Pendekar Kalajengking Emas

Pendekar Kalajengking Emas
Lahirnya anak dalam ramalan


__ADS_3

pada suatu malam ada seorang ibu yang akan segera melahirkan. saat itu suami nya sedang mengumpulkan kayu bakar untuk dijual untuk memenuhi kebutuhan sehari_ hari.


pada saat dia berjalan menuju jalan pulang seorang warga datang menghampiri nya. warga tersebut mengatakan bahwa sang istri akan segera melahirkan.


"tuan istri mu akan segera melahirkan, kuharap anda secepatnya menuju kediaman anda." warga tersebut memberi tahu Ming shong.


"terimakasih atas berita nya, saya akan segera pulang." Ming song segera berlari menjatuhkan kayu yang sedang di pundak nya.


setibanya beliau dirumah, sudah banyak warga yang membantu istri Ming song, warga menyukai keluarga ini karna kemurahan hati nya yang tak pernah melihat kondisi pribadi nya.


"di mana Ling shu, apakah dia baik - baik saja." Ming song langsung menghampiri istri nya.


"dia baik-baik saja tuan hanya saja bayi dalam kandungan nya belum berhasil keluar." ucap bidan yang tengah menangani Ling shu


sementara Ling shu terus menjerit menahan rasa sakit hingga bayi keluar. pada saat bayi tersebut sudah di lahir kan tiba - tiba langit mendung dan terdengar tiga kali Sambaran petir.

__ADS_1


"ya Gusti apa kah ini pertanda baik atau buruk." gumam Ming song


"lindungi keluarga hamba dari bahaya".gumam ling shu.


lahirnya anak ini begitu banyak teragedi alam. bumi yang tiba tiba bergetar. setelah itu berhenti, tak lama angin bertiup kencang.


hal yang paling mengejutkan Ming adalah si bayi tidak mengeluarkan tangisan meski pun sudah di pukul pantat nya berulang kali. bidan tersebut tampak kebingungan dan tidak tahu harus berbuat apa lagi.


" ada apa dengan putra ku bi." Ming song bertanya kepada bidan terlihat panik.


"apa kah anak ku selamat." tanya Ling shu lirih dan ketakutan.


" bayi anda selamat. tetapi ada sedikit keanehan karna dia tidak menangis meski sudah ku pukul berulang kali pantat nya.'". ucap bidan menunjukan bahwa beliau kebingungan harus berbuat apa lagi.


" boleh kah aku menggendong putra ku bik"" ucap Ling shu sambil menjulurkan tangan.

__ADS_1


"silahkan." sang bibi memberikan bayi kepada Ling shu.


tak lama setelah di pangkuan Ling shu sang bayi baru menangis. semua orang yang ada di situ kebingungan. bahkan Ling shu juga tidak kalah terkejutnya.


" itu arti nya anak kita sangat menyayangi ibu nya." ucap Ming song tersenyum sambil membelai kepala sang bayi, Ling shu hanya menanggapi nya dengan tersenyum.


pada saat memegang sang bayi. alangkah terkejutnya Ming song karna mengetahui anak nya memiliki kualitas tulang yang tinggi.


"anak ini bagaimana bisa dia menyerupai kualitas tulang ku, padahal dia masih bayi." ucap Ming song sangat terkejut.


memang kualitas tulang nya hanya tingkat kalajengking perunggu. tetapi untuk mencapai kualitas tulang tersebut seseorang harus melalui tahapan. belum pernah ada yang mengalami hal semacam ini.


Ming song sendiri baru mencapai kualitas tulang perunggu, pada usia 30 an. itu pun butuh banyak sumber daya yg beliau habis kan. sumber daya yang dia dapat pun dari hasil dia mengelana 10 tahun lebih.


Ming song adalah seorang pendekar dari sekte embun putih. beliau memutus kan mengelana pada usia 16 tahun. hingga akhir nya dia jumpa dengan Ling shu dan memutuskan untuk menikah dan menetap di ibukota kekaisaran han.

__ADS_1


####mohon dukungan nya ya sobat####


__ADS_2