
"kau.........." Ramon kai menunjuk Adam William dengen tangan kanannya di sertai tatapan membunuh nya , sebab dia tidak menyangka jika pasukan nya benar benar di bantai habis oleh pasukan dari adam William yang pernah ia pukuli sebelum nya , tapi yang tidak ia tau jika sosok sebenarnya dari Pembantai an itu kini ada di hadapan nya yaitu sosok yang pertama kali memanggil nya untuk keluar dari tenda
Di sisi lain Adam William masih tenang di tempat nya karena ia sudah mendapatkan perlindungan dari sosok night king yang ada di samping nya ,tentu adam William lebih berani dan lebih tenang saat ini di bandingkan dengan sebelum nya yang sempat di hajar oleh Ramon kai saat melakukan pertemuan di Lord city beberapa waktu lalu
"Ada apa ?, apakah kau terkejut dengan peristiwa yang terjadi hari hadapan mu saat ini , dari pada kau marah marah seperti ini lebih baik kita menghangatkan badan kita malam ini di api itu , karena rasanya lebih hangat dari api biasanya karena bahan bakar api itu adalah pasukanmu , Bagaimana apakah kau tertarik penguasa Ramon Kai.?" Adam William semakin menabur garam di luka yang di derita oleh Ramon kai sehingga dia dan kedua anak buahnya tidak bisa mengontrol lagi emosinya
"Ku bunuh kau Sialan"
Fakultasi energi yang sangat besar nampak berkumpul di kepalan tangan kanan Ramon Kai dan langsung di ayunkan ke arah Adam William yang ada di depannya
Bang......
"Panguasa kamu Kembali lah , biar di sini menjadi urusanku " sambil menahan hantaman tinju dari Ramon kai , Zayn menoleh ke arah Adam William untuk menyuruhnya pergi
"Baiklah , Hati hati " Adam William yang masih terkejut dengan serangan dari Ramon kai sebelum nya , di sadarkan oleh ucapan Zayn dan menganggukkan kepalanya setelah itu dia langsung menjauh dari sana
"Kau , jangan ikut campur dengan urusanku , kenapa kau menghalangi ku Sialan " Sambil menarik tangan nya yang sempat di tahan oleh Zayn , Ramon kai berteriak marah pada Zayn karena sudah ikut campur dengan urusannya
Zayn tidak menjawab ucapan dari Ramon kai sebelum nya , Karena saat ini dia sudah mengaktifakan mata dewa nya di balik topengnya
"Mata Langit " Zayn bergumam dengan suara pelan lalu mengarah kan pandangan nya ke dua orang bawahan milik Ramon Kai yang nampak sudah bersiap untuk juga ikut bertarung
Tapi perlahan bola mata kedua orang itu memutih dan tubuh mereka menegang, sementara Zayn hanya tersenyum di balik topeng nya karena rencana nya berhasil ,
"Baiklah aku permisi dulu " Zayn yang sudah menyelesaikan rencana nya langsung pamit untuk pergi dari sana meninggal kan tiga orang itu di sana tanpa mempedulikan tatapan kebencian dari Ramon kai yang terus menatap ke arahnya
Sontak kepergian Zayn dari sana mengundang pertanyaan dari semua orang yang melihat ke arah mereka , apalagi pasukan dari Nizerland yang saat ini nampak kebingungan dengan apa yang di lakukan oleh Zayn
"Setelah kau ikut campur dengan urusan ku sbelumnya , sekarang kau ingin lari begitu saja , jangan harap kau bisa me....
"Bang."
"Brak...."
Belum sempat kalimat yang ingin ia ucapkan terlontar semua dari mulut Ramon Kai , tiba tiba punggung nya di hantam oleh serangan yang sangat keras , sehingga membuatnya jatuh tersungkur ke tanah
__ADS_1
Bukan hanya Roman kai yang terkejut dengan serangan mendadak yang menimpa punggungnya barusan, tapi yang lebih kaget adalah pasukan dari Nizerland yang menyaksikan kejadian tersebut , sebab penyerang yang menghantam punggung Ramon Kai sbelumnya adalah salah satu dari dua anak buahya sendiri , bagaimana mereka tidak terkejut dengen ini , belum lagi dengen kepergian Zayn secara mendadak dari tempat itu kemudian di susul oleh peristiwa anak buah dari Ramon Kai yang memukul tuannya sendiri
"Apa sebenarnya yang terjadi di sana , kenapa tiba tiba anak buah nya sendiri kini menyerang nya , " Xu Long di buat tercengang dengan kejadian yang ada di depan sana , begitu juga dengan yang lainnya
sementara tak jauh dari tempat xu long dan yang lainnya berada , Zayn nampak tersenyum santai di salah satu pohon yang ada di sana ,
"Kalian nikmati saja tontonan yang ada di depan kalian saat ini , jangan banyak berpikir karena akan ada hal yang menarik yang akan mereka tunjukkan sebentar lagi " di tengah kebingungan yang melanda pasukan Nizerland saat ini , tib tiba terdengar suara yang sangat mereka kenal ber bicara pada mereka ,
kemudian tanpa di komando semua nya menoleh ke arah kiri , dan benar saja di sana mereka mendapati satu orang tengah duduk santai di dahan pohon sambil menatap ke arah pertarungan antara Ramon kai dan kedua bawahan nya
pikiran mereka langsung terhubung satu sama lain, karena mereka tidak bodoh apalagi pasukan night beast dan 10 orang pasukan milik Xu long yang sudah pernah merasakan kengerian siksaan ilusi yang di buat Zayn pada mereka , jadi mereka percaya jika pelakunya adalah Zayn yang tiba tiba meninggal kan Ramon kai sbelumnya dan tak lama setelah itu tiba tiba salah satu anak buahnya menjadi kalap dan yang memukul Ramon kai tanpa aba aba
apa yang di pikirkan oleh mereka tidak salah , karena memang Zayn menanamkan ilusi menggunakan mata Dewa level 2 nya yaitu mata langit miliknya yang mampu menjebak dan menciptakan ilusi bagi lawannya , dan saat ini Zayn menanamkan ilusi pada dua bawahan Ramon Kai Jika Ramon kai adalah Adaan William yang notabene nya adalah musuh mereka , jadi secara otomatis neraka menganggap Ramon kai adalah musuh mereka , itulah sebabnya mereka langsung melepaskan sarangan pada Ramon Kai sebelum nya
Kembali ke tempat Pertarungan
"Kalian Berdua , apa yang terjadi kenapa kalian Tiba tiba menyerang ku " Mengabaikan rasa sakit di punggung nya , Ramon kai bertanya dengan heran sekaligus marah pada dua bawahan kepercayaan nya , karena telah menyerang nya sbelum nya
Sementara dua orang yang Ramon Kai ajak bicara tampak diam tak bergeming di tempatnya , bahkan kini bersiap siap untuk menyerang kembali
Ramon kai semakin marah melihat dua orang bawahan nya bukannya menjawab pertanyaan nya malah kini datang ke arahnya berniat menyerang nya lagi
Dua orang itu menyerang Ramon kai dari dua sisi yang berbeda, sehingga membuat Ron kami sedikit kerepotan mengadapi serangan gabungan keduanya , apalagi Mereka berdua memang layaknya sepasang tangan , jika bertarung berdua kekuatan mereka menjadi dua kali lipat dari kekuatan aslinya , dari yang hanya memiliki kekuatan Tempur Alam Tao agung tahap awal , mereka berdua kini bisa mengimbangi Tao agung menengah bahkan akhir , seperti kekuatan Ramon kai saat ini
"Kurang ajar , hentikan bodoh , apa yang kalian lakukan , apakah kalian sudah gila menggunakan serangan kombinasi kalian untuk melawanku " Ramon kai di buat kerepotan oleh kecepatan serangan dua bawahan nya yang bisa mengimbangi dirinya yang memiliki dua tahap alam beladiri di atas keduanya ,
"Bugh"
"Plak"
Ramon kai akhir nya bisa mendarat kan pukulan pada Punggung salah satu dari bawahan nya , tapi saat menoleh ke arah lain Tiba tiba telapak tangan anak buah satunya mendarat di wajahnya membuat Ramon kai mengertaakkan giginya dengan marah
"Kalian sudah membuat ku muak saat ini , aku sudah tidak perduli mau kalian adalah anak buahku sbelumnya , karena kalian sudah berani meletakkan tangan kalian pada tuan kalian , maka tidak ada cara lain selain membunuh kalian berdua " Ramon kai berteriak dan langusng mengeluarkan aura kekuatan puncaknya Yaitu Tao agung akhir yang hampir menerobos ke alam pendekar sejati , sehingga sapuan dari enegi yang di keluarkan oleh tubuhnya langsung menyebar ke segala arah
Dua orang bawahan nya hanya diam di tempat nya tidak bergerak sedikitpun , meksipun terkena ledakan enegi kuat yang di lepaskan oleh Ramon Kai saat ini ,
__ADS_1
Bukan karena mereka yang kuat , tapi memang mereka tidak mempunyai emosi saat ini , karena semua pikiran nya sudah di kendalikan oleh Zayn sehingga dua orang itu hanya diam di tempat nya bahkan terlihat darah keluar dari kedua mulut mereka berdua , mungkin organ dalam mereka terluka akibat tekanan itu ,tapi kembali lagi mereka tidak menunjuk kan ketakutan atau rasa sakit di wajah mereka , membuat Ramon Kai heran melihat arah mereka berdua
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.Bersambung
__ADS_1