
Pagi ini Eva dan Natalia mendapat panggilan
kerja disebuah cafe, yah Minggu lalu mereka
sempat menaruh lamaran kerja disebuah cafe
yang lumayan cukup besar dan pagi ini
mereka akan mulai interview.
"NATALIAAAAA.......bangguuuunnnnnnn
bangun sayangg" teriak ku sambil loncat
loncat diatas tempat tidurnya.
dia yang tak terusik sama sekali tak
menghiraukan teriakan ku malah asik menarik
selimutnya nya dan kembali kealam
mimpinya.
aku yang tak mau terlambat interview pun
segera mencari ide supaya si anak pemalas
ini bangun.
ku sikap selimut ditubuhnya yang tak
memberikan reaksi apapun padanya lantas
kutarik kaki nya hingga keujung ranjang dan...
GEDEBUG.."Aduhh!! sakitnyaaa"
"hahahah..haaa" tawaku pecah saat tubuh
gemuknya menatap lantai
"yesss! berhasill nah bangun juga kan kamu"
ucapku setelah selesai menertawakan nya.
"Ishh, temen susah bukannya dibantuin malah
diketawain, jail banget sih kamu emang ga
ada cara lain buat bangunin aku selain jatuhin
aku dari kasur
kamu mau temen loh yang imut ini kenapa kenapa
hah" , ucapnya sambil meringis kesakitan.
"hehehe iya iya maaf, lagian kamu itu kalo udh
molor kaya kebo tau udh aku teriakin sampe
sakit telinga aku sendiri ga bangun bangun
jugaa"
"Emang ngapain sih kamu bangun aku sepagi
__ADS_1
ini aku masih ngantuk tau" katanya sambil
memungut selimut sambil berjalan kearah
kasur dan hendak tidur kembali.
"oh no no Natalia Subarjo kamu lupa ya kalo
hari ini kita ada interview kerja sayang hah"!
ucapku sambil bekacak pinggang.
"Iya iya aku inget tapi kan ini masih pagi va"..
apa katanya masih pagi ini sudah hampir
setengah tujuh.
"masih pagi katamu ini sudah hampir
setengah tujuh liaaaaaa"!!...!!!
"Hah..!! setengah tujuh
duh..duh terlambat dong kita"
dia yang langsung bangkit dan lari kekamar
mandi tanpa mendengarkan ocehanku.
Aku pun bergegas keluar kamar dan
menunggunya diruang tamu sambil
menonton tv
tadi karena aku tahun Lia bakalan terlambat
bangun
15 menit dia keluar dari kamar dan
menghampiriku,
"Yukk berangkat" katanya dengan senyum
yang semangkin manis sebab lesung
dipipinya.
mereka berangkat menggunakan angkot
menuju cafe jarak kost an mereka dengan
cafe hanya beberapa kilo saja dan memakan
waktu 45 menit.
"Ini pak ongkosnya"
setelah membayar ongkos angkot
mereka pun berjalan menuju meja HRD dan
bertanya pada wanita cantik yang sednag
fokus pada layar komputernya.
__ADS_1
"Permisi mbak" , sapa ku wanita cantik itu pun
langsung menoleh
''iya ada yang bisa saya bantu mbak"
"maaf mbak sebelumnya saya mau bertanya
apakah benar ini cafe 'dear green' mbak"?
"Iya benar mbak ada apa ya"?
"gini mbak saya dan teman saya mau
interview kerja mbak soalnya kemarin kita
berdua dapet panggilan dari cafe ini iya kan
Li"? tanyaku pada Lia
''iya mbak betul".
''oh ini Mbak Eva dan Mbak Lia ya"?
''Iya mbak saya Eva dan ini temen saya Lia"
''kalo begitu mbak dan temennya langsung bisa masuk kerja hari ini ya mbak".
"loh ini ga pake interview interview an mbak"? tanya Lia
''Engg mbak karena memang kami
membutuhkan waiters sekarang juga jadi
Mbak Eva dan temannya bisa langsung
masuk kerja hari ini".
"oh begitu", sahut ku dan Lia hampir
berbarengan.
''mari mbak saya anter kebelakang".
Eva dan Lia segera mengikuti wanita itu
kebelakang sesampainya dibelakang memang
para karyawan tengah sibuk sibuknya
mengerjakan pekerjaan mereka masing".
Eva dan Lia segera membantu apa yang bisa
mereka kerjakan tanpa terasa jam pulang
kerja telah tiba.
Eva dan Lia beres beres hendak pulang
karena memang hari ini pekerjaan mereka
cukup melelahkan padahal baru hari pertama.
"rasanya aku ingin cepat sampai rumah dan
merebahkan tubuhnya di kasur", batin Eva
__ADS_1