Pemilik Mata Dewa

Pemilik Mata Dewa
Keterkejutan Dan Kemarahan Ramon Kai


__ADS_3

Terlihat kobaran api di tempat perkemahan pasukan negara Neter berada , kobaran api itu berasal dari tumpukan mayat mayat dari pasukan negara Neter yang di bakar oleh pasukan Nizerland juga tenda tenda yang ada di sana juga mereka bakar sehingga suasana di hutan itu malam ini sangat terang


"Kalian mundurlah , jangan terlalu dekat dengan area ini karena aku akan mengurus ketiga orang yang masih ada di dalam tenda itu " Zayn menunjuk tenda besar yang ada di dekat nya dan menyuruh mereka untuk menjauh karena Zayn ingin berurusan dengan panguasa negara Neter Ramon kai dan dua bawahan nya , yang memiliki alam beladiri Tao agung awal untuk dua bawah an nya dan Tao agung akhir untuk Ramon kai itu sendiri , jadi bisa di bayangkan akan seperti apa petarungan nya nanti , karena itulah Zayn memerintahkan mereka untuk menjauh


"Tuan apakah kami boleh ..


"Tidak , kalian diam dan lindungi pasukan kita selama pertarungan ku dengan tiga orang ini , dan ini perintah " Zayn langsung memotong ucapan Nomor 01 yang ingin mengajukan diri untuk membantu Zayn bersama pasukan yang lainnya


"Laksanakan Tuan " Kemudian nomor 01 langsung mengatur posisi para pasukan untuk menjauh dari tempat Zayn berada di bantu oleh anggota night beast yang lainnya


sementara di tempat Zayn dia langsung menghilang kan penghalang yang dia buat sebelumnya untuk menghalangi indera ketiga orang yang ada di selama tenda besar tersebut


"Kalian bertiga , apakah masih ingin berbincang di dalam atau aku paksa keluar " suara Zayn tiba tiba terdengar ke telinga tiga orang yang nampak asik mengobrol di dalam tenda


"Sial*n , siapa malam malam begini teriak teriak di luar hah, apakah orang itu mencari mati " Ramon kai mengerang marah mendengar suara Zayn


"kami juga tidak tau penguasa , tapi tunggu dulu , jika di luar tenda ini ada orang lain selain pasukan kita, lalu kenapa kita tidak mendengar suara keributan di luar sana jika memang ada penyusup ke tempati ini " salah satu bawahan Ramon kai menjawab pertanyaan dari Ramon kai sbelumnya , dan dia menyadari ke anehan dari peristiwa ini , sebab ada penyusup di luar tapi para pasukan yang mereka bawa tidak terdengar melakukan apa apa ,


"kurang ajar, perasaan ku tidak enak saat ini , ayo kita lihat keluar siapa yang sebelumnya berteriak dan sekaligus mengecek apa yang telah terjadi di luar sana " Ramon kai kantung bangun dari duduknya kemudian keluar dari tendanya , di ikuti oleh dua bawahan nya


"Arrrkkkk.... kurang ajar siapa yang melakukan ini pada pasukan ku , keluar kau b*jingan " Ramon kai Berteriak marah di ikuti oleh ledakan enegi dari alam Tao agung beladiri akhir dari dalam tubuhnya , energi itu meluas hingga mencakup seluruh area itu , hingga menyebabkan pasukan dari Nizerland yang menonton dari jauh masih terkena dampaknya


"Sial , alam beladiri Tao agung memang sesuai namanya , bahkan sejauh ini aku masih bisa merasakan tekanan yang sangat berat menerpa tubuhku " Nomor 01 mengumpat setelah pundaknya terasa ditimpa tekanan yang sangat berat sehingga tubuhnya merasa sangat susah untuk bergerak


"Apakah kamu suka dengan kejutan yang aku siapkan .?" tiba tiba Zayn muncul di hadapan tiga orang itu secara tiba tiba membuat ketiganya langsung waspada karena mereka tidak bisa merasakan keberadaan Zayn sebelum nya dan juga saat kemunculan Zayn barusan tekanan yang di keluarkan oleh Ramon KAI pada pasukan nya yang ada di kejauhan langsung menhhilang karena Zayn langsung menggunakan kekuatan nya untuk menghancurkan tekanan itu agar tidak membahayakan pasukan nya


"apakah kamu yang melakukan ini semua.?" tanya Ramon kai sekali lagi , kali ini dua orang bawahan nya juga ikut mengeluarkan kekuatan dari tubuhnya untuk menekan Zayn

__ADS_1


"Tentu saja tidak , untuk apa aku berurusan dengan pasukan lemah mu itu , dan kamu mau tau siapa yang melakukan itu kan?, itu adalah pasukan dari Nizerland , bagaimana? apakah kamu terkejut dengan berita ini." Zayn menggeleng kan kepala nya menyangkal pernyataan Ramon kai sbelumnya , karena memang bukan dia yang melakukan nya


"Jangan bercanda kamu b*jingan ,Mana mungkin negara lemah itu bisa mengalahkan prajurit ku yang jauh lebih kuat dari mereka , cepat beritahu aku , siapa yang melakukan itu sebelum kesabaran ku habis " Ramon kai Berteriak marah , karena menurut nya hal yang mustahil jika pasukan yang ia bawa di bantai oleh pasukan Nizerland , yang jelas jelas ia tau sendiri kekuatan negara itu , bahkan Adam William yang merupakan penguasa dari Nizerland , kekuatan nya setara dengan satu prajurit miliknya yang berada di alam grandmaster , lalu kini orang berpakaian hitam di depan nya ini mengatakan jika pasukan nya di bantai oleh negara lemah itu, lelucon macam apa itu


"kau tidak percaya kah.? baiklah begini saja biar kamu percaya , kamu bisa berbicara dengan orang yang mungkin kamu kenal , " setelah mengatakan Zayn menoleh ke arah pasukan dari Nizerland yang berada jauh di belakang nya


"Penguasa kemarilah , jelaskan pada ketiga orang bodoh ini apa sebenarnya yang terjadi di sini " Zayn memanggil Adam William yang tengah duduk bersama xu long nampak tengah memperhatikan Zyan dan ketiga orang itu berbincang di kejauhan, Hinga Terdengar suara Zayn yang memanggil dirinya untuk datang ke sana


"Panguasa , tuan memanggil anda untuk datang ke sana , silahkan anda datangi tuan ,mungkin ada sesuatu Yang terjadi di sana sehingga tuan memanggil anda " Nomor 01 menyadarkan Adam William yang masih kaget karena di panggil oleh Zyan sbelumnya , dia melamun karena takut jika mendekat ke tempat Zayn, maka ia akan di incar oleh tiga orang dari negara Neter itu


"Ah baiklah " dengan gugup Adam william bergerak mendekat ke arah Zayn dan tiga orang lainnya yang tengah menunggu dirinya


"kamu....." Ramon Kai di buat kaget oleh kedatangan orang yang sangat ia kenal tiba tiba muncul di hadapan nya , siapa lagi kalau bukan Adam William penguasaan dari Nizerland yang sempat dia hajar sbelumnya saat ia berkunjung ke Nizerland beberapa waktu yang lalu


"Tidak apa apa bicaralah, mereka bertiga tidak akan bisa menyentuh anda selama ada saya disini " Zayn yang melihat wajah gugup Adam William akhirnya angkat bicara untuk menenangkan nya


huft...


"Ramon kai , kita bertemu lagi " Nampak Adam William kali ini lebih berwibawa dan lebih percaya diri setelah mendapat dukungan dan perlindungan dari Zayn


"Tidak usah ber basa basi nasi denganku , cepat katakan apakah betul kau dan pasukan mu yang telah membantai pasukan yang aku bawa? " tanya Ramon kai dengen sorot mata tajam ke arah Adam William , tapi orang yang ia pandang nampak tersenyum miring ke arahnya


"Mengapa kau nampak marah seperti itu Ramon Kai, bukankah dalam perang memang seperti itu , kau datang ke tempat ini dengen tujuan menyerang negaraku , lalu apa kah aku tidak boleh membunuh pasukan milik mu di sini , jangan salahkan aku dan pasukan ku jika berbuat kejam seperti ini , tapi salahkan dirimu dan pasukanmu yang terlah salah memilih lawan " Adam William memberikan jawab yang menohok pada Ramon kai sehingga membuat wajahnya memerah terlihat urat Urat di dahi Dan lehernya menyembul keluar saking marahnya , begitu juga dengan kedua bawahan nya


"Kau.........


.

__ADS_1


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


Bersambung


__ADS_2