
Brak....
bunyi keras menggema di ruangan itu setelah balok besi yang di pegang Zen long berbenturan dengan bahu kanan Zayn
Klang ...
sesuatu yang ajaib terjadi , dimana balok besi yang di pukulkan pada bahu Zayn patah menjadi dua bagian dan jatuh ke lantai , sementara Zayn masih saja diam di tempat nya , merasa tubuhnya tidak merasakan kesakitan apapun setelah benturan dengan balik besi tersebut , membuat Zayn cukup terkejut dengan kekuatan fisiknya , diam diam Zayn tersenyum di dalam hatinya , karena memiliki tubuh se kuat itu
"Astaga, apa apa an tubuhmu ini adik.?" Zen long langsung meraba bahu Zayn yang sbelumnya ia pukul karena khawatir akan terluka , tapi apa yang ia khawatir kan ternyata salah , bahkan kulit bahu Zayn pun tidak memar atau tergores sedikit pun setelah di hantam sebelum nya
"sudah kak geli , ayo kita makan " Zayn di buat tidak nyaman dengan tingkah Zen Long yang masih mengelus kulit nya , kemudian Zayn langsung mengalihkan obrolan untuk makan
"Baiklah , kau hutang penjelasan padaku setelah ini " Zen long melepaskan tangannya dari bahu Zayn dan langsung duduk kembali di tempat nya dan langsung memesan beberapa menu istimewa yang ada di tempat ini
....
Dua puluh menit kemudian keduanya sudah berada di luar ruangan VIP restoran , dan kini tengah bersiap untuk keluar dari restoran itu untuk mengambil mobil mereka
Bruk....
Zayn yang tengah jalan di samping Zen long ditabrak oleh seseorang dengan pakaian seperti militer , orang itu nampak sekali sangat terburu buru menuju salah satu ruangan VIP , tanpa menoleh orang tersebut langsung pergi meninggalkan Zayn di sana
"Apakah ada sesuatu yang terjadi .?" tanya Zayn pada Zen long di sampingnya
"Maksudnya.?" Zen long yang tidak melihat kejadian sebelum nya tidak tau apa yang di bicarakan oleh Zayn saat ini
"lihat di belakangku" Zayn memberikan kode untuk Zen long melihat beberapa orang yang nampak tergesa gesa berjalan melewati Zayn sebelumnya
"Astaga , bukankah itu orang orang dari pasukan Harimau milik jendral Flain , kenapa mereka nampak panik begitu ?" Zen long berseru kaget setelah melihat ke arah orang yang di tunjuk Zayn
"entahlah kak , mungkin mereka ingin melaporkan sesuatu pada seseorang yang penting yang ada di salah satu ruangan VIP itu " Zayn menggeleng karena dirinya juga tidak mengetahui apa yang membuat mereka tergesa gesa seperti itu
"kita tunggu di sini bagaimana adik?, karena aku sangat penasaran dengan apa yang terjadi pada mereka, kenapa mereka bisa sepanik itu "
Zayn mengangguk dengan usul yang di berikan oleh Zen long karena dirinya juga penasaran ,
sementara di dalam ruangan VIP no 1 nampak penguasa Adam William tengah ditahan oleh bawahan dari tamunya ,
__ADS_1
"Hahahaha , bagaimana sekarang , apakah kau masih mau keras kepala tidak mau tunduk di bawah Negara Neter milik ku , jika tidak maka bersiap lah Setelah aku pulang dari tempat ini aku akan mengerahkan pasukan dengan jumlah besar ke tempat ini untuk menaklukkan nya , jika itu terjadi aku tidak menjamin semua orang di tempat ini akan selamat " Ramon Kau menyeringai di hadapan penguasa Adam William yang nampak kesakitan akibat kuncian dari bawahan nya
"Bajingan kau Ram, andai aku tau ini hanya akal licik mu untuk menjebak ku , aku sudah membunuh mu waktu pertama kali kau menginjak kan kaki di Nizerland ini " penguasa Adam William sebelumnya mendapatkan pesan dari negara Neter yang ingin berkunjung ke Nizerland untuk melakukan pembicaraan kerja sama di bidang militer , seperti pembuatan kendaraan tempur dan lain lainnya , karena negara Neter terkenal dengan negara yang sangat hebat dalam membuat berbagai alat tempur , maka penguasa Adam william menyetujui usulan itu , bahkan tidak mencurigai apapun meski di ajak bertemu di luar pulau bintang , rupanya ini tujuan Sebenarnya dari tujuan Roman kai ke Nizerland ini
"Membunuh ku , apakah kau bercanda , hanya dengan alam grandmaster tahap menengah mu itu kau ingin membunuhku , bahkan jika sepuluh orang sepertimu tidak akan pernah bisa menyentuhku , kau terllau percaya diri " Ramon mencibir saat mendengar kalau adam William akan membunuhnya dengan kekuatan seperti itu ,
"apa maksudmu , apakah kamu ingin bertarung dengan ku , kalau iya ayo sekarang lepaskan aku " Adam william tidak terima jika dirinya di rendahkan
"apakah kamu bodoh atau bagaimana Adam William , melawan anak buahku saja kamu bahkan nampak menyedihkan seperti ini, dengan fakta itu apakah kau masih berpikir kau adalah tandingan ku , naif " Ramon hanya tersenyum dan meminum minuman yang ada di depan nya mengabaikan tatapan dari Adam William
"aku tunggu jawaban mu besok , jika besok kamu tidak memberikan jawaban padaku , makan lusa Kita akan berperang , kita tinggalkan orang bodoh itu di sini , ayo kembali " Ramon menoleh ke arah anak buahnya untuk melepaskan Adam William dan kembali ke negara Neter
brak ,...
Adam William terlempar ke dinding ruangan dan pingsan di tempat setelah di lemparkan oleh bawahan Ramon kai yang sbelumnya menahan nya
kemudian keduanya langsung keluarga dari ruangan itu dan berpapasan dengan beberapa orang dari pasukan harimau yang tengah menjaga tempat itu , ternyata sebelum nya mereka buru buru karena penguasa Adam william pergi tanpa pamit pada para pasukan yang ada , sehingga membuat mereka panik karena tidak mengawal nya , bukan karena ada keadaan genting , tapi karena memang penguasa Adam william tidak memberikan instruksi pengawalan dan ini merupakan perintah dari jendral Flain William , jadi mereka tidak mengetahui jika di dalam ruangan saat ini Adam William tengah pingsan karena di hajar oleh dua orang yang berpapasan dengan mereka sbelumnya , karena mereka tidak berani masuk ke dalam kalau belum ada perintah dari Adam William itu sendiri
sementara Zayn dan Zen long masih menunggu kedatangan dari pasukan harimau yang sebelumnya nampak terburu buru masuk kedalam ,
tapi mereka berdua tidak menemukan keberadaan mereka kecuali dua orang berbadan tegap menggunakan setelan Rapi lengkap dengan jas dan dasi nya , sementara orang yang satunya memakai seragam militer
bawahan Ramon yang merasa di perhatikan langsung mengangkat wajahnya dan langsung pandangan nya terpaku pada sosok pemuda memakai masker tengah menatap nya dengan tatapan tajam layaknya pemangsa , membuat bawahan Roman kai untuk pertama kalinya merasa tertekan di bawah tatapan seseorang dalam hidupnya , dan itu di lakukan seorang pemuda
sementara Zayn hanya tersenyum melihat kegugupan orang yang dia tatap sebelum nya dan langsung menarik tangan Zen long untuk pulang , karena Zayn sudah tidak tertarik lagi dengan urusan sebelum nya dan ingin segera menemui xu long
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
..
.
..
__ADS_1
Bersambung