat kemarahan Ramon kai saat ini , sementara Adam William dan yang lainnya di buat semakin ketakutan dengan kekuatan misterius yang di miliki oleh sosok Zayn tapi tidak dengan kelompok night beast dan 10 orang bawahan dari Xu long yang sudah pernah merasakan teknik sbelumnya ,
"Kalian tidak usah menatap ku sepeti itu , jika kalian ingin mengetahui apa yang terjadi pada dua anak buah Ramon kai kenapa bisa tiba tiba bergerak melawan tuan nya sendiri sebelum nya , kalian bisa bertanya pada 10 bawahan milik tuan Xu long , karena aku pernah melakukan hal yang sama pada mereka dulu , ya meski hanya sebentar , seharusnya itu sudah cukup kalau hanya untuk menjelaskan apa yang terjadi saat ini pada kalian , bukankah begitu .?" Zayn berbicara pada mereka semua semua terutama pada 10 orang yang merupakan anak buah Xu Long yang pernah ia jadikan sebagai kelinci percobaan nya dulu saat baru mengaktifakan level dua mata dewa nya
Akibat perkataan Zayn , sontak semua mata tertuju pada 10 orang itu., termasuk pasukan night beast yang juga penasaran dengan apa yang di katakan oleh Zayn sbelumnya , mereka sangat penasaran apakah Zayn juga menyiksa mereka dalam ilusi menakutkan seperti yang mereka dapatkan saat berlatih di bawah bimbingan Zayn saat tu
"uhukkk, "
Zayn pura pura batuk untuk menghilang kan kegugupan dari 10 orang yang tengah menjadi pusat perhatian semua orang di sana
__ADS_1
"kalian bisa melanjutkan obrolan nya setelah ini karena saat ini Kalian bisa melihat sendiri jika Ramon Kai tengah mencari ku , bisa bisa dia berbuat nekat jika aku tidak menemui nya , tetap disini jangan mendekati ku apapun yang terjadi " Zayn menatap mereka sambil mengatakan sesuatu yang membuat suasana di tempat itu kembali normal dan 10 orang yang sbelumnya di tatap oleh mereka semua akhir nya bernafas lega
setelah itu Zayn melompat turun dari pohon itu dan berjalan dengan santai ke arah Ramon kai yang masih mencari nya dengen marah sementara tak jauh dari posisi Ramon kai berdiri terlihat dua tubuh yang sudah tergelatak pingsan , mereka adalah dua bawahan yang sbelumnya Ramon kai sempat Hajar
"Bagaimana rasanya setelah melukai orang kepercayaan mu sendiri Ramon kai, apakah sangat menyenangkan sampai kamu membuat mereka tergeletak pingsan bahkan kemungkinan mereka akan mati jika saja kau memukul nya sekali lagi " Zayn berbicara santai sambil berjalan menuju ke arah Ramon kai Yang nampak wajahnya memerah setelah mendengar ucapan dari dirinya, tapi zayn tidak mempeudlikan itu , malah dengen sengaja Zayan membuat gerakan memprovokasi dengen tubuhnya , yang semakin membuat si empunya makin kebakaran jenggot karena kelakuan Zayn itu
"Apakah kau yang melakukan semua ini pada mereka berdua hah, .?" bentak Ramon kai pada Zayan dengan wajah gelap seakan akan siap memakan nya kapan saja
"Huh, ketahuan ya , aku kira kamu bodoh dan tidak akan mengetahui nya , tapi aku salah ternyata kamu masih memiliki sedikit otak di kepala mu saat ini , ya meskipun tidak kamu pakai sih otak itu , jika kamu pakai kamu pasti akan menyadari kejanggalan pada kedua anak buahmu , tapi kamu justru malah menghajar nya , "Zayn berpura pura menyesal karena dia ketahuan oleh Ramon kai jika ia yang membuat kedua bawahan nya begitu sebelum nya , Ramon kai awalnya tersenyum sinis stelah mendengar ucapan Zayn yang pertama tapi setelah mendengar ucapan selanjutnya dari Zayn yang sengaja menghinanya , urat urat di leher Ramon kai langsung menyembul keluar menyiratkan kemarahan yang sudah di titik tertinggi pada Zayn
"Baiklah , sebaik nya kita hentikan perbincangan ini mari kita serius ," zayn melambai kan tangan nya seraya mengentikan langkahnya setelah berjarak kira kira Lima meter dari posisi Ramon kai berada
Hyat.....
setelah mengumpat dengen marah Ramon kai langsung melompat dan memutar tubuhnya ke depan sambil mengayunkan kaki kanan nya ke arah kepala Zayn dengan gerakan yang sangat mematikan
swush......
Tap...
Bugh.....
__ADS_1
Brak...
Hembusan angin dari tendangan berputar yang di keluarkan oleh Ramon kai ke arah Zayn begitu dahsyat sehingga pergerakan kaki itu hanya sepeti bayangan apalagi di malam hari yang menambah keuntungan Serangan itu , tapi sayangnya yang dia lawan adalah Zayn yang bahkan bisa melihat di dalam kegelapan dan bagi Zayn tendangan itu seperti pergerakan keong di matanya sangat lambat sehingga dengan mudah Zayn bisa menangkap nya dan langsung membalas nya dengen memukul tubuh Ramon kai dengen telak sehingga melempar kan nya ke dekat dua bawahan nya yang pingsan sebelum nya
''apa apaan orang ini , kenapa dengen mudahnya menangkap serangan ku , dan juga aku merasa tubuhku seperti di hantam oleh besi yang sangat kuat saat terkena pukulan nya barusan ''
Ramon kai berbicara sendiri setelah di jatuhkan oleh Zayn dia dibuat tidak percaya dengan apa yang baru saja Zayn lakukan , karena bukan hanya bisa membaca gerakan nya tapi mampu membalas nya langsung hingga membuat nya terlempar ke tempat ini
"Ada apa , kenapa malah diam , atau kau sedang mengantuk sehingga masih tiduran di tanah itu ?" Zayn tersenyum mengejek melihat Ramon kai yang masih belum bangun dari posisi nya , bahkan dia terlihat melamun kan sesuatu
"Pantas anak buahku bisa kalian hancurkan sebelum nya , karena di tempat orang orang lemah ini terdapat orang sepertimu , berutung sekali Adam sial*n itu bisa memiliki Orangg sepertimu di sisinya , tapi karena kau berusrusan dengan ku , maka mat....
Brak....
uhukkk....
"kau.....
Belum sempat Ramon kai menyelesaikan ucapan nya tiba tiba ada tangan kokoh menghantam dadanya dengen telak hingga Ramon kai terpelanting ke belakang dengen mulut mengeluarkan banyak darah
"Terlalu banyak bicara , apakah aku mengizinkan mu berbicara sebelum nya, apalagi mengatakan Nizerland ini lemah , apakah sekarang kau sudah sadar siapa sebenarnya yang lemah disini, " Zayn berjalan perlahan ke arah Ramon kai yang tengah berbaring di dekat pohon yang tumbang akibat benturan dengan tubuh Ramon kai yang di terbangkan oleh Zayn sbelumnya, dengan terlihat darah segar mengucur deras dari mulutnya kemungkinan organ dalamnya sudah terluka parah setelah menerima hantaman tinju Zayn sbelum nya
__ADS_1