PENAKLUK HATI SANG BOS MAFIA

PENAKLUK HATI SANG BOS MAFIA
BAB 5


__ADS_3

Saat itu Eva dan Natalia tengah berjalan menuju kekost an kerena hari sudah malam mereka tidak bisa menemukan angkot untuk pulang.


mereka berjalan beriringan sambil bercanda gurau ditengah perjalanan, mereka dihadang oleh sekolompok pemuda yang dari penampilan nya bisa dibilang preman seperti itu lah.


"Suuutt..Adik manis mau kemana?"goda preman preman itu.


"jangan ganggu kami"


"ga ada yang mau ganggu kok kami cuma mau main main ajaa, ucap rekannya dengan mata penuh nafsu.


"ayolah duduk bareng kami sebentar saja"


"biarkan kami lewat,"kata Natalia


mereka mendekap dan langsung menangkap kedua gadis tersebut Natalia dan Eva berusaha memberontak tapi tenaga mereka kalah jauh dari tenaga preman preman itu.


dari kejauhan nampak cahaya mobil yang menyilaukan mereka, akibat dari silauan cahaya itu preman preman itu pun lengah.


itu kesempatan untuk Eva dan Natalia mereka menginjak kaki dan memukul junior preman preman yang menangkap mereka.


mereka berlari secepat mungkin kearah mobil tadi untuk meminta bantuan mereka berharap orang yang ada didalam mobil itu bisa membantu mereka.


"Hos...hooss hohhs, nafas mereka berdua ngos ngosan akibat berlari dengan jarak yang lumayan jauh.

__ADS_1


"Tuan.. tuan..tuan tolong kami tuan", ucap Eva


kaca jendela terbuka dan memperlihatkan pria yang mungkin sopir dan pemiliknya duduk dibelakang.


"ada apa mbak", ucap sopir


"tolong kami pak kami diganggu preman"


sopir tersebut langsung bertanya pada tuannya apakah memperboleh kan kedua gadi itu masuk kedalam mobil itu.


"maaf tuan ada dua gadis yang diganggu preman, mereka meminta pertolongan pada kita"ucap sang sopir


"apa urusannya dengan kita"?


"suruh saja mereka naik mobil orang orang kita yang mengawal dibelakang jangan mobil ini"perintahnya.


"baik tuan"


"baik mbak saya akan membantu mbak tapi tidak naik kemobil ini mbak, dibelakang ada mobil orang orang kami juga mbak bisa naik kemobil itu"


"baik pak terimah kasih banyak ya pak"


tanpa pikir panjang lagi Eva dan Natalia segera berlari kearah mobil dibelakang dan langsung dibuka kan pintu oleh orang yang berada didalam mobil itu.

__ADS_1


mungkin sebelumnya pak sopir tadi langsung menghubungi orang ini itu sebabnya mereka langsung memperbolehkan Eva dan Natalia masuk kemobilnya.


preman preman tadi tidak berani mendekati mobil itu karena mereka tidak mau berurusan dengan orang yang terkenal kekejamannya.


Eva dan Natalia diantar langsung kekost mereka, tak lupa Eva dan Natalia mengucapkan terimakasih pada mereka dan juga menitip ucapan terimakasih pada bos mereka.


Di kost


Eva dan Natalia sudah selesai bersih bersih dan juga makan malam mereka sedang santai menonton film drama kesukaan mereka sambil sesekali bersenda gurau.


"tadi orang yang menolong kita dari preman preman itu bukannya orang yang pernah kecafe kita ya va"? tanya Natalia


"iya sepertinya sih iya Li tapi aku tidak begitu memperhatikan tadi soalnya kan tadi keadaannya genting banget mana sempat kita liat liat orangnya.


"kayanya iya deh soalnya aku hapal bener sama pak supirnya"


"ya mungkin aja Li, udh ah itunya ga penting yang penting kita selamat dari preman preman itu tadi kalo sampe kita ditangkep ga tau deh nasib kita bakalan gimana".


"iya juga ya va"


"aku udh ngantuk ini va, tidur yuuk"


"yauda deh ayoo besok kan kita juga harus berangkat kecafe pagi pagi.

__ADS_1


Eva dan Natalia masuk kedalam kamar dan istirahat, selang berapa lama mereka sudah berada dalam dunia mimpinya masing masing.


__ADS_2